INVENTORY
1
OUTLINE
KPI
Flow Proses Pengadaan Barang
Inventory Management
Warehousing
Distribution
Purchasing
2
Description UoM Target Description UoM Target
1.1 Stock Amount Value 3.1 Total Delivery Value
3.1.1 In Transit Value
1.1.1 LIB (A,B,C) Value 3 Distribusi
3.1.2 In Transfer Value
1.1.2 Rank DEF Value 3.1.3 Ready On Site Value
1.1.3 Rank NT Value Value
1.2 Allocated Value 4.1 Purchase Order (PO) PO
1.2.1 Machine Down Value Item
Value
1.2.2 Imminent Value
K
4.1.1 Non Shipping PO
1.2.3 Backlog Value Item
1.2.4 Schedule Value Value
1 Inventory
1.2.5 Reservasi Value 4.1.2 Shipping PO
P
1.3 Fuel L Item
Value
Value [Link] Air Freight
1.4 Deadstock PO
% 2% Item
1.5 ITO All
1.5.1 ITO LIB
1.6 Avalilability
Month 1,5
Month 1,5
%
I [Link] Sea Freight
Value
PO
Item
M
4 Purchasing Value
1.6.1 Avalilability ALL % 85% [Link] Land Freight PO
1.6.2 Avalilability LIB % 90% Item
Value Value
2.1 GR
M
Item 4.3 OS PR PR
Value Item
2.1.1 Pending GR Value
Item 4.4 OS PO PO
Value Item
2.2 GI
2 Warehouse Item 4.5 LT Reservasi to PR Days 1
Value 4.6 LT PR To PO Days
2.2.1 Pending GI 4.6.1 Machine Down Days 1
Item
4.6.2 Imminent Days 1
2.3 Discrepancy %
4.6.3 Backlog Days 3
2.3.1 Fuel % 0,15% 4.6.4 Replenishment Days 5
2.3.2 Oil % 0,15% 4.7 LT Eta Vendor to GR % 80% 3
Business Process
4
STOCK AMOUNT
➜ Stock Amount adalah jumlah stock barang yang ada di
warehouse yang dijumlahkan dalam bentuk rupiah
➜ T-Code SAP yang digunakan adalah :
■ MB52 – Stock Detail per storage lokasi per saat itu
■ MC.9 – Stock Inventory all item per akhir bulan
■ MB5B – stock inventory bisa per tanggal , dan detail yg ada GR da
GI nya
5
STOCK AMOUNT – MB52
6
STOCK AMOUNT – MC.9
7
JANUARI FEBRUARI MARET APRIL
Company Site Note RMM
STOCK AMOUNT DMI
Fast Moving
Slow Moving
VALUE USAGE VALUE USAGE VALUE USAGE VALUE USAGE
7.595
3.991
12.371
3.863
6.257
3.870
12.284 11.730
4.277 4.219
12.836
4.499
9.872
3.798
12.677
4.814
Deadstock 2.994 839 3.278 613 3.316 374 3.856 148
DMI Total 14.580 17.073 13.404 17.174 19.265 17.710 17.526 17.638
Fast Moving 1.058 643 1.008 653 926 665 1.027 667
KLU Slow Moving 412 782 326 799 311 845 237 869
Deadstock 85 80 85 64 87 35 538 14
KLU Total 1.555 1.505 1.418 1.516 1.323 1.545 1.801 1.550
Fast Moving 2.310 1.713 1.870 1.817 2.396 1.886 2.029 1.926
KMO Slow Moving 1.335 1.623 1.251 1.685 1.357 1.774 967 1.859
Deadstock 1.393 491 739 319 735 257 833 157
KMO Total 5.038 3.826 3.860 3.821 4.488 3.916 3.828 3.942
Fast Moving 2 616 0 611 0 595 0 552
KUP Slow Moving 37 527 15 515 15 494 0 483
Deadstock 3 194 0 176 0 134 1 115
KUP Total 42 1.337 15 1.301 15 1.223 2 1.151
HPU
Fast Moving 8.168 9.094 12.118 9.382 8.141 9.816 8.558 10.193
MGA Slow Moving 4.309 3.682 4.480 4.008 3.459 4.445 4.489 4.763
Deadstock 2.865 460 2.895 321 3.224 221 3.536 131
MGA Total 15.342 13.237 19.493 13.711 14.823 14.482 16.584 15.087
Fast Moving 2.589 4.440 3.401 4.639 3.764 4.839 3.817 4.684
PDU Slow Moving 4.945 3.369 5.069 3.455 3.589 3.889 1.922 3.906
Deadstock 1.898 663 2.260 478 2.886 424 1.905 227
PDU Total 9.432 8.471 10.730 8.572 10.239 9.152 7.644 8.818
Fast Moving 2.703 919 2.219 1.146 2.010 1.323 1.363 1.392
SBA Slow Moving 1.951 571 2.153 645 1.789 782 1.424 968
Deadstock 341 187 365 165 589 156 822 164
SBA Total 4.995 1.677 4.737 1.956 4.389 2.260 3.609 2.524
Fast Moving 1.785 3.145 1.248 3.016 436 2.944 146 2.754
SKA Slow Moving 1.370 2.221 1.357 2.209 262 2.186 32 1.997
Deadstock 1.701 329 1.693 244 391 216 17 220
SKA Total 4.857 5.694 4.298 5.469 1.089 5.347 195 4.971
HPU Total 55.840 52.820 57.955 53.521 55.632 55.636 51.188 55.682
Grand Total 98.140 67.990 99.724 69.387 99.600 72.020 92.274 72.915 8
STOCK AMOUNT
JANUARI FEBRUARI MARET APRIL
Company Site Note RMM
VALUE USAGE VALUE USAGE VALUE USAGE VALUE USAGE
Fast Moving 4.083 1.810 3.383 1.918 4.338 2.075 4.032 2.204
Slow Moving 1.896 2.212 1.669 2.527 2.673 2.744 2.553 3.006
AMO
New Item 337 8 363 9 1.386 9 1.569 20
Deadstock 276 169 285 95 312 65 450 29
AMO Total 6.592 4.199 5.700 4.549 8.710 4.893 8.604 5.260
Fast Moving 8.209 4.381 7.537 4.630 8.879 4.868 9.142 5.171
Slow Moving 7.763 1.950 7.865 2.123 7.643 2.211 7.091 2.313
KDA
HPMU New Item 1.744 21 1.938 21 2.284 31 2.178 63
Deadstock 1.376 302 1.391 234 1.414 102 1.663 19
KDA Total 19.092 6.653 18.731 7.008 20.220 7.212 20.074 7.566
Fast Moving 11.370 2.331 11.520 2.387 10.103 2.478 8.169 2.555
Slow Moving 4.424 1.566 4.994 1.595 3.994 1.708 2.983 1.819
OBI
New Item 187 11 192 11 308 12 543 12
Deadstock 635 409 631 315 633 82 713 23
OBI Total 16.616 4.318 17.338 4.309 15.038 4.279 12.408 4.408
HPMU Total 42.300 15.170 41.769 15.866 43.968 16.384 41.086 17.234
9
MATERIAL MOVEMENT & RANK MM
➜ Material Movement (MM) adalah pemakaian suatu barang setiap bulannya
(call)
➜ Rank Material Movement (RMM) adalah klasifikasi dari material
movement
Bisa dilihat pada t-code ZMMR0005
10
MM & RMM – ZMMR0005 Rank Material
Movement
Material
Movement
Material Material Description Mei-18 Jun-18 Jul-18 Agu-18 Sep-18 Okt-18 Nov-18 Des-18 Jan-19 Feb-19 Mar-19 Apr-19 MM RMM
00341190 INSERT TURNING DCMT 15 20 20 5 30 0 20 20 20 0 20 20 10 A
00293267 TURNING TOOLHOLDERS 1 2 2 2 1 1 0 5 0 0 0 0 7 B
00414-12000 PLAIN WASHER 0 0 0 0 1 3 0 0 0 0 4 0 3 C
00395-12000 HEX, NUT 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 4 0 2 D
11
0015015000 OUTER PUMP BODY 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 E
0-35411-0870 PULLEY 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F
Pemakaian
MATERIAL MASTER
Register Material (Part Number to SAP), Otorisasi hanya boleh dilakukan oleh LOG HO
MM01 – Register New Part Number
MSC1N – Create Batch
Hal-hal yang perlu diperhatikan saat permintaan register new part number, wajib dicek
dulu apakah PN tersebut sudah ada di SAP. Cara mengeceknya gunakan t-code MM60
12
MATERIAL MASTER – MM60
13
VENDOR HELD STOCK (VHS)
Vendor Held Stock ( VHS ) adalah proses pengadaan sparepart yang dimiliki
dan dikelola oleh vendor yang ditunjuk dalam pengadaan barang yang telah
disepakati untuk meminimalkan biaya inventory dan mempercepat Lead Time
supply.
ZRMP – untuk cek apakah PN tersebut VHS atau bukan
14
VHS - ZRMP
VHS – ZMMC0008A (Upload VHS – HO)
Buat File seperti contoh dibawah di excel lalu setelah itu pindahkan ke file .txt ( notepad)
Plant Material Valuation Type Min Max SOH Price Code Vendor Start Contract End Contract
DMI 06.11063-8212 NEW 5 10 0 564 10191 01.01.2019 31.12.2019
DMI 06.16731-2105 NEW 3 6 2 188 10191 01.01.2019 31.12.2019
DMI 06.16731-2107 NEW 9 16 10 1598 10191 01.01.2019 31.12.2019
DMI 06.56180-0714 NEW 42 64 30 15000 10191 01.01.2019 31.12.2019
DMI 06.56190-0727 NEW 34 58 40 8554 10191 01.01.2019 31.12.2019
DMI 06.56190-0728 NEW 2 4 1 8366 10191 01.01.2019 31.12.2019
VHS – ZMMR0008 (Report VHS)
VENDOR HELD STOCK (VHS)
➜ Menggunakan PR type VHS 14xxxx, dengan referensi MO, lalu diconvert ke PO
VHS 84xxxx
➜ Setelah itu Goods Receipt dan Goods Issue
18
CONSIGNMENT
Consignment adalah proses pengadaan sparepart melalui stock inventory vendor
yang ditempatkan & dikelola oleh departement LOG untuk meminimalkan biaya
inventory dan mempercepat Lead Time supply .
- Masuk di Inventory kita namun non value di gudang consignment
- Untuk initial stock pertama kali menggunakan PR Consignment 17xxx lalu
dibuatkan PO Consginment 89xxxx
- Setelah di GR ke gudang consignment
19
CONSIGNMENT
Proses Transaksi dengan cara:
• Barang yang dibutuhkan dipindahkan ke gudang internal logs dari
consignment dengan referensi MO mvt type 411
• Dengan menggunaknan T-Code MB1B
20
List Item Backup & Critical Item Backup
LIB adalah item yang di stock berdasarkan Rank A B C, karena merupakan item yang mempunyai
pemakaian lebih sering dan bisa disebut Fast Moving Parts
CIB adalah item yang distock di luar Rank A B C, berdasarkan rekomendasi dari user dalam hal ini
adalah plant departement
Khusus CIB untuk pengajuan list nya harus disetujui oleh plant site dan plant HO , lalu akan
di upload di SAP
T-Code yang digunakan adalah ZMMR0006
21
LIB & CIB – ZMMR0006
22
LIB & CIB – ZMMR0006
Rumus perhitungan Min dan Max
0,15 (LT+SS)FF (LT+CO+SS)FF (LT+SS+2,5)FF
Plant LT PR-PO LT PO-GR JKT LT JKT-PWK LT PWK-SITE LT DAY LT CO FF SS MIN Max MTS
AVG 12 bulan
atau 4 Bulan,
DMI 10 12 10 3 35 1,2 1,0 0,15 1,32 2,32 1,92
mana yang
paling besar
23
LIB & CIB – Rank N dan T
1. Rank N adalah dihitung dari GR pertama kali dengan range waktu 0 sd 6 Bulan
2. Rank T adalah dihitung dari GR pertama kali dengan range waktu 7 sd 12 Bulan
Logika yang digunakan pada Rank N dan T ini adalah:
• Data yang ditampilan khusus yang GI adalah yang ada di dalam periode 12 bulan
• Dan untuk yang GR adalah perhitungan selama 24 bulan (2 tahun)
24
DEAD STOCK
Dead Stock adalah suatu barang yang tidak ada pemakaian selama 12 bulan dalam hal ini adalah
Rank F
Material Material Description Mei-18 Jun-18 Jul-18 Agu-18 Sep-18 Okt-18 Nov-18 Des-18 Jan-19 Feb-19 Mar-19 Apr-19 MM RMM
00341190 INSERT TURNING DCMT 15 20 20 5 30 0 20 20 20 0 20 20 10 A
00293267 TURNING TOOLHOLDERS 1 2 2 2 1 1 0 5 0 0 0 0 7 B
00414-12000 PLAIN WASHER 0 0 0 0 1 3 0 0 0 0 4 0 3 C
00395-12000 HEX, NUT 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 4 0 2 D
0015015000 OUTER PUMP BODY 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 E
0-35411-0870 PULLEY 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 F
Dead Stock
25
Inventory Stock Data
Inventory stock yang digunakan ada 2 jenis yaitu :
1. Stock Type 99
Merupakan tipe stock yang dimana merupakan stock bebas , bisa dipesan
oleh semua user tergantung kebutuhan
Tipe stock ini biasanya merupakan barang yang distock oleh logistik dalam
hal ini dari LIB ataupun CIB.
2. Stock Type 88.
Merupakan tipe stock yang sudah dialokasikan / dipesan untuk unit tertentu .
Tipe stock merupakan barang yang didatangkan atas request dari user
Istilah lain dari type stock ini adalah Allocated Part
26
Allocated Parts
Kategori dari allocated part adalah :
1. Machine Down
Merupakan barang yang datang dari orderan MO ( User Plant) yang sudah dipesan
untuk unit tertentu dengan priority sangat urgent karena unit tersebut sudah
breakdown ( rusak) dan menunggu barang tersebut agar unit bisa digunakan
kembali
2. Imminent Failure
Merupakan barang yang datang dari orderan MO ( User Plant) yang sudah dipesan
untuk unit tertentu dengan prioritynya tidak terlalu urgent karena unit tersebut masih
bisa digunakan sekitar 3 – 5 hari lagi, namun setelah itu harus diperbaikain agar unit
bisa digunakan kembali
3. Backlog
Merupakan barang yang datang dari orderan MO ( User Plant) yang sudah dipesan
untuk unit tertentu dimana berdasarkan hasil inspeksi dari plant sebelum unit
tersebut rusak, dan akan diganti partnya saat ada service rutin unit
4. Reservasi
Merupakan barang yang datang dari orderan unit namun merupakan pekerjaan
besar yang sudah dischedulkan 1 bulan berikutnya 27
Inventory Turn Over
ITO adalah ratio perputaran barang setiap bulannya berdasarkan stock akhir bulan dengan
rata-rata pemakaian .
Cara perhitungannya adalah stock amount akhir bulan dibagi dengan rata-rata pemakaian
selama 12 periode bulan.
Target ITO All Item Exclude Solar adalah Maksimum 1,5 Bulan
Target ITO LIB adalah Maksimum 1,5 Bulan
Contoh :
• Site DMI stock akhir bulan Maret 2019 adalah Rp. 14 M., jumlah pemakaian dari
bulan Apri 2018 sd Maret 2019 adalah Rp. 132 M, maka ITO nya adalah :
• Stock Akhir Maret 2019 / Rata pemakaian April 2018 sd Maret 2019
14 M / (132 M/12)
14 M / 11 M
1,27 Bulan
28
Goods Receipt (GR) & Goods Issue (GI)
• Goods Receipt ( GR ) adalah dokumentasi atas barang yang diterima dan
dimasukkan ke sistem
• Goods Issue ( GI ) adalah dokumentasi atas barang yang dikeluarkan dari sistem
• Proses GR adalah maksimum 2x24 Jam
• Proses GI adalah maksimum 1x24 Jam
• Jika ada proses pending GR dan GI , karena sistem down atau permasalahan
administrasi, maka wajib dimasukkan ke kotak pending GR dan GI agar
termonitor
29
Availability
Availability adalah ketersedian suatau barang untuk mendukung ketepatan supply barang
baik dari waktu dan jumlah qty berdasarkan request dari user.
Perhitungan availabilty yang digunakan adalah
1. Jumlah Qty yang disupply harus sama dengan jumlah permintaan dan tanggal
dokument pengeluaran harus sama atau lebih lebih dahulu dari tanggal yang
diinginkan dari user ( requirement date/expected date)
2. Atau Jumlah Qty yang disupply harus sama dengan jumlah permintaan dan
tanggal dokument penerimaan harus sama atau lebih lebih dahulu dari tanggal
yang diinginkan dari user ( requirement date/expected date)
Target Availability All Item minimal 85 %
Target Availability LIB minimal 90 %
30
Availability
31
FOG
Fuel adalah bahan bakar yang dibutuhkan unit untuk bisa beroperasi dalam hal ini
menggunakan bahan bakar Solar B20
Oil adalah pelumas yang digunakan untuk melumasi Engine, Transmisi, Hydrualic, Final
Drive, Diffrential pada unit
Grease adalah merupakan jenis pelumas padat dengan kekentalan yang tinggi atau
memiliki viscositas yang tinggi apabila dibandingkan dengan pelumas. Sejarah nya
grease atau gemuk ini dibuat dari susunan kalsium, sodium atau lithium dengan minyak
mineral.
32
FOG
Flow Proses Refueling dan Pemakaian Oli ke Unit
Fuel Oli
33
FOG
Flow Proses Refueling dan Pemakaian Oli ke Unit
Prasyarat :
Fuel
• HM yang diinput harus lebih besar dari Last HM
• Start Totalisator harus kurang dari End Totalisator
• Total Totalisator harus sama dengan Qty yang dikonsumsi
• Total HM dalam 1 hari tidak boleh lebih besar dari 22 jam
• Qty yang dikonsumsi tidak boleh melebihi kapasitas tanki
Oli
• HM yang diinput harus lebih besar dari Last HM
• Start Totalisator harus lebih besar atau sama dengan Last Totalisator.
• Total Totalisator harus sama dengan Qty yang dikonsumsi
• Total HM dalam 1 hari tidak boleh lebih besar dari 22 jam
• Qty yang dikonsumsi tidak boleh melebihi kapasitas tanki
• Compartement yang diisi harus sesuai dengan master compartment yang diregister
• Oil Usage Type hanya boleh diisi Schedule, Top Up, Repaired, Accident. 34
Descripancies FOG
Discerpancy adalah deviasi suatu item dimana ada selisih antara fisik dengan
sistem
Discrepnacy Fuel & Oli mempunyai batas maksimal toleransi adalah ± 0,15 %, yang
artinya discrepancy stock nya dibandingkan dengan jumlah total stock saat itu
maksimal adalah ± 0,15 %.
35
Distribusi
1. Intrasit adalah suatu barang yang sedang dikirim menuju site atas orderan dari vendor.
2. Intransfer adalah suatu barang yang sedang dikirim menuju site atas mutasian
( perpindahan stock ) dari site lain (antar site).
Ada 2 jenis mutasi barang :
a). STO adalah mutasi antar HPU to HPU atau HPMU to HPMU
b). STC adalah mutasi antar HPU to HPMU atau HPMU to HPU
Transportasi pengiriman yang dilakukan ada 3 yaitu bisa melalui darat, udara, dan
laut .
36
Reservasi & Maintenance Order
Reservasi adalah dokumen pemesanan barang yang dibuat oleh semua user atas
permintaan yang dibutuhkan
Maintenance Order ( MO ) adalah dokumen pemesanan barang yang dibuat khusus
dari departemen plant untuk kebutuhan perbaikan unit
Priorty MO
Kode Priority
01 Machine Down
02 Imminent
03 Backlog
04 Schedule
05 Urgent
06 Normal
Purchase Request (PR)
Purchase Request ( PR ) adalah dokument yang dibuat untuk melakukan proses
request order setelah ada dokument reservasi.
Lead Time Reservasi to PR adalah 1 Hari, jadi setelah reservasi diapprove maka
batas maksimal membuat PR adalah 1 hari.
Purchase Request (PR)
Purchase Order (PO)
Purchase Order ( PO ) adalah dokument yang dibuat untuk melakukan proses
pembelian ke vendor setelah PR sudah full aprove
Berdasarkan KPI yang maka dalam pembuatan PO ada parameternya yaitu :
1. Lead Time Proses PR Full Approve to PO Approve :
a) Priority Machine Down adal ah maksimal 1 Hari kerja
b) Priority Imminent Failure adal ah maksimal 1 Hari kerja
c) Priority Backlog adal ah maksimal 3 Hari kerja
d) Priority Replenishment adal ah maksimal 5 Hari kerja
2. Lead Time ETA Vendor to GR adalah minimal 80 %
Purchase Order (PO)
Type PO Keterangan Detail PIC
ZPAS PO Asset Untuk kebutuhan asset unit dan asset non unit PRC HO
ZPBL PO Blasting Untuk Kebutuhan Blasting (peledakan) PRC HO
ZPFU PO Fuel Untuk Kebutuhan Fuel PRC HO
ZPGN PO General Untuk Kebutuhan General Non Unit PRC HO
ZPIN PO Insurance Untuk kebutuhan klaim asuransi kepihak ketiga atas sparepart yang diorder karena adanya kerusakan PRC HO
ZPLG PO Logistik Untuk kebutuhan stock internal logistik dalam hal ini Rank A B C dan CIB (hasil verifikasi) PRC HO
ZPMC PO Maintanance Untuk kebutuhan jasa perbaikan komponent /sparepart ke vendor luar (OSR) PRC HO
ZPRL PO Plant Untuk kebutuhan departement plant untuk perbaikan unit yang biayanya langsung ke unit PRC HO
ZPSV PO Service Untuk Kebutuhan Jasa, Sertifikasi, Percetakan, ( yang tidak ada Part Numbernya) PRC HO
ZPWT PO Warranty Untuk kebutuhan klaim waranty k evendor atas sparepart yang diorder karena adanya kerusakan PRC HO
ZSTC PO STC Untuk kebutuhan barang dari mutasi antar perusahaan HPU to HPMU dan sebaliknya PRC HO
ZPCN PO Consignment Untuk Reffil Stock Konsinyasi LOGS SITE
ZPVH PO VHS Untuk kebutuhan Barang VHS LOGS SITE
ZSTO PO STO Untuk kebutuhan barang dari mutasi antar site didalam satu perusahaan HPU to HPU atau HPMU to HPMU LOGS SITE
Outsite Repair (OSR)
OSR bisa dimonitor di ZPMR0015
Outsite Repair (OSR)
Untuk Dokument pendukung seperti Quotation dan OSR, wajib diupload ke ITSM
Daftar T-Code SAP
MB21 = Create Reservasi
MB22 = Change Reservasi
MB23 = Display single reservasi
MB25 = Display multiple reservasi
IW33 = Display single MO
IW39 = Display multiple MO
ME51N = Create PR
ME52N = Change PR
ME53N = Display PR
ZME54N = Approve PR
ME5A = Display Multiple PR
ME21N = Create PO
ME22N = Change PO
ME23N = Display PO
ME29N = Approve PO
ME2N = Display Multiple PO
Daftar T-Code SAP
MMBE = Cek Stock per-single item, bisa cek stock all site
MB52 = Stock Detail per storage lokasi per saat itu, bisa multiple item
MC.9 = Stock Inventory all item per akhir bulan, bisa multiple item
MB5B = stock inventory bisa per tanggal , dan detail yg ada GR da GI
nya, bisa multi item
LX02 = stock item level WM , multiple
LS26 = Stock item level WM , single
MB51 = Historical in out barang
MB01 = Untuk penerimaan barang by sistem ( GR )
ML81N = Untuk penerimaan barang non part number dan jasa
(langsung ter Issued)
MB1A = Untuk pengeluaran barang ( GI )
MB1B = Transfer Posting antar storage location
VL10B = Untuk ODO PO STO
MIGO = Transfer Posting antar storage location
Daftar T-Code SAP
ZMMR0002 – ini report allocated, namun masih belum valid (masih dalam proses perbaikan)
ZMMR0004- ini untuk meilhat in transit dan in transfer yang masih menggantung dimasing-masing
storage location
ZMMR0005 – Untuk melihat historical usage, RMM, dan Rank Price.
ZMMR0006 – ini untuk melihat nilai FF, Min, Maks stock type LIB ( Rank A B ), untuk CIB (masih
dalam proses perbaikan)
ZMMR0007 – untuk melihat suggestion order type LIB
ZMMR0008 – List detail VHS
ZMMC0008A – Upload list VHS
ZMMC0008B – Upload update SOH VHS
ZPMR0013 – ini untuk melihat MO yang sudah TECO namun masih ada stocknya di Stock type 88
(allocated)
ZPMR0015 – Monitoring OSR
ZAVL2 – ini untuk menghitung availabilty (namun masih perlu perbaikan karena masih dihitung hanya
berdasarkan GI, untuk kedepannya berdasarkan GR dan GI)
ZRLTGR – ini untuk menghitung Lead time PR full approve to PO full approve, Lead time Reservation
approve to PR, Lead time delivery ( Eta Vendor dibandingkan GR date)
WAREHOUSE
KDA
OFFICE LOGS
AMO
OBI
PART COUNTER
OBI
RAK ALLOCATED
GUDANG TYRE
KDA
KDA
MGA
GUDANG OLIE
SBA
SBA
GUDANG TABUNG
SBA
GUDANG GET & UNDERCARRIAGE
GUDANG BAHAN PELEDAK
GUDANG VHS VHS IPPS OBI
LUAR
VHS HOSE DKT
KDA
VHS IPPS OBI
DALAM
MAINTANK SOLAR
SBA
SBA
FUEL TRUCK
SBA
LUBE TRUCK
SBA
TPS B3
AMO