1
Slide 1
Pengantar
Arif Rahman, ST MT
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
2
Industrial Engineering
..is concerned with the design,
improvement, and installation of integrated
systems of men, materials, information,
energy, and equipments. It draws upon
specialized knowledge and skill in the
mathematical, physical and social sciences
together with the principles and methods of
engineering analysis and design to specify,
predict and evaluate the result to be
obtained from such systems
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
3
Knowledge & Skill
Physical Sciences
Mathematical
Industrial
Engineering
Engineering
Specify
Social Sciences
Predict
Evaluate
Optimal
Result
Design
Integrated
Systems
Improvement Installation
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
4
Lingkup Perencanaan&Pengendalian Produksi
SISTEM PERUSAHAAN
SISTEM SISTEM SISTEM
PERSONALIA MANAJEMEN AKUNTING
SISTEM MANUFAKTUR
SISTEM PRODUKSI
SISTEM MANAJEMEN PRODUKSI
SISTEM PERENCANAAN PENGENDALIAN SISTEM
LITBANG PRODUKSI PRODUKSI PEMASARAN
AKTIVITAS
PRODUKSI
SISTEM SISTEM
KUALITAS PERSEDIAAN
SISTEM
PERAWATAN
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
5
Perencanaan & Pengendalian Produksi
Business
Planning
Demand Marketing Distribution
Management Planning Requirements
Planning
Aggregate Resource
Inventory
Planning Requirements
Management
Planning
Master Rough Cut
Production Capacity
Scheduling Planning
Bill of Material Capacity
Material Requirements Requirements
Planning Planning
Machine & Labor
Scheduling
Shop Floor
Control
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
SISTEM MANUFAKTUR
satu rangkaian aktivitas, proses dan operasi
yang mengolah input meliputi manusia,
material, mesin, modal, lahan, energi,
informasi dan waktu untuk menghasilkan
output berupa komponen atau produk jadi
yang mempunyai nilai tambah.
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
Manufaktur sebagai sistem
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
Nilai Tambah
Manfaat (benefit) dibandingkan biaya
(cost) baik secara materi maupun
nonmateri.
Hasil yang dikeluarkan (troughput)
dibandingkan yang disimpan (inventory)
Tingkat pengembalian dari usaha yang
telah dikeluarkan.
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
9
Nilai Tambah
Pembeli: fungsi dibandingkan harga
Perusahaan: keberlanjutan dibandingkan
modal
Karyawan: upah dibandingkan tenaga
Manajemen: upah dibandingkan pikiran
Investor : profit dibandingkan investasi
Masyarakat : kesejahteraan dibandingkan
dampak
Pemerintah : pendapatan dibandingkan
kebijakan
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
10
Sistem Manufaktur
PERSEDIAAN Bahan Baku Komponen Produk Jadi
ETO
K
Product O
MTO N
Positioning
Strategy S
ATO
U
M
E
MTS N
AKTIVITAS Perancangan Pengadaan Fabrikasi Perakitan Pengiriman
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
11
Product Positioning Strategy
ASSEMBLE TO ENGINEER TO
KRITERIA MAKE TO STOCK MAKE TO ORDER
ORDER ORDER
Variasi Produk Sedikit Beberapa Banyak Sangat banyak
Volume Banyak Sedang Sedikit Sedikit
Dasar produksi Peramalan Penerimaan order Penerimaan order Penerimaan order
Persediaan Produk jadi Komponen Bahan Tidak ada
Lead time Minim Cepat Lama Lama
Peralatan Special purpose Special purpose General purpose General purpose
Pekerja Biasa Cukup Terlatih Terlatih
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
12
Make To Stock
Gudang Gudang Pengiriman
Pabrik Produk Jadi
Bahan Baku
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
13
Make To Order
Make To Order
Rak Penyimpan
Komponen
Gudang
Bahan Baku Pengolahan Pemindahan Perakitan Pengemasan Pengiriman
Assemble To Order Rak Penyimpan
Komponen
Gudang
Rangka Utama Perakitan Pengemasan Pengiriman
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
14
Engineer To Order
Desain
Produk & Proses
Rak Penyimpan
Komponen
Gudang
Pengolahan Pemindahan Perakitan Pengemasan Pengiriman
Bahan Baku
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
15
Diversifikasi/Differensiasi Produk
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
16
Arsitektur Produk Modular vs. Integral
Modular
Chunk menerapkan salah satu dari beberapa fungsi
keseluruhan. Setiap elemen fungsional terimplementasi tepat
satu chunk secara fisik.
Interaksi antar chunk terdefinisi dengan baik dan fundamental
pada fungsi-fungsi primer produk.
Integral
Elemen-elemen fungsional produk terimplementasi lebih dari
satu chunk
Satu chunk tunggal menerapkan banyak fungsi.
Interaksi antar chunk kurang terdefinisi dengan baik dan
insidental pada fungsi-fungsi primer produk.
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
17
Sistem Manufaktur
Volume Continuous
Flow Shop
Intermittent
Flow Shop
Batch Process
Production Positioning
Strategy
Job Shop
Project
Variasi Produk
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
18
Process Positioning Strategy
CONTINUOUS INTERMITTENT BATCH
KRITERIA JOB SHOP PROJECT
FLOW SHOP FLOW SHOP PRODUCTION
Variasi Produk Sedikit Sedikit Beberapa Banyak Sedikit
Volume Banyak Banyak Sedang Sedikit Sedikit
Tata letak Product Product Product Process Fixed site
Respon pada Make to stock Make to stock Make to stock Make to order Make to order
pasar
Peralatan Special purpose Special purpose General purpose General purpose General purpose
Pekerja Biasa Biasa Cukup Terlatih Terlatih
Investasi Tinggi Tinggi Menengah Rendah Rendah
Waktu setup Rendah Rendah Sedang Tinggi Rendah
Material handling Fixed Fixed Fixed Flexible Flexible
Aliran proses Tetap Tetap Sedikit variasi Variasi Tunggal / unik
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
19
Flow Shop
Continuous Flow Shop
Intermittent Flow Shop
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
20
Job Shop
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
21
Project
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
22
Sistem Manufaktur (Aliran Usaha)
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
23
Sistem Manufaktur (Aliran Material)
Sistem produksi diskrit
(intermittent/discrete production)
Misalnya : industri manufaktur
Sistem produksi kontinyu
(flow/continuous production)
Misalnya : industri kimia
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
24
Sistem Manufaktur (Pengerjaan Operasi)
Sequential Processing
Overlapped Processing
Concurrent Processing
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
25
Sistem Manufaktur (kapasitas proses)
Kapasitas berimbang (balanced capacity)
Proses selaras (synchronous processing)
Proses tak selaras (asynchronous
processing)
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
26
Sistem Manufaktur (paradigma)
Automation & autonomation
Flexible manufacturing
Integrated manufacturing
Lean manufacturing
Agile manufacturing
Green manufacturing
Virtual manufacturing
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
27
Siklus Pengendalian Produksi (Groover,1987)
Pemasaran & Perancangan Perencanaan
Penjualan Produk Proses
K Metode kerja,
O Pengendalian Perencanaan waktu standar, dan P
N
Persediaan Produksi perbaikan E
produktivitas
S M
U A
M S
E
Penyimpanan Pembuatan Penerimaan O
Pengiriman
N K
Pengendalian Pengendalian Pengendalian Pengendalian
Kualitas Produksi Proses Peralatan
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
28
Siklus Pengendalian Produksi (Bedworth,1987)
SISTEM PENGENDALIAN PRODUKSI
Penjualan &
Peramalan
Penerimaan Konsumen
Permintaan
Pesanan
Perencanaan Perencanaan Penjadwalan
Kapasitas Kebutuhan & Pengiriman &
Produksi
Jangka Jangka Pengendalian Penerimaan
Panjang Pendek Produksi
Pengendalian
Persediaan Pemasok
Persediaan
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
29
Siklus Pengendalian Produksi (Uppal,2001)
Perencanaan Perencanaan Perencanaan & Kebutuhan
Penjadwalan
Permintaan Persediaan Material
K Produksi P
O E
N M
Manajemen Pengelolaan Penjadwalan Pengadaan &
S A
Pesanan Persediaan Pabrik Pembelian
U S
M O
E K
Distribusi Pengisian Produksi Penerimaan
N Persediaan Material
Proses Proses Proses Proses
Pelayanan Manajemen Rencana & Jadwal Pengadaan
Permintaan Persediaan Produksi Material
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
30
Perencanaan Produksi
proses yang menyangkut upaya yang
dilakukan menghubungkan evaluasi fakta di
masa lalu dan sekarang serta antisipasi
perubahan dan kecenderungan di masa
mendatang untuk menentukan strategi dan
penjadwalan produksi yang tepat guna
mewujudkan sasaran memenuhi permintaan
pasar secara efektif dan efisien
Produce the right thing by the right man using
right method on the right time at the right place
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
31
Perencanaan Produksi
WHAT WHO
Product (Quantity+Quality) Resources(Equipment + Labor)
HOW
Method & Technology
WHERE WHEN
Location & Transportation Time (Start + Delivery)
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
32
Pengendalian Produksi
proses yang menyangkut upaya untuk
mengendalikan dan memastikan seluruh
rangkaian aktivitas yang telah
direncanakan agar dilaksanakan sesuai
dengan target dan sasaran yang
ditetapkan sekalipun terdapat beberapa
perubahan dan penyesuaian yang terjadi
No overproduction, no shortage
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
33
Pengendalian Produksi
Supplier
Procurement
Raw Material
Inventory
Consumption
Work In Process
Inventory
Production
Finished Good
Inventory
Delivery
Customer/Market
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
Tuntutan Pelanggan Masalah Efektivitas
Produktivitas (productivity).
Tingkat efektivitas pada produksi dengan efisiensi pada sumber daya.
Kualitas (quality).
Kesesuaian produk memenuhi kebutuhan konsumen dan bebas cacat.
Biaya (cost).
Efisiensi sumber daya dan reduksi pemborosan.
Pengiriman (delivery).
Pengiriman tepat waktu tanpa penundaan, keterlambatan dan pengembalian.
Layanan (service).
Pembinaan hubungan antara konsumen dengan perusahaan.
Moral (morale).
Hubungan sosial perusahaan dengan pekerja, konsumen, masyarakat dan
pemerintah sesuai norma, etika atau peraturan yang ada.
Lingkungan (environment).
Faktor keamanan, kesehatan dan lingkungan (safety, healthy & environment).
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
35
Effectiveness
Efficiency
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
Pemborosan Masalah Efisiensi
Kelebihan produksi (overproduction),
Menunggu (waiting time),
Transportasi (handling & transportation),
Proses pengerjaan tak bernilai tambah
(processing),
Persediaan (inventory),
Pergerakan (motion & movement),
Produk cacat (defect & scrap).
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
37
Pemborosan atau waste atau muda
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi
38
Akhir Perkuliahan
Ada Yang Ditanyakan
Arif Rahman Perencanaan & Pengendalian Produksi