+
William Stallings
Computer Organization
and Architecture
9th Edition
+
Memori 2
+
Memory Cell Operation
Semiconductor Memory Types
Table 5.1 Semiconductor Memory Types
+
Error Correction
Hard Failure
Cacat Fisik
Sel memori tidak dapat menyimpan data dengan handal atau
bingung menulis 0 atau 1 atau beralih secara tidak menentu
antara 0 dan 1
Dapat disebabkan oleh:
Pelanggaran lingkungan yang keras
Cacat manufaktur
Pemakaian
Soft Error
Peristiwa tak terduga yang mengubah isi satu atau lebih sel
memori
Tidak menybabkan kerusakan permanen pada memori
Dapat disebabkan oleh:
Masalah arus listrik
Partikel Alfa
Error Correcting Code Function
+
Error Correction
Dalam melaksanakan fungsi penyimpanan, memori
semikonduktor dimungkinkan mengalami kesalahan. Baik
kesalahan berat yang biasanya merupakan kerusakan fisik
memori maupun kesalahan ringan yang berhubungan data yang
disimpan. Kesalahan ringan dapat dikoreksi kembali. Untuk
mengadakan koreksi kesalahan data yang disimpan diperlukan
dua mekanisme, yaitu mekanisme pendeteksian kesalahan dan
mekanisme perbaikan kesalahan.
Mekanisme pendeteksian kesalahan dengan menambahkan
data word (D) dengan suatu kode, biasanya bit cek paritas (C).
Sehingga data yang disimpan memiliki panjang D + C.
Kesalahan akan diketahui dengan menganalisa data dan bit
paritas tersebut. Mekanisme perbaikan kesalahan yang paling
sederhana adalah kode Hamming. Metode ini diciptakan
Richard Hamming di Bell Lab pada tahun 1950.
+
Hamming
Error
Correcting
Code
+
Hamming Code
Tabel 4.5 menyajikan jumlah bit paritas yang harus
ditambahkan dalam sistem kode Hamming.
+
Hamming Code
+
Hamming Code
+
Hamming Code
+
Hamming Code
+
Soal
Bit informasi: 10000111. Tentukan urutan bit yang dikirimkan
(informasi+ parity) jikamenggunakan Hamming code!
Bit informasi: 00100011. Tentukan urutan bit yang dikirimkan
(informasi+ parity) jikamenggunakan Hamming code!
Suatu memori internal menyimpan word “DATA” pada suatu
alamat, karena terjadi kesalahan word yang terbaca adalah
“FATA”. Kesalahan pembacaan terletak pada word/character
“D” menjadi “F”. Cari nilai biner berdasarkan tabel ASCII.
Dengan menggunakan kode Hamming, deteksi kesalahan
yang terjadi, bit ke berapa terjadi kesalahan dan data ke
berapa terjadi kesalahan.
D = 01000100
F = 01000110
Suatu memori internal menyimpan word “AKA” pada suatu
alamat, karena terjadi kesalahan word yang terbaca adalah
“AKE”. Kesalahan pembacaan terletak pada word/character
“A” menjadi “E”. Cari nilai biner berdasarkan tabel ASCII.
Dengan menggunakan kode Hamming, deteksi kesalahan
yang terjadi, bit ke berapa terjadi kesalahan dan data ke