(Dynamic Programming)
Kompleksitas Algoritma
Program Studi Teknik Informatika
Program Dinamis
• Program Dinamis (dynamic programming):
- metode pemecahan masalah dengan cara menguraikan
solusi menjadi sekumpulan tahapan (stage)
- sedemikian sehingga solusi dari persoalan dapat
dipandang dari serangkaian keputusan yang saling
berkaitan.
• Istilah “program dinamis” muncul karena perhitungan
solusi menggunakan tabel-tabel.
Karakteristik penyelesaian persoalan dengan
Program Dinamis:
[Link] sejumlah berhingga pilihan yang mungkin,
[Link] pada setiap tahap dibangun dari hasil solusi
tahap sebelumnya,
[Link] menggunakan persyaratan optimasi dan
kendala untuk membatasi sejumlah pilihan yang
harus dipertimbangkan pada suatu tahap.
• Perbedaan Algoritma Greedy dengan
Program Dinamis:
Greedy: hanya satu rangkaian keputusan yang
dihasilkan
Program dinamis: lebih dari satu rangkaian
keputusan yang dipertimbangkan.
Tinjau graf di bawah ini. Kita ingin menemukan
lintasan terpendek dari 1 ke 10.
7
2 5
1
2 4 3 4
6 8 3
6
4
1 3 2 6 3 10
3 9 4
4
3 1
4
3
4 7
5
Greedy: 1 – 2 – 6 – 9 – 10 dengan cost = 2 + 4 + 3 + 4 = 13
Program Dinamis: akan dijelaskan kemudian
Prinsip Optimalitas
• Pada program dinamis, rangkaian keputusan yang
optimal dibuat dengan menggunakan Prinsip
Optimalitas.
• Prinsip Optimalitas: jika solusi total optimal,
maka bagian solusi sampai tahap ke-k juga
optimal.
• Prinsip optimalitas berarti bahwa jika kita bekerja
dari tahap k ke tahap k + 1, kita dapat menggunakan
hasil optimal dari tahap k tanpa harus kembali ke
tahap awal.
• ongkos pada tahap k +1 = (ongkos yang dihasilkan
pada tahap k ) + (ongkos dari tahap k ke tahap k + 1)
… ck , k 1 …
1 2 … k k +1 … n
Karakteristik Persoalan
Program Dinamis
1. Persoalan dapat dibagi menjadi beberapa tahap
(stage), yang pada setiap tahap hanya diambil
satu keputusan.
2. Masing-masing tahap terdiri dari sejumlah status
(state) yang berhubungan dengan tahap tersebut.
Secara umum, status merupakan bermacam
kemungkinan masukan yang ada pada tahap
tersebut.
Graf multitahap (multistage graph). Tiap simpul di
dalam graf tersebut menyatakan status, sedangkan
V1, V2, … menyatakan tahap.
V1 V2 V3 V4 V5
9
6
7 10 12
1
4
8
11
5
3. Hasil dari keputusan yang diambil pada setiap tahap
ditransformasikan dari status yang bersangkutan ke
status berikutnya pada tahap berikutnya.
4. Ongkos (cost) pada suatu tahap meningkat secara
teratur (steadily) dengan bertambahnya jumlah
tahapan.
5. Ongkos pada suatu tahap bergantung pada ongkos
tahap-tahap yang sudah berjalan dan ongkos pada
tahap tersebut.
6. Keputusan terbaik pada suatu tahap bersifat
independen terhadap keputusan yang dilakukan
pada tahap sebelumnya.
7. Adanya hubungan rekursif yang
mengidentifikasikan keputusan terbaik untuk setiap
status pada tahap k memberikan keputusan terbaik
untuk setiap status pada tahap k + 1.
8. Prinsip optimalitas berlaku pada persoalan tersebut.
Dua pendekatan PD
• Dua pendekatan yang digunakan dalam PD:
1. PD maju (forward atau up-down)
2. PD mundur (backward atau bottom-up).
Misalkan x1, x2, …, xn menyatakan peubah (variable)
keputusan yang harus dibuat masing-masing untuk
tahap 1, 2, …, n. Maka,
[Link] dinamis maju. Program dinamis bergerak
mulai dari tahap 1, terus maju ke tahap 2, 3, dan
seterusnya sampai tahap n. Runtunan peubah keputusan
adalah x1, x2, …, xn.
[Link] dinamis mundur. Program dinamis bergerak
mulai dari tahap n, terus mundur ke tahap n – 1, n – 2,
dan seterusnya sampai tahap 1. Runtunan peubah
keputusan adalah xn, xn-1, …, x1.
14
Prinsip optimalitas pada PD maju:
ongkos pada tahap k +1 = (ongkos yang
dihasilkan pada tahap k ) + (ongkos dari tahap k
ke tahap k + 1)
k = 1, 2, …, n – 1
Prinsip optimalitas pada PD mundur:
ongkos pada tahap k = (ongkos yang dihasilkan
pada tahap k + 1) + (ongkos dari tahap k + 1 ke
tahap k )
k = n, n – 1, …, 1
Langkah-langkah Pengembangan
Algoritma Program Dinamis
1. Karakteristikkan struktur solusi optimal.
2. Definisikan secara rekursif nilai solusi
optimal.
3. Hitung nilai solusi optimal secara maju
atau mundur.
4. Konstruksi solusi optimal.
Lintasan Terpendek
(Shortest Path)
• Tentukan lintasan terpendek dari simpul 1 ke
simpul 10:
7
2 5
1
2 4 3 4
6 8 3
6
4
1 3 2 6 3 10
3 9 4
4
3 1
4
3
4 7
5
Penyelesaian dengan Program Dinamis
Mundur
• Misalkan x1, x2, …, x4 adalah simpul-
simpul yang dikunjungi pada tahap k (k = 1,
2, 3, 4).
• Maka rute yang dilalui adalah
x1x2x3x4 10 ,
yang dalam hal ini x1 = 1.
Pada persoalan ini,
• Tahap (k) adalah proses memilih simpul
tujuan berikutnya (ada 4 tahap).
• Status (s) yang berhubungan dengan
masing-masing tahap adalah simpul-simpul
di dalam graf.
Relasi rekurens berikut menyatakan lintasan terpendek
dari status s ke x4 pada tahap k:
f1 ( s ) c x1s (basis)
f k ( s) min{c xk s f k 1 ( xk )} , (rekurens)
xk
k = 2, 3, 4
Keterangan:
a. xk : peubah keputusan pada tahap k (k = 2, 3, 4).
b. c : bobot (cost) sisi dari s ke xk
sxk
c. fk(s) : nilai minimum dari fk(xk, s)
d. fk(xk, s) : total bobot lintasan dari ke xk ke s
Tujuan program dinamis maju: mendapatkan f4(10)
dengan cara mencari f1(s), f2(s), f3(s) terlebih dahulu.
Solusi optimum dapat dibaca pada tabel di bawah ini:
x4 x3 x2 x1 Panjang Lintasan Terpendek
8 5 3 1 11
4
10
9 6 4 1 11
Jadi ada tiga lintasan terpendek dari 1 ke 10, yaitu
1 3 5 8 10
1 4 5 8 10
1 4 6 9 10
yang mana panjang ketiga lintasan tersebut sama, yaitu 11.