0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan17 halaman

Teknik Penyelamatan Korban Air

Dokumen ini menjelaskan tentang teknik penyelamatan korban di air, termasuk syarat menjadi penolong dan karakteristik korban yang tidak bisa berenang, kelelahan, terluka, dan pasif. Terdapat juga berbagai teknik pertolongan seperti Reach, Throw, Row, Go, Tow, dan Carry, serta metode untuk mempertahankan diri dari korban yang panik. Selain itu, prosedur penyelamatan menggunakan perahu karet dan tanpa perahu juga diuraikan secara rinci.

Diunggah oleh

didiriady
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan17 halaman

Teknik Penyelamatan Korban Air

Dokumen ini menjelaskan tentang teknik penyelamatan korban di air, termasuk syarat menjadi penolong dan karakteristik korban yang tidak bisa berenang, kelelahan, terluka, dan pasif. Terdapat juga berbagai teknik pertolongan seperti Reach, Throw, Row, Go, Tow, dan Carry, serta metode untuk mempertahankan diri dari korban yang panik. Selain itu, prosedur penyelamatan menggunakan perahu karet dan tanpa perahu juga diuraikan secara rinci.

Diunggah oleh

didiriady
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

WATER RESCUE

(PENYELAMATAN AIR)

Dr. Irwan Setiawan Syah

Dr. Irwan Setiawan Syah


DEFINISI:

▪ Suatu usaha atau tindakan pertolongan


dengan cara memindahkan korban dari air
menuju tempat lain yang aman dengan
menggunakan teknik dan peralatan
tertentu.
Syarat menjadi Penolong

• Berani
• Punya Niat
• Sehat jasmani dan rohani
• Bisa Berenang
• Punya kemampuan menolong ( pengetahuan)
• Fisik yang sehat
• Percaya diri
• Keahlian dan Terlatih
Beberapa Karakter Korban
KORBAN TIDAK BISA BERENANG
Keadaan Korban :
• Gerakan tidak teratur, posisi vertikal /
tegak lurus dengan permukaan air
•Pandangan tidak selalu tertuju ke
daratan / tepi perairan, konsentrasi
tertuju agar tetap bisa bernapas
• Ekspresi wajah panik, mata terbuka
lebar
• Tidak mengikuti perintah

INGAT !!! :
• Kemungkinan merangkul bisa
membahayakan penolong
• Pastikan korban tidak panik
• Penolong harus berpengalaman
• Tetap beri semangat / diajak berkomunikasi
Beberapa Karakter Korban
KORBAN TIDAK BISA BERENANG
Korban Kelelahan (Penolong Kelelahan)

Keadaan Korban :
• Posisi membentuk sudut dengan
permukaan air
•Pandangan mata melihat ke arah
daratan / tepian
• Kepala timbul tenggelam
•Gerakan lengan dan dan
tungkai masih memungkinkan
untuk berenang
• Ekspresi wajah cemas

INGAT !!:
• Masih kooperatif, masih dapat mengikuti
perintah
• Metode penyelamatan : didampingi tanpa
terjadi kontak dengan korban, tetap beri
Korban Terluka

Keadaan Korban :
• Posisi memegang bagian yang
cedera
• Ekspresi wajah cemas, panik,
mengeluh sakit
• Kurang kooperatif karena
konsentrasi pada bagian yang cidera

INGAT !!! :
•Segera bawa ke tepi sambil
perhatikan cedera korban
•Beri perawatan dan penanganan
segera terhadap cederanya
Korban Pasif

Keadaan Korban :
• Posisi Tengkurap
• Posisi korban di air bisa
dimanapun dari permukaan
hingga dasar
• Tidak kooperatif,
bisa
menjadi panik
aktif bila
menerima rangsangan
INGAT !!! :
•Jangan lupa lakukan respon /
memberi rangsangan, baik suara
maupun sentuh
• Bila mungkin segera bawa
korban ke tepi
Teknik Pertolongan di Air

• Reach
 pertolongan dengan cara meraih korban karena posisinya di
pinggir aatu dengan menggunakan alat sepeti galah, kayu, dan
lain-lain
• Throw
 pertolongan dengan cara melempar alat apung
dan penolong berada pada daerah aman
• Row
 penolong harus mendekat kearah korban dengan
menggunakan kapal kecli untuk mendekat ke korban lalu
melakukan reach / throw
• Go
 Pilihan terakhir yang harus dilakukan karena tidak tersedianya
peralatan yang digunakan untuk mendekat dan posisi korban jauh
atau tempat yang tidak memungkinkan untuk menggunakan
perahu
• Tow
 penolong menarik korban menuju ke darat dengan tidak kontak langsung
• Carry
 penolong menarik korban menuju darat dengan kontak langsung
Defends dan Release

• Orang yang tenggelam akan


selalu berupaya mencari
pijakan dan akan mencari
permukaan.
• Bila kontak dengan penyelamat,
korban akan memegang anggota
tubuh penyelamat, meronta ronta
 penyelamat kelelahan dan
bisa tenggelam
• Perlu penguasaan yang teknik
bertahan dan melepaskan diri dari
korban
Teknik Defends

• Duck Away ( Mendorong korban ke


atas )

• Leg Block ( Menghalangi dengan


kaki )

• Arm Block ( Menghalangi dengan


tangan )

• Elbow Lift ( Mengangkat siku )


Teknik Release

• Double Grasp On One


Arm 1
• Double Grasp On One
Arm 2
• Front Head Hold 1
• Front Head Hold 2
• Front Head Hold 3
• Rear Head Hold 1
• Rear Head Hold 2
Penting

• Tenangkan korban dengan cara


komunikasi yang baik
• Jaga jarak aman dengan korban
(± 2 meter )
• Setelah korban tenang atau bisa
dikendalikan, lakukan evakuasi
korban
Pertolongan dan Penyelamatan Korban
di air dengan perahu karet ketika korban
masih hidup

a. Perahu Karet dibawa sedekat mungkin dengan korban

b. Melempar pelampung kearah korban dan atau Tim penolong terjun ke


air menuju korban membantu/membawa korban mendekat ke Perahu
Karet

c. Korban diangkat keatas PK dengan cara yg aman ( kedua tangan korban


ditarik keatas, apabila laki-laki dengan posisi menghadap perahu karet
dan apabila perempuan membelakangi perahu karet ) kemudian korban
ditidurkan berikutnya kedua kaki korban dinaikkan

d. Diberikan pertolongan pertama.


Pertolongan dan Penyelamatan Korban
di air dengan perahu karet ketika korban
sudah meninggal atau cedera berat

a. PK dibawa sedekat mungkin dengan korban

b. Tim penolong terjun ke air menuju korban dengan alat


bantu tali dan tandu kain

c. Korban diikat pada tandu dan diangkat ke perahu karet


dengan tali/apabila korban cidera berat

d. Diberikan pertolongan pertama/dimasukkan kekantong


mayat bila sudah meninggal
Pertolongan dan Penyelamatan Korban
di air tanpa perahu karet

a. Tim penolong mendekat kearah korban dengan peralatan yang


dibutuhkan sesuai kondisi korban

b. Membantu / membawa korban kearah daratan yang terdekat

c. Korban diangkat ke darat dengan prosedur yang sama pada


penanganan korban dengan sarana perahu karet, apabila harus
melalui tangga maka korban dibawa dengan posisi menghadap
penolong, kedua lengan diletakkan dikedua pundak penolong dan
salah satu kaki penolong sebagai penyangga badan korban
Pertolongan dan Penyelamatan Korban
di yang tidak tertinjau di permukaan
air

a. Tim penolong menuju posisi perkiraan korban dgn PK/berenang.

b. Tim penolong melaksanakan penyelaman & pencarian korban


dgn mempertimbangkan arus, kecepatan & arah angin.
Membantu / membawa korban kearah daratan yang terdekat

c. Korban diangkat kepermukaan & selanjutnya dibawa ke daratan


terdekat/PK.

Anda mungkin juga menyukai