Prinsip Etika Perencanaan & Land
Use
– Materi Pelatihan
– Perencanaan Wilayah & Kota
– Etika Perencana dan Pemanfaatan Ruang
Pengantar
– Etika perencanaan penting untuk memastikan
pembangunan berpihak pada publik
– Land use (pemanfaatan ruang) harus sesuai RTRW
dan prinsip keberlanjutan
Prinsip Etika Perencanaan –
Kepentingan Publik
– Mengutamakan manfaat bagi masyarakat luas
– Menghindari ketimpangan dan konflik kepentingan
Transparansi & Akuntabilitas
– Data dan keputusan harus terbuka
– Perencana bertanggung jawab atas setiap
rekomendasi
Keadilan Sosial & Inklusivitas
– Memperhatikan kelompok rentan
– Menjamin akses yang setara terhadap ruang
Partisipasi Masyarakat
– Melibatkan masyarakat dalam perencanaan
– Menghargai aspirasi lokal dan kearifan budaya
Integritas Profesional
– Tidak memanipulasi data
– Mengutamakan objektivitas dan standar profesi
Etika Land Use – Pemanfaatan
Sesuai Daya Dukung
– Tidak memaksakan pembangunan pada area
rawan
– Berbasis analisis fisik lahan dan lingkungan
Kesesuaian dengan RTRW & RDTR
– Setiap pembangunan wajib mengikuti rencana
tata ruang
– Pelanggaraan merupakan pelanggaran hukum dan
etika
Perlindungan Kawasan Lindung
– Melindungi sempadan sungai, hutan, resapan air
– Membatasi konversi lahan yang merusak
lingkungan
Keserasian Antar Fungsi Ruang
– Menghindari konflik ruang (misal industri vs
permukiman)
– Menjaga kompatibilitas fungsi lahan
Aksesibilitas & Mobilitas
– Ruang harus mendukung mobilitas yang aman dan
nyaman
– Mendorong transportasi berkelanjutan
Keberlanjutan Jangka Panjang
– Mendorong green infrastructure
– Mengoptimalkan ruang untuk generasi mendatang
Ringkasan
– Perencanaan = melayani kepentingan publik
– Land Use = memanfaatkan ruang secara
berkelanjutan dan adil