REMEMBERING
AND
FORGETTING
MENGINGAT DAN MELUPAKAN
“To be able to forget
means sanity.”
― Jack London,
The Star Rover
2
1.
MENGINGAT
Mekanisme mengingat
Encoding Storage Retrieval
Utamanya mengkoding informasi
Short term secara akustik (mengingat bunyi),
memory namun ada juga proses mengkoding
secara visual dan semantik (makna)
Utamanya mengkoding informasi
Long term secara semantik (makna). Namun
memory ada juga proses encoding informasi
visual dan akustik.
WHEN WE TRY TO REMEMBER
▫ Rehearsal mengulang kembali informasi agar lebih kuat diingat dan menghasilkan efek
latihan (practice effect)
▫ Elaborative rehearsal: memperluas cakupan informasi dengan menambahkan makna atau
penekanan lainnya
▫ Maintenance rehearsal: mengulang kembali informasi apa adanya
DECLARATIVE MEMORY NON-DECLARATIVE MEMORY
Memori deklaratif berisi pengetahuan, fakta, Memori non-deklaratif berisi memori
informasi, dan konsep prosedural, seperti skill/ keterampilan
Consolidation: menambah informasi baru
tentang suatu topik memori Lebih mudah diingat jika diulang dan dilatih
terus menerus.
Tips mengingat:
- Membuat kategori
- Membuat hubungan atau asosiasi
5
WHEN WE TRY TO REMEMBER
Bagaimana cara agar informasi tersimpan di memori jangka panjang?
▫ Distribution practice melatih memori dengan cara mengingat sebagian
informasi dalam beberapa waktu yang berbeda/ berjeda
▫ Massed practice melatih memori dengan cara mengingat keseluruhan
informasi sekaligus dalam waktu yang sama
The spacing effect
Memori akan tersimpan dalam waktu yang lebih lama jika diingat dalam beberapa
bagian dalam beberapa waktu yang berbeda/ berjeda (distribution practice)
6
RETRIEVAL FROM SHORT TERM MEMORY
▫ Parallel or serial processing?
Apakah individu mengingat semua
informasi sekaligus, atau berurutan.
▫ Exhaustive or self-terminating SERIAL EXHAUSTIVE MODEL
processing?
Berusaha mengingat seluruh informasi
secara utuh, atau berhenti mengingat
ketika sudah mendapat informasi yang
dibutuhkan.
7
RETRIEVAL FROM LONG TERM MEMORY
▫ Lebih mudah mengingat informasi yang dikelompokkan berdasarkan
kategori (Bower, dkk, 1969)
▫ Faktor yang memengaruhi kemampuan mengingat memori jangka
panjang:
1. Availability: ketersediaan memori. Apakah informasi benar-benar
tersimpan di “laci” penyimpanan memori jangka panjang.
2. Accessibility: seberapa jauh individu dapat mengakses memori yang
tersimpan di penyimpanan memori jangka panjang
8
2.
TEORI TENTANG LUPA
Mekanisme melupakan
Interference Theory
▫ Interference: ketika ada 2 informasi yang mirip, sehingga menyaingi informasi yang
berusaha diingat
▫ Contoh eksperimen Peterson & Peterson (1959):
- partisipan diperlihatkan serangkaian huruf
- setelah huruf terakhir ditampilkan, partisipan diminta untuk menghitung mundur
(sebagai interference/ informasi pengganggu) mencegah retention
- partisipan kesulitan untuk mengingat serangkaian huruf yang ditampilkan tadi
RETROACTIVE INTERFERENCE SCHEMA
Ketika informasi yang baru diingat menghalangi Kerangka mental yang merepresentasikan informasi
penarikan kembali informasi yang lebih lama. secara bermakna. membantu recall, namun juga
PROACTIVE INTERFERENCE menjadi penyebab distorsi dan interference
Ketika informasi lama menghalangi proses
mengingat informasi baru
11
Interference Theory
SCHEMA
Pengetahuan terdahulu. Kerangka mental yang merepresentasikan informasi secara
bermakna. membantu recall, namun juga menjadi penyebab distorsi dan interference
SERIAL POSITION CURVE
- Paling mudah mengingat informasi yang barada di
paling akhir (recency effect)
- Informasi di awal juga cukup baik diingat (primacy
effect)
- Informasi di tengah paling buruk diingat
12
DECAY THEORY
▫ Decay: lupa terjadi karena informasi yang tersimpan secara
berangsur-angsur menghilang, kecuali jika dilakukan upaya
untuk mempertahankannya.
▫ Eksperimen Berman (2009):
- decay memiliki efek yang relatif kecil terhadap lupa pada
memori jangka pendek
- interference menjadi penyebab utama lupa
REPRESSION & MOTIVATED FORGETTING
▫ Repression proses yang tidak disadari untuk
menekan pikiran yang mengancam, pengalaman atau
memori yang buruk
▫ Motivated forgetting dengan sengaja menekan
memori yang tidak ingin diingat. Menolak membahas
atau memikirkan peristiwa traumatis yang ingin
dilupakan
14
Retrieval Failure
▫ Kegagalan dalam menemukan informasi yang
dibutuhkan saat penarikan kembali memori
▫ Bersifat sementara maupun jangka panjang
▫ Menyebabkan memori palsu/ false memory
15
Memory test!
Baca dan ingat-ingatlah serangkaian kata berikut ini, lalu tutup
layar Anda dan tuliskan kata-kata ini di selembar kertas tanpa
melihat.
Kantuk bantal selimut kasur
rebahan menguap dengkur
Guling lelah mimpi bangun
malam piyama daster
16
FALSE MEMORY
Apakah ada yang menuliskan kata “TIDUR”?
▫ Eksperimen Roediger & McDermott (1995)
▫ Loftus (1993) memori palsu dipengaruhi oleh bentuk pertanyaan
yang ditanyakan kesalahan saksi mata
▫ Memori palsu dapat dibentuk sebagai pengganti memori yang ditekan,
hasil psikoterapi untuk memberikan efek pemulihan pasca trauma
17
DISTORSI MEMORI
Schacter (2001) – seven sins of memory
1. Transcience: memori memudar dengan cepat
2. Absent-mindedness: di tengah aktivitas lupa karena melamun
3. Blocking: tip of the tongue but can’t remember
4. Misattribution: tidak ingat kapan mendengar yang didengar/dilihat
5. Suggestibility: mudah percaya dengan apa yang dikatakan orang lain
tentang sebuah memori
6. Bias: tergantung dengan pengalaman hidup
7. Persistence: mengingat yang dianggap penting saja. Mengingat 1
kegagalan, lupa akan 10 keberhasilan
18
Thank you
Question?
19
EVAL II