TUTORIAL ASSIGNMENT 2 ENGLISH
WRITE A BIOGRAPHY OF FAVORITE SPORTS ATHLETE
NAME : HAFSYAH FARIDATUL AMANAH
NIM : 858006488
CLASS : 1G-PGSD
SEMESTER : 1 (ONE)
TERBUKA UNIVERSITY
TEACHER EDUCATION AND EDUCATIONAL SCIENCE
UPBJJ-UT YOGYAKARTA POKJAR CARICA WONOSOBO
2024
BIOGRAFI TAUFIK HIDAYAT ATLET BULUTANGKIS
Taufik Hidayat
adalah pemain bulu tangkis tunggal putra dari Indonesia yang berasal dariklub SGS
Elektrik Bandung. Pada tanggal 16 Juni 2013 Taufik Hidayat menyatakanmengundurkan diri
sebagai pemain bulu tangkis [Link] Hidayat memiliki pusat pelatihan bulu
tangkis yang bernama Taufik Hidayat Arena yang berlokasi di ciracas, JakartaTimur.
Biodata Taufik Hidayat
Nama Lengkap : Taufik Hidayat
Tanggal Lahir : 10 Agustus 1981
Tempat Lahir : Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Agama : Islam
Nama Orang Tua : Aris Harris dan Enok Dartilah
Kewarganegaraan : Indonesia
Biografi Taufik Hidayat
Taufik Hidayat lahir pada tanggal 10, Agustus 1981 di Bandung, Jawa Barat. Taufik
Hidayatmerupakan anak ke-dua dari tiga bersaudara yang lahir dari pasangan Aris Haris dan
EnokDartilah. Sebelum menjadi pemain bulu tangkis profesional Taufik Hidayat
memulainyaketika ia bermain di klub SGS Elektrik [Link] saat Taufik berusia 7
tahun, ayahnya kerap mengajak Taufik bermain bulu tangkis diGOR Pamor. Taufik masuk
klub Sangkuriang Graha Sarana (SGS) di [Link] HattaBandung yang harus membuatnya
bolak-balik Pengalengan-Bandung hanya untukmelaksanakan [Link] tersebut pun
seringkali mengganggu sekolahnya. Untuk menjalani latihan yangsemakin keras, sejak masuk
SMP Taufik kemudian hijrah ke Bandung. Taufik mendapat kelonggaran untuk meraih
prestasi bulu tangkisnya semasa SMA. Ia diperbolehkan mengikutiujian akhir SMA susulan
di ruang perpustakaan [Link] bakat anaknya yang semakin bagus akhirnya
ayahnya kemudian memasukan Taufikke klub badminton SGS Elektrik Bandung pimpinan
Lutfi Hamid yang berada di Bandung,disana ia dibimbing oleh Lie Sumirat. Pada tanggal 4
Februari 2006 Taufik menikah denganAmi Gumelar, Taufik berhasil menjuarai event
bulutangkis Indonesia Terbuka sebanyakenam kali (1999, 2000, 2002, 2003, 2004 dan 2006).
Kemudian, menjuarai Piala Thomas(2000, 2002, 2004 dan 2006), serta Piala Sudirman (1999,
2001, 2003 dan 2005). Taufik jugamenyandang gelar juara tunggal putra Asian Games (2002,
2006)
Pada 30 Januari 2009, Taufik mundur dari Pelatnas Cipayung, Setelah itu ia menjadi
pemain profesional. Pada November 2012, Taufik membangun sebuah pusat pelatihan bulu
tangkis yang bernama Taufik Hidayat Arena (THA), berlokasi di Ciracas, Jakarta Timur.
Taufik juga kerap memberi kritik performa timnas, utamanya dari sektor tunggal putra. Saat
ini, Taufik Hidayah menjabat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga
BIOGRAPHY OF TAUFIK HIDAYAT BADMINTON ATHLETE
Taufik Hidayat
is a men's singles badminton player from Indonesia who comes from the SGS Elektrik
Bandung club. On June 16 2013 Taufik Hidayat stated that he was resigning as a professional
badminton player. Taufik Hidayat has a badminton training center called Taufik Hidayat
Arena which is located in Ciracas, East Jakarta
Taufik Hidayat's biography
Full Name: Taufik Hidayat
Date of Birth: August 10, 1981
Place of Birth: Bandung, West Java, Indonesia
Agama : Islam
Parents' Names: Aris Harris and Enok Dartilah
Citizenship: Indonesian
Biography of Taufik Hidayat
Taufik Hidayat was born on August 10, 1981 in Bandung, West Java. Taufik Hidayat
is the second of three children born to Aris Haris and Enok Dartilah. Before becoming a
professional badminton player, Taufik Hidayat started when he played at the SGS Elektrik
Bandung club. When Taufik was 7 years old, his father often invited Taufik to play
badminton at GOR Pamor. Taufik entered the Sangkuriang Graha Sarana (SGS) club on Jl.
Soekarno Hatta, Bandung, which had to make him going back and forth between
Pengalengan and Bandung just to carry out training. This routine often disrupts his schooling.
To undergo increasingly tough training, since entering junior high school, Taufik then moved
to Bandung. Taufik got leeway to achieve his badminton achievements during high school.
He was allowed to take the follow-up final high school exam in the library alone. Seeing that
his son's talent was getting better, his father finally enrolled Taufik in the badminton club
SGS Elektrik Bandung, the leader of Lutfi Hamid was in Bandung, where he was mentored
by Lie Sumirat. On February 4 2006, Taufik married Ami Gumelar, Taufik managed to win
the Indonesian Open badminton event six times (1999, 2000, 2002, 2003, 2004 and 2006).
Then, he won the Thomas Cup (2000, 2002, 2004 and 2006), as well as the Sudirman Cup
(1999, 2001, 2003 and 2005). Taufik also holds the title of men's singles champion at the
Asian Games (2002, 2006)
On January 30 2009, Taufik withdrew from the Cipayung National Training Center,
after which he became a professional player. In November 2012, Taufik built a badminton
training center called Taufik Hidayat Arena (THA), located in Ciracas, East Jakarta. Taufik
also often criticizes the performance of the national team, especially in the men's singles
sector. Currently, Taufik Hidayah serves as Deputy Minister of Youth and Sports