Pemasaran
Produk
Hasil Perikanan
DEWI FEBRIANI HAMJAN,
Karakteristik Pemasaran
Hasil Perikanan
ciri-ciri pemasaran hasil perikanan
Sebagian besar hasil perikanan berupa bahan makanan
Permintaan konsumen akhir terhadap hasil perikanan relatif stabil sepanjang
tahun, namun pada sisi lain penawarannya sangat dipengaruhi oleh
beberapa faktor seperti iklim dan cuaca, stok sumber daya, jumlah kapal
yang beroperasi, jenis alat tangkap yang digunakan, kebijakan pemasaran
yang diterapkan pemerintah dan lainnya
ciri-ciri pemasaran hasil perikanan
Pedagang pengumpul umumnya memberikan kredit atau pinjaman kepada
nelayan atau pembudidaya ikan
Pemberian pinjaman ini merupakan ikatan atau jaminan agar nelayan atau
pembudidaya ikan menjual produksinya kepada pedagang pengumpul
Saluran pemasaran hasil perikanan pada umumnya terdiri atas
nelayan atau pembudidaya ikan sebagai produsen, pedagang
pengumpul, pedagang grosir, pedagang eceran, dan konsumen
yang terdiri atas konsumen akhir dan konsumen antara, yaitu
industri pengolahan
ciri-ciri pemasaran hasil perikanan
Distribusi hasil perikanan dari produsen Pedagang pengumpul memiliki
sampai konsumen meliputi 3 proses, yaitu peran penting dalam pemasaran
proses pengumpulan (konsentrasi), proses hasil perikanan karena fungsinya
pengimbangan (equalisasi), dan proses sebagai pengumpul hasil perikanan
penyebaran (dispersi) yang berasal dari daerah produksi
yang terpencar-pencar, skala
produksinya kecil-kecil, dan
produksinya fluktuatif karena bersifat
musiman
Berdasarkan peruntukannya, pemasaran hasil perikanan digunakan
untuk dua tujuan
01 02
untuk konsumsi untuk bahan baku
dijual dalam bentuk baik industri pangan,
segar, dingin, atau beku maupun industri
yang dapat langsung nonpangan. Hasil
digunakan oleh perikanan sebagai bahan
konsumen akhir baku umumnya dibutuhkan
oleh pelaku usaha
pengolahan, baik
pengolahan modern,
maupun pengolahan
tradisional
karakteristik hasil perikanan
(penangkapan/budidaya) yang berpengaruh
terhadap pemasarannya
Produksinya bersifat musiman Konsumsi hasil perikanan pada
sisi lain umumnya relatif stabil
Produksi perikanan tangkap umumnya sepanjang tahun
sangat dipengaruhi oleh musim. Hal ini
terkait dengan kemampuan armada Hal ini terkait pola permintaan
melakukan operasi penangkapan dan terhadap hasil perikanan sebagai
jumlah stok ikan yang fluktuatif pada bahan pangan, manakala permintaan
suatu perairan bahan pangan umumnya stabil dan
bahkan pada waktuwaktu tertentu
permintaannya meningkat
karakteristik hasil perikanan
(penangkapan/budidaya) yang berpengaruh
terhadap pemasarannya
Hasil perikanan memiliki sifat cepat Volume produksi dan kualitas hasil
atau mudah busuk (perishable) perikanan tidak tetap atau
berubah-ubah
Proses distribusi dan penyimpanan hasil
perikanan membutuhkan bahan dan Tinggi atau rendahnya volume
peralatan agar mutunya tetap baik produksi dipengaruhi oleh beberapa
faktor seperti keadaan cuaca dan
iklim, jumlah dan jenis armada
penangkapan, kondisi ekosistem
perairan, dan kebijakan pemerintah
Pengolahan hasil perikanan pada dasarnya
bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah
produk perikanan
Usaha pengolahan hasil perikanan juga berperan sebagai
penyangga atau buffer untuk menyetabilkan ketersediaan produk
perikanan di pasar. Melalui pengolahan, permasalahan produk
perikanan yang antara lain bersifat musiman khususnya untuk
perikanan tangkap, fluktuatif, mudah busuk, voluminous, dan
membutuhkan penyimpanan khusus dapat diatasi sampai batas-
batas tertentu
Pengolahan hasil perikanan memiliki tujuan
berikut
Membuat komoditi perikanan lebih mudah udang yang telah dipotong kepala, ikan
dikonsumsi yang telah di fillet atau loin
Membuat komoditas perikanan lebih a. mengurangi kadar air, seperti ikan
mudah dan murah untuk diangkut dari asin atau ikan kering;
sentra produksi ke sentra konsumsi b. membuang bagian ikan yang tidak
dikonsumsi, seperti ikan yang telah
difillet atau loin, udang yang telah
dikuliti dan dipotong kepalanya
c. pembekuan dan dibentuk menjadi
seperti kotak.
Meningkatkan daya tahan penyimpanan ikan beku, ikan pindang, ikan asin,
sehingga dapat dikonsumsi untuk
beberapa waktu kemudian
Meningkatkan nilai gizi, rasa dan bentuk agar lebih dapat memenuhi kebutuhan dan
persyaratan yang diminta oleh konsumen.
KEGIATAN
DALAM
PEMASARAN
PRODUK
PERIKANAN
Kegiatan yang Dilakukan pada Pemasaran Hasil Perikanan
Pengumpulan Informasi Pasar
• Produsen dituntut untuk dapat menyediakan produk perikanan yang sesuai dengan selera
dan kebutuhan konsumen yang semakin berkembang
• Pengumpulan informasi pasar dilakukan terutama untuk mengetahui:
o tipe produk (ikan hidup, ikan segar, atau ikan olahan)
o Ukuran
o jumlah
o Harga
o Waktu
o mekanisme distribusi
o pelayanan yang dikehendaki oleh konsumen terhadap produk yang diproduksi oleh
produsen
• Permintaan produk perikanan umumnya relatif tetap, penawaran perikanan sangat
dipengaruhi oleh ketersediaan suplai. Suplai atau produksi perikanan dipengaruhi oleh
beberapa faktor, antara lain musim, jenis ikan, lokasi pendaratan, dan penangkapan ikan
Sortasi dan Grading
Sortasi adalah memilih (sorting) dan memisahkan individu atau populasi dari suatu
populasi ikan berdasarkan kriteria performance tertentu
Tujuan sortasi yaitu:
o memenuhi permintaan pasar (konsumen)
o meningkatkan keseragaman (mutu) produk
o meningkatkan harga produk dan penerimaan
Kriteria sortasi yang umum digunakan dalam komoditas perikanan, yaitu:
o jenis (spesies)
o ukuran (panjang atau bobot)
o Warna
o kondisi Kesehatan
o kelengkapan morfologi tubuh
o tingkah laku
o uniqness
Sortasi dan Grading
Grading adalah kegiatan menggolong-golongkan ikan ke dalam kriteria (umumnya
ukuran atau size) tertentu
Sebagai contoh grading yang dilakukan pada udang hasil tangkapan terdapat 4 grade,
yaitu: big, medium, small, dan under
Grading terhadap produk perikanan akan berdampak terhadap harga sehingga pada
akhirnya akan berdampak terhadap total penerimaan nelayan atau pembudidaya ikan
Pengangkutan
Pengangkutan merupakan salah satu kegiatan pemasaran yang sangat penting dan
menentukan. Produk perikanan akan bernilai bila bisa diangkut hingga sampai kepada
kosumen secara tepat waktu, tepat jumlah, tepat mutu, dan tepat harga
Prinsip pengangkutan produk perikanan, yaitu bagaimana menyampaikan produk dari
produsen ke tempat konsumen secara efisien dan menguntungkan. Kegiatan
pengangkutan dalam pemasaran produk agribisnis perikanan bergantung kepada tipe
produk perikanan yang meliputi:
o ikan hidup
o ikan segar atau
o ikan olahan
Pengangkutan ikan hidup, biasanya untuk Pengangkutan ikan olahan bisa dilakukan
kerapu hidup, ikan hias atau lobster, pengangkutan dengan kondisi suhu kamar,
memiliki tingkat kerumitan yang relatih lebih demikian pula untuk olahan yang dikemas
tinggi dibandingkan dengan pengangkutan untuk pengawetan seperti pengalengan (ikan
produk ikan segar atau olahan. Diangkut tuna dan sarden) dan pemvakuman.
dengan kapal laut yang memiliki bak Pengangkutan produk pengolahan perikanan
penampungan atau dengan kapal udara seperti burger, bakso, filet, dan sebagainya
musti menggunakan fasilitas pengangkutan
Pengangkutan ikan segar menyaratkan seperti pengangkutan ikan segar, meskipun
lingkungan dingin di sekeliling produk, produk ini dikemas dalam kantong vakum
sehingga dibutukan wadah khusus berupa
cool box, drum berinsulasi, dan sebagainya
yang diberi es untuk pendingin.
Pengangkutan jenis ini banyak digunakan
untuk mengangkut produk perikanan
tangkap sejak tempat pelelangan ikan (TPI),
tempat pendaratan ikan, atau tangkahan
Pengumpulan dan Penyimpanan
Pengumpulan (holding) merupakan kegiatan mengumpulkan produk dari
produsen, sebelum dijual ke konsumen, sehingga kegiatan ini tidak terlepas
dari kegiatan penyimpanan
Beberapa pertimbangan pengumpulan dan penyimpanan produk perikanan,
antara lain:
a) menyetabilkan pasokan produk perikanan ke pasar
b) jauhnya lokasi produsen dengan lokasi konsumen
c) meningkatkan skala ekonomis pengangkutan
Pedagang pengumpul berkomitmen untuk menyediakan produk yang
tepat waktu, tepat jumlah, tepat mutu, dan tepat harga (4T)
Pengumpulan produk perikanan terjadi karena lokasi
produsen yang biasanya bersifat remote (jauh dan
terpencil), terpencar dan adakalanya memiliki
aksesibilitas yang buruk, dan skala produksinya kecil-
kecil. Sehingga pedagang pengumpul musti
mengumpulkan barang tersebut untuk dikumpulkan
pada suatu tempat yang lebih dekat dan aksesibilitas
yang lebih tinggi ke pasar
Penjualan produk dengan volume kecil langsung ke
pasar yang berjarak cukup jauh tidak ekonomis.
Pengangkutan produk perikanan menghendaki skala
tertentu sehingga menguntungkan secara bisnis.
Pengumpulan dan penyimpanan produk perikanan bisa
menjadikan pengangkutan bersifat ekonomis
Penjualan dan Penyajian
Penjualan dan penyajian adalah kegiatan pemasaran, yang langsung berhubungan
dengan konsumen atau pemakai langsung (user) produk perikanan
Kegiatan tersebut berlangsung di pasar ikan, pasar tradisional, atau supermarket
(swalayan). Di pasar tersebut, produk perikanan dijajakan atau disajikan (di-display)
berdasarkan tipe (ikan hidup, ikan segar, atau ikan olahan), jenis, ukuran, warna, dan
sebagainya, sehingga menarik minat konsumen
Perkembangan budaya yang terjadi di masyarakat memengaruhi cara penjualan produk
perikanan. Penyajian ikan yang dijual di pasar tampaknya mengikuti gaya hidup
masyarakat
Dengan kecenderungan budaya masyarakat, maka ketersediaan tempat pemasaran ikan
dan produk olahannya yang menyenangkan (comfort), bersih, resik, higienis, tidak bau,
namun dengan harga relatif bisa menjangkau masyarakat kebanyakan
Promosi
Promosi perikanan bertujuan untuk memperbanyak jumlah masyarakat membeli produk
perikanan, sehingga permintaan meningkat yang pada akhirnya bisa menghela kegiatan
produksi (on farm) dan pengolahan serta berdampak kepada kegiatan usaha ikutan
lainnya (dampak berganda)
Promosi bisa dilakukan melalui isu produk (komoditas), kemasan dan cara penjualan,
harga, proses produksi, dan sebagainya.
Kampanye makan ikan yang dilakukan oleh pemerintah melalui program GEMARIKAN
merupakan salah satu bentuk promosi pemasaran agribisnis perikanan dengan
mengedepankan isu produk sebagai makanan sehat dan bergizi
Isu penyakit flu burung dan sapi gila ternyata berdampak pula kepada kenaikan
permintaan produk perikanan
Produk perikanan yang bermutu tinggi, kemasan yang benar dan menarik,
suasana belanja yang menyenangkan dan harga yang kompetitif merupakan
dambaan konsumen, dan apabila hal tersebut bisa dipenuhi oleh pelaku
pemasaran, maka secara tidak langsung akan menjadi promosi produk perikanan
Harga yang kompetitif dan terjangkau merupakan salah satu pertimbangan
konsumen membeli suatu produk, termasuk produk perikanan. Oleh karena itu,
strategi dalam meningkatkan pemasaran melalui promosi harga produk, yaitu
dengan melakukan efisiensi dan inovasi teknologi, sehingga biaya produksi bisa
ditekan dan diperoleh harga produk yang kompetitif dengan produk lain sebagai
sumber protein
PERTANYAAN
1. Jelaskan ciri-ciri pemasaran hasil perikanan!
2. Mengapa volume produksi dan kualitas hasil perikanan tidak tetap atau berubah-
ubah!
3. Sebutkan kriteria sortasi yang digunakan dalam pemasaran komoditas perikanan!
4. Sebutkan tujuan pengolahan hasil perikanan!
5. Jelaskan kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam pemasaran hasil perikanan!
Siapa yang paling berperan dalam pelaksanaan kegiatan pemasaran hasil
perikanan?
Thanks!
Do you have any questions?
dewifebrianihamjan@[Link]