0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan8 halaman

Analisis Korelasi dan Regresi Linear

Dokumen ini membahas tentang korelasi dan regresi linear, termasuk definisi, tujuan, dan analisis data menggunakan dataset Thuesen Ventricular Shortening Velocity yang berkaitan dengan pasien diabetes tipe 1. Korelasi menggambarkan hubungan antara dua variabel kuantitatif, sementara regresi memodelkan hubungan linier antara variabel terikat dan bebas. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara kadar glukosa darah dan kecepatan pemendekan ventrikel.

Diunggah oleh

reyhan alif
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan8 halaman

Analisis Korelasi dan Regresi Linear

Dokumen ini membahas tentang korelasi dan regresi linear, termasuk definisi, tujuan, dan analisis data menggunakan dataset Thuesen Ventricular Shortening Velocity yang berkaitan dengan pasien diabetes tipe 1. Korelasi menggambarkan hubungan antara dua variabel kuantitatif, sementara regresi memodelkan hubungan linier antara variabel terikat dan bebas. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi hubungan antara kadar glukosa darah dan kecepatan pemendekan ventrikel.

Diunggah oleh

reyhan alif
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Korelasi dan Regresi Linear

Kelompok 6

Asma' Khoirunnisa' (25070240012)


Reyhan Alif Nugraha (25070240015)
Sekar Indah Ret Noning Tiyas (25070240017)
Heni Setiyaningsih (25070240018)

1
Korelasi dan Regresi Linear
memvisualisasikan hubungan linear antara dua variabel, menduga
garis regresi, melakukan inferensi bagi parameter regresi,
menentukan koefisien korelasi, melakukan diagnostik regresi.

2
Konsep Dasar Korelasi
 Korelasi merupakan ukuran statistik yang menggambarkan derajat sekaligus arah
hubungan linier antara dua variabel kuantitatif.
 Nilainya berada pada rentang –1 sampai +1, di mana nilai mendekati +1 menandakan
hubungan positif yang kuat dan nilai mendekati –1 menunjukkan hubungan negatif
yang kuat. Korelasi memberikan peneliti gambaran numerik mengenai keeratan
hubungan dua variabel tanpa menyatakan hubungan sebab-akibat

3
Konsep Dasar Regresi
Regresi merupakan teknik analisis statistik yang bertujuan untuk
memodelkan hubungan linier antara variabel terikat (Y) dengan satu atau
lebih variabel bebas (X).
Tujuan utama regresi adalah mengestimasi bentuk hubungan rata-rata
antara Y dan X, mengidentifikasi arah pengaruh, serta memprediksi nilai Y
berdasarkan perubahan pada variabel bebas.
Regresi juga memberikan gambaran apakah hubungan antarvariabel
bersifat positif atau negatif dan seberapa besar pengaruhnya

4
Thuesen
Ventricular Shortening Velocity
Data yang digunakan adalah Thuesen Ventricular Shortening Velocity, yang
berasal dari Practical Statistics for Medical Research, Tabel 11.6.
Dataset ini memiliki 24 baris dan 2 kolom, dan datanya terkait dengan pasien
diabetes tipe 1.

•Variabel yang ada adalah:


◦ [Link]: Vektor numerik yang mencatat glukosa darah
puasa (mmol/l).
[Link]: Vektor numerik yang mencatat kecepatan
pemendekan ventrikel sirkumferensial rata-rata (%/s).

Source: D.G. Altman (1991), Practical Statistics for Medical Research, Table
11.6, Chapman & Hall.

5
> thuesen <- [Link](file="C:/data/[Link]",head=TRUE)
> thuesen
i [Link] [Link]
1 1 15.3 1.76
2 2 10.8 1.34
3 3 8.1 1.27
4 4 19.5 1.47
5 5 7.2 1.27
>#mengidentifikasi kelengkapan baris
6 6 5.3 1.49 dari suatu data frame
7 7 9.3 1.31 > [Link](thuesen)
8 8 11.1 1.09
[1] TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE
9 9 7.5 1.18
10 10 12.2 1.22 TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE
11 11 6.7 1.25 [12] TRUE TRUE TRUE TRUE FALSE TRUE
12 12 5.2 1.19 TRUE TRUE TRUE TRUE TRUE
13 13 19.0 1.95
14 14 15.1 1.28
[23] TRUE TRUE
15 15 6.7 1.52
16 16 8.6 NA
17 17 4.2 1.12
18 18 10.3 1.
19 19 12.5 37
20 20 16.1 1.
21 21 13.3 19
22 22 4.9 1.
23 23 8.8 05
24 24 9.5 1.
32
1. 6
> [Link] <- thuesen[[Link](thuesen), ]
> [Link]
i [Link] [Link]
1 1 15.3 1.76
2 2 10.8 1.34 Pengamatan ke-16 dibuang dari data
3 3 8.1 1.27 frame
4 4 19.5 1.47
5 5 7.2 1.27
6 6 5.3 1.49
7 7 9.3 1.31
8 8 11.1 1.09
9 9 7.5 1.18
10 10 12.2 1.22
11 11 6.7 1.25
12 12 5.2 1.19
13 13 19.0 1.95
14 14 15.1 1.28
15 15 6.7 1.52
17 17 4.2 1.12
18 18 10.3 1.37
19 19 12.5 1.19
20 20 16.1 1.05
21 21 13.3 1.32
22 22 4.9 1.03
23 23 8.8 1.12
24 24 9.5 1.70

7
Apakah ada hubungan linear antara gula darah dan
kecepatan pemendekan ventrikel?
> attach([Link])
> plot([Link], [Link])

Anda mungkin juga menyukai