MICRO TEACHING
Manajemen Konstruksi
RENCANA ANGGARAN BIAYA
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, mahasiswa mampu:
• Menjelaskan pengertian RAB.
• Mengidentifikasi komponen penyusun RAB.
• Menghitung total biaya pekerjaan sederhana konstruksi.
• RAB adalah perhitungan biaya
bangunan berdasarkan gambar
bangunan dan spesifikasi
pekerjaan konstruksi yang akan
dibangun, sehingga dengan
adanya RAB dapat dijadikan
sebagai acuan pelaksanaan
pekerjaan nantinya.
• Setelah perhitungan RAB
dilanjutkan dengan
perhitungan RAP (Rencana
Anggaran Pelaksanaan)
⦿ RAP merupakan penjabaran dari RAB dimana
kebutuhan material dan tenaga dihitung secara lebih
detail.
⦿ Pada Umumnya RAB digunakan untuk mengajukan
penawaran pekerjaan borongan.
⦿ Sedangkan RAP digunakan untuk menentukan jumlah
material dan tenaga dalam pelaksanaan pembangunan.
Faktor-faktor yg
mempengaruhi
penyusunan anggaran
biaya
Tekni Non
s persyaratan yg
Ketentuan dan
-Hargateknis
bahan
harus dipenuhi serta Gambar-
bangunan
konstruk
gambar
-Upah tenaga kerja
si
Peraturan-peraturan
pemerintah
Peraturan Pemerintah
dalam Penyusunan
Anggaran Biaya
- Syarat-syarat umum
- Analisa BOW
- Pedoman Tata cara penyelenggaraan pembangunan
bangunan negara
- Peraturan umum untuk pemeriksaan bahan bangunan (PUBB)
- Peraturan Beton Indonesia (PBI)
- Peraturan Cat Indonesia (PCI)
- Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia (PKKI)
- Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL)
- Peraturan Pekerjaan Bangunan Air di Indonesia
- Peraturan-peraturan Normalisasi yang lain
• Contoh :
Sebuah pekerjaan plesteran 1 pc : 4 ps tanpa
acian pada pasangan batu bata dengan 2
muka dengan ukuran sbb :
3,00 m
2,00 m
Volume plesteran = 2 m x 3 m x 2 (muka) = 12 m2
Analisa BOW untuk 1 m2 pekerjaan
plesteran 1 pc
: 4 ps adalah sbb :
• 0,2170 zak semen
• 0,0283 m3 pasir pasang
• 0,0125 mandor
• 0,0200 kepala tukang
• 0,2000 tukang batu
• 0,2500 pekerja
Harga satuan bahan dan upah adalah
sebagai berikut :
⦿ Semen : Rp. 59.000 /
⦿ Pasir pasang zak
⦿ Mandor : Rp. 150.000 /
⦿ Kepala m3
Tukang : Rp. 50.000 /
⦿ Tukang batu hari
⦿ Pekerja : Rp. 45.000 /
hari
: Rp. 40.000 /
hari
: Rp. 35.000 /
hari
Bahan dan Tenaga Analisa Harga Satuan Jumlah
Semen 0,2170 Rp 59.000 Rp 12.803
Pasir pasang 0,0283 Rp 150.000 Rp 4.245
Mandor 0,0125 Rp 50.000 Rp 625
Kepala Tukang 0,0200 Rp 45.000 Rp 900
Tukang Kayu 0,2000 Rp 40.000 Rp 8.000
Pekerja 0,2500 Rp 35.000 Rp 8.750
Total Rp 35.323
Harga satuan pekerjaan plesteran 1 m2 adalah Rp.
35.323
Total biaya pekerjaan plesteran adalah
: 12 m2 x Rp. 35.323 =
Rp. 423.876
◾ Persentase Bobot Pekerjaan ialah
besarnya persen pekerjaan siap,
dbanding dengan pekerjaan siap
seluruhnya.
◾ Rumus :
V x HSP x 100
% = PBP
HB
Dimana : V = volume
HSP = Harga Satuan Pekerjaan
HB = Harga
Bangunan
Contoh
:
⚫ Pekerjaan
Plesteran
Volume = 12
m2
Harga satuan =
Rp. 35.323
Harga Bangunan = Rp.
25.000.000 PBP Pekerjaan
plesteran :
12 x Rp. 35.323 x 100%
= 1,69%
KURVA -
S
Langkah-langkah :
• Memperkirakan waktu pelaksanaan
pekerjaan
• Menghitung bobot prosentase pekerjaan
• Membagi bobot pekerjaan dengan durasi
• Menjumlahkan kumulatif prosentase
pekerjaan berdasarkan waktu /
durasi (misal hari ke-1 ,ke- 2 dst)
• Menggambar kurva sesuai dengan
angka kumulatif
KURVA -S
SELESAI