0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan3 halaman

Pengeringan Ikan Teri: Metode Tradisional vs Hybrid

Dokumen ini membahas metode pengeringan ikan teri dengan pendekatan konvensional dan hybrid, serta analisis mikrobiologi terkait bakteri yang ada pada ikan. Penelitian dilakukan di Kota Padang antara April hingga Agustus 2024, dengan fokus pada kualitas dan kandungan gizi ikan teri. Beberapa penelitian relevan juga dicantumkan untuk mendukung topik yang dibahas.

Diunggah oleh

deliza
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan3 halaman

Pengeringan Ikan Teri: Metode Tradisional vs Hybrid

Dokumen ini membahas metode pengeringan ikan teri dengan pendekatan konvensional dan hybrid, serta analisis mikrobiologi terkait bakteri yang ada pada ikan. Penelitian dilakukan di Kota Padang antara April hingga Agustus 2024, dengan fokus pada kualitas dan kandungan gizi ikan teri. Beberapa penelitian relevan juga dicantumkan untuk mendukung topik yang dibahas.

Diunggah oleh

deliza
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LATAR BELAKANG

rigor mortis
(Rahmadian et al., 2018)
Bungus, Teluk
Kabung, Kota Metode konvensional
Padang,
Tradisional
bachteri halofilik
ikan teri (Stolephorus sp) foodborne disease Y. Salosa, 2013
Pelabuhan Ikan
Pasia Nan Tigo (Ihsan, 2021). bachteri halotolerant

(Hatta et al., 2019)


(Rahman et al., 2022)
Metode Konvensional Pengeringan ikan secara tradisional Ditumbuhi Bakteri
(3 Hari) dengan sinar matahari langsung, 1 x105 CFU/g bakteri (Marpaung, 2015),
membutuhkan waktu 3 hari kondisi cuaca
6,7 x 107 CFU/g bakteri (Sukmawati & Hardianti, 2018)
cerah dan intensitas tinggi.
Belum layak di eksplorasi
Metode Hybrid Pengeringan ikan dengan kombinasi cahaya
(8-13 Jam) matahari dan pemanas kompor berbahan bakar Pemanfaatan energi Profil Mikroba
limbah sekam padi, dapat mempersingkat terbarukan
waktu pengeringan menjadi 8-13 jam. Pengurangan emisi ANALISA MIKROBIOLOGI
karbon Escherecia coli
Uji colony count
Salmonella spp,
Uji sensorik
Uji organoleptik
TINJAUAN PUSTAKA

Penelitian yang Relevan


Klasifikasi
Ikan Teri Kerajaan: animalia
Filum: Chordata No Nama Tahun Topik Penelitian Publikasi
Kelas: Actinopterygii Peneliti
Ordo: Clupeiformes 1 J Sirait 2019 Pengering dan Mutu Ikan Kering. Indonesian
Famili: Engraulidae (Tri, 2024)
Journal of Industrial Research (Sirait, 2019)
40 % (SNI) 01-2721-1992 (Ikan Teri Kering) 2 I Gede 2021 Analisis ekonomi pengering berbahan sumber
20% (SNI) 8273:2016 (Ikan Asin Kering) Bawa energi biomassa sabut kelapa untuk
Kandungan Teri Segar Teri Kering Teri Kering Teri Nasi Susana meningkatkan penghasilan perajin ikan teri
Gizi per Tawar Asin Kering pada skala rumah tangga. Jurnal Agrointek
100gram
(Susana & Alit, 2021)
Energi (kkal) 77 331 193 144
Protein (g) 3 M Hatta 2019 Sistim pengeringan ikan dengan metode
16 68,7 42 32,5
Lemak (g) hybrid. Jurnal Polimesin.
1,0 4,2 1,5 0,6
Karbohirat (g) 4 Sukmawat 2018 Analisis Total Plate Count (TPC) Mikroba
0 0 0 0
Kalsium (mg) i Pada Ikan Asin Kakap di Kota Sorong Papua
500 2.381 2.000 1.000
Fosfor (mg) Barat. Jurnal Biodjati
500 1.500 300 1.000
Vitamin A (SI) 150 200 - 200
Vitamin BI (mg) 0,05 0,1 0,01 0,1
METODE PENELITIAN

Waktu dan Tempat :


Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April sampai Bulan Agustus tahun
2024 bertempat di laboratorium IPA SMP Negeri 1 Padang, dan Perkampungan
Nelayan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Anda mungkin juga menyukai