Implementasi Pembelajaran
Mendalam (Deep Learning)
Tim Pengembang Pembelajaran Mendalam
Kelompok Kerja Pengawas Madrasah
Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Indragiri Hilir
Disampaikan Dalam Rangka:
Peningkatan kapasitas supervisi pengawas madrasah dalam
proses pendampingan, pembinaan, dan pengembangan
kompetensi guru.
POKJAWASMAD KAB. INHIL
Selasa, 06 Mei 2025
Implementasi Pembelajaran Mendalam
① Perencanaan
Perencanaan PM melalui refleksi guru
terhadap diri sendiri, karakteristik ② Pelaksanaan
peserta didik, materi pelajaran, sumber
Pelaksanaan pembelajaran dengan
daya dan mitra pembelajaran Title
prinsip berkesadaran, bermakna, dan
menggembirakan melalui pengalaman
belajar memahami, mengaplikasi, dan
merefleksi
③ Asessment
Asesmen tidak hanya berfokus
pada penguasaan teori, tetapi juga
pada pemahaman konseptual yang
mendalam, keterampilan berpikir
kritis, serta penerapan dalam
kehidupan nyata
Perencanaan PM
① Identifikasi
a. Mengidentifikasi kesiapan peserta didik ② Desain Pembelajaran
b. Memahami karakteristik materi pelajaran a. Menentukan capaian pembelajaran
c. Menentukan dimensi profil Lulusan b. Menentukan topik pembelajaran yang
kontekstual dan relevan
c. Mengintegrasikan lintas disiplin ilmu yang
④ Asesment relevan dengan topik
a. Asesmen pada awal pembelajaran d. Menentukan tujuan pembelajaran
b. Asesmen pada proses pembelajaran e. Menentukan kerangka pembelajaran
c. Asesmen pada akhir pembelajaran (praktis pedagogis, kemitraan pembelajaran,
lingkungan pembelajaran, pemanfaatan
digital)
③ Pengalamam Belajar
a. Merancang pembelajaran dengan prinsip berkesadaran, bermakna, dan
menggembirakan
b. Merancang tahapan pembelajaran dengan langkah-langkah kegiatan awal, inti
Perencanaan Pembelajaran
Mendalam
Peserta Didik Peserta didik memiliki pengetahuan dasar yang bervariasi
mengenai isu-isu lingkungan, perlu memiliki kesadaran perannya
terhadap keseimbangan ekosistem, menunjukkan minat tinggi dalam
kegiatan berbasis proyek
Materi Pelajaran Materi ekosistem dapat mencakup pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif. Materi ini di-rancang relevan
dengan kehidupan nyata, seperti memahami dampak aktivitas manusia
terhadap ekosistem sungai, serta aplikatif melalui kegiatan seperti
proyek pengelolaan sampah.
Identifikasi
Dimensi Profil Lulusan
DPL 1: Keimanan dan DPL 3: Penalaran DPL 5: Kolaborasi DPL 7: Kesehatan
Ketakwaan Terhadap Kritis
Tuhan YME
DPL 2: Kewargaan DPL 4: Kreatifitas DPL 6: Kemandirian DPL 8: Komunikasi
Perencanaan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran Peserta didik menyelidiki bagaimana hubungan saling keter-gantungan antar
Mendalamkomponen biotik-abiotik dapat mempe-ngaruhi kestabilan suatu ekosistem di
lingkungan sekitarnya.
Lintas Disipin Ilmu 1. Pendidikan Jasmani, Olah raga dan Kesehatan
2. Ilmu Pengetahuan Sosial
3. Prakarya
Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu:
1. Memahami pentingnya keanekaragaman hayati dalam ekosistem
2. Mengidentifikasi dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekosistem
3. Melaksanakan proyek kreatif berbasis solusi lingkungan untuk mencegah
pencemaran pada ekosistem
Desain Pembelajaran
Topik Pembelajaran Peran Manusia dalam Menjaga Ekosistem
Praktik Pedagogis 1. Pembelajaran Berbasis Proyek
2. Diskusi kelompok, eksplorasi lapangan, wawancara, dan presentasi
Kemitraan Pembelajaran 1. Komunitas Peduli Ciliwung (KPC)
2. Pengelola Bank Sampah Sungai Ciliwung
3. Masyarakat Sekitar Sungai Ciliwung
Lingkungan Pembelajaran 1. Ruang Fisik: lingkungan di sekitar Sungai Ciliwung
2. Ruang Virtual: platform daring untuk diskusi dengan teman
3. Budaya Belajar: kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa ingin tahu
Pemanfaatan Digital 1. Perencanaan: LMS
2. Pelaksanaan: pertemuan daring, video, perpustakaan daring
3. Asesmen: asesmen daring
Perencanaan Pembelajaran
Mendalam
Langkah-langkah Pembelajaran Mengaplikasi
Awal (Berkesan, Bermakna) 1. Peserta didik melakukan kunjungan lapangan ke Sungai Ciliwung untuk
1. Guru menerapkan teknik permainan pemusatan konsentrasi mengidentifikasi masalah kelangsungan ekosistem sungai
2. Guru memulai dengan video singkat perbedaan kondisi sungai yang bersih dan 2. Peserta didik melakukan interview dengan masyarakat di sekitar sungai ciliwung
tercemar 3. Peserta didik menyimak penjelasan dari Komunitas Peduli Ciliwung dan Pengelola
3. Guru memberikan pertanyaan pemantik “Bagaimana kondisi makhluk hidup pada Bank Sampah
kedua sungai tersebut?ˮ untuk menstimulasi empati peserta didik 4. Guru dan narasumber menumbuhkan kesadaran kepada Peserta didik tercemarnya
4. Peserta didik melakukan literasi melalui bahan bacaan pada websites tentang sungai akibat sampah yang tidak dikelola dengan baik
Sungai Ciliwung yang Tercemar 5. Peserta didik berdiskusi dengan teman melalui zoom dan guru pendamping untuk
5. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai bahan bacaan untuk merancang proyek pengelolaan sampah
menumbuhkan kesadaran pencemaran sungai akibat sampah sehingga berdampak 6. Peserta didik mengembangkan proyek pengelolaan sampah di sekolah contohnya:
pada kondisi makhluk hidup di sungai membuat tempat sampah berdasarkan jenisnya, ecobrick, 3R, bank sampah, dan
“Apa penyebab terjadinya pencemaran sungai? ˮ sebagainya (dilakukan diferensiasi produk/ide)
“Apakah sungai yang tercemar mempengaruhi kondisi makhluk hidup di sana? ˮ
6. Memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan menghubungkan dengan
peran peserta didik Merefleksi (berkesadaran, bermakna)
"Apa yang bisa kita lakukan untuk melestarikan sungai kita? 1. Peserta didik melakukan uji coba proyek dan atau mempresentasikan hasil
proyeknya
2. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman, guru, dan salah satu
Inti (Bermakna, Mengembirakan) narasumber dari Komunitas Peduli Ciliwung dan Pengelola Bank Sampah
Memahami 3. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu terhadap proyek yang telah
dilakukan
1. Berdiskusi, membaca artikel, eksplorasi sumber informasi pada buku, e-book, 4. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap pencapaian tujuan pembelajaran
artikel, dan websites melalui internet tentang keanekaragaman hayati dan ekosistem 5. Peserta didik menemukan solusi dan atau peran lanjutan mereka setelah belajar
sungai
a. Apa definisi ekosistem?
b. Apa saja macam-macam ekosistem? Penutup (berkesadaran)
c. Apa definisi keanekaragaman hayati? 1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran
d. Mengapa keanekaragaman hayati penting bagi kelangsungan ekosistem? 2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran selanjutnya dan strategi
e. Apakah aktivitas manusia mempengaruhi kelangsungan ekosistem sungai? belajar yang akan digunakan (contoh: topik yang akan dipelajari, mitra yang akan
diundang, eksperimen yang akan dilakukan, sumber/media pembelajaran yang
2. Membuat peta konsep tentang ekosistem, keanekaragaman hayati, dan digunakan)
kelangsungan ekosistem sungai 3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai pencapaian proyeknya
Asesmen Awal Kuis singkat pengetahuan awal tentang
Pembelajaran ekosistem dan hubungannya dengan
aktivitas manusia
Asesmen Proses Peta Konsep
Asesmen Pembelajaran Presentasi
Pembelajaran Asesmen Proyek Pengolahan Sampah
Asesmen Akhir Jurnal reflektif
Pembelajaran Tes tertulis