0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan41 halaman

PPAP

Dokumen ini menjelaskan tentang Proses Persetujuan Bagian Produksi (PPAP) yang menetapkan persyaratan untuk memastikan bahwa semua spesifikasi engineering dipahami dan produk dapat diproduksi secara konsisten. PPAP diterapkan baik untuk material bulk maupun komponen pengganti, dengan fokus pada pemenuhan persyaratan pelanggan dan dokumentasi yang diperlukan. Terdapat 18 elemen penting dalam PPAP yang harus dipenuhi untuk mendapatkan persetujuan dari pelanggan.

Diunggah oleh

andi fadhil
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan41 halaman

PPAP

Dokumen ini menjelaskan tentang Proses Persetujuan Bagian Produksi (PPAP) yang menetapkan persyaratan untuk memastikan bahwa semua spesifikasi engineering dipahami dan produk dapat diproduksi secara konsisten. PPAP diterapkan baik untuk material bulk maupun komponen pengganti, dengan fokus pada pemenuhan persyaratan pelanggan dan dokumentasi yang diperlukan. Terdapat 18 elemen penting dalam PPAP yang harus dipenuhi untuk mendapatkan persetujuan dari pelanggan.

Diunggah oleh

andi fadhil
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TRAINING

PRODUCTION
PART APPROVAL
PROCESS (PPAP)

OLEH: M. Sigit Pamungkas


CONTENTS
Significant
6 Production Run

1 APQP dan PPAP


7 18 Elemen PPAP

2 Tujuan PPAP
8 Status PPAP

3 Penerapan PPAP
9 PPAP Level

4 Definisi
1 Fokus Internal Audit
0
Notes for
5 Applicability 1 Reminders
1
01 APQP & PPAP
APQP PROCESS FLOW MAP
CRAFTSMANSHIP
APQP PROCESS FLOW
DRAWING SPECIFICATIONS
DESIGN / MANUFACTURING
P- Diangram
SOURCING DECISSION REVIEWS

(affect all APQP elements) FEED INFORMATION FORWARD


Failure Modes & Error States FEED INFORMATION BACK
CUSTOMER INPUT
REQUIREMENT
Specification & Targets
(VDS/SDS/CDS)

TEAM FEASIBILITY
COMMITMENT
The Signing of the Vehicle / DESIGN FAILURE MODE DESIGN VERIFICATION
System/ Subsystem/ EFFECT ANALYSIS PLAN
Component (DFMEA) ( DVP)

PPAP
DRAWING / SPECIFICATIONS
( Paper / Electronic )

FACILITIES / TOOLS
GAUGES

MANUFACTURING
PROCESS FLOW PROTO TYPE BUILD
PROTO TYPE BUILD
CONTROL PLAN

OPERATOR PROCESS
MEASUREMENT SYSTEM INSTRUCTIONS
EVALUATION ( ProcessDefinition) PRE – LAUNCH
( Dimensional Control ) CONTROL PLAN
PRODUCTION
TIME
PROCESS FAILURE MODE TRAIL RUN
OPERATOR PROCESS
EFFECT ANALYSIS
INSTRUCTIONS
(PFMEA)
( Verification & Training)

PRODUCTION
CONTROL PLAN
PRELIMINARY
PROCESS CAPABILITY
PRODUCTION
VALIDATION TESTING

PART SUBMISSION
WARRANT
( PSW )
02 TUJUAN PPAP
TUJUAN

PPAP menetapkan persyaratan umum untuk approval


produksi part, termasuk produksi bulk material.

 Tujuan dari production part approval adalah untuk


memastikan semua spesifikasi engineering yang tertera pada
drawing maupun yang dipersyaratkan oleh customer
dimengerti dan

 Proses mempunyai potensi untuk secara konsisten


memproduksi produk sesuai persyaratan, selama aktual
produksi dan pada kecepatan produksi normal (part
dikerjakan sesuai dengan kondisi real produksi dan dengan
kapasitas produksi yang sebenarnya)
03 PENERAPAN PPAP

PPAP harus diterapkan kepada internal dan external perusahaan dari bulk material, material
produksi, produksi atau part untuk keperluan servis (komponen pengganti). Untuk bulk
material PPAP tidak dibutuhkan kecuali diminta oleh customer.

Perusahaan yang memasok part untuk


Tooling untuk part yang ada pada
katalog standard atau servis part
katalog standard harus dipelihara
(komponen pengganti) harus
selama item tersebut masih ditawarkan
memenuhi persyaratan PPAP kecuali
atau disebutkan tersedia.
secara formal diwaive (diijinkan tidak)
oleh customer.
04 DEFINISI
 Kata shall mengidentifikasikan mandatory requirement (persyaratan wajib)
Untuk keperluan training kata shall diterjemahkan sebagai harus dengan garis bawah
 Kata should mengindentifikasikan rekomendasi (saran pemakaian).
Untuk keperluan training kata should diterjemahkan sebagai seharusnya dengan garis bawah.
 Note: petunjuk, arahan.
Kata should pada note berfungsi hanya sebagai arahan bukan mandatory requirement.
 Supplier : perusahaan yang menerapkan IATF 16949
Untuk keperluan training kata supplier diterjemahkan menjadi perusahaan
 Semua istilah dan definisi dalam IATF 16949 untuk keperluan PPAP juga diaplikasikan
 Bulk material :
bahan/ zat (non solid dimensional, cair, gas) seperti perekat/ lem, seal, chemical, coating, fabric,
pelumas dst. Bulk material menjadi production material jika diberi nomer produksi part oleh
customer A
05 NOTES FOR
APPLICABILITY

1. Lihat Customer-Specific Requirements untuk informasi tambahan. Semua hal tentang PPAP
ditanyakan kepada Customer Representative yang berwenang
2. Customer dapat melakukan waive (ijin penyimpangan) terhadap persyaratan PPAP. Waiver
hanya boleh diterbitkan oleh Customer Representative yang berwenang
3. Perusahaan hanya dapat meminta waiver kepada Customer Representative yang
berwenang. Perusahaan harus menyimpan dokumen waiver dari Customer Representative
yang berwenang
4. Part katalog (misal: bolt) diidentifikasi dan/atau diorder melalui spesifikasi fungsional
standar atau standar industri yang sudah dikenal
05 NOTES FOR
APPLICABILITY

PPAP Manual + Customer-Specific


=
Requirements and/or Customer’s PPAP
CONTOH CUSTOMER SPECIFIC REQUIREMENT
GENERAL MOTOR

3.6 Ergonomics

Ergonomics is the evaluation of the designof a product or process to assure the


compatibility with the capabilities of human being. Analysis of motion refers to capabilities
of people with respect to tasks (e.g. lifting, twisting, reaching) to prevent or relieve
problems of strain, stress, excessive fatigue, etc. Factors involved include anatomical
dimensions of the worker, placement of products to be worked upon, placements of
buttons/switches, physical loads imposed on the worker, and environmental effects such as
noise, vibration, lighting and space
UMUM

Perusahaan harus memperoleh approval penuh dari customer representative untuk situasi

[Link] atau produk baru (part khusus, material, atau warna yang belum pernah dikirim
sebelumnya kepada customer tertentu)

[Link] atas penyimpangan pada part yang dikirim sebelumnya

[Link] dimodifikasi berdasarkan perubahan engineering terhadap design, spesifikasi,


atau material

[Link] situasi yang tercakup dalam section 3 (PPAP Manual)


TIGA HAL PENTING

 Tentukan proses apa saja yang terlibat untuk pemenuhan persyaratan customer
dalam PPAP – termasuk sistem dokumentasi dan ketetapan masa simpan rekaman

 Pahami bagaimana persyaratan PPAP dapat tepat/sesuai dengan peta bisnis


perusahaan

 Tentukan orang yang mempunyai kekuasaan dan pengalaman sebagai


penanggung-jawab proses PPAP
MAKA AJUKAN TIGA PERTANYAAN BERIKUT:

 Apakah peta bisnis perusahaan mempunyai proses yang mendukung pemenuhan

PPAP?

 Jika ya, apakah proses yang mendukung tersebut selalu diimplementasikan

dengan benar sesuai prosedur?

 Apakah proses yang mendukung pemenuhan PPAP tersebut efektif?


PPAP FLOWCHART PROCESS
Customer Customer

Custome Purchase Record of Approved


Order/Customer PSW
Specific Rquirements
Organization

Customer Part Submission (or Re-


Project Owner & Completion of PPAP Receipt & Approval
Design submission) of PPAP
Team Required Items of Submitted PSW
Requirements Warrant

Customer Process
Validated Process
Design Gather Information Completion of PSW
(PSO/Run at Rate)
Requirements

PPAP Table 4.1 Customer Initiated


Customer Approved PSW Supplier Initiated
Records Changes to part,
Specification Changes
specifications, etc

Customer Logistic
Requirements

Notes:
1. Activities shown may not always be present
2. Records shown may be in various media and in various storage locations Source: PPAP 4th Edition Manual
PPAP REQUIREMENTS

 Tidak semua persyaratan 18 rekaman PPAP dapat diaplikasikan pada semua


perusahaan, contohnya beberapa produk tidak punya persyaratan appearance

 Untuk itu selalu kembali kepada design records, engineering specifications dan
Customer Representative
06 SIGNIFICANT PRODUCTION
RUN
Untuk Produksi Part
Tooling aktual
300 pcs Kecuali
Line produksi Alat Ukur aktual berurutan dari ditentukan lain
sebenarnya Proses aktual produksi 1 s.d. 8
oleh customer
Operator aktual jam pertama

Part yang berasal dari Unique production process (seperti multiple cavity, duplikat assembly
line) harus diukur Semua dan part yang mewakili ditest.

Untuk Bulk Material


Untuk bulk material tidak ada specifik jumlah yang dibutuhkan untuk approval. Jika sample
diminta , sample tersebut harus diambil dari kondisi real produksi.
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
1. Design Records
OLEH PPAP
Perusahaan harus memiliki semua design records produk yang dijual termasuk untuk komponen dan detail
dari produk [Link] design record ada dalam format electronic, misalnya CAD/CAM math data,
perusahaan harus membuat hard copynya untuk mengidentifikasi pengukuran yang diambil. Termasuk:
- Komposisi material (SoC)
- Penandaan part polimer
2. Semua persetujuan perubahan engineering
Perusahaan harus mempunyai semua persetujuan perubahan engineering yang tidak ada dalam design
record tetapi diterapkan terhadap produk, part atau tooling.
3. Engineering Approval, bila diminta
Apabila disebutkan dalam dokumen design, perusahaan harus mempunyai bukti approval dari engineering
customer
4. Design Failure Mode and Effect Analysis (DFMEA), jika perusahaan bertanggung jawab terhadap design,
Perusahaan harus mempunyai Design FMEA. Untuk bulk material design matrix (appendix F) harus disiapkan
sebelum pembuatan Design FMEA
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
5. Process flow diagram OLEH PPAP
Perusahaan harus memiliki process flow diagram yang dapat dengan jelas menjelaskan langkah dan urutan proses produksi
yang dapat memenuhi kebutuhan customer. Untuk Bulk material penjabaran dari proses flow dapat menggantikan proses
flow diagram.
6. Process Failure Mode and Effect Analysis (PFMEA)
Perusahaan harus mempunyai Process FMEA
7. Control Plan
Perusahaan harus mempunyai control plan yang sesuai dengan customer-specific
requirement
8. Measurement system analysis (MSA)
Perusahaan harus menerapkan MSA (referensi ke MSA Manual)
9. Hasil pengukuran Dimensi
• Perusahaan harus dapat membuktikan bahwa pengecekan dimensi yang tertera pada design record dan control plan
sudah dapat dipenuhi.
• Perusahaan harus memiliki hasil pengecekan dimensi untuk setiap unique produksi (semua cavity, mold dst)
• Pada dokumen hasil pengecekan , Supplier harus mengidentifikasikan tanggal dokumen design, level revisi, dan otorisasi
perubahan engineering lain yang tidak tercantum dalam dokumen design
• Perusahaan harus mengindentifikasi salah satu part yang diukur sebagai master sample
CONTOH DIMENSIONAL TEST RESULT (C)
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
OLEH PPAP
10. Dokumen hasil test material / performance test
10.1. Hasil Pengecekan material
Perusahaan harus melakukan test untuk semua part atau material produksi bilamana chemical,
physical, atau persyaratan metalurgi disebutkan dalam dokumen design atau control plan
Dokumen pengetesan harus berisi informasi mengenai :
• Design Record Change level
• menyebutkan otorisasi perubahan engineering yang belum ada pada dokumen design.
• jumlah yang ditest dan hasil dari pengetesan.
• Revisi perubahan design record part yang ditest, nomer, tanggal, dan tingkat perubahan
spesifikasi part
• anggal dilakukannya test
• Jumlah yang di-test
• Hasil test
• Nama dan nomer subkontraktor, dan bila diminta oleh customer nomer code dari perusahaan
tersebut
• Jika diwajibkan oleh customer untuk mengikuti spesifikasi khusus dari customer atau harus
membeli dari supplier yang ditunjuk customer, maka perusahaan wajib mengikutinya
CONTOH MATERIAL PERFORMANCE TEST
RESULT (D)
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
OLEH PPAP
10.2. Hasil pengecekan performance
Perusahaan harus melakukan semua test performance apabila disebutkan dalam dokumen
design atau control plan.
Report harus mengidentifikasikan:
• Design record change level
• Perubahan engineering dokumen yang belum dicantumkan dalam design record
• Perubahan design record part yang ditest, nomer, tanggal, dan tingkat perubahan spesifikasi
part
• Tanggal dilakukannya test
• Jumlah yang di-test
• Hasil Test
CONTOH PERFORMANCE TEST RESULT (E)
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
11. Initial Process studies OLEH PPAP
11.1. Umum
Untuk semua special characteristic, tingkat kemampuan awal dari proses harus ditentukan dan dapat diterima
sebelum pengiriman
Perusahaan harus melaksanakan MSA untuk mengetahui bagaimana error dalam sistem pengukuran
mempengaruhi hasil pengukuran.
Catatan :
• Jika tidak ada identifikasi special characteristic dari customer, maka customer berhak meminta initial process
capabilities pada karakteristik yang lain
• Initial proses study fokus pada variable bukan attribute untuk mengetahui kemampuan proses dalam
memproduksi part
• Indeks Cpk dan Ppk akan dijelaskan di bawah. Metoda lain boleh digunakan dengan persetujuan dari customer
representative
• Initial proses study adalah studi jangka pendek yang belum mempertimbangkan efek dari waktu dan variasi
manusia, material, metode, mesin, sistem pengukuran, dan lingkungan
• Untuk characteristic yang bisa dipelajari menggunakan X-bar dan R chart, studi jangka pendek harus berdasarkan
minimum 25 subgroup dari 100 part yang berurutan yang diambil dari significant production run
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
OLEH PPAP
11.2. Index quality
Studi proses awal harus disimpulkan dengan capability atau performances index, bila
memungkinkan
catatan :
• Gunakan panduan di Statistical Process Control manual. Hubungi customer representative
untuk penggunaan metode yang tepat
• Studi jangka pendek
Tujuan dari studi jangka pendek adalah untuk mengerti proses variasi, tidak hanya sekadar
mencapai nilai index yang spesifik. Bila historical data (data historis) tersediaatau tersedia
cukup data awal untuk membuat control chart (paling sedikit 100 individu sample), maka
 Cpk dapat dihitung apabila prosesnya stabi
 Untuk proses yang tidak stabil tetapi outputnya masuk dalam range spesifikasi, dan pola
yang dapat diprediksi, maka seharusnya menggunakan [Link] 100 data tidak tersedia,
maka hubungi customer representative untuk membuat rencana yang sesuai.
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
OLEH
11.3 & 4. Acceptance criteria untuk PPAP
studi awal
PROCESSES THAT
 APPEAR STABLE

Index value > 1.67 Proses pada saat ini memenuhi customer requirement. Setelah approval, mulai produksi
dan ikuti Control plan

1.33 < (index value) < 1.67


Proses pada saat ini dapat diterima, tetapi mungkin membutuhkan beberapaimprovement. Hubungi customer
representative dan review hasilnya. Apabila pada saat start produksi, proses belum
improve (membaik) maka diperlukan perubahan pada control plan
Index value < 1.33 Proses pada saat ini tidak memenuhi acceptance criteria. Hubungi customer
representative untuk mereview hasil studi.
Catatan: Cpk hanya dapat digunakan pada proses yang sudah stabil.
 APPEAR UNSTABLE
tergantung dari sumber ketidakstabilan, proses kemungkinan tidak memenuhi customer requirement. Special cause
harus diindentifikasi, dievaluasi dan apabila memungkinan dihilangkan. perusahaan harus memberitahu customer
representative untuk setiap proses yang tidak stabil dan harus menyiapkan corrective action sebelum penyerahan.
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
OLEH PPAP
11.5. Proses dengan satu sisi spesifikasi atau non-normal distribusi (distribusi yang tidak normal)
Perusahaan dengan customer representative harus menetapkan alternative acceptance criteria
11.6. Strategi apabila acceptance criteria tidak terpenuhi
Perusahaan harus menghubungi customer representative apabila proses tidak bisa diimprove.
Apabila acceptance criteria tidak dapat dicapai pada saat tanggal penyerahan, perusahaan harusmendapat approval
dari customer untuk rencana corrective action dan memodifikasi control plan biasanya menerapkan 100 % inspection,
sampai customer full approval dicapai.
12. Dokumentasi laboratorium yang qualified
Perusahaan harus mempunyai laboratory scope dan dokumentasi yang menunjukkan bahwa laboratory telah sesuai
dengan persyaratan IATF
13. Appearance approval report (AAR)
AAR harus dilengkapi untuk tiap part atau sekelompok part jika part mempunyai persyaratan appearance. AAR harus
dilengkapi dengan part yang representatif dan kemudian dikirim ke customer (dengan approval dari customer
representative). Lihat detil persyaratan customer di customer-specific requirement
14. Sample part produksi
Sample produk disediakan sesuai permintaan customer
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
15. Master sample OLEH PPAP
Perusahaan harus menyimpan master sample dengan periode yang sama seperti PPAP record atau hingga :
a. Master sample yang baru dibuat dan mendapat persetujuan dari pelanggan
b. Bilamana master sample dibutuhkan oleh design record, control plan atau inspection criteria, sebagai reference
atau standard yang akan digunakan. Master sample harus menunjukkan approval date pada sample. perusahaan
harus menyimpan master sample untuk setiap cavity kecuali ditentukan lain oleh customer.
apabila master sample besar, perusahaan dapat memodifikasi lama penyimpanan master sample berdasarkan
persetujuan tertulis dari customer representative.

16. Checking aid (alat bantu pengecekan)


Perusahaan harus men-sertifikasi / memeriksa semua checking aid sesuai dengan persyaratan dimensinya.
Semua perubahan engineering yang telah diterapkan pada checking aid harus didokumentasikan.
Semua checking aid harus dirawat/ dilakukan preventive mainetenance MSA harus dilakukan terhadap checking aid
Catatan:
Yang termasuk dalam checking aid adalah fixtures, variable gages, attribute gages, model, templates, mylars, yang
sepesifik terhadap produk yang dikirim. Pada umumnya tidak berlaku untuk bulk material
07 18 ELEMEN YANG DIBUTUHKAN
17.
OLEH PPAP
Persyaratan spesifik dari customer
Perusahaan harus mempunyai record yang menyatakan bahwa semua persyaratan customer yang spesifik telah
terpenuhi.
Untuk bulk material semua Persyaratan customer yang spesifik harus didokumentasikan pada bulk material
requirement checklist.
18. Part Submission Warant (PSW)
PSW harus dilengkapi untuk tiap part number kecuali ditentukan lain oleh customer representative.
Jika part diproduksi dari beberapa cavity/mold, maka hasil pengukuran dimensi harus jelas dari tiap cavity/mold
18.1 Part Weight (Mass)
Berat part yang dikirimkan bersama PSW harus dinyatakan dalam satuan kilogram dengan empat angka di belakang
koma (0,0000) kecuali ditentukan lain oleh customer.
Berat part termaksud tidak termasuk:
 shippng protectors
 assembly aides
 material packaging
Berat part dihitung dari rata-rata 10 (sepuluh) part yang random dan mewakili tiap cavity/ mold kecuali ditentukan
lain oleh customer.
08 STATUS PPAP

1. Full approve
Menandakan bahwa semua persyaratan customer telah terpenuhi dan perusahaan
diijinkan untuk mengirim produk
2. Interim Approval (approval sementara)
Perusahaan diijinkan untuk mengirim produk dengan limit tertentu (waktu atau quantity)
Interim approval hanya akan diberikan apabila perusahaan :
• Telah mendifinisikan dengan jelas penyebab nonconformity, yang menyebabkan
tidak diperolehnya full approval
• Telah mempunyai program yang disetujui oleh customer. Penyerahan ulang untuk memperoleh “full approval”
diwajibkan.
Material yang diapprove berdasarkan interim approval akan direject apabila masa berlakunya interim telah habis,
kecuali interim approval tersebut diperpanjang.
Untuk bulk material, perusahaan harus menggunakan “Bulk material interim approval form “(lihat PPAP
apendix F)
3. Rejected
09 PPAP LEVEL

 Customer yang menentukan level PPAP perusahaan

 Perusahaan harus menggunakan PPAP level 3 sebagai default level kecuali diatur lain oleh
customer representative. Supplier bulk material harus menggunakan level 1 sebagai default
level.

 Pada prinsipnya baik level 1 sampai level 5 mempunyai persyaratan yang sama, bahwa
perusahaan harus menerapkan 18 elemen PPAP (sesuai kebutuhan), yang membedakan
hanyalah masalah dokumen dikirim atau disimpan. Lihat tabel PPAP level.
SUBMISSION LEVEL

Level 1 Hanya warranty (dan untuk appearance item yang ditentukan customer,
AAR) di-submit ke customer

Level 2 Warranty dengan sample produk dan beberapa dokumen pendukung


terbatas yang di-submit ke customer

Level 3 Warranty dengan sample produk dan dokumen pendukung lengkap di-
submit ke customer

Level 4 Warranty dan persyaratan lain yang ditentukan customer

Level 5 Warranty dengan sample produk dan dokumen pendukung lengkap yang
di-review di lokasi perusahaan (tidak perlu submit ke customer)
SECTION 3.1: CUSTOMER NOTOFICATION
Table 3.1
Examples of Changes Requiring Notifications Clarifications
1. Penggunaan konstruksi atau material selain dari part atau Misal, konstruksi lain sesuai dokumen deviasi (ijin) atau termasuk dalam catatan
produk yang telah disetujui customer design record dan tidak diakomodasi dalam perubahan engineering sebagaimana
disebut dalam tabel 3.2 no. 3

2. Produksi dari tools baru atau modifikasi (kecuali perishable Persyaratan ini hanya untuk tools, yang karena bentuk dan fungsinya yang
tools), dies, molds pattern, dll, termasuk tooling tambahan atau khusus, dapat diharapkan untuk mempengaruhi final product. Tidak
pengganti dimaksudkan untuk menjelaskan tools standar (baru atau hasil repair), seperti
alat ukur standar, drivers (manual atau power), dll

3. Produksi menggunakan tooling atau peralatan yang telah di- Upgrade adalah rekonstruksi dan/atau modifikasi tool atau mesin atau dengan
upgrade atau rearrangements tujuan untuk meningkatkan kapasitas, kinerja, atau mengubah fungsi. Ini bukan
normal maintenance, perbaikan atau penggantian part, dll, yang tidak mengubah
kinerja dan aktifitas setelah repair telah dilaksanakan.
Rearrangements aktifitas yang mengubah urutan alur produk/proses yang telah
didokumentasikan dalam process flow diagram (termasuk penambahan proses
baru). Penyesuaian minor peralatan/perlengkapan produksi mungkin dibutuhkan
untuk memenuhi persyaratan keselamatan seperti instalasi protective covers,
eliminasi risiko potensial, dll

4. Produksi dari tooling dan perlengkapan yang dipindahkan ke Tooling dan perlengkapan produksi yang dipindahkan antar bangunanatau
plant site lain atau dari plant site tambahan fasilitas dalam satu site atau lebih
5. Perubahan supplier part, material non-equivalent atau jasa Perusahaan bertanggung jawab atas approval supplier baru tersebut
(seperti heat-treating, plating)
SECTION 3.1: CUSTOMER NOTOFICATION

Examples of Changes Requiring Notifications Clarifications


6. Produk diproduksi setelah tooling tidak aktif untuk produksi Dalam kasus ini, harus ada notifikasi/pemberitahuan bahwa part
selama 12 bulan atau lebih tidak mengalami perubahan apa pun dalam PO yang masih aktif
dan tooling yang ada sudah tidak aktif untuk produksi selama 12
bulan atau lebih. Pengecualian hanya dibolehkan ketika volume
cukup kecil, seperti jasa atau kendaraan khusus. Baaimanapun
customer dapat menentukan persyaratan PPAP khusus untuk
part servis

7. Perubahan produk dan proses terkait dengan komponen Perubahan apapun, termasuk perubahan di supplier dan internal
produk yang dimanufaktur internal atau oleh supplier perusahaan, yang mempengaruhi persyaratan customer, seperti
fit, bentuk, fungsi, performa, durability

8. Perubahan dalam metode inspeksi/ pengujian - teknik baru Untuk perubahan metode pengujian, perusahaan harus dapat
(yang tidak berefek pada kriteria keberterimaan) membuktikan bahwa metode baru mempunyai kemampuan
pengukuran yang ekuivalen dengan metode lama

Tambahan untuk bulk materials: Perubahan ini biasanyamempunyai efek pada performa produk
9. Sumber baru bahan mentah dari supplier lama atau baru
10. Perubahan pada atribut appearance produk
SECTION 3.2: SUBMISSION
Table 3.2
TO CUSTOMER
Requirements Clarifications
1. Part atau produk baru (misalnya specific part, material, atau Submission dibutuhkan untuk setiap produks baru (initial release)
warna yang belum pernah di-supply sebelumnya ke customer)) atau produk yang sebelumnya telah di-approve mempunyai
nomor part baru atau revisi (misalnya suffix). Part atau material
baru yang ditambahkan pada kelompok part dapat menggunakan
dokumentasi PPAP yang sesuai dari part yang sudah di-approve
sebelumnya dalam kelompok produk yang sama

2. Perbaikan discrepancy pada part yang sudah di-supply Submission dibutuhkan untuk memperbaiki discrepancy pada
part yang perbah di-supply
“Discrepancy” dapat berupa:
* performa produk vs persyaratan customer
* masalah dimensi atau kemampuan proses
* masalah supplier
* persetujuan atas part yang di-approve sementara
* pengujian, termasuk material, performa, atau masalah
validasi engineering

3. Perubahan engineering pada design records, spesifikasi, atau Submission dibutuhkan untuk setiap perubahan engineering
material produksi pada produksi, design records atau material
Tambahan untuk bulk material:
4. Teknologi baru yang belum pernah digunakan untuk produk
tersebut
KETIKA ACCEPTANCE CRITERIA TIDAK
TERCAPAI
Kirimkan corrective Pengurangan variasi
action plan ke proses terus berlanjut
customer sampai customer approval

01 02 03 04 05

Hubungi Kirimkan modifikasi


Customer control plan ke customer
Representative (sesuai kebutuhan)
10 FOKUS INTERNAL AUDIT
TERKAIT PPAP
01 Proses Penjualan (Contract Review)

02 Proses Perencanaan Mutu (APQP)


 Pengembangan FMEA
 Aktifitas MSA
 Aktifitas SPC untuk validasi produk dan proses

03 Proses Pengendalian Perubahan Produk/Proses


(Engineering Change)

04 Proses Pengendalian Dokumen (updating)

05 Proses Pengendalian Rekaman (updating)


COMMON PROBLEMS SELAMA AUDIT TERKAIT
PPAP

Dokumen tidak pada Tidak ada corrective action


status terkini plan ketika terjadi out spec

Hasil studi MSA yang tidak Ketika Cpk/Ppk tidak mencapai


mencapai persyaratan tidak acceptance criteria, tidak ada
disertai dengan action plan action plan perbaikan
11 REMINDERS

PPAP dimulai ketika Nilai PPAP akan menjadi maksimal


penawaran/quotation disetujui 01 02 ketika semua persyaratan built-in
oleh customer dalam proses bisnis perusahaan

Jangan hanya fokus pada


Tentukan proses yang terkait
performa saat audit, tapi fokuslah
dengan PPAP serta penanggung 03 04
pada eksekusi tiap persyaratan
jawabnya
PPAP dalam tiap proses terkait
TERIMA KASIH

POST TEST
Evaluasi Training APQP & PPAP

Anda mungkin juga menyukai