MICROPROGR
AMMED
NAMA CONTROL
: MUHAMMAD RIVEL
ZEBERTAVIO
NIM : C.411.22.0014
LATAR
BELAKANG
Perkembangan teknologi komputer yang pesat mendorong kemajuan
dalam bidang arsitektur dan organisasi komputer. Salah satu
komponen penting dalam sistem komputer adalah Control Unit (CU)
yang berfungsi mengatur dan mengendalikan seluruh operasi prosesor
melalui sinyal kendali. Dalam perancangannya, unit kontrol terbagi
menjadi dua pendekatan utama, yaitu Hardwired Control dan
Microprogrammed Control. Hardwired Control memiliki kecepatan
tinggi namun sulit dimodifikasi, sedangkan Microprogrammed Control
menawarkan fleksibilitas karena menggunakan microinstruction yang
tersimpan dalam control memory. Konsep microprogramming yang
diperkenalkan oleh Maurice Wilkes menjadi solusi atas kompleksitas
desain unit kontrol, khususnya pada sistem dengan instruksi yang
kompleks. Oleh karena itu, pemahaman mengenai Microprogrammed
APA ITU
Control Unit (CU) merupakan bagian dari CPU yang
CONTROL
berfungsi untuk UNIT
mengarahkan dan mengontrol operasi
semua unit lain dalam komputer berdasarkan instruksi yang
diterima dari memori utama.
Secara umum, Control Unit bertanggung jawab atas tiga
tahap utama dalam siklus instruksi, yaitu:
01
Fetch (Pengambilan Instruksi)
02 Decode (Penerjemah
Instruksi)
03 Execute (Pelaksanaan
Instruksi)
JENIS JENIS
CONTROL UNIT
ADA 2 JENIS UTAMA
CONTROL UNIT
01
HARDWIRED CONTROL UNIT 02 Decode (Penerjemah
Instruksi)
Unit kontrol jenis ini Unit kontrol jenis ini
dibangun menggunakan dibangun menggunakan
rangkaian logika kombinasi rangkaian logika kombinasi
seperti decoder, counter, seperti decoder, counter,
dan flip-flop. Setiap sinyal dan flip-flop. Setiap sinyal
kontrol dihasilkan secara kontrol dihasilkan secara
langsung oleh rangkaian langsung oleh rangkaian
tersebut. tersebut.
MICROPROGRAMMED
Microprogrammed Control Unit (MCU) adalah unit kontrol yang menghasilkan
CONTROL UNIT
sinyal kontrol berdasarkan sekumpulan instruksi mikro (microinstruction) yang
tersimpan dalam control memory. Setiap microinstruction berisi informasi
tentang operasi apa yang harus dijalankan CPU pada satu siklus clock tertentu.
Beberapa komponen penting dalam microprogrammed control antara lain:
1. Control Memory (CM) – Menyimpan microinstruction.
2. Control Address Register (CAR) – Menentukan alamat microinstruction yang
akan diambil dari memori kontrol.
3. Control Data Register (CDR) – Menyimpan microinstruction yang sedang
dijalankan.
4. Sequencer – Menentukan urutan eksekusi microinstruction berikutnya.
5. Control Signal Generator – Mengubah isi microinstruction menjadi sinyal
kontrol aktual untuk CPU.
Keunggulan
•Microprogrammed
Fleksibel, mudah Control
dimodifikasi tanpa
mengubah perangkat keras.
• Memungkinkan kompatibilitas antar model
komputer dengan set instruksi berbeda.
• Sederhana dalam perancangan dan
pemeliharaan.
• Cocok untuk sistem dengan instruksi
kompleks seperti arsitektur CISC.
Kelemahan
Microprogrammed Control
• Kecepatan eksekusi lebih rendah
dibandingkan hardwired control karena
adanya tahapan pengambilan
microinstruction.
• Membutuhkan ruang memori tambahan
untuk menyimpan microprogram.
• Pengujian dan debugging microprogram
dapat menjadi kompleks pada sistem besar.
Prinsip Kerja
[Link] Microinstruction - MCU mengambil microinstruction dari control memory
MCU
berdasarkan alamat yang tersimpan di Control Address Register (CAR).
[Link] Microinstruction - Microinstruction yang diambil disimpan di Control
Data Register (CDR), kemudian diterjemahkan menjadi sinyal kontrol untuk
bagian-bagian CPU seperti ALU, register, dan bus data.
[Link] Microinstruction - Sinyal kontrol yang dihasilkan digunakan untuk
melakukan operasi tertentu, seperti perpindahan data antar register atau
eksekusi perintah logika.
[Link] - Setelah satu microinstruction selesai dijalankan, sequencer
menentukan alamat microinstruction berikutnya. Alamat ini bisa berurutan
(sequential) atau berdasarkan kondisi tertentu (conditional branching).
Jenis Aliran
Mikroinstruksi
[Link] Microinstruction Flow - Setiap microinstruction
dieksekusi secara berurutan berdasarkan alamat memori
kontrol. Cocok untuk operasi sederhana yang tidak
memerlukan percabangan.
[Link] Microinstruction Flow - Aliran microinstruction dapat
melompat ke alamat tertentu berdasarkan kondisi tertentu,
seperti flag atau hasil operasi logika. Digunakan untuk
operasi kompleks yang membutuhkan pengendalian
percabangan.
Implementasi Microprogrammed Control
[Link] System/360pada
- Salah Sistem Nyata
satu komputer komersial pertama yang
menerapkan konsep microprogramming untuk mendukung
kompatibilitas antar model.
[Link] 8086 dan Keluarga x86 - Menggunakan microcode untuk
menerjemahkan instruksi kompleks menjadi operasi internal sederhana
yang dijalankan oleh perangkat keras.
[Link] Equipment Corporation (DEC) PDP Series - Mengimplementasikan
microprogramming untuk efisiensi eksekusi instruksi pada sistem mini
komputer.
[Link] Update pada Prosesor Modern - Beberapa prosesor masa kini
menggunakan microcode update untuk memperbaiki bug atau
Implementasi Microprogrammed Control
[Link] System/360pada
- Salah Sistem Nyata
satu komputer komersial pertama yang
menerapkan konsep microprogramming untuk mendukung
kompatibilitas antar model.
[Link] 8086 dan Keluarga x86 - Menggunakan microcode untuk
menerjemahkan instruksi kompleks menjadi operasi internal sederhana
yang dijalankan oleh perangkat keras.
[Link] Equipment Corporation (DEC) PDP Series - Mengimplementasikan
microprogramming untuk efisiensi eksekusi instruksi pada sistem mini
komputer.
[Link] Update pada Prosesor Modern - Beberapa prosesor masa kini
menggunakan microcode update untuk memperbaiki bug atau
Kesimpu
lan
• Microprogrammed Control penting
dalam desain CPU
• Menawarkan fleksibilitas tinggi
• Masih relevan pada prosesor modern
SEKIAN
TERIMA KASIH