0% found this document useful (1 vote)
5 views19 pages

Problem-Based Learning Overview

This document discusses problem-based learning (PBL). Some key points: - PBL involves students actively exploring problems in small groups rather than passively receiving information from lectures. - In PBL, a problem is posed and students identify what they need to learn to solve it, then research and apply their new knowledge to the problem. - The benefits of PBL include developing critical thinking, self-directed learning skills, learning collaboratively in groups, and integrating curriculum components. - PBL uses trigger materials like scenarios to stimulate discussion and identification of learning issues in groups. Students then self-study and share findings to solve the problem.

Uploaded by

Achoi Shen
Copyright
© All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (1 vote)
5 views19 pages

Problem-Based Learning Overview

This document discusses problem-based learning (PBL). Some key points: - PBL involves students actively exploring problems in small groups rather than passively receiving information from lectures. - In PBL, a problem is posed and students identify what they need to learn to solve it, then research and apply their new knowledge to the problem. - The benefits of PBL include developing critical thinking, self-directed learning skills, learning collaboratively in groups, and integrating curriculum components. - PBL uses trigger materials like scenarios to stimulate discussion and identification of learning issues in groups. Students then self-study and share findings to solve the problem.

Uploaded by

Achoi Shen
Copyright
© All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as DOCX, PDF, TXT or read online on Scribd

PROBLEM BASED LEARNING

MEU MEU
PSPD UNTAN PSPD UNTAN
Constructivism Paradigm Paradigma
Konstruktivisme
Knowledge is not an entity which can be
simply transferred from those who have
to those who don 't . Pengetahuan
bukanlah suatu entitas yang dapat
hanya dipindahkan dari orang-orang
yang harus mereka yang don 't.
Knowledge is something which each indi
vidual learner must construct for and by
himself
Pengetahuan adalah sesuatu yang setiap
individu pelajar harus membangun
untuk dan oleh dirinya sendiri
LEARNING
BELAJAR
An active process, involving exploration
rather than the passive receipt of inform
ation downloaded by teachers.

Proses aktif, melibatkan eksplorasi


daripada penerimaan pasif informasi
"download" oleh guru.

EDUCATIONAL SYSTEM
SISTEM PENDIDIKAN
LEARNING BELAJAR
BASED BERDASARKAN
TEACHING MENGAJAR
BASED BERDASARKAN

LECTURE LECTURE PROBLEM-BASED


Lecturer > active Dosen> aktif
Lecture is conducted in lecture format
Kuliah kuliah dilakukan dalam format

Cognitive development: - Perkembangan kognitif:


Knowledge Pengetahuan

Comprehension Pemahaman
-Affective/ skill, difficult to measure
-Afektif / keahlian, sulit untuk diukur
Disebut pintar kl pandai menghafal Disebut pintar
pandai kl Menghafal

PROBLEM-BASED
Student > active Siswa> aktif
Learning is conducted in small discussion group of stud
ent
Belajar dilakukan dalam kelompok diskusi kecil
mahasiswa

-Cognitive development: -Pengembangan kognitif:


Synthesis Sintesis
Evaluation Evaluasi
-Affective/ skill, easy to measure
Afektif / keterampilan, mudah untuk mengukur

Kritis dan pandai menyelesaikan masalah Kritis dan


pandai menyelesaikan masalah
The Learning Pyramid
Belajar Piramida
Lecture Kuliah

5% 5%

Reading 10% Membaca 10%


Audiovisual 20% Audiovisual 20%
Demonstration 30% Demonstrasi 30%
Discussion Group 50% Discussion Group 50%
Practice by doing 75% Praktek dengan melakukan 75%
Teach others 80% Mengajar orang lain 80%
National Training Laboratories Laboratorium Pelatihan
Nasional
Bethel, Maine, USA Bethel, Maine, Amerika Serikat
Average Retention Rate Rata-rata Tingkat Retensi

Subject-based Learning (SBL) vs Proble


m-based Learning (PBL) Subjek-based
Learning (SBL) vs Problem-based
Learning (PBL)
SBL: SBL:
told what we need learn it given
problem to illustrate how to use it
menceritakan apa yang kita butuhkan
belajar soal yang diberikan untuk
menggambarkan bagaimana
menggunakannya
PBL: PBL:
problem posed identify what we need to
know learn it apply it
masalah yang diajukan mengidentifikasi
apa yang kita perlu tahu belajar
menerapkannya

The Essence of PBL The


Pokok dari PBL
Small group discussion on trigger mater
ial, to decide what they need to study.
Diskusi kelompok kecil pada bahan
pemicu, untuk memutuskan apa yang
mereka butuhkan untuk belajar.
Self-study, the process of acquiring
knowledge
Self-study, proses memperoleh
pengetahuan
Small group discussion to share,
compare and relate what they have
found in their period of self-study
Diskusi kelompok kecil untuk berbagi,
membandingkan dan menceritakan apa
yang mereka temukan dalam periode
mereka belajar-sendiri

Development of a number of skills and


attitudes relevant to the practice of
medicine: generic skills, communication
skill, working in teams, initiative,
sharing information, having regards for
others Pengembangan sejumlah
keterampilan dan sikap yang relevan
dengan praktek kedokteran:
keterampilan umum, kemampuan
berkomunikasi, bekerja dalam tim,
inisiatif, berbagi informasi, karena
salam bagi orang lain

Keuntungan penggunaan metode PBL


Mengembangkan sifat berpikir kritis
Mengembangkan kemampuan belajar
mandiri
Mengembangkan kemampuan belajar
dalam kelompok
Integrasi komponen kurikulum
Identifikasi dan mempelajari
pengetahuan yang lebih luas

Langkah-Langkah PBL (Branda) LangkahLangkah PBL (Branda)


Langkah-Langkah PBL (Branda)
Langkah-Langkah PBL (Branda

1. a. Clarification of term not understood


1. A. Klarifikasi istilah yang tidak dipahami
b.. Definition of the problem
b. Definisi masalah
2. Analysis of the problem
2. Analisis masalah
3. Development of hypothesis
3. Pengembangan hipotesis
4. Identification and characterization of the
knowledge needed
4. Identifikasi dan karakterisasi
pengetahuan

diperlukan
5. Identification of what is already known
5. Identifikasi dari apa yang sudah
diketahui
6. Identification of appropriate learning res
ources
6. Identifikasi sumber daya pembelajaran
yang tepat
7. Collection of new information/knowledge
7. pengumpulan informasi baru /
pengetahuan
)
8. Synthesis of old and new information, a
nd understanding of it by application to the
problem, ie how much of the problem can
now be explained?
8. perpaduan lama dan informasi baru,
dan
pemahaman dengan aplikasi untuk masalah
ini, yaitu
berapa banyak masalah sekarang dapat
dijelaskan

9.. Repetition of all or some of the previous


steps, as necessary
9. Pengulangan dari semua atau sebagian
dari langkah-langkah se belumnya, seperti
diperlukan
10.. Identification of what was not learned
10. Identifikasi apa yang tidak belajar
11. Summary of what was learned
[Link] dari apa yang telah dipelajari
12. If possible testing the understanding of
the knowledge ` by its application to
another problem
12. Jika mungkin menguji pemahaman
pengetahuan `oleh aplikasi ke masalah lain

PBL : methode to collect the knowledge


PBL: metode untuk mengumpulkan
pengetahuan

PS : methode to solve the problem sistimati


cally by using knowledge we have had
PS: metode untuk memecahkan masalah
sistimatically dengan menggunakan
pengetahuan yang kita punya

Pelaksanaan PBL Pelaksanaan PBL

Diskusi kelompok I
Mahasiswa diberi pemicu
melaksanakan langkah 1 sampai 6
Fasilitator bertugas untuk : Fasilitator
bertugas untuk:
- memperhatikan apakah arah pembelajaran
sesuai dengan - Memperhatikan apakah
pembelajaran sesuai dengan arah
objektif pembelajaran. objektif
pembelajaran. Fasilitator tidak boleh
memberikan Fasilitator tidak boleh
Memberikan

penjelasan tetapi hanya dibolehkan untuk


memancing dengan penjelasan tetapi hanya
dibolehkan untuk memancing dengan
pertanyaan pertanyaan
- menilai keaktifan masing-masing
mahasiswa. - Menilai keaktifan masingmasing mahasiswa. Mahasiswa Mahasiswa
yang kurang aktif dapat dirangsang dengan
pertanyaan yang kurang aktif dapat
dirangsang dengan pertanyaan
Diskusi mandiri Diskusi mandiri
Mahasiswa mengumpulkan pengetahuan
yang diperlukan baik Mahasiswa
mengumpulkan pengetahuan yang
diperlukan baik
dari perpustakaan, internet, dll secara
mandiri. dari perpustakaan, internet, dll
secara mandiri.
Dalam hal ini sebaiknya satu masalah
(pertanyaan) dicari jawabannya Dalam hal
ini Sebaiknya satu masalah (pertanyaan)
jawabannya dicari
oleh lebih dari satu mahasiswa oleh lebih
dari satu mahasiswa

Pelaksanaan PBL Pelaksanaan PBL


Diskusi kelompok II Diskusi kelompok II
Disebut juga p ooling and sharing
mahasiswa mempresentasikan hasil Disebut
juga "p ooling dan berbagi" mahasiswa
mempresentasikan hasil
pencarian ilmunya secara bergiliran
kemudian didiskusikan (langkah 8). ilmunya
pencarian secara bergiliran Kemudian
didiskusikan (langkah 8).
Fasilitator menilai keaktifan mahasiswa dan
dapat memberikan Fasilitator Menilai
keaktifan mahasiswa dan dapat
Memberikan
pertanyaan untuk menambah pemikiran
mahasiswa. pertanyaan untuk menambah
pemikiran mahasiswa.
Apabila ternyata masih ada yang harus
dicari dapat diteruskan dengan Apabila
ternyata masih ada yang harus dicari dapat
diteruskan dengan

langkah 9 atau apabila waktu terbatas


dilanjutkan dengan langkah 10 langkah 9
atau apabila waktu terbatas Dilanjutkan
dengan langkah 10
dan 11. dan 11.
Pleno Pleno
Kelompok melakukan presentasi hasil
masing-masing kelompok yang Melakukan
presentasi hasil kelompok masing-masing
kelompok yang
ditanggapi langsung oleh kelompok lain.
Ditanggapi langsung oleh kelompok lain.
Narasumber akan meluruskan hal-hal yang
dianggap terlalu Narasumber akan
meluruskan hal-hal yang Dianggap terlalu
menyimpang dari teori yang saat ini dianut.
menyimpang dari teori yang dianut saat ini.
Hasil diskusi kelompok dibuat dalam bentuk
makalah dan dikumpulkan Hasil diskusi
kelompok dalam bentuk makalah dibuat dan
dikumpulkan
untuk penilaian. untuk penilaian.

Trigger Memicu
Pak Slamet woke up very early, at 01.00 am
yesterday. Pak Slamet bangun sangat awal,
di 01:00 kemarin.
He heard the sound of people running
across the street in front of his house,
shouting F ire! Dia mendengar suara orangorang berlarian di seberang jalan di depan
rumahnya, berteriak-teriak "F ire! Fire!.
Kebakaran! ".
He came out of his house and saw the fire

at about 1KM from his house. Ia keluar dari


rumahnya dan melihat api di sekitar 1
kilometer dari rumahnya.
What should I do ? Pak Slamet thought.
"Apa yang harus saya lakukan?" Pak Slamet
pikir.
Penyelesaian Penyelesaian
Problem : Kebakaran sejauh 1 KM Soal:
Kebakaran Sejauh 1 KM
Analisis : Analisis:
A. Sebab kebakaran A. Sebab kebakaran
B. Dampak kebakaran B. Dampak
kebakaran
C. Penanggulangan C. Penanggulangan
Hipotesis : Kebakaran akan cepat menjalar
ketempat yang jaraknya Hipotesis:
Kebakaran akan cepat menjalar ketempat
yang jaraknya
dekat dekat
Pertanyaan yang dapat dijaring :
Pertanyaan yang dapat dijaring:

ad. iklan. A. 1. A. 1. Sebutkan faktor-faktor


penyebab kebakaran Sebutkan faktor-faktor
penyebab kebakaran
ad. iklan. A. 2. A. 2. Bahan atau zat apa
saja yang mudah terbakar. Bahan atau zat
apa saja yang mudah terbakar. Jelaskan
Jelaskan
berdasarkan struktur kimia nya
berdasarkan struktur kimia nya
ad. iklan. A. 3. A. 3. Hal-hal apa yang
dapat menyebabkan peningkatan suhu Halhal apa yang dapat menyebabkan suhu
Peningkatan
yang kemudian dapat menimbulkan
kebakaran Kemudian yang dapat
Menimbulkan kebakaran
ad. iklan. A. 4. A. 4. Hal-hal apa yang
dapat mempercepat terjadinya / Hal-hal apa
yang dapat mempercepat terjadinya /
meluasnya kebakaran meluasnya
kebakaran
Penyelesaian Penyelesaian
Ad. B. 5. Apa hubungannya kebakaran de
ngan polusi udara Ad. B. 5. Apa

hubungannya dengan kebakaran Polusi


udara
6. 6. Bagaimana pengaruh kebakaran
terhadap kesehatan Bagaimana pengaruh
kebakaran terhadap kesehatan
7. 7. Sebutkan derajat luka bakar pada kulit
Sebutkan derajat luka bakar pada kulit
Ad. Iklan. C. 8. C. 8. Apakah ada hubungan
antara penyebab kebakaran Apakah ada
hubungan antara penyebab kebakaran
dengan cara memadamkan kebakaran
dengan cara memadamkan kebakaran
9. 9. Hal-hal apa saja yang harus
diperhatikan dalam Hal-hal apa saja yang
harus diperhatikan dalam
menanggulangi kebakaran menanggulangi
kebakaran
10. 10. Bagaimana cara mengusahakan agar
kebakaran tidak Bagaimana cara
mengusahakan agar kebakaran tidak
menjalar ke tempat yang lain menjalar ke
tempat yang lain

Terima Kasih Terima Kasih

You might also like