LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM PROTEKSI
RELAY ARUS LEBIH TIPE XI1-I NORMAL INVERSE
NAMA : RIZQI CAHYONO
NIM : (2021203050004)
JURUSAN : TEKNIK ELEKTRO
KELAS : TRPE 3A
DOSEN PEMBIMBING
YAMAN, S.T., [Link].
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET, DAN TEKNOLOGI
POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE 2023/2024
ii
DAFTAR ISI
A. TUJUAN..................................................................................................... 1
B. DASAR TEORI........................................................................................... 1
C. DAFTAR PERALATAN............................................................................. 6
D. GAMBAR RANGKAIAN PERCOBAAN.................................................. 7
E. KESELAMATAN KERJA.......................................................................... 8
F. LANGKAH KERJA.................................................................................... 8
G. TABEL HASIL PENGUKURAN............................................................... 9
H. ANALISA.................................................................................................... 9
I. KESIMPULAN............................................................................................ 11
J. DAFTAR PUSTAKA..................................................................................12
TUJUAN
Setelah melakukan percobaan ini, mahasiswa diharapkan:
1. Dapat mengetahui karakteristik dari relay arus lebih
2. Dapat merangkai rangkaian sesuai dengan gambar kerja
3. Dapat mengoperasikan modul-modul relay arus lebih
4. Dapat mengukur berapa waktu kerja dari relay arus lebih
DASAR TEORI
Relai arus lebih adalah relai yang digunakan untuk mengamankan instalasi
listrik dari arus lebih. Pemakaiannya pada instalasi listrik dengan penggunaan daya
listrik yang besar. Relai arus lebih umum ditemukan pada mesin listrik berdaya besar.
Instalasi listrik akan diamankan dengan memutuskan rangkaian listrik dengan sumber
arus listrik. Pemutusan dilakukan dengan menggunakan sakelar.
Nilai pemutusan arus lebih pada relai arus lebih terbagi menjadi dua jenis.
Pertama, nilai pemutusan arus yang bebas. Pada jenis ini, relai dapat diatur untuk
memutuskan arus lebih pada nilai yang telah ditentukan. Waktu pemutusannya hanya
beberapa detik. Pemutusan di waktu nol detik membuat relai arus lebih menjadi relai
momen. Kedua, relai arus lebih dengan sifat tergantung. Pada jenis ini, arus listrik
bekerja sebagai fungsi waktu. Karakteristiknya digambarkan dalam kurva lengkung.
Semakin besar arus lebih yang timbul maka waktu pemutusan semakin cepat.
Pemilihan jenis relai arus lebih disesuaikan dengan peralatan listrik yang akan
diamankan.
Konstruksi Relai Arus Lebih Woodward XI1-I Relay arus lebih Woodward XI1-I
memiliki konstruksi seperti Gambar 1.
Gambar 1. Konstruksi Relay Arus Lebih Woodward XI1-I
Spesifikasi dari alat tersebut adalah sebagai berikut:
Tegangan Input : 19-390V dc
Frekuensi Input : 50/60 Hz As
setting karakteristik inverse : 0,5 – 2 x In
Arus setting karakteristik definite : 1 – 15 x
In Waktu tunda karakteristik inverse :0–1s
Waktu tunda karakteristik definite : 0 – 2,5 s
Gambar 2. Hubungan-hubungan yang terdapat dalam relay Woodward XI1-I
Input sinyal analog dihubungkan ke alat proteksi melalui terminal-terminal:
1S1 - 1S2, 2S1 - 2S2 dan 3S1 - 3S2. Unit Relay Woodward XI1-I membutuhkan
tegangan suplai bantu yang terpisah dari alat tersebut. Oleh karena itu tegangan
DC atau AC harus digunakan. Range tegangan yang dapat diaplikasikan pada
sambungan terminal A1 dan A2 mulai dari 19 – 390 V DC atau 36 – 275 V AC.
Gambar 3. Anak kontak output Relay Woodward XI1-I
Dalam pengaplikasiannya anak kontak I> dan I>> adalah input yang
menyebabkan pemutusan pada PMT. Oleh karena itu kedua anak kontak tersebut
2
harus saling berhubungan.
Gambar 4. Tampilan depan relay
woodward XI1-I
Lampu led ON berfungsi untuk menandakan tegangan bantu telah mensuplai
relay. Lampu led I> dan led I>> berfungsi untuk menandakan sinyal pickup
(pancaran) atau pemutusan (cahaya konstan). Saklar tekan digunakan untuk tes
pemutusan dari unit relay.
Gambar 5. Blok DIP-switch
Blok dip switch pada plate depan XI1-I berfungsi untuk menyesuaikan nilai
nominal dan setting dari fungsi parameter. Karakteristik definite disetting dengan
menggeser dip-switch 1, 2, dan 3 ke posisi OFF. Karakteristik normal inverse
disetting dengan menggeser dip- switch 1 ke posisi ON sedangkan 2 dan 3 di
posisi OFF. Karakteristik very inverse disetting dengan menggeser dip-switch 2
ke posisi ON, dip-switch 1 dan 3 di posisi OFF. Karakteristik extremely inverse
disetting dengan menggeser dip- switch 3 ke posisi ON sedangkan dip-switch 1
dan 2 di posisi OFF. Lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 6.
DEFT ON NINV ON VINV ON EINV ON
Gambar 6. Setting karakteristik pemutusan
Cara menyesuaikan arus seting relay XI1- I ini adalah dengan memutar
salah satu atau kedua potensiometer. Misalnya arus seting yang akan diset
adalah sebesar 0,5 x In maka hanya potensionmeter I> yang diputar ke angka
0,5. Jika arus seting yang akan diset adalah sebesar 1,35 x In maka kedua
potensiometer harus diputar.
Over Current Relay (OCR ) dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, diantaranya
adalah :
1. Over Current Relay ( OCR ) Inverse
Adalah Over Current Relay ( OCR ) yang waktunya kerjanya
tegantung dari arus gangguan. Relai ini akan memberikan perintah kepada
PMT ( pemutus tenaga ) pada saat terjadi gangguan bila besar gangguannya
melampaui arus penyetelannya dan jangka waktu relai ini mulai pick up
sampai kerja waktunya diperpanjang berbanding terbailk dengan besarnya
arus.
Sifat atau karakteristik dari relai inverse adalah relai baru akan bekerja
bila yang mengalir pada relai tersebut melebihi besarnya arus setting ( Is)
yang telah ditentukan. Dan lamanya waktu relai bekerja untuk
memberikan komando trupping adalah paling lambat sesuai dengan waktu
setting ( Ts) yang dipilih. Pada relai ini waktu bekerjanya ( T tripp ) tidak
sama dengan waktu setting ( Ts ). Karena sangat tergantung dengan besarnya
arus yang mengerjakan relai tersebut, sehingga makin besar arus yang
mengerjakan relai tersebut maka makin cepat waktu kerja (Ttrip) dari relai
tersebut.
Gambar 2.7 Karekteristik Invers
4
Karakteristik Inverse relai dapat dikelompokkan lagi menjadi tiga
kelompok, yaitu sebagai berikut :
1. Standard Inverse
2. Very Inverse
3. ExtremelyInverse
2. OverCurrent Relay ( OCR ) Definite
Adalah Over Current Relay ( OCR ) yang waktu kerjanya tidak
tergantung dari arus gangguan. Relai ini memberikan perintah kepada PMT
( Pemutus Tenaga ) pada saat terjadi gangguan bila besar gangguannya
melampaui arus penyetelannya, dan jangka waktu relai ini mulai pick up
sampai kerja diperpanjang dengan waktu tidak tergantung besarnya arus.
Sifat atau karakteristik dari relai definite adalah relai baru akan bekerja
bila yang mengalir pada relai tersebut melebihi besarnya arus setting ( Is )
yang telah ditentukan. Dan lamanya selang waktu relai bekerja untuk
memberikan komando tripping adalah sesuai dengan waktu setting ( Ts )
yang diinginkan. Pada relai ini waktu bekerjanya ( Ttripping = Ts ) tetap
konstan, tidak dipengaruhi oleh besarnya arus yang mengerjakan relai
tersebut.
Gambar 2.8 Karakteristik Definite
3. OverCurrent Relay ( OCR ) Instantaneous
Adalah Over Current Relay ( OCR ) yang bekerja tanpa waktu tunda. Relai ini
akan memberikan perintah kepada PMT ( Pemutus Tenaga ) pada saat terjadi
gangguan bila besar arus gangguannya melampaui arus penyetelannya,
dan jangka waktu kerja mulai pick up sampai kerja sangat singkat tanpa
penundaan waktu ( 20 – 60 mdet).
Karena relai ini tanpa perlambatan, maka koordinasi untuk
mendapatkan selektifitas
didasarkan tingkat beda arus.
Adapun jangkauan relai ini karena bekerjanya seketika atau tanpa perlambatan
waktu, supaya selektif maka tidak boleh menjangkau pada keadaan arus
gangguan maksimum.
Gambar 2.9 Karakteristik Instantaneous
DAFTAR PERALATAN
1. Alat ukur 3 phasa 1 buah
2. Time over current relay 1 buah
3. Power switch module 1 buah
4. Beban resistif 1 buah
5. Kabel penghubung 7 buah
6. Konektor 19 buah
7. Stopwatch 1 buah
GAMBAR RAN GKAIAN PERCOBAAN
6
KESELAMATAN KERJA
1. Tegangan tinggi dapat terjadi jika modul terhubung ke jaringan 220-380V.
2. Gunakan peralatan dan lakukan pengukuran sesuai instruksi keselamatan kerja
dan hindari arus hubung singkat.
3. Pastikan semua peralatan memiliki pengaman pentanahan dan terhubung
dengan sempurna.
4. Pastikan setelah dilakukan pengawatan pada modul, diperiksa oleh dosen
pengajar dan atau teknisi sebelum modul dijalankan.
5. Perhatikan dan ikuti petunjuk dan peraturan standar keselamatan
menggunakan peralatan selama praktikum berlangsung
LANGKAH KERJA
1. Periksa definite time ( DIP) dalam posisi normal invers
2. Perhatikan nilai potensiometer dan catat nilai p1,dan p2 .Catat nilai I dan I>
3. Hubungkan alat ukur, ocr, power switch module dan beban resistif sesuai
dengan rangkaian.
4. Siapkan stopwatch untuk menghitung berapa lama ocr dapat mengatasi arus
berlebih.
5. Hidupkan alat ukur dan putar potensiometer pada beban resistif hingga L1,L2
dan L3 mendapatkan nilai sebesar 0,5
6. Kemudian hidupkan power switch module dan stopwatch untuk menghitung
ocr bekerja
7. Catat hasil nya dan lakukan pengukuran ulang untuk nilai I 0.55,0.6,0,65,0.7
dan 0.75.
TABEL HASIL PENGUKURAN
I> Is k td t hitung T ukur
0.5 0,5 0,02 0,2
0.55 0,5 0,02 0,2 14,73 18.52 detik
0.6 0,5 0,02 0,2 7 , 77 9.59 detik
0.65 0,5 0,02 0,2 5 , 38 06.97 detik
0.7 0,5 0,02 0,2 4 , 17 05.82 detik
0.75 0,5 0,02 0,2 3 , 45 04.31 detik
ANALISA
P1 = 0,5
P2 = 0
= P1 + P2
= 0,5 + 0
= 0,5
1. Untuk nilai I=0.55, dan nilai I> 0.5
8
0.14
t=
( IsI )− 0.02
❑ ¿ 1 . td ¿
0.14
t=
( 0.55
0.5 )
0.02
−1 x 0.2 ¿
❑ ¿
0.14
¿ x 0.2
0.0019
¿ 14 , 73
2. Untuk nilai I= 0.6 dan nilai I> 0.5
0.14
t=
( IsI )− 0.02
❑ ¿ 1 . td ¿
0.14
t= x td
( )0.6 0.02
0.5 ❑
−1
0.14
¿ x 0.2
0.0036
¿ 7 , 77
3. Untuk nilai I= 0.65 dan nilai I> 0.5
0.14
t=
( IsI )− 0.02
❑¿ 1 . td ¿
0.14
t= x 0.2
( )
0.65 0.02
0.5 ❑
−1
0.14
¿ x 0.2
0,0052
¿ 5 , 38
4. Untuk nilai I= 0.7 dan nilai I> 0.5
0.14
t=
( IsI )− 0.02
❑¿ 1 . td ¿
0.14
t= x 0.2
( )
0.7 0.02
0.5 ❑
−1
0.14
¿ x 0.2
0.0067
¿ 4.17
5. Untuk nilai I= 0.75 dan nilai I> 0.5
0.14
t=
( IsI )− 0.02
❑¿ 1 . td ¿
0.14
t= x 0.2
( )
0.75 0.02
0.5 ❑
−1
0.14
¿ x 0.2
0.0081
¿ 3.45
Gambar gerafik yang didapatkan berdasarkan penggunaan rumus di excel
10
KESIMPULAN
1. Relay arus lebih Woodward tipe XI1-I dapat dioperasikan sebagai proteksi
beban lebih dan hubung singkat dengan karakteristik waktu inverse normal,
very inverse, extremely inverse dan waktu definite. Hasil pengujian very
inverse dengan setting arus 0,5 Ampere dan waktu tunda tak terhingga, saat
arus gangguan sebesar 0,55 Ampere, waktu pemutusannya adalah 18,52 detik,
saat arus gangguan sebesar 0,6 Ampere, waktu pemutusannya adalah 9,59
detik, saat arus gangguan sebesar 0,65 Ampere, waktu pemutusannya adalah
06,97 detik, saat arus gangguan sebesar 0,7 Ampere, waktu pemutusannya
adalah 05,82 detik, saat arus gangguan sebesar 0,75 Ampere, waktu
pemutusannya adalah 04,32 detik.
2. Relay arus lebih Over Current Relay disingkat (OCR) berfungsi untuk
memproteksi peralatan listrik terhadap arus lebih yang disebabkan oleh
gangguanhubung singkat 2 phasa atau 3 phasa. Relay arus lebih memiliki
input tunggal dalam bentuk arus bolak ± balik.
DAFTAR PUSTAKA
Ravindranath, 1997, Power System Protection And Switcht Gear.
Sutrisno, 2000, Sistem Proteksi Tenaga Listrik. Bandung: Institut Teknologi
Bandung Press.
S.L. Uppal, 1980, Electrical Power, Titarenko,M dan Dukelsky Noskov,
Protectiv Relaying In Electrical System