Description
Transport Planning
Manfaat perencanaan
Demand Interaksi
INPUT PROCESS OUTPUT
Supply Demand - Supply Tanggapan sistem
OUTCOME IMPACT
Sistem Transportasi
Sejarah Economy and society Teknologi
Area
Transportasi
Moda transportasi dan karakteristik teknologi
(secara fisik maupun ekonomi)
Sosial
Fisik
Pemerintahan
Ekonomi
Karakteristik Dasar
Pergerakan Dalam Kota
Mengapa orang
melakukan perjalanan Kapan orang
melakukan perjalanan
Pergerakan
non-spasial
Jenis angkutan apa yang
mereka pergunakan
KONSEP
DASAR
Pola tata guna lahan
Pergerakan Pola perjalanan
orang
spasial
Pola perjalanan
barang
Karakteristik pergerakan non-spasial
Mengapa orang
melakukan perjalanan
Ekonomi Rekreasi dan hiburan
Sosial Klasifikasi maksud Kebudayaan
perjalanan
Pendidikan Pulang ke rumah
Karakteristik lalu
lintas harian
Kapan orang melakukan perjalanan Karakteristik pergerakan non-spasial
Bekerja
Sekolah
Sosial
Karakteristik pergerakan non-spasial
Jenis angkutan yang
digunakan Contoh Maksud perjalanan:
Modal Split Pendidikan
40% Jalan kaki
30% Angkot 10% dari jumlah
10% Sepeda motor total perjalanan
20% Mobil (diantar)
Hubungan antara jenis
moda dan jarak perjalanan
Karakteristik pergerakan spasial
TRANSIT
ORIENTED
DEVELOPMENT
COMPACT CITY
CBD
TRANSIT
HARGA TANAH
ORIENTED
DEVELOPMENT MAKIN TINGGI
SEMUA PERTUMBUHAN
ADALAH TIDAK SEIMBANG
Area
1 Pembangunan kawasan industri
Jaringan jalan
2
ANALISIS
BANGKITAN PERJALANAN
Berapakah jumlah perjalanan? Ap
ak
ah
sat
ua
nn
ya
?
TRIP
GENERATOR
(Pembangkit Perjalanan)
TRIP PRODUCTION
(Produksi Perjalanan)
TRIP ATTRACTION
(Tarikan Perjalanan)
Apa saja faktor yang mempengaruhinya?
Bagaimana hubungan antar faktor tersebut?
TRIP GENERATION
(Bangkitan Perjalanan)
Variabel yang saling bergantungan
Tata guna lahan
Membuat Tiga faktor
Fungsi Sosio ekonomi
perjalanan dasar
Karakteristik
sistem angkutan
Pengaruh berubah menurut
Perlu diuji mana
lokasi geografi dan waktu
yang menentukan
Perubahan variabel bebas
mempengaruhi nilai variabel
tidak bebas
Home-based trip
Ukuran keluarga
Kantor
Pemilikan kendaraan
Pendapatan keluarga
RUMAH
Mall Meeting
Location
TRIP RATE
ANALISIS
BANGKITAN KORELASI & REGRESI
PERJALANAN
ANALISIS KATEGORI
Model dasar perencanaan transportasi
N
N A LAHA JARING
U A
A TATA G N & HIR
A R KHI J
PET ALAN
BANGKITAN PERJALANAN (TRIP GENERATION)
Berapa banyak perjalanan di daerah penelitian (sekarang dan
MENCARI
di masa mendatang)?
ORT
A TR A N S P
& MENETA
DISTRIBUSI PERJALANAN (TRIP DISTRIBUTION)
Dari mana perjalanan ini timbul dan menuju ke mana?
KAN ZON
PKAN PER
PEMILIHAN MODA (MODAL SPLIT)
MEN EN T U
M
Jenis kendaraan apa yang akan digunakan?
INTAAN A
PEMBEBANAN PERJALANAN (TRIP ASSIGNMENT)
NGKUTAN
Perjalanan dilakukan melalui rute-rute mana saja
N
U MU M PERMINTAA
KARAKTERISTIK
Sumber: Tamin, 2000
Sumber: Tamin, 2000
Sumber: Tamin, 2000
Sumber: Tamin, 2000
TRIP RATE
ANALISIS
BANGKITAN KORELASI & REGRESI
PERJALANAN
ANALISIS KATEGORI
Trip Rate
TRIP
GENERATOR
(Pembangkit Perjalanan)
TRIP PRODUCTION
(Produksi Perjalanan)
TRIP ATTRACTION
(Tarikan Perjalanan)
TRIP GENERATION
(Bangkitan Perjalanan)
EKSTERNAL – EKSTERNAL
6 EKSTERNAL – INTERNAL
INTERNAL - INTERNAL 2
7
1 2
10
1 3 3
9 5
6
4
8
7
5
4
11
8
Permenhub Nomor 75 Tahun 2015
tentang Penyelenggaraan Andalalin
Pasal 9 ayat 2 huruf c:
Dokumen hasil Analisis Dampak Lalu Lintas paling sedikit
memuat:
a. ...
b. ...
c. Analisis Bangkitan/Tarikan Lalu Lintas dan Angkutan
Jalan akibat pembangunan berdasarkan kaidah teknis
transportasi dengan menggunakan faktor trip rate yang
ditetapkan secara nasional
JENIS RENCANA PEMBANGUNAN PEUBAH BEBAS
Pusat perbelanjaan/retail Luas lantai bangunan (m2)
Perkantoran
Industri dan pergudangan
Bank
Pencucian mobil
Bengkel kendaraan bermotor
Gedung pertemuan
Sekolah/universitas Siswa
Lembaga kursus
Rumah sakit Tempat tidur
Klinik bersama Ruang praktek dokter
SPBU Dispenser
Hotel Kamar
Asrama
Restauran Tempat duduk
Fasilitas olah raga (indoor atau outdoor) Kapasitas penonton (orang)
Luas (m2)
Permukiman Unit
Ruko Luas lantai keseluruhan (m2)
Australia
Analisis Kategori
DASAR
ATRIBUT RUMAH
TANGGA PERGERAKAN
Sumber: Tamin, 2000
DISTRIBUSI PERJALANAN
EKSTERNAL – EKSTERNAL
6 EKSTERNAL – INTERNAL
INTERNAL - INTERNAL 2
7
1 2
10
1 3 3
9 5
6
4
8
7
5
4
11
8
Matriks Asal Tujuan Perjalanan
1 2 3 4 5 6 7 8 Total Produksi Perjalanan
Total Tarikan Perjalanan
Tampilan grafis: Desired Line
Eksisting
an
Peramal
Eksisting
ra malan
g & Pe
n
Eksisti
PEMILIHAN MODA
Outline
1 Faktor yang dapat mempengaruhi pemilihan moda
2 Moda kendaraan pribadi dan kendaraan umum
3 Trip end model dan trip interchange model
4 Kajian sederhana
5 Regresi logistik
Faktor yang dapat mempengaruhi pemilihan moda
• Pemilikan kendaraan pribadi
Ciri pengguna • Pemilikan SIM
jalan • Struktur rumah tangga
• Pendapatan
• Tujuan pergerakan
Ciri pergerakan • Waktu terjadinya pergerakan
• Jarak perjalanan
• Waktu perjalanan
Ciri fasilitas moda • Biaya
transportasi • Ketersediaan ruang dan tarif
parkir
Ciri kota atau • Jarak dari pusat kota
zona • Kepadatan penduduk
Moda kendaraan pribadi dan kendaraan umum
Mengestimasi jumlah kendaraan
di masa datang yg berada di
MODAL Menentukan perjalanan2
yg menggunakan berbagai
jaringan jalan
SPLIT jenis moda angkutan Membuat analisis biaya
Angkutan umum & keuntungan (cost benefit analysis)
angkutan pribadi dari berbagai rencana alternatif
Penumpang angkutan umum
Captive transit rider Choice transit rider
Model pemilihan moda yg telah dikembangkan
TRIP END MODEL TRIP INTERCHANGE MODEL
TG MS TG Menggunakan informasi:
a. Pemilikan kendaraan
b. Tata guna lahan dan
kepadatan perumahan
c. Karakteristik sosial
TD ekonomi setiap zona
TD
Analisis regresi
MS
TA
TA
Kajian sederhana
Sampel 10% 200 rumah
tangga
75% perjalanan
Per rumah tangga
menggunakan
angkutan umum
Zona 1 terdiri 6 orang
Jumlah
Per rumah tangga per kendaraan 22
hari 10 perjalanan
Tingkat pemilikan kendaraan per 1.000 orang di zona 1:
Jumlah orang di zona 1 : 200 x 10 x 6 = 12.000 orang
Pemilikan kendaraan : 22 x 10 = 220 kendaraan
220 / 12 = 18 kendaraan per 1.000 penduduk
Jumlah perjalanan yg dilakukan dengan angkutan umum:
200 x 10 x 10 x 0,75 = 15.000
Dengan demikian, tingkat pemilikan kendaraan dari 18 per
seribu menghasilkan 15.000 perjalanan per hari dengan
menggunakan angkutan umum
Diteruskan untuk zona lainnya, lalu
dibuat scattered diagram dan dianalisis
garis kecenderungannya
Zona Pemilikan kendaraan Jumlah perjalanan per hari
per 1000 penduduk menggunakan angkutan umum
1 18 15000
2 25 12900
3 31 12100
4 22 13500
5 29 12600
6 51 8000
7 20 13900
8 19 14100
9 42 11700
16000
14000 f(x) = − 170.532608695652 x + 17514.097826087
R² = 0.906268578628171
12000
Perjalanan/hari dg angk. Umum
10000
8000
6000
4000
2000
0
15 20 25 30 35 40 45 50 55
Pemilikan kendaraan /1000 penduduk
Regresi logistik
KONSEP REGRESI LOGISTIK:
MELIHAT PENGARUH
VARIABEL INDEPENDENT
THD VARIABEL DEPENDENT
REGRESI LOGISTIK DEPENDENT VARIABEL (Y) ODDS RATIO
Kategorik Ordinal Probabilitas atau
(non metrik) (peringkat) kecenderungan
Dua kategori:
Ordinal logistic regression
Binary logistic regression
Lebih dari dua kategori:
Multinomial logistic regression
PEMBEBANAN
LALU LINTAS/PERJALANAN
(TRAFFIC/TRIP ASSIGNMENT)
20%
80%
70%
100%
1 2
10%
ALL OR NOTHING
Without capacity restraint
100%
1 2
ALL OR NOTHING
With capacity restraint
750 m
1500 smp/jam
1 500 m
2
1500 smp/jam
900 m
2500 smp/jam
LATIHAN SOAL
Matriks asal tujuan perjalanan
Satuan: perjalanan per hari
Jumlah penduduk tiap zona: Kepemilikan sepeda motor tiap zona:
1 = 1400; 2 = 2100; 3 = 1800; 4 = 1550; 5 = 1100 1 = 300; 2 = 600; 3 = 350; 4 = 200; 5 = 150
Kepemilikan mobil tiap zona: Tren peningkatan tahunan:
1 = 100; 2 = 200; 3 = 150; 4 = 70; 5 = 50 Penduduk = 2%; Kendaraan = 5%
LATIHAN SOAL
4
200 m
6
1000 m
900 m 1000 smp/jam/arah
400 m
500 m 400 m 400 m
3 9 1 7
600 m
5
20% 2600 smp/jam/arah
450 m
950 m
850 m
Volume lalu lintas jam puncak sebesar 10%
8 dari volume lalu lintas sehari
Komposisi lalu lintas:
200 m Spd mtr = 60%; Mobil = 20%; Angkot = 20%
Okupansi:
2 Spd mtr = 1,2; Mobil = 2
5 tahun lagi
seperti apa ya