Journal
READING
A Prospective and Comparative Study of Laparoscopic
Appendectomy and Open Appendectomy in the Surgical
Treatment of Appendicitis
Pembimbing :
dr. Muhammad Rifki, Sp.B
Disusun oleh :
Naja Hegar Saridewi (102124009)
IDENTITAS JOURNAL
JUDUL
A Prospective and Comparative Study of Laparoscopic Appendectomy
and Open Appendectomy in the Surgical Treatment of Appendicitis
TAHUN
2025
PENULIS
Shriya Srivastava , Gulab Dhar Yadav ,
Priyesh Shukla , Shraddha Verma
INTRODUCTION
• Radang usus buntu (Appendisitis) merupakan penyakit yang menyerang
appendiks dan merupakan kegawatdaruratan abdomen yag terjadi diseluruh
dunia.
• Appendisitis ini pula apabila tidak ditangani dengan terpat dapat menjadi
komplikasi seperti perforasi.
• Appendiktomi merupakan tatalaksan atau upaya penanganan appendisits yang
dapat dilakukan dengan teknik terbuka atau dengan laparoskopi.
BAHAN
Lokasi : Departemen Bedah Umum, Ganesh Shankar Vidyarthi Memorial (GSVM)
Medical College
Waktu : September 2023- Agustus 2024
Sampel : 60 Pasien dengan masing 30 pasien untuk appendiktomi laparoskopi dan
30 pasien appendiktomi terbuka.
METODE
• Penilaian dari saat operasi dari demografi pasien hingga kembali ke aktifitas
rutin
• Penilaian kepuasaan ("Sangat puas", "puas", "tidak puas”)
• Penilaian kesembuhan post operasi jangka panjang menggunakan Nottingham
Health Profile (Pada penelitian ini pada bulan pertama dan kedua).
• Menggunakan uji T-Test dan Fisher's exact atau Chi square dengan P-values
<0.05.
HASIL Tabel 1 : Karakteristik pasien
Appendiktomi laparoskopi Appendiktomi terbuka P-value
Usia 13.72 - 28.35 tahun 33.6-15.03 tahun 0.163
Gender Laki-laki 21 (70%) 16 (53.3%)
Perempuan 9 (30%) 14 (46.7%) 0.288
Komorbid Diabetes 2 (6.7%) 2 (6.7%)
mellitus
Hipertensi 1 (3.3%) 2 (6.7%)
0.798
Hipertiroid 0 1 (3.3%)
Tidak ada 27 (90%) 27 (90%)
HASIL
Tabel 2 Temuan pembedahan diantara kelompok
Appendiktomi laparoskopi Appendiktomi terbuka P-value
Appendisitis tanpa 21 (70%) 23 (76.7%) >0.05
komplikasi
Appendisitis komplikasi 9 (30%) 7(23.3%) 0.85
HASIL
Tabel 3 Data klinis operatif dan post operatif
Appendiktomi laparoskopi Appendiktomi terbuka P-value
Waktu operatif 12.4 - 53.17 menit 6.2-23.7 menit <0.001
Bising usus kembali 2.4-7.2 jam 5.1-15.8 jam <0.001
Toleransi diet cair 96.7% 76.7% <0.001
Skor Nyeri VAS 1.13-2.17 0.6-4.30 <0.001
Lama rawatan inap 2.5-3.5 hari 2.7-6.1 hari 0.0005
Kembali ke aktifitas rutin 3.8-4.1 hari 2.7-7.17 hari 0.0013
HASIL
Tabel 4 Komplikasi Post operasi
Komplikasi post operasi Appendiktomi laparoskopi Appendiktomi terbuka P-value
Abses intra abdomen 2 (6.7%) 0 (0.0%) 1.00
Ileus paralitik 0 (0.0%) 1 (3.3%) 0.35
Pembentukan seroma 0 (0.0%) 2 (6.7%) 0.49
0 (0.0%) 3 (10.0%) 0.24
Infeksi luka
Nyeri kronik 0 (0.0%) 1 (3.3%) 1.00
Tidak ada gejala 28 (93.3%) 23 (76.6%) 0.14
0.145
HASIL
Tabel 5 Kepuasan pasien
Appendiktomi laparoskopi Appendiktomi terbuka P-value
Sangat puas 27(90%) 18 (60%)
Puas 1(3.3%) 9(30%) <0.05
Tidak Puas 2(6.7%) 3(10%)
KESIMPULA
N
• Pada penelitian ini menunjukkan appendektomi laparoskopi masa
rawat inap yang lebih pendek, tingkat infeksi luka lebih rendah,
kebutuh penanganan nyeri pasca operasi lebih rendah, toleransi awal
terhadap supan oral, cepat kembali beraktifitas rutin dan kepuasan
pasien yang tinggi dari appendektomi terbuka.
THANK YOU