BULLDOZER
CLG B230C
Instrument & Controls
T O U G H W O R L D . T O U G H E Q U I P M E N T.
PT LIUGONG MACHINERY INDONESIA 极 限 工 况 强 悍 设 备
Training And Development
Operator Controls & Instrument Panels
Battery Disconnect Switch
Battery disconnect switch berada pada samping kiri
tempat duduk operator switch.
Untuk mematikan sistem kelistrikan utama dari Machine
(Unit), putar battery disconnect switch key berlawanan
dengan arah jarum jam ke posisi “O”. Posisi ini, akan
memutus suplai utama dari baterai ke sistem utama dari
Machine (Unit).
Battery Disconnect Switch (ON), putar battery
disconnect switch key searah jarum jam ke posisi “I”
sebelum melakukan start engine. Pada posisi ini, sistem
kelistrikan pada baterai mensuplai ke sistem utama dari
Machine (unit).
Option
Operator Controls & Instrument Panels
Key Switch
Key switch (kunci kontak) adalah dua instrument yang
berbeda fungsi. Untuk memutus seluruh sistem kelistrikan
pada Machine (Unit) namun baterai masih terhubung dengan
system utama, maka posisikan key switch (kunci kontak) ke
posisi “OFF”
Key switch posisi
1. OFF
2. ON
3. Start
Operator Controls & Instrument Panels
1. Voltmeter
2. Engine oil pressure gauge
3. Torque converter oil temperature gauge
(hydraulic type)
4. Coolant temperature gauge
5. Service hour meter
Operator Controls & Instrument Panels
Voltmeter Gauge
ini menunjukan Power Voltage dari Machine (unit). Normalnya Power
Voltage besarnya diantara 24-28 Volt. Ketika Voltage di bawah 24 Volt atau
lebih dari 28 Volt, indikator peringatan Voltage akan menyala sebagai
peringatan
Engine Oil Pressure Gauge
Range nya adalah diantara 0-10 bar (0-1MPa), range normalnya antara 1-10 bar.
Jika engine oil pressure terlalu rendah, indikator peringatan akan menyala. Jika
kondisi engine terlalu dingin, posisikan preheat engine sebelum melakukan start
engine sampai gauge menunjukan ke range angka yang normal karena akan
berpengaruh pada tekanan oli engine.
Operator Controls & Instrument Panels
Torque converter oil temperature gauge
Jarum ini digunakan untuk menunjukan temperature oli pada torque converter. Dimana
range nya diantara 50-120°C. Jika temperature terlalu tinggi, indicator peringatan akan
menyala. Kurangi pekerjaan supaya gauge menunjukan kembali ke range yang normal.
Coolant Temperature Gauge
Gauge ini range nya diantara 40-100°C pada saat Machine (unit) bekerja normal. Jika
temperature terlalu tinggi, indicator peringatan akan menyala. Kurangi Rpm Engine
sampai gauge menunjukan kembali ke range yang normal. Hentikan Machine (unit) dan
periksa level coolant jika diperlukan.
Operator Controls & Instrument Panels
Service Hour Meter
Ini digunakan untuk menghitung dan
menyimpan Hour Meter (HM) lamanya
Machine (unit) tersebut digunakan.
Operator Controls & Instrument Panels
Switch Panel
1. Rear floodlight switch
2. Work light switch
3. Instrument light switch
4. Front windshield wiper switch
5. Front floodlight switch
6. Rear windshield wiper switch
Operator Controls & Instrument Panels
[Link] control lever 8. Blade control lever
2. Shift control lever 9. Blade control lever lock button
3. Steering control lever 10. Ripper control lever
4. Shift lock lever 11. Ripper control lever lock
5. Service brake pedal button
6. Decelerator pedal
7. Service brake pedal lock lever
Operator Controls & Instrument Panels
Throttle Control Lever
1. Tuas kontrol Throttle,
2. L : posisi kecepatan rendah,
3. H : posisi kecepatan tinggi. Tuas ini digunakan untuk mengendalikan Rpm
Engine dan Output Power dari Engine. Dorong tuas kontrol throttle mundur ke
Posisi “H” untuk menaikan Rpm Engine, yang biasanya sering digunakan selama
bekerja. Pada saat menghentikan Machine (unit), dorong tuas control throttle ke
posisi L terlebih dahulu sebelum mematikan engine dengan memposisikan key
switch (kunci kontak) ke posisi OFF.
Operator Controls & Instrument Panels
Shift Control Lever
2. Tuas kontrol Shift,
R : Mundur,
F : Maju,
N : Netra.
Tiga kecepatan untuk Maju dan tiga kecepatan untuk Mundur.
Operasikan tuas dengan pelan dan lembut untuk mengubah
atau mengganti kecepatan dari Machine (unit). Dorong atau
posisikan tuas kontrol shift ke posisi netral sebelum
melakukan start Engine.
Peringatan
Ketika sistem kontrol perpindahan mengalami kerusakan, jangan pernah
melepas sistem transmisi tanpa izin. Konsultasikan dengan dealer LiuGong
atau Perusahaan Servis jika kesalahan tidak dapat dihilangkan.
Operator Controls & Instrument Panels
Steering Control Lever
3. Tuas kontrol kemudi,
Dorong tuas kontrol kemudi ke depan ke posisi tengah,
maka mesin akan berbelok. Dorong tuas ke ujung untuk
berbelok dengan maksimal, baik belok ke kanan ataupun
ke kiri
Operator Controls & Instrument Panels
Shift Lock Lever
4. Tuas ini digunakan untuk mengunci shift control lever pada saat parkir.
Dorong ke bawah untuk mengunci shift control lever dan tarik ke atas untuk
membukanya.
Operator Controls & Instrument Panels
Brake Lock Lever
Menekan pedal rem servis dan mendorong tuas kunci rem ke posisi LOCK
dapat mengunci pedal rem servis; menekan pedal rem servis dan
mendorong tuas kunci rem ke posisi UNLOCK dapat membuka kunci pedal
rem servis.
Peringatan
Tuas kunci rem harus dalam posisi TERKUNCI saat mesin berhenti.
Operator Controls & Instrument Panels
5. Steering Control Lever (option)
Dorong tuas pengatur kemudi ke depan hingga posisi tengah,
maka mesin akan mendapatkan putaran yang besar.
Mendorong tuas ke ujung dapat menghasilkan titik belokan.
6. Decelerator Pedal 6
Tekan decelerator pedal ini untuk mengurangi kecepatan
Machine (unit) atau mengurangi Rpm Engine.
Peringatan
Saat mesin berjalan ke puncak lereng, atau membuang tanah
dari tebing, mesin akan berakselerasi secara tiba-tiba karena
pengurangan beban, tekan pedal deselerator saat ini untuk
mengurangi kecepatan.
Operator Controls & Instrument Panels
Blade Control Lever
Blade control lever, blade control lever netral pada posisi
(2). Dorong blade control lever ke posisi
(1) untuk menaikan blade; Dorong blade control lever ke posisi
(3) untuk menurunkan blade; Dorong blade control lever ke posisi
(4) untuk fungsi floating.
Operator Controls & Instrument Panels
Blade Control Lever
Tuas tidak dapat me-reset Kembali ke posisi (2) jika
didorong ke posisi (4). Ketika mengoperasikan straight
blade, dorong tuasnya ke posisi
A, blade akan miring ke kanan, dorong tuas ke posisi
B, blade akan miring ke kiri. Blade dapat miring pada posisi
(1),(2),(3).
Posisi A dan B hanya digunakan untuk straight blade.
A : miring ke kanan ,
B : miring ke kiri,
Ketika tilt cylinder sampai posisi end stroke, dorong control
lever kembali ke posisi (2).
Jangan memiringkan blade ketika berada pada posisi tertinggi
atau terendah.
A. Miringkan ke kanan
B. Miringkan ke kiri
Operator Controls & Instrument Panels
Horn Button
Horn button, tombol klakson ini terletak di samping blade control lever. Horn Button
Suara klakson akan berbunyi pada saat kita menekan tombol klakson.
Blade Lock Button
Blade lock button, Tekan tombol ini untuk mengunci blade control lever,
dan tarik ke atas untuk membukanya.
Peringatan Blade Lock
Jika mesin berhenti bekerja untuk waktu yang lama, dorong tuas kontrol Button
persneling ke posisi NETRAL, dan putar tuas pengunci ke posisi LOCK.
Peringatan
Saat memarkir atau memperbaiki, turunkan bilah ke tanah dan kunci Blade Lock Button
tombolnya.
Operator Controls & Instrument Panels
Penyesuaian
Penyesuaian Sudut
Sudut Sandaran Sandaran
Tangan
Safety Belt
Berat dan
Suspensi
Penyesuaian
Depan dan
Belakang
TERIMA KASIH