INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN SI-DOI OLEH DINAS
KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALANGKA RAYA
PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Rio Jenewo
NPP. 31.0636
Asdaf Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah
Program Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Email: [Link]@[Link]
Pembimbing Skirpsi: Hj. Nunung Munawaroh, [Link]., [Link].
ABSTRACT
Problem Statement/Background: In population administration services in Palangka
Raya City, namely the lack of facilities and infrastructure in supporting services and
bureaucracy and complicated service procedures so that Disdukcapil issued one of
the innovations that made it easier for the community, namely the Oloh Itah Population
and Civil Registration Administration Information System (SI-DOI). Purpose: The
purpose of this research is to find out the course of SI-DOI innovation made by
Disdukcapil Kota Palangka Raya and to know and describe the efforts made in using
this innovation. Method: This research uses a descriptive qualitative method so that
the analysis can be in-depth by understanding the problem where the researcher is
the key instrument. Data collection techniques are carried out by triangulation
techniques with data analysis techniques that use data collection, data presentation,
data condensation, and conclusion drawing. Result: The findings obtained by the
author in this study are that the SI-DOI innovation in Palangka Raya City provides
convenience to the community, especially people whose homes are far from the
Palangka Raya City Disdukcapil office. Conclusion: SI-DOI innovation in Palangka
Raya City based on the innovation dimension provides convenience to the community
even though there are still several inhibiting factors such as the quality of human
resources, network/signal availability, and also the quality of socialization. The efforts
made by the Population and Civil Registration Office of Palangka Raya City to continue
to improve these services are by improving services from websites to applications,
collaborating with sub-districts related to networks, and continuing to provide
understanding and direction to the community in population administration services.
Keywords: Innovation, Population Document, SI-DOI
ABSTRAK
Permasalahan: Pada pelayanan administrasi kependudukan di Kota Palangka Raya
yaitu kurangnya sarana dan prasarana dalam menunjang pelayanan serta birokrasi
dan prosedur pelayanan yang rumit sehingga Disdukcapil mengeluarkan salah satu
inovasi yang memudahkan masyarakat yaitu Sistem Informasi Administrasi
Kepependudukan dan Pencatatan Sipil Oloh Itah (SI-DOI). Tujuan: Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui jalannya inovasi SI-DOI yang dibuat oleh
Disdukcapil Kota Palangka Raya serta mengetahui dan mendeskripsikan upaya yang
dilakukan dalam penggunaan inovasi ini. Metode: Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kualitaitf sehingga analisis bisa secara mendalam dengan
memahami permasalahan yang dimana peneliti sebagai instrumen kunci. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan secara teknik triangulasi dengan teknik analisis
data yang menggunakan pengumpulan data, penyajian data, data konsensasi, dan
penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam
penelitian ini bahwa inovasi SI-DOI di Kota Palangka Raya memberikan kemudahan
kepada masyarakat terkhusus masyarakat yang rumahnya jauh dari kantor
Disdukcapil Kota Palangka Raya. Kesimpulan: Inovasi SI-DOI di Kota Palangka Raya
berdasarkan teori dimensi inovasi memberikan kemudahan kepada masyarakat
walapun masih didapati beberapa faktor penghambat seperti kualitas sumber daya
manusia, ketersediaan jaringan/sinyal, dan juga kualitas sosialiasi. Adapun upaya
yang dilakukan oleh Dinass Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya
guna terus memperbaiki layanan tersebut yaitu dengan meningkatkan layanan yang
awalnya website menjadi aplikasi, bekerjasama dengan kelurahan/kecamatan terkait
jaringan, dan terus memberikan pemahaman serta pengarahan kepada masyarakat
dalam pelayanan administrasi kependudukan.
Kata Kunci: Inovasi, Dokume Kependudukan, SI-DOI
I. PENDAHULUAN
I.I Latar Belakang
Pelayanan publik adalah tindakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dalam hal barang dan jasa maupun proses
administrasi kependudukan, sehingga pemerintah dapat mencapai tujuan
pemerintahan yang sukses dan berhasil. Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009
tentang Pelayanan Publik adalah undang-undang yang mengatur pelayanan publik
dan memberikan perlindungan dan penjelasan kepada masyarakat tentang haknya
atas pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Pelayanan publik di bidang
Kependudukan dan Pencatatan Sipil merupakan ilustrasi dari prioritas pelayanan
publik pemerintah untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Untuk
mendukung program pelayanan publik yang berkualitas tinggi dalam bidang
administrasi kependudukan, diperlukan inovasi atau pembaharuan yang sesuai
dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini berkembang dengan
cepat dan maju. Karena pelayanan publik harus terus diperbarui dan diperbarui sesuai
dengan kemajuan teknologi, pemerintah harus terus memberikan pelayanan publik
kepada masyarakat secara berkelanjutan agar masyarakat puas. Dalam upaya
memberikan pelayanan, pemerintah memanfaatkan teknologi yang semakin canggih
sebagai bentuk inovasi untuk mengembangkan pelayanan agar lebih efektif dan
efisien (Hutasoit & Pribadi, 2023). Salah satu pelyanan publik yaitu pelayanan di
bidang administrasi kependudukan. Pelayanan di bidang administrasi kependudukan
di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Kota Palangka Raya Sebelumya masih
terdapat permasalahan seperti kurangnya sarana dan prasarana dalam menunjang
pelayanan, birokrasi dan prosedur pelayanan yang berbelit-belit, Oleh karena itu
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya mengeluarkan salah
satu inovasi pada pelayanan di bidang administrasi kependudukan dengan membuat
inovasi dalam pelayanan administrasi kependudukan SI-DOI di Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Kota Palangla Raya yang di tetapkan berdasarkan Surat
Keputusan Walikota Palangka Raya Nomor 188.45/106/2022 tentang Penetapan
Inovasi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya.
I.2. Kesenjangan Masalah yang Diambil
Pelayanan publik yang dilaksanakan di Disdukcapil Kota Palangka Raya masih
adanya permasalahan yang dihadapai pada pelayanan administrasi kependudukan di
Disdukcapil Kota Palangka Raya seperti kurangnya sarana dan prasarana dalam
menunjang pelayanan dan juga birokrasi dan prosedur pelayanan yang berbelit – belit
(SAPUTRA, 2017) hal tersebut terjadi karena kualitas sumber daya manusia yang
kurang opitimal dalam hal TIK juga kurangnya petugas dalam pelaksanaan
pelayananan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah telah melakukan
inovasi sebagai salah satu wujud menghadapai kemajuan teknologi informasi dan
komunikasi terhadap pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya. Inovasi ini dikenal sebagai
Sistem Informasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Oloh Itah (SI-DOI) yang
merupakan salah satu trobosan baru dalam mengatasi permasalahan pelayanan
adminduk. Adanya aplikasi ini seperti yang disampaikan oleh (Madjid et al., 2021)
untuk dapat menangani masyarakat dalam pelayanan pendaftaran dokumen
kependudukan secara mudah, tepat, cepat, dan gratis.
I.3 Penelitian Terdahulu
Penelitian ini terinspirasi oleh beberapa penelitian terdahulu. Hasil penelitian yang
dilakukan oleh (SAPUTRA, 2017) yang berjudul “Efektivitas Pelayanan Pada Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya Dalam Mewujudkan
Pelayanan Prima” yaitu menganalisis terhadap pelayanan di Disdukcapil Kota
Palangka Raya bahwa pelayanan pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil
Kota Palangka Raya masih belum maksimal hal ini dikarenakan sarana dan prasarana
pendukung administrasi kependudukan dan kurangnya perhatian dari kemendagri
terhadap sarana pelayanan. kesadaran dari masyarakat yang kurang untuk
melakukan administrasi kependudukan menjadi faktor penghambat dalam pendataan
penduduk pada Disdukcapil kota Palangka Raya. Penelitian oleh (AFRIANSYAH,
2021) yang berjudul “Pelayanan Publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kota Tarakan” pada penelitian tersebut menggunakan metode penelitian ini yaitu
menggunakan metode deskriptif kualitatif dan berfokus pada inovasi pelayanan
administrasi kependudukan yang hasilnya bahwa pelayanan yang diberikan sudah
transparan, ASN sudah efisien dan efektif, tidak diskriminasi terhadap pelayanan.
pada sarana dan prasana sudah sangat memadai terutama di masa pandemi covid
19, pengetahuan dan kesopanan sudah cukup baik terhadap masyarakat. Penelitian
Oleh (TAUFIQ, 2022) yang berjudul “Efektivitas Aplikasi Sekejap Dalam Penerbitan
Dokumen Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda
Aceh Provinsi Aceh” Metode Penelitian yang digunakan sama dengan yang
digunakan pada penelitian ini yaiitu deskriptif kualitatif. Fokus Penelitian ini berbeda,
penelitian ini berfokus pada inovasi pelayanan adminduk sedangkan penelitian
disamping adalah meneliti untuk menganalasis apakah penggunaan aplikasiSekejap
dalam penerbitan dokumen kependudukan di Kota Banda Aceh sudah berjalan
dengan efektif secara keseluruhan seperti produktivitas penerbitan dokumen dan
efisiensi ketepatan waktu dalam penerbitan dokumen. Penelitian oleh (Rizqullah,
2023) yang berjudul “Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan SIDA’KAM Oleh
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan
Tengah” Metode peneitian yang digunakan sama dengan yang digunakan pada
penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian ini juga menganalisis tentang inovasi
pelayanan kependudukan yang diberikan kepada masyarakat. hasil penelitian yaitu
pada pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan melalui SIDA’KAM ini
sudah terlaksana dengan baik, masyarakat terbantu karena dengan adanya
SIDA’KAM ini masyarakat dapat melakukan pengurusan dokumen kependudukan
dengan cepat dan mudah tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
1.4. Pernyataan Kebaruan Ilmiah
Penulis melakukan penelitian berbeda dan belum dilakukan oleh penelitian terdahulu,
dimana konteks penelitian yang dilakukan yakni berfokus tentang Inovasi Admnistrasi
Kependudukan di Kota Palangka Raya, Penelitian ini juga membahas apa saja faktor
faktor penghabat baik secara eksternal maupun internal serta juga upaya yang sudah
dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya untuk
mengatasi hambatan yang terjadi pada pelaksanaan inovasi administrasi
kependudukan SI-DOI.
1.5. Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jalannya inovasi administrasi
kependudukan SI-DOI di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah serta
mengetahui hambatan dan upaya pada pelaksanaan inovasi ini.
II. METODE
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, Menurut (Nazir, 2014)
mengemukakan mengenai Metode penelitian secara deskriptif yaitu meneliti status
sekumpulan orang, kondisi, objek, sistem pemikiran, atau kelas peristiwa saat ini.
Metode kualitatif menurut (Sugiyono, 2019) mengemukakan Metode penelitian
kualitatif berbasis pada filsafat postpositivisme dan digunakan untuk meneliti dalam
situasi di mana peneliti bertindak sebagai instumen utama atau instrumen kunci.
Penulis mengumpulkan data menurut seorang peneliti yang melakukan suatu
penelitian kualitatif dalam upayanya mendapatkan data atau informasi yang bersifat
penting dan dibutuhkan pengumpulan data dengan kumpulan metode wawancara,
observasi dan dokumentasi (Moleong, 2004). Dalam mengumpulkan data kualitatif,
penulis melakukan wawancara terhadap 10 orang informan di yang terdiri dari Kepala
Dinas, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan,
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Kepala Bidang Pelayanan
Pencatatan Sipil, Staf Bidang Inovasi Pelayanan Inovasi masing masing 1 orang di
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya dan 5 Masyarakat.
Adapun analisisnya menggunakan teori inovasi Menurut pendapat Rogers dalam
(Nurdin, 2019), karakteristik inovasi yaitu Keuntungan Relatif (Relative advantage),
Kesesuaian (Compability), Kerumitan (Complexity), Kemungkinan dicoba (Triability),
dan Kemudahan diamati (Observability).
III. Hasil dan Pembahasan
Penulis menganalisis jalannya inovasi pelayanan administrasi kependudukan SI-DOI
di Kota Palangka Raya serta upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota
Palangkaraya dalam mengatasi hambatan dalam pelaksanaan inovasi administrasi
kependudukan SI-DOI berlandaskan teori inovasi menurut pendapat Everret M
Rogers.
Secara umum inovasi administrasi kependudukan SI-DOI di Kota Palangka Raya
menurut memberikan kemudahan kepada masyarkat di Kota Palangka Raya yang
dapat dilihat melalui Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya mencapai 89,68% pada
tahun 2023. Adapun pembahasan dapat dilihat sebagai berikut:
3.1. Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan SI-DOI oleh Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan
Tengah
Pada Inovasi admnistrasi kependudukan SI-DOI dilakukan analisis berdasarkan 5
(Lima) karakteristik inovasi menururt pendapat Everret M Rogers (Nurdin, 2019) yang
terdiri dari Keuntungan Relative, Kesesuaian, Kerumitan, Kemampuan Uji Coba, dan
Kemampuan Diamati.
1. Keuntungan Relative (Relative Advantage)
Suatu inovasi mempunyai perubahan yang memiliki kondisi lebih baik dari kondisi
sebelumnya. Memiliki nilai baru, tata cara baru, serta kemudahan dari sebelumnya
sehingga membedakan dengan kondisi sebelumnya. Inovasi terbaru ini juga bertujuan
untuk memperbaiki serta merubah sistem yang telah usang. Inovasi ini dapat
dilakukan secara terus menerus agar dapat memuaskan pelayanan. SI-DOI bertujuan
pada pelayanan dalam mengurus dokumen kependudukan yang membuat
masyarakat menjadi muda dalam mengurus berbagai jenis keperluan dokumen
kependudukan. SI-DOI memberikan hanya melalui gawai saja dan hasilnya pun dapat
dicetak sendiri dirumah tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor pelayanan.
Kelebihan dari inovasi SI-DOI yaitu masyarakat yang membutuhkan pengurusan
dokumen administrasi kependudukan dapat mengakses website yang telah
disediakan tersebut secara online. Selain itu inovasi SI-DOI ini semua jenis dokumen
kependudukan dapat di urus secara online, terkecuali dalam pembuatan dokumen
KTP-el dan Kartu Identitas Anak karena memerlukan scan sidik jari dan iris mata dan
juga adanya keterbatasan blangko. Di samping KTP dan Kartu Identitas Anak,
dokumen administrasi kependudukan lainnya dapat dicetak dengan menggunakan
kertas HVS dengan ukuran A4 80gram berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 109 Tahun 2019 terkait Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Administrasi
Kependudukan
Dari hasil observasi inovasi pelayanan online SI-DOI ini memberikan keuntungan yang
dapat dilihat dari adanya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat maupun bagi Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya itu sendiri. Adapun berkat
layanan SI-DOI ini mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen
kependudukan secara online serta mengambil nomor antrian dimanapun dan
kapanpun hanya dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Selain
itu waktu dalam pelayanan menjadi lebih singkat serta biaya yang dikeluarkan juga
lebih sedikit. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan indeks kepuasan masyarkat yang
terus meningkat terhadap semua jenis pelayanan dalam mengurus dokumen
kependudukan di Dinas Kependudukan dan Penctatan Sipil Kota Palangka Raya
sebagai berikut:
Tabel 1.1 Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya
JENIS PELAYANAN TAHUN 2023
Pelayanan 90,81%
Pencatatan Sipil
Pelayanan 88,55%
Data Kependudukan
Total Pelayanan Keseluruhan 89,68%
Rata-Rata
Sumber: Disdukcapil Kota Palangka Raya, 2023
2. Kesesuaian (Compatibility)
Compatibility atau Kesesuaian memiliki tujuan yaitu suatu yang telah digantikan tidak
dibuang namun harus dijadikan bagian dari transisi dari yang lama ke baru. Hal
tersebut memiliki tujuan agar masyarakat tidak terkejut terhadap perubahan dalam
pelayanan. Perlu penyesuaian dalam hal ini, agar suatu inovasi pada pelayanan
dokumen kependudukan tidak terkesan serta merta berubah secara instan, namun
juga merupakan suatu proses perkembangan yang sudah ada, sehingga suatu inovasi
dalam pelayanan ini tidak terkesan menjadi rumit dan banyak membuang anggaran.
Semua jenis pelayanan dilakukan secara konvensional atau tatap muka dalam
mengurus dokumen kependudukan di Kantor Disdukcapil Kota Palangka Raya
sebelum adanya inovasi SI-DOI. Inovasi SI-DOI merupakan suatu trobosan baru
dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan. Masyarakat dapat mengurus
dokumen kependudukan tersebut baik secara daring ataupun secara konvensional
sehingga, pelayanan yang telah ada sebelumya tidak dihilangkan, namun juga harus
dilakukan penyesuaian antara keduanya sehingga kebutuhan masyarakat dapat
terpenuhi dan berjalan secara optimal sehingga dapat memberikan pelayanan yang
baik sejalan dengan perkembangan zaman.
Kesesuaian memiliki kaitan dengan kesesuaian inovasi yang baru diciptakan oleh
instansi yang bersangkutan apakah masih sesuai dengan SOP yang diterapkan.
Berdasarkan observasi yang peneliti lakukan terhadap pelaksanaan pelayanan online
SI-DOI ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kota Palangka Raya telah
menerapakan inovasi yang sesuai dengan standar pelayanan instansi tersebut.
Inovasi SI-DOI ini sesuai dengan Permendagri Nomor 109 Tahun 2019 tentang
Formulir dan Buku yang Digunakan dalam Administrasi Kependudukan serta
Permendagri Nomor 19 Tahun 2018 tentang Peningkatan Kualitas Layanan
Administrasi Kependudukan dan juga Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7
Tahun 2019 Tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Daring. Dengan
begitu, SI-DOI ini telah sesuai dengan standar pelayanan administrasi kependudukan
dan pencatatan sipil yang diterapkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kota Palangka Raya.
3. Kerumitan (Complexity)
Dalam suatu inovasi terdapat tingkat kerumitan lebih tingggi dari sebelumnya, oleh
karena itu inovasi tersebut dapat menawarkan beberapa keuntungan lebih terbarukan
dari yang sudah ada. Pada jalannya sebuah inovasi pada pelayanan dokumen
kependudukan harus memfokuskan pada hal utama adalah sumber daya manusia
yang dapat menjalankannya. Hal tersebut dibutuhkan karena suatu inovasi harus
dijalankan sesuai dengan kemampuan sumber daya manusianya apabila tidak sesuai
maka inovasi tersebut tidak dapat terlaksana dengan baik. Dalam pelaksanaannya
inovasi SI-DOI memiliki berbagai hambatan yang dihadapi dalam memberikan
pelayanan kepada masyarakat.
Tabel 1.2 Data Pelayanan pada Pelayanan Online SI-DOI di Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya, 2021-2023
No User DI-DOI Antrian Online Pemberkasan Online
1. 56.610 72.167 10.627
Sumber: Disdukcapil Kota Palangka Raya, 2023
SI-DOI ini memilki kesulitan dalam pelaksaannya, hal tersebut dapat di lihat pada tabel
1.2 yang dimana pada tabel tersebut inovasi SI-DOI lebih mengacu dalam mengambil
antrian online dibandingakan dengan pemberkasan secara online. SI-DOI dapat
mudah dimengerti oleh masyarakat dengan memahami tatacara yang ada serta
memperhatikan sumber daya manusia dan terkait anggaran pelaksanaan dalam
mewujudkan inovasi tersebut.
Input pelayanan SI-DOI yaitu berawal dari permasalahan seperti sulit birokrasi, sarana
dan prasarana yang kurang, serta pengurusan dokumen yang berbelit-belit, ditambah
dengan masa pandemi COVID-19. Pada proses pembuatan inovasi SI-DOI dibuat
dengan masih tahap uji coba dan masih belum memiliki server sendiri. Inovasi ini terus
di perbaharui sesuai dengan mengikuti perkembangan zaman serta di uji tingkat
kerumitannya sesuai dengan kemampuan masyarakat. Output dari terbentuknya
inovasi SI-DOI berdasarkan Keputusan Walikota Palangka Raya Nomor
188.45/106/2022 Tentang Penetapan Inovasi Pada Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya. Outcome Inovasi SI-DOI ini, pelaksanaannya
memberikan kemudahan bagi penggunanya.
4. Kemampuan Uji Coba (Triability)
Triability yang memiliki arti kemampuan uji coba memiliki maksud bahwa suatu inovasi
yang telah melalui pelaksanaan uji coba kepada publik dan juga memiliki keutamaan
yang lebih baik, maka inovasi tersebut dapat diterima oleh pengguna ataupun
penyedia layanan tersebut. SI-DOI ini telah dilakukan sejak tahun 2020. Sejak saat itu
terus dilakukan trial and error untuk mengetahui bagaimana penerapan SI-DOI. Trial
and error ini termasuk sebagai langkah uji coba yang dilakukan dalam mengetahui
bagaimana perkembangan yang ada pada SI-DOI. Dengan adanya uji coba ini,
kesalahan-kelasahan yang terjadi langsung dilakukan perbaikan dan evaluasi untuk
kemudian dapat dikurangi kemungkinan kesalahan berikutnya. Uji coba dalam
penerapan SI-DOI ini bertujuan agar inovasi isi sudah diterima dan layak untuk
masyarakat. Dalam pelaksanaannya, inovasi ini terus di awasi perkembangannya
tanpa menghilangkan sistem yang sudah ada sebelumnya yaitu dengan memberikan
opsi pilihan ke masyarakat untuk melakukan pengurusan tatap muka langsung ke
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau melakukan pengurusan online.
5. Kemampuan Diamati (Observability)
Observability memiliki arti bahwa suatu pelayanan terbarukan dapat memberikan
kemudahan baik dari hasil maupun cara kerjanya yang telah dibuktikan dengan baik.
Hasil dari inovasi ini harus dapat diambil dan ditiru dari tempat lain. SI-DOI ini dapat
dilihat berdasarkan kemampuan yang telah di amati apabila di lihat dari tanggapan
terhadap masyarakat terkait inovasi SI-DOI ini serta kualitas pelayanan dalam
pelaksanaannya.
Hasilnya belum semua masyarakat di Kota Palangka Raya mengetahui akan layanan
online SI-DOI. Hal tersebut menjadi tantangan bagi pihak pelaksana pelayanan SI-
DOI ini dalam mensosialisasikan SI-DOI kepada masyarakat. Buktinya dari tanggapan
masyarakat, masyarakat sangat terbantu dengan adanya pelayanan online ini, karena
pelayanan online SI-DOI adalah suatu layanan online terbaru yang diamati proses
atau cara pelaksanaannya baik oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
maupun bagi masyarakat.
3.2 Hambatan dalam pelaksanaan Inovasi Pelayanan SI-DOI
Pada proses penerapan inovasi ini terdapat hambatan pada pelaksaan inovasi yang
mempengaruhi pelayanan pada administrasi kependudukan SI-DOI, yaitu sebagai
berikut:
1. Sumber Daya Manusia
hambatan yang dihadapi dalam penggunaan inovasi SI-DOI adalah kurangnnya
pemahaman pada sebagian masyarakat mengenai teknologi. Hal tersebut merupakan
salah satu syarat dalam pelaksanaan inovasi SI-DOI melalui pelayanan online.
permasalahan ini masih banyak ditemui di kecamatan yang jauh dari perkotaan
termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya. Dan juga
pada jalannya inovasi ini adalah sulitnya mencari operator yang konsisten dalam
pelaksanaan inovasi SI-DOI ini.
2. Ketersediaan Jaringan atau Sinyal
Dalam penggunaan inovasi SI-DOI jaringan atau sinyal merupakan hal utama atau
faktor utama dalam penggunaan inovasi ini. Karena adanya ketersediaan jaringan
atau sinyal masrakat dapat dengan mudah mengakses SI-DOI untuk penggunannya.
Hasil Observasi masalah jaringan masih menjadi hambatan bagi jalannya
pelaksanaan SI-DOI ini karena faktor geografis lah yang menjadi sulitnya jaringan
apalagi daerah-daerah yang memiliki akses yang jauh dari perkotaan.
3. Sosialisasi Kepada Masyarakat
Adanya terobosan baru dalam pelayanan administrasi kependudukan membuat
sebagian masyarakat belum mengetahui bagaimana cara penggunaan inovasi
tersebut terkhusunya inovasi SI-DOI oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kota Palangka Raya.
3.3 Upaya dalam pelaksanaan Inovasi SI-DOI
Hambatan–hambatan yang dialami oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil Kota Palangka Raya dalam melaksanakan pelayanan online SI-DOI sebagai
bentuk suatu inovasi daerah. Adapun upaya yang dapat dilakukan oleh Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya dalam mengatasi hambatan
tersebut adalah sebagai berikut:
1. Sumber Daya Manusia
Upaya yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat
diketahui bahwa secara garis besar sudah melakukan upaya dalam mengatasi
hambatan ataupun permasalahan secara internal yaitu dengan melakukan pelatihan
kepada operator sehingga SI-DOI dapat terus berjalan dengan baik dan melakukan
pengembangan terhadap website SI-DOI menuju Mobile App.
2. Ketersediaan Jaringan atau Sinyal
Upaya yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka
Raya menandakan bahwa SI-DOI merupakan pelayanan administrasi kependudukan
yang mempermudah masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan. Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya bekerja sama dengan
kecamatan untuk mempermudah masyarakat yang wilayahnya sulit dijangkau oleh
jaringan dan juga mendirikan Mall Pelayanan Publik Mini agar mempermudah
masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan.
3. Sosialisasi Kepada Masyarakat
Upaya yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka
Raya terus melakukan upaya mengenai pemahaman kepada masyarakat tentang
pelayanan online SI-DOI melalui berbagai macam sosialisasi, mulai dari spanduk di
setiap lampu merah, baliho, dan juga sosial media.
3.4 Diskusi Temuan Utama Penelitian
Pada pelaksanaan program inovasi pelayanan administrasi kependudukan SI-DOI
dibuat untuk memenuhi tuntutan era digital dalam memberikan pelayanan yang
mudah kepada masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan terkhusus
masyarakat yang berada jauh jaraknya dari kantor Disdukcapil karena Kota Palangka
Raya merupakan kota terluas di Indonesia. Inovasi ini dibuat bertujuan untuk
mempermudah masyarakat serta untuk meningkatkan kualitas birokrasi pemerintahan
terutama di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya,
Sehingga SI-DOI ini dibuat untuk memberikan pelayanan yang mudah, efektif, serta
efisien dalam meningkatkan kualitas birokrasi pemerintahan dalam lingkup Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya. Dibuktikan dengan tabel
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kota Palangkaraya yang terus meningkat dari tahun ke tahun dan pada Berbeda
dengan penelitian sebelumnya (SAPUTRA, 2017) yang menjelaskan bahwa
sebelumnya pelayanan pada dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kota
Palangka Raya masih belum maksimal hal ini dikarenakan sarana dan prasarana
pendukung administrasi kependudukan dan kurangnya perhatian dari kemendagri
terhadap sarana pelayanan. kesadaran dari masyarakat yang kurang untuk
melakukan administrasi kependudukan menjadi faktor penghambat dalam pendataan
penduduk pada Disdukcapil kota Palangka Raya. Penelitian (AFRIANSYAH, 2021)
menemukan bahwa inovasi pelayanan admini administrasi kependudukan yang
hasilnya bahwa pelayanan yang diberikan sudah transparan, ASN sudah efisien dan
efektif, tidak diskriminasi terhadap pelayanan. pada sarana dan prasana sudah sangat
memadai terutama di masa pandemi covid 19, pengetahuan dan kesopanan sudah
cukup baik terhadap masyarakat. Penelitian selanjutnya (TAUFIQ, 2022) meneliti
untuk menganalasis apakah penggunaan aplikasi Sekejap dalam penerbitan
dokumen kependudukan di Kota Banda Aceh sudah berjalan dengan efektif secara
keseluruhan seperti produktivitas penerbitan dokumen dan efisiensi ketepatan waktu
dalam penerbitan dokumen dan Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor
penghambat penggunaan aplikasi Sekejap dalam penerbitan dokumen
kependudukan ialah sarana dan prasarana yang kurang, Sosialisasi yang belum
menyeluruh, kurangnya sumber daya manusia yang ahli pada bidang IT. Berdasarkan
hasil penelitian (Rizqullah, 2023) Temuan yang peneliti dapati selama melaksanakan
penelitian yaitu SIDA’KAM sangat membantu masyarakat yang mengalami kendala
dengan permasalahan jarak sehingga tidak bisa datang ke Dukcapil untuk membuat
dokumen kependudukan dan juga peneliti mendapati masih banyak masyarakat yang
belum paham teknologi dan juga kondisi internet yang kurang baik di sebagian desa.
Kesimpulan: Berdasarkan Penelitian yang telah dilaksanakan, peneliti menyimpulkan
bahwa penyelenggaraan inovasi SIDA’KAM memberikan manfaat kepada masyarakat
khususnya yang berada atau tinggal jauh di desa dalam mengurus dokumen
kependudukan tanpa harus datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil Kotawaringin Barat.
IV. KESIMPULAN
Penulis menyimpulkan bahwa Inovasi pelayanan pada pelaksanaan administrasi
kependudukan melalui SI-DOI, pada dimensi keuntungan relatif dan kesesuaian
sudah terlaksana dengan baik karena Inovasi ini telah sesuai dengan perkembangan
zaman yang dilakukan secara online tanpa menghilangan pelayanan secara offline,
sehingga terlaksana efektif serta efisien. Pada dimensi kemampuan diamati,
kemampuan uji coba, dan kerumitan penggunaan inovasi ini masih cukup rumit
sehingga banyak masyarakat masih mengurus pemberkasan secara offline namun
mengambil antrian tetap secara online dan sebagian masyarakat pada pelayanan SI-
DOI belum semua masyarakat masih mengetahui layanan SI-DOI. Hambatan yang
ada pada jalannya inovasi SI-DOI di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota
Palangka Raya yaitu masih kurangnnya kesadaran masyarakat dalam mengurus
dokumen kependudukan secara online sehingga Inovasi SI-DOI ini kebanyakan
hanya digunakan masyarakat untuk mengambil antrian online saja dan mengurus
dokumen kependudukan secara offline. Hambatan lain yang umum terjadi pada setiap
jenis pelayanan online khususnya pelayanan dokumen kependudukan SI-DOI di
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya yaitu adalah
permasalahan jaringan dan sinyal. Permasalahan ini terjadi di beberapa kecamatan
seperti Kecamatan Rakumpit dan Sabangau yang lokasinya jauh dari pusat kota,
sehingga pelayanan administrasi kependudukan secara online masih kurang efektif
disana. Upaya yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota
Palangka Raya untuk mengatasi berbagai hambatan dalam jalannya inovasi
pelayanan SI-DOI adalah memberikan pelatihan terhadap operator dalam
menjalankan operasional SI-DOI agar selalu konsisten dan juga terus memperbarui
inovasi SI-DOI yang awalnya berupa website diupgrade menjadi platform mobile app.
Hal tersebut tidak hanya mempermudah operator tetapi juga mempermudah
masyarkat dalam mengurus dokumen kependudukan secara online. Dalam mengatasi
permasalahan jaringan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terus
berkoordinasi terhadap instansi terkait penyedia jaringan dan juga berkerjasama
dengan kecamatan dan kelurahan untuk membantu masyarakat disana dalam
mengurus dokumen kependudukan.
Keterbatasan Penelitian. Penelitian ini memiliki keterbatasan utama yakni waktu dan
biaya penelitian.
Arah Masa Depan Penelitian (future work). Penulis menyadari masih awalnya
temuan penelitian oleh karena itu penulis menyarankan kepada Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya diharapkan terus meningkatkan inovasi SI-
DOI dengan mengikuti perkembangan zaman serta menyesuaikan dengan
kemampuan masyarakat di Kota Palangka Raya.
V. UCAPAN TERIMA KASIH
Ucapan terima kasih terutama ditunjuka kepada Kepala Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya beserta jajarannya yang telah memberikan
kesempatan kepada penulis untuk melaksanakan penelitian, serta seluruh pihak yang
membantu dan mensukseskan pelaksanaan penelitian.
VI. DAFTAR PUSTAKA
AFRIANSYAH, A. (2021). PELAYANAN PUBLIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN
PENCATATAN SIPIL KOTA TARAKAN. Sekolah Tinggi Pembangunan
Masyarakat Desa STPMD" APMD".
Hutasoit, I., & Pribadi, A. S. (2023). PELAYANAN DOKUMEN AKTA KEMATIAN
MELALUI APLIKASI SEDUDO DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN
PENCATATAN SIPIL KABUPATEN NGANJUK PROVINSI JAWA TIMUR.
Jurnal Konstituen Vol, 5(2), 106–124.
Madjid, U., Nurrahman, A., & Ramadhani, N. A. P. (2021). EFEKTIVITAS
PROGRAM TARJILU OKKE DI KABUPATEN PATI PROVINSI JAWA TENGAH.
Jurnal Registratie, 3(2), 69–86.
Moleong, L. J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.
Nurdin, I. (2019). Kualitas Pelayanan Publik (Perilaku Aparatur dan Komunikasi
Birokrasi dalam Pelayanan Publik). Media Sahabat Cendikia.
Rizqullah, M. R. (2023). INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN
SIDA’KAM OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL
KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH.
Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
SAPUTRA, F. (2017). EFEKTIVITAS PELAYANAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN
DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PALANGKA RAYA DALAM MEWUJUDKAN
PELAYANAN PRIMA. Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Pemerintahan, 6(2).
Sugiyono. (2019). Statistika untuk Penelitian. CV Alfabeta.
TAUFIQ, M. T. (2022). Efektivitas Aplikasi Sekejap Dalam Penerbitan Dokumen
Kependudukan Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Banda
Aceh. INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI.