0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan157 halaman

Manajemen Risiko Proyek: Panduan Lengkap

Diunggah oleh

zaro.zaro
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan157 halaman

Manajemen Risiko Proyek: Panduan Lengkap

Diunggah oleh

zaro.zaro
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Bab VI

Project Risk Management


Project Risk Management
(I)
 PlanRisk Management  Merencanakan
bagaimana memperlakukan risk management
activities pada project

 Identify
Risks  Menentukan resiko-resiko yang
mungkin mempengaruhi project dan
mendokumentasikan karakteristik resiko tersebut

 Perform Qualitative Risk Analysis  Melakukan


prioritasi resiko untuk analisa atau tindakan
mendatang dengan menilai dan menggabungkan
kemungkinan munculnya resiko dan dampaknya
Project Risk Management
(II)
 PerformQuantitative Risk Analysis  Menganalisa
angka atau nilai (kerugian) akibat dampak resiko

 PlanRisk Responses  Membangun opsi dan


tindakan untuk mendapatkan peluang
(opportunities) dan mengurangi ancaman
(threat) terhadap project

 Monitorand Control Risks  Implementasi risk


response plan, tracking identified risks, monitor
risk yang sedang terjadi, identifikasi risk baru,
evaluasi efektifitas risk process selama project
berlangsung
Plan Risk Management
Inputs, Tools & Techniques dan Outputs
Plan Risk Management
Data Flow Diagram
Plan Risk Management
Inputs – Project Scope Management
 Projectscope managament:
- Memberikan pandangan tentang project
dan deliverable-nya
- Membangun framework untuk
menentukan seberapa penting
pengembangan risk management
Plan Risk Management
Inputs – Cost Management Plan
 Cost management plan menjelaskan
bagaimana penggunaan cost dilaporkan dan
dinilai
Plan Risk Management
Inputs – Schedule Management Plan
 Schedulemanagement plan menjelaskan
bagaimana kemungkinan schedule
dilaporkan dan dinilai
Plan Risk Management
Inputs – Communication Management
Plan
 Communication management plan:
- Mendefinisikan interaksi yang muncul
dalam project
- Menentukan siapa yang akan
memberikan informasi untuk berbagai
macam resiko
- Menentukan siapa yang akan merespon
resiko pada waktu dan lokasi yang
berbeda
Plan Risk Management
Inputs – Enterprise Environmental
Factors
 Faktoryang mempengaruhi termasuk, tetapi
tidak terbatas pada:
- Risk attitude dan tolerance yang
mendeskripsikan seberapa besar tingkat
resiko organisasi dapat bertahan
Plan Risk Management
Inputs – Organizational Process Assets
 Asset yang mempengaruhi termasuk, tetapi
tidak terbatas pada:
- Risk categories
- Definisi dari konsep dan istilah resiko
- Risk statement format
- Standard template
- Role dan responsibilities
- Wewenang pengambilan keputusan
- Lesson learned
- Stakeholder register
Plan Risk Management
Tools & Techniques – Planning Meeting and
Analysis (I)
 Project team melakukan meeting untuk
membangun risk management plan

 Peserta meeting:
- Project manager
- Team member yang terpilih
- Stakeholder
- Orang dalam organisasi yang
bertanggungjawab untuk mengelola risk
planning dan mengeksekusi risk activities
- Peserta lainnya yang dibutuhkan
Plan Risk Management
Tools & Techniques – Planning Meeting and
Analysis (II)
 Pembahasan dalam meeting:
- High-level plan terhadap risk management
activities
- Cost dan schedule untuk activities risk
management dimasukkan ke dalam
project budget dan cost
- Membangun dan review aplikasi
pendekatan terhadap resiko yang mungkin
muncul
- Menentukan penanggungjawab risk
management
- Template untuk risk categories dan definisi
istilah, seperti level of risk, type of risk,
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (I)
 Riskmanagement plan mendeskripsikan
bagaimana risk management disusun dan
disajikan dalam project

 Risk management plan berisi:


- Methodology
 Mendefinisikan pendekatan, tools, dan
data sources yang digunakan untuk
menyajikan risk management
- Roles and responsibilities
 Mendefinisikan pimpinan, dukungan dan
risk management team member untuk
setiap tipe activities dalam risk
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (II)
- Budgeting
 Menempatkan resource dan estimasi
dana yang dibutuhkan untuk risk
management
 Budgeting dimasukkan sebagai bagian
dari cost performance baseline
 Membangun protokol aplikasi untuk
kemungkinan munculnya resiko
- Timing
 Mendefinisikan kapan dan berapa sering
risk management process dikerjakan
 Timing adalah bagian dari project
schedule
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (III)
- Risk categories
 Menyediakan struktur untuk
memastikan risk teridentifikasi secara
sistematik dengan level yang konsisten
 Memberikan kontribusi untuk efektifitas
dan kualitas pada Identify Risk Process
 Struktur dapat dibentuk secara RBS
(Risk Breakdown Structure)
 RBS mengidentifikasikan project risk
secara hirarki dan disusun berdasarkan
risk categories dan sub categories
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (IV)
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (V)
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (VI)
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (VII)
- Definition of risk probability and impact
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (VIII)
- Probability and impact matrix
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (IX)
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (X)
- Revised stakeholders’ tolerance
 Resiko memiliki tingkat toleransi dari
stakeholder
 Toleransi stakeholder dapat direvisi
pada process “Plan Risk Management”
- Reporting format
 Mendefinisikan bagaimana output dari
risk management process
didokumentasikan, dianalisa dan
dikomunikasi
 Menjelaskan isi dan format dari risk
register
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan (XI)
- Tracking
 Mendokumentasikan bagaimana risk
activities direkam untuk kebutuhan
project sekarang, project mendatang
dan lesson learned
 Dokumentasi memberikan pengalaman
dan pelajaran bagaimana proses risk
management diaudit
Identify Risks
Inputs, Tools & Techniques dan Outputs
Identify
Risks
Data Flow
Diagram
Identify Risks
Inputs – Risk Management Plan
 Inputyang dibutuhkan dari risk management
plan adalah:
- Penempatan roles dan responsibilities
- Penetapan budget dan schedule untuk
risk management activities
- Risk categories berdasarkan Risk
Breakdown Structure (RBS)
Identify Risks
Inputs – Activity Cost Estimates
 Review terhadap activity cost estimates
memberikan penilaian kuantitatif apakah
cost yang diberikan mampu memenuhi
kebutuhan activities
Identify Risks
Inputs – Activity Duration Estimates
 Review terhadap activity duration estimates
sangat berguna dalam proses identifikasi
resiko dalam hubungannya dengan waktu
yang diperbolehkan untuk pengerjaan
activities atau project secara keseluruhan
Identify Risks
Inputs – Scope Baseline
 Projectassumption (terdapat pada project
scope baseline) yang tidak pasti harus
dievaluasi sebagai penyebab potensial resiko
project

 WBSadalah input yang sangat penting dalam


mengidentifikasikan risk karena:
- WBS memfasilitasi pemahaman tentang
potential risk baik secara mikro maupun
makro
- Risk dapat diindentifikasi dan dijelajahi dari
summary, control account dan work
package level pada WBS
Identify Risks
Inputs – Stakeholder Register
 Informasi
dari stakeholder sangat membantu
dalam mengindentifikasikan risk

 Key stakeholder, terutama customer


diwawancara atau diikutsertakan selama
process “Identify Risks”
Identify Risks
Inputs – Cost Management Plan
 Pendekatan yang dilakukan project untuk
memenuhi project cost bisa menimbulkan
atau mengurangi kemunculan resiko secara
natural atau struktural
Identify Risks
Inputs – Schedule Management Plan
 Pendekatan yang dilakukan project untuk
memenuhi project schedule bisa
menimbulkan atau mengurangi kemunculan
resiko secara natural atau struktural
Identify Risks
Inputs – Quality Management Plan
 Pendekatan yang dilakukan project untuk
mendapatkan kualitas project atau
deliverable bisa menimbulkan atau
mengurangi kemunculan resiko secara
natural atau struktural
Identify Risks
Inputs – Project Documents
 Projectdocuments termasuk, tetapi tidak
terbatas pada:
- Assumptions log
- Work performance reports
- Earned value reports
- Network diagrams
- Baselines
- Informasi project lainnya yang bernilai
untuk identifikasi risk
Identify Risks
Inputs – Enterpirse Environmental
Factors
 Faktoryang mempengaruhi termasuk, tetapi
tidak terbatas pada:
- Publish information
- Academies studies
- Published checklists
- Benchmarking
- Industry studies
- Risk attitudes
Identify Risks
Inputs – Organizational Process Assets
 Asset yang mempengaruhi termasuk, tetapi
tidak terbatas pada:
- Project files, termasuk actual data
- Organizational and project process
controls
- Risk statement templates
- Lessons learned
Identify Risks
Tools & Techniques – Documentation
Reviews
 Melakukan review secara terstruktur atas
project documentation, termasuk plan,
assumptions, file dari project sebelumnya,
contract dan informasi lainnya

 Qualityof plan yang memberikan konsistensi


antara plans dengan project requirements
dan assumptions, bisa menjadi indikator
resiko dalam project
Identify Risks
Tools & Techniques – Information Gathering
Techniques
 Brainstorming  multiple ideas gathering

 Delphitechnique  konsensus para ahli


melalui questinnare dan summarization

 Interviewing  Wawancara terhadap peserta


project yang berpengalaman, stakeholder
dan ahli pada bidang yang bersangkutan

 Root cause analysis  Identifikasi masalah,


akar penyebab masalah dan membangun
prevention action
Identify Risks
Tools & Techniques – Checklist Analysis
(I)
 Checklistidentifikasi resiko dapat dibuat
berdasarkan historical information dan
pengetahuan yang terakumulasi dari project
yang mirip sebelumnya

 Levelterendah dari RBS dapat juga


digunakan sebagai risk checklist

 Team harus memastikan menjelajahi item


yang tidak terdapat dalam checklist

 Checklist
di-review selama project closure
untuk mendapatkan lesson learned yang
Identify Risks
Tools & Techniques – Checklist Analysis
(II)
Identify Risks
Tools & Techniques – Checklist Analysis
(III)
Identify Risks
Tools & Techniques – Assumptions
Analysis
 Setiap
identifikasi resiko project dilakukan
berdasarkan hipotesa, skenario dan asumsi

 Assumptions analysis memastikan validalitas


asumsi

 Assumptions analysis mengidentifikasikan


resiko project dengan asumsi yang bersifat
inaccuracy, instability, inconcistency atau
incompleteness
Identify Risks
Tools & Techniques – Diagramming
Techniques (I)
 Risk diagramming techniques termasuk:
- Cause and effect diagrams  Ishikawa atau
fishbone diagram yang berfungsi untuk
mengidentifikasi penyebab resiko
- System or process flow charts 
Menunjukkan berbagai elemen dari sistem
yang saling terhubung dan mekanisme
penyebab resiko
- Influence diagrams  Representasi grafis
yang menunjukkan situasi dampak
penyebab, kejadian berdasarkan urutan
waktu, dan hubungan lainnya antara
variabel dan hasilnya
Identify Risks
Tools & Techniques – Diagramming
Techniques (II)
Identify Risks
Tools & Techniques – Diagramming
Techniques (III)
Identify Risks
Tools & Techniques – Diagramming
Techniques (IV)
Identify Risks
Tools & Techniques – SWOT Analysis (I)
 Teknikmenguji project dengan memandang
SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities,
and Threats) agar identifikasi resiko semakin
luas

 Teknik SWOT:
- Identifikasi strengths dan weakness
organisasi dengan cara brainstorming
- Identifikasi opportunities yang timbul
akibatadanya strength
- Identifikasi threats yang timbul akibat
adanya weakness
Identify Risks
Tools & Techniques – SWOT Analysis (II)
 SWOTanalysis juga menguji tingkat
kemampuan organisasi untuk:
- Menggunakan strengths untuk
mengimbangi threats
- Memanfaatkan opportunities untuk
mengatasi weakness
Identify Risks
Tools & Techniques – SWOT Analysis (III)
Identify Risks
Tools & Techniques – Expert Judgment
 Identifikasisecara langsung dilakukan oleh
ahli yang terkait pada bidang yang
bersangkutan atau dari project yang mirip
sebelumnya

 Para ahli tersebut:


- Ditetapkan oleh project manager
- Diundang untuk mempertimbangkan
semua aspek dalam project
- Memberikan saran atas kemungkinan
resiko berdasarkan pengalaman dan
bidang yang bersangkutan
Identify Risks
Outputs – Risk Register (I)
 Risk register terdiri dari:
- List of identified risks
 Resiko yang teridentifikasi harus
dideskripsikan sedetail mungkin
 Menggunakan struktur list yang
sederhana, misalnya EVEN yang
mungkin muncul memberikan DAMPAK,
atau jika terjadi PENYEBAB, maka
muncul EVEN yang mengakibatkan EFEK
 Akar penyebab resiko harus jelas
Identify Risks
Outputs – Risk Register (II)
- List of potential response
 Potential response terhadap suatu
resiko kadang diidentifikasikan saat
process “Identify Risks”
 Potential response yang teridentifikasi
merupakan input untuk process “Plan
Risk Responses”
Perform Qualitative Risk
Analysis
Inputs, Tools & Techniques dan Outputs
Perform Qualitative Risk
Analysis
Data Flow Diagram
Perform Qualitative Risk
Analysis
Inputs – Risk Register
 Lihat slide:
Identify Risks
Outputs – Risk Register
Perform Qualitative Risk Analysis
Inputs – Risk Management Plan
 Elemen kunci dari risk management plan
yang digunakan pada process “Perform
Qualitative Risk Analysis” adalah roles dan
responsibilities dalam mengurus hal seperti:
- Risk management
- Budgets
- Schedule activities untuk risk management
- Risk categories
- Definisi dari probability dan impact
- Probability and impact matrix
- Revisi terhadap toleransi stakeholders risk
Perform Qualitative Risk Analysis
Inputs – Project Scope Statement
 Projectyang umum atau yang sudah
berulangkali dikerjakan akan semakin mudah
dimengerti resikonya

 Teknologi state-of-the-art atau first-of-its-kind


perlu diterapkan pada project tersebut untuk
semakin mudah mengatasi ketidakpastian

 Projectscope management menguji cara


merawat atau memelihara jenis project
tersebut
Perform Qualitative Risk Analysis
Inputs – Organizational Process Assets
 Assets yang mempengaruhi termasuk, tetapi
tidak terbatas pada:
- Informasi dari project yang mirip
sebelumnya yang sudah selesai
- Pelajaran dari project yang mirip
sebelumnya oleh risk specialist
- Risk databases yang bersumber dari
industri ataupun dari organisasi sendiri
Perform Qualitative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Risk Probability and
Impact Assessment
 Risk probability (I)
assessment menyelidiki
kemungkinan munculnya setiap resiko

 Riskimpact assessment menyelidiki


potential effect akibat munculnya resiko
seperti time, scope, quality baik efek negatif
untuk threats maupun efek positif untuk
opportunities

 Probability dan impact:


- Dinilai untuk setiap resiko yang
teridentifikasi
- Penilaian dilakukan dengan interview atau
Perform Qualitative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Risk Probability and
Impact
 LevelAssessment (II) setiap risk dan dampak
probability dari
terhadap setiap sasarannya dievaluasi
selama meeting dan interview

 Detail penjelasan harus dicatat, termasuk


assumption yang memberikan nilai level
resiko tersebut

 Riskprobabilities dan impact diberi rating


sesuai dengan definisi yang sudah diberikan
pada risk management plan

 Risk dengan rating probability dan impact


Perform Qualitative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Probability and Impact
Matrix (I)untuk setiap sasaran (cost, time dan
 Resiko
scope) dapat dibuat secara masing-masing dan
setiapnya dibuatkan probability dan impact matrix

 Opprotunities dan threats dapat dimasukkan ke


matrix yang sama berdasarkan level impactnya,
di mana:
- Threats yang berada dalam area high-risk
memerlukan prioritas action yang lebih tinggi
dan response yang agresif
- Threats yang berada dalam area low-risk tidak
begitu memerlukan proactive action tetapi
dimasukkan ke dalam watchlist
Perform Qualitative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Probability and Impact
Matrix
- (II)
Opportunities yang berada dalam area
high-risk dapat dicapai dengan mudah
dan memberikan keuntungan besar harus
menjadi target utama
- Opportunities yang berada dalam area
low-risk harus dimonitor
Perform Qualitative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Probability and Impact
Matrix (III)
Perform Qualitative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Risk Data Quality
Assessment
 Qualitative Risk Analysis memerlukan data
risk yang akurat dan jelas untuk dievaluasi
dalam menentukan tingkat resikonya

 Data risk harus bisa dimengerti, akurat,


berkualitas, bisa dipercaya dan diandalkan

 Jikadata risk bersifat unacceptable, maka


perlu dilakukan pengumpulan higher-quality
data
Perform Qualitative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Risk Categorization
 Resiko dapat dikategorikan berdasarkan:
- Sumber resiko, misalnya berdasarkan RBS
- Area dari project yang terdampak resiko,
misalnya berdasarkan WBS
- Kategori lainnya, misalnya project phase

 Pengelompokkan risk berdasarkan


penyebabnya dapat mendukung
pengembangan risk response yang efektif
Perform Qualitative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Risk Urgency
Assessment
 Resiko yang memerlukan response dalam
waktu dekat adalah resiko yang harus
ditanggapi secara urgent

 Indikatorprioritas bisa berupa waktu yang


dibutuhkan untuk mendapatkan risk
response, gejala dan peringatan, dan risk
rating
Perform Qualitative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Expert Judgment
 Expert
judgment dibutuhkan untuk menilai
probability dan impact dari setiap risk, dan
ditempatkan posisinya pada probability and
impact matrix

 Expertyang dipakai adalah ahli yang


berpengalaman pada project sebelumnya
yang mirip yang baru-baru ini dikerjakan
atau diselesaikan
Perform Qualitative Risk
Analysis
Outputs – Risk Register Updates (I)
 Risk register dimulai pada process “Identify
Risks” dan diupdate berdasarkan informasi
yang didapatkan dari process “Perform
Qualitative Risk Analysis”

 Risk register yang diupdate termasuk:


- Peringkat atau prioritas relatif dari resiko
- Risks berdasarkan kategori
- Penyebab resiko yang memerlukan
perhatian khusus
- Daftar resiko yang membutuhkan
response dalam waktu dekat
- Daftar resiko yang memerlukan analisa
Perform Qualitative Risk
Analysis
Outputs – Risk Register Updates (II)
- Watchlists untuk low-priority risks
- Trends hasil dari qualitative risk analysis
Perform Quantative Risk
Analysis
Inputs, Tools & Techniques dan Outputs
Perform Quantative Risk
Analysis
Data Flow Diagram
Perform Quantative Risk
Analysis
Inputs – Risk Register
 Lihat slide:
Identify Risks
Outputs – Risk Register
Perform Quantative Risk Analysis
Inputs – Risk Management Plan
 Lihatslide:
Plan Risk Management
Outputs – Risk Management Plan
Perform Quantative Risk Analysis
Inputs – Cost Management Plan
 Costmanagement plan memberikan format
dan kriteria dalam membangun, menyusun,
estimasi, budgeting dan controlling project
costs

 Controltersebut membantu menentukan


struktur dan/atau aplikasi pendekatan untuk
quantitative analysis dari budget atau cost
plan
Perform Quantative Risk Analysis
Inputs – Schedule Management Plan
 Schedulemanagement plan memberikan
format dan kriteria dalam membangun,
mengontrol schedule

 Control
dan sifat schedule sendiri membantu
menentukan struktur dan/atau aplikasi
pendekatan untuk quantitative analysis dari
schedule
Perform Quantative Risk Analysis
Inputs – Organizational Process Assets
 Assets yang mempengaruhi termasuk, tetapi
tidak terbatas pada:
- Informasi dari project yang mirip
sebelumnya
- Pembelajaran dari project yang mirip oleh
risks specialist
- Risk databases yang tersedia dari industri
atau internal organisasi sendiri
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation
 Data GatheringTechniques (I)
dan Representation Techniques
bisa berupa:
- Interview:
 Berdasarkan pengalaman dan data historical
untuk menghitung probability dan impact
dari resiko atas sasaran project
 Informasi yang dikumpulkan tergantung
metode yang akan digunakan pada
probability distributions
 Misalnya, jika probability distributions
menggunakan metode Three-points
estimates, maka perlu dicari optimistic (low),
pessimistic (high) dan most likely scenario
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (II)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation
- Probability Techniques (III)
Distributions
 Continuous probability distributions
digunakan untuk representasi modeling
dan simulasi terhadap uncertainty value
misalnya durasi activities dan costs
untuk project component
 Discrete probability distributions
digunakan untuk representasi uncertain
even seperti hasil keluaran dari test
atau scenario pada decision tree
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (IV)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation
 Contoh kasus:Techniques (V)

-
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (VI)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (VII)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (VIII)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (IX)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (X)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (XI)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (XII)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (XIII)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (XIV)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (XV)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (XVI)
 Contoh Kasus:
- Diberikan tabel activity di bawah ini
- Activity yang diberi highlight adalah
critical path
- Standard Deviasi
Most
Optimisti Pessimisti Averag
Activity Likely Variance
c Times c Times e
Time
A 1 2 3 2 0,11
B 2 3 4 3 0,11
C 1 2 3 2 0,11
D 2 4 6 4 0,44
E 1 4 7 4 1,00
F 1 2 9 3 1,78
G 3 4 11 5 1,78
H 1 2 3 2 0,11
Total
(Critical 7 14 27 15 3,11
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (XVII)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques (XVIII)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Data Gathering and
Representation Techniques
 Rumus Excel untuk (XIX)
Normal Distribution:
- Mencari nilai normal cummulative (z)
[Link](x,mean,standard_dev,cumula
tive)
- Mencari probability berdasarkan table z
[Link](z,cumulative)
- Mencari nilai normal cummulative (z)
berdasarkan probability
[Link](probability,mean,standard_dev
)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling Techniques
 Quantitative (I) and Modeling
Risk Analysis
Techniques dapat menggunakan metode:
 Sensitivity Analysis
 Expected Monetary Value Analysis
 Modeling and Simulation
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling
 Sensitivity Techniques (II)
Analysis:
- Menganalisa risiko mana yang punya dampak
paling hebat terhadap keberlangsungan suatu
proyek
- Dilakukan dengan cara menganalisa kemungkinan
perubahan suatu elemen, dengan asumsi elemen
lainnya ceteris paribus (tidak berubah)
- Tornado diagram seringan digunakan untuk
menggambarkan kontribusi suatu risiko terhadap
keseluruhan model risiko
- Tornado diagram dibentuk dengan
menggambarkan korelasi antara variasi input
terhadap distribusi hasil.
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling Techniques (III)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling
 Expected Techniques
Monetary (IV)Analysis
Value
- Merupakan konsep statistik yang
menghitung rata-rata hasil keluaran dari
skenario yang mungkin dan mungkin tidak
terjadi
- Dihitung dengan menggabungkan estimasi
cost-benefit dan probabilitas untuk tiap
event yang terjadi sehingga dihasilkan
expected monetary value untuk tiap
keputusan
- Sering menggunakan Decision Tree dalam
melakukan analisa
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and
- Modeling Techniques (V)
Decision tree:
 Berisi opsi-opsi terhadap keputusan
yang sedang dipertimbangkan, serta
dampak dari pemilihan keputusan
tersebut
 Memperlihatkan probabilitas
keuntungan dan risiko yang diperoleh
dari berbagai alternatif keputusan yang
akan diambil
 Memungkinkan kita untuk menganalisa
risiko dan benefit yang kemungkinan
muncul, dampak lanjutannya, serta
payoff yang kemungkinan akan
diperoleh
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling Techniques (VI)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling Techniques
 Perhitungan (VII)
Expected Monetary Value untuk
Decision Tree di atas:
- Built: $ 2,000,000 * 0.4 = $ 800,000
- Buy: $ 2,000,000 * 0.05 = $ 100,000
- Stay: $ 2,000,000 * 1 = $ 2,000,000
- Biaya untuk setiap Expected Monetary
Value:
 Build: $ 500,000 + $ 800,000 = $
1,300,000
 Buy: $ 750,000 + $ 100,000 = $
850,000
 Stay: $ 100,000 + $ 2,000,000 = $
2,100,000
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling Techniques (VIII)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling
 Modeling Techniques
and (IX)
Simulation
- Tujuan simulasi adalah mengukur dampak
dari beberapa ketidakpastian terhadap
sejumlah hasil tertentu, misalnya terhadap
biaya atau durasi proyek
- Umumnya menggunakan metode Monte
Carlo:
 Komputasi probabilitas yang
menggunakan random number
generator untuk menarik sampel dari
distribusi probabilitas
 Merupakan salah satu bentuk sensitivity
analysis juga, hanya saja lebih
komprehensif dan canggih
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling
 Contoh Techniques (X)
kasus:
- Decision tree berikut memiliki nilai pasti
outcome
- Jika outcome tidak memiliki nilai pasti,
maka outcome dapat diberikan dalam
bentuk range
- Untuk mencari EMV dari range outcome
tersebut, digunakan simulasi monte carlo
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling Techniques (XI)

- Setiap probabilitas outcome diberikan range nilai acak


(random number)
- Dilakukan simulasi mencari random number dari range
yang sudah disediakan sebanyak 30 kali
- Hitung outcome dari masing-masing random number
- Hitung rata-rata outcome untuk setiap probabilitas
Perform
Quantativ
e Risk
Analysis
Tools &
Techniques –
Quantitative
Risk Analysis
and Modeling
Techniques
(XII)
Perform Quantative Risk
Analysis
Tools & Techniques – Quantitative Risk Analysis
and Modeling Techniques
 Perhitungan (XIII)
Expected Monetary Value untuk
tabel di atas:
- Large Plant:

= (0,5 * 205.000) + (0,5 * -179.000)


= 13.000
- Small Plant:

= (0,5 * 101.667) + (0,5 * -202.000)


= 40.733,5
Perform Quantative Risk Analysis
Tools & Techniques – Expert Judgment
 Keahlian yang berhubungan atau
berpengalaman dengan:
- Identifikasi dampak yang berpotensi terhadap
cost dan schedule
- Evaluasi probability
- Menentukan inputs untuk tools, misalnya
probability distributions
- Menterjemahkan data
- Identifikasi weakness dan strengths dari tools
itu sendiri
- Menentukan tool tertentu
boleh/benar/wajar/layak atau tidak digunakan
oleh organisasi
Perform Quantative Risk
Analysis
Outputs – Risk Register Updates
 Risk register yang diupdate:
- Quantitative risk report, termasuk detail
dari pendekatan kuantitatif, output dan
rekomendasi
- Probabilitic analysis dari project
- Probability untuk mencari sasaran waktu
dan biaya
- Daftar prioritas dari quantitative risks
- Trends dari hasil quantitative risks
analysis
Plan Risk Responses
Inputs, Tools & Techniques dan Outputs
Plan Risk Responses
Data Flow Diagram
Plan Risk Responses
Inputs – Risk Register
 Informasi dari risk register antara lain:
- Risk yang sudah diidentifikasi
- Daftar potensial responses
- Pemilik resiko
- Gejala dan peringatan resiko
- Rating relatif dan priority list dari project
lists
- Daftar resiko yang membutuhkan
penanganan dalam waktu dekat
- Daftar resiko yang menbutuhkan analisa
dan respons tambahan
- Trends dari hasil qualitative analysis
-
Plan Risk Responses
Inputs – Risk Management Plan
 Komponen dari risk management plan yang
diperlukan:
- Roles dan responsibilities
- Definisi risk analysis
- Waktu untuk reviews (dan eliminasi risks
dari review)
- Resiko rendah, menengah atau tinggi
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Negative
Risks or Threats (I)
 Strategi yang digunakan untuk mengatasi
negative risks atau threats:
- Avoid
- Transfer
- Mitigate
- Accept
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Negative
Risks or Threats (II)
 Avoid:
 Mencegah terjadinya resiko dengan
mengubah project management plan
untuk menghapus threat secara penuh
 Contoh: memperpanjang schedule,
mengubah strategi, mengurangi scope
 Resiko yang muncul di awall project bisa
dicegah dengan cara klarifikasi kebutuhan,
pengumpulan informasi, meningkatkan
komunikasi, menerapkan keahlian
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Negative
Risks or Threats (III)
 Transfer:
- Mengalihkan negative risks atau threats
dari pemilik resiko yang seharusnya
merespons ke pihak lain
- Misalnya: asuransi, garansi, jaminan, dsb
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Negative
Risks or Threats (IV)
 Mitigate:
- Mengurangi kemungkinan terjadinya resiko
atau dampak yang diakibatkan terjadinya
resiko, misalnya: mengadopsi proses yang
tidak terlalu kompleks, memberikan training,
memilih supplier yang lebih stabil
- Jika mengurangi kemungkinan terjadinya
resiko tidak bisa dilakukan, maka
pengurangan dilakukan pada dampak akibat
resiko, misalnya: membuat duplikat product
dapat mengurangi dampak kegagalan pada
produk aslinya, karena masih ada produk
pengganti
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Negative
Risks or Threats (V)
 Accept:
- Tidak semua resiko bisa dicegah sehingga
harus diterima untuk direspons
- Strategi bisa bersifat:
 Aktif  Menerima resiko dengan
memberikan action untuk merespons
resiko tersebut, misalnya menambah
biaya, waktu atau resource
 Pasif  Membiarkan project team
berhadapan dan menangani langsung
resiko yang muncul karena tidak ada
direncanakannya action untuk risk
tersebut
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Positive
Risks or Opportunities (I)
 Strategi yang digunakan untuk mengatasi
positive risks atau opportunities:
- Exploit
- Share
- Enhance
- Accept
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Positive
Risks or Opportunities (II)
 Exploit:
- Diterapkan hanya pada risks yang pasti
terjadi
- Misalnya: mengurangi waktu dan biaya
dengan menggunakan resource
berteknologi terbaru yang baru dibeli oleh
organisasi untuk menggantikan resource
yang direncanakan dipakai pada awal
planning
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Positive
Risks or Opportunities (III)
 Share:
- Membagi atau bekerjasama dengan pihak
lain sehingga semua pihak mendapatkan
keuntungan dari risks atau opportunities
tersebut
- Misalnya: melakukan risk-sharing
partnerships, teams, special-purpose
companies, joint-venture (kongsi usaha)
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Positive
Risks or Opportunities (IV)
 Enhance:
- Meningkatkan kemungkinan terjadinya
risks atau opportunities dengan cara
mengidentifikasi dan memaksimalkan key
atau faktor terjadinya risks atau
opportunities tersebut
- Misalnya: menambah resource pada suatu
activity untuk mempercepat penyelesaian
dan mendapatkan bonus dari yang sudah
dijanjikan stakeholder
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Strategies for Positive
Risks or Opportunities (V)
 Accept:
- Menerima keuntungan atau manfaat dari
opportunities yang terjadi tanpa mengejar
kemungkinan terjadinya opportunities
tersebut
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Contingent Response
Strategies
 Merancang response yang hanya untuk
dipakai pada event tertentu

 Response seperti ini belum tentu


dilaksanakan walaupun risks sudah terjadi,
tetapi harus menunggu hingga terjadi syarat
kondisi tertentu
Plan Risk Responses
Tools & Techniques – Expert Judgment
 Menggunakan pihak ahli yang
berpengalaman dengan actions yang harus
diambil dalam resiko tertentu atau resiko
yang sudah didefinisikan

 Keahlian
bisa berupa group atau individu
dengan pendidikan, pengetahuan, skill,
pengalaman atau training khusus
Plan Risk Responses
Outputs – Risk Register Updates
 Komponen risk register yang di-update
termasuk:
- Risks yang teridentifikasi, deskripsi, area
dalam project (misalnya elemen WBS)
yang terkena efek, penyebabnya
(misalnya elemen RBS) dan bagaimana
risk memberikan efek terhadap sasaran
project
- Pemilik dan penanggungjawab risks
- Output dari process “Perform Qualitative
Analysis”, termasuk daftar prioritas risks
- Strategi respons terhadap risks
- Tindakan khusus yang harus diambil
Plan Risk Responses
Outputs – Risk Register Updates (I)
 Komponen risk register yang di-update
termasuk:
- Risks yang teridentifikasi, deskripsi, area
dalam project (misalnya elemen WBS)
yang terkena efek, penyebabnya
(misalnya elemen RBS) dan bagaimana
risk memberikan efek terhadap sasaran
project
- Pemilik dan penanggungjawab risks
- Output dari process “Perform Qualitative
Analysis”, termasuk daftar prioritas risks
- Strategi respons terhadap risks
- Tindakan khusus yang harus diambil
Plan Risk Responses
Outputs – Risk Register Updates (II)
- Kegiatan budget dan schedule yang
dibutuhkan dalam melaksanakan respons
yang terpilih
- Kemungkinan ekskusi plan dan pemicunya
- Mekanisme pelaksanaan plan sebagai reaksi
atas terjadinya risks
- Resiko yang tertinggal setelah response akibat
jenis strategi penanganan resiko “accept”
- Secondary risks yang muncul akibat
implementasi risks response
- Cadangan (schedule dan costs) yang dihitung
berdasarkan quantitative risks analysis
Plan Risk Responses
Outputs – Risk-related Contract
Decisions
 Keputusan melakukan transfer risk, seperti
asuransi, service garansi, dsb

 Terjadiakibat pengambilan strategi:


- Threats  “mitigate” atau “transfer”
- Opportunities  “threat” atau “enhance”

 Risk-relatedcontract decisions merupakan


input untuk process “Plan Procurements”
Plan Risk Responses
Outputs – Project Management Plan
Updates (I)
 Elemen dari project management plan yang
diupdate termasuk tetapi tidak terbatas
pada:
- Schedule management plan  perubahan
akibat risks response
- Cost management plan  perubahan
akibat risks response
- Quality management plan  perubahan
akibat risks response
- Procurement management plan 
menentukan strategi make-or-buy
decision atau contract driven
- Human resource management plan 
Plan Risk Responses
Outputs – Project Management Plan
Updates (II)
- Work breakdown structure  perubahan
akibat risks response
- Schedule baseline  perubahan akibat
risks response
- Cost performance baseline  perubahan
akibat risks response
Plan Risk Responses
Outputs – Project Document Updates
 Dokumen yang diupdate termasuk, tetapi
tidak terbatas pada:
- Assumptions log updates  asumsi bisa
berubah karena informasi baru yang
muncul karena risk response
- Technical documentation updates 
dokumen pendukung lainnya harus direvisi
untuk mengakomodasi informasi baru
yang muncul karena risk response,
perubahan pendekatan teknis dan
perubahan physical deriverables
Monitor & Control Risks
Inputs, Tools & Techniques dan Outputs
Monitor & Control Risks
Data Flow Diagram
Monitor & Control Risks
Inputs – Risk Register
 Informasi dari risk register yang diperlukan
antara lain:
- Risks yang sudah teridentifikasi dan
pemiliknya
- Risks response yang sudah disetujui
- Tindakan (action) khusus atas response
- Watchlist untuk resiko berprioritas rendah
- Cadangan waktu dan cost
Monitor & Control Risks
Inputs – Project Management Plan
 Subsidiary risk management plan yang
berisi:
- Risk tolerances
- Protokol dan penugasan orang (termasuk
pemilik resiko)
- Waktu (time)
- Dan resource lainnya pada project risk
management
Monitor & Control Risks
Inputs – Work Performance Information
 Informasiyang diperlukan dari Work
Performance Information antara lain:
- Deliverable status
- Schedule progress
- Kemunculan dan penggunaan biaya
Monitor & Control Risks
Inputs – Performance Reports
 Informasidari performance measurements
dan analisa untuk menyediakan project work
performance information termasuk variance
analysis, data earned value, dan data
forecast
Monitor & Control Risks
Tools & Techniques – Risk Reassessment
 Process“Monitor & Control Risks” selalu
menemukan risks yang baru sehingga perlu
dilakukan reassessment (penilaian ulang)
risks dan menutup risk yang sudah outdated

 Project
risks assessment harus dijadwalkan
dalam schedule

 Jumlah
perulangan reassessment tergantung
pada perkembangan relatif project
Monitor & Control Risks
Tools & Techniques – Risk Audits
 Menguji dan mendokumentasikan efektifitas
risk responses terhadap risks yang sudah
teridentifikasi dan penyebabnya

 Projectmanager bertanggungjawab untuk


memastikan risk audits dilakukan dalam
frekwensi yang seharusnya

 Risksaudit bisa dilakukan saat review


meeting atau risk audit meeting
Monitor & Control Risks
Tools & Techniques – Variance and Trend
Analysis
 Variance analysis  membandingkan plan
result vs actual result

 Trendanalysis  memberikan review dari


project performance

 Variancedan Trend Analysis memberikan


forecast penyimpangan (deviasi) dari target
completion cost dan schedule

 Deviasidari baseline plan bisa memberikan


potential impact terhadap threat dan
opportuinities
Monitor & Control Risks
Tools & Techniques – Technical Performance
Measurement
 Membandingkan techincal performance
selama project execution dengan technical
performance planning pada project
management schedule

 Technical performance bisa diukur


berdasarkan berat, waktu transaksi, jumlah
deliverable yang cacat, kapasitas
penyimpanan, dsb

 Deviasi seperti kelebihan atau kekurangan


function dapat membantu:
- Forecast tingkat kesuksesan mencapai
Monitor & Control Risks
Tools & Techniques – Reserve Analysis
 Memeriksa apakah budget dan schedule
yang dicadangkan cukup untuk
menanggulangi kebutuhan dana dan waktu
yang bertambah akibat munculnya dampak
baik negatif maupun positif
Monitor & Control Risks
Tools & Techniques – Status Meetings
 Project
risk management menjadi agenda
dalam rapat status meetings

 Risk
management akan menjadi semakin
mudah jika semakin sering dipraktekkan

 Diskusi
yang semakin sering tentang risk
akan membuat project team semakin mudah
mengidentifikasi risks dan opportunities
Monitor & Control Risks
Outputs – Risk Register Updates (I)
 Elemen risk yang di-update termasuk, tetapi
tidak terbatas pada:
- Hasil keluaran (outcome) dari risk
assessments, risks audit dan periodic
risks preview:
 Outcomes bisa termasuk indentifikasi
resiko baru, update probability, dampak,
prioritas, response plans, pemilik resiko
dan elemen lainnya
 Outcome termasuk menutup resiko
yang tidak mungkin muncul lagi dan
melepaskannya dari kebutuhan
cadangan biaya dan waktu
Monitor & Control Risks
Outputs – Risk Register Updates (II)
- Hasil keluaran aktual dari project risks dan
response, yang membantu project
manager melakukan risk plan untuk
kebutuhan organisasi dan project
mendatang
Monitor & Control Risks
Outputs – Organizationa Process Assets
Updates
 Ke-enam process dari Project Risk Management
memberikan informasi yang dapat digunakan
untuk project mendatang dan disimpan sebagai
organizational process assets

 Assets yang di-update termasuk, tetapi tidak


terbatas pada:
- Templates untuk risk management plan,
termasuk probability and impact matrix dan
risk register
- Risk breakdown structure
- Lessons learn dari project risk management
activities
Monitor & Control Risks
Outputs – Change Requests (I)
 Implementasi
planning untuk risk response
kadang menimbulkan change request

 Change request disiapkan dan diproses pada


process “Perform Intergated Change Control”

 Change requests bisa termasuk:


- Recommended corrective actions, antara
lain
 Contingency plans  plan yang
disiapkan untuk menangani resiko yang
muncul
 Workaround plans  plan yang disiapkan
Monitor & Control Risks
Outputs – Change Requests (II)
 Response yang tidak diplanning, tetapi
dilakukan untuk menangani resiko
- Recommended preventive actions 
Digunakan untuk membawa project agar
memenuhi project management plan
Monitor & Control Risks
Outputs – Project Management Plan
Updates (I)
 Jikachange request yang telah disetujui
membawa efek pada proses Risk
Management, maka komponen dokumen
dari project management plan harus direvisi

 Elemen dari project management plan yang


diupdate termasuk tetapi tidak terbatas
pada:
- Schedule management plan  perubahan
akibat risks response
- Cost management plan  perubahan
akibat risks response
- Quality management plan  perubahan
Monitor & Control Risks
Outputs – Project Management Plan
Updates (II)
- Procurement management plan 
menentukan strategi make-or-buy decision
atau contract driven
- Human resource management plan 
perubahan akibat risks response
- Work breakdown structure  perubahan
akibat risks response
- Schedule baseline  perubahan akibat
risks response
- Cost performance baseline  perubahan
akibat risks response
Monitor & Control Risks
Outputs – Project Document Updates
 Dokumen yang diupdate termasuk, tetapi
tidak terbatas pada:
- Assumptions log updates  asumsi bisa
berubah karena informasi baru yang
muncul karena risk response
- Technical documentation updates 
dokumen pendukung lainnya harus direvisi
untuk mengakomodasi informasi baru
yang muncul karena risk response,
perubahan pendekatan teknis dan
perubahan physical deriverables
Tugas
 Berdasarkan template yang sudah ada,
buatlah:
- Risk Management Plan
- Risk Register

Anda mungkin juga menyukai