Ciri- ciri text narasi
• Narrative text menceritakan mengenai kisah yang ada di masa lalu.
• Menggunakan noun atau kata benda untuk menggantikan kata hewan, orang,
benda dalam cerita. Contohnya the dwarfs, carriage dan lain sebagainya.
• Biasanya merupakan cerita-cerita yang sudah banyak diketahui oleh orang
serta berkembang di masyarakat. Contohnya seperti The Rabbit and The
Turtle, Malin Kundang dan lain sebagainya.
• Unsur cerita narrative text terdiri atas setting waktu, tempat, tema cerita,
tokoh, suasana, konflik serta penyelesaian.
• Tersusun dalam sebuah sekuel sederhana atau beberapa sekuel kompleks.
• Orientation, merupakan paragraf awal yang berisi mengenai
perkenalan tokoh yang terlibat dalam suatu kejadian dalam cerita.
Selain itu orientation berisi tempat kejadian serta waktu cerita.
• Complication, terdiri atas paragraf yang menjelaskan mengenai
awal mula peristiwa atau kejadian. Awal mula peristiwa tersebut
menjadi rentetan alur cerita yang kemudian berlanjut pada
konflik, klimaks serta anti klimaks.
• Resolution, merupakan bagian akhir cerita. Sesuai namanya, pada
struktur ketiga dari narrative text ini berisi penyelesaian.
• Complication terdiri atas tiga konflik, yaitu
• Natural conflict, konflik alam atau antar semesta.
• Social conflict, konflik antar tokoh atau pelaku.
• Psychological conflict, konflik pada batin atau diri sendiri.
• Unsur kebahasaan yang terdapat dalam narrative text, antara lain:
Menggunakan simple past tense (keterangan waktu lampau) Ditandai dengan
penggunaan to be: was/were, dan penggunaan kata kerja ke dua (verb 2)
Menggunakan adverb of Time (keterangan waktu) Bentuk keterangan waktu
yang digunakan seperti once upon a time, one day, one sunny afternoon, dan
lain-lain. Menggunakan direct speech (ungkapan langsung) Ungkapan
langsung biasanya ditandai dengan tanda kutip. Kalimat dalam tanda kutip
digunakan untuk mempertegas alur cerita agar terlihat lebih nyata.
Menggunakan specific character (tokoh khusus) Setiap narrative text memiliki
karakter atau tokoh yang membangun cerita.
A long time ago, there were two creatures, Sura and Baya. Sura was the
name of a shark and Baya was a crocodile. They lived in an ocean. When
Sura and Baya were searching for some nourishment. Abruptly, Baya saw a
goat. “Yummy, this is my lunch,” said Baya.
“Yummy, this is my lunch,” said Baya.
“No chance! This is my lunch. You are covetous” said Sura. At that point they
battled for the goat. Following a few hours, they were extremely drained.
Feeling tired of battling, they lived in the better places. Sura lived in the
water and Baya lived in the area. The outskirt was the shoreline, so they
would never battle again.
One day, Sura went to the area and searched for some nourishment in the
stream. He was exceptionally ravenous and there was very little nourishment
in the ocean. Baya was extremely furious when he realized that Sura broke
the guarantee.
They battled once more. They both hit one another. Sura bit Baya’s tail. Baya
did likewise to Sura. He bit hard until Sura at last surrendered and Awent
back to the ocean. Baya was cheerful.