• Internalisasi adalah penghayatan, pendalaman, atau penguasaan secara mendalam
terhadap suatu ajaran, doktrin, atau nilai, sehingga hal tersebut menjadi
keyakinan dan kesadaran akan kebenarannya yang kemudian diwujudkan dalam
sikap dan perilaku.
• Historis adalah Sesuatu yang berkaitan, bertalian, atau ada hubungannya dengan
masa lampau atau ilmu sejarah.
• Idealisme adalah sifat atau keyakinan seseorang yang berpegang teguh pada
standar, nilai, atau prinsip yang dianggap sempurna, benar, atau ideal.
APAKAH ADA
PERTANYAAN???
SOAL PILIHAN GANDA
1. Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa tidak hanya menuntut pengakuan
adanya Tuhan, tetapi juga mengandung kewajiban untuk...
A. Mengembangkan sikap ateisme dan sekularisme.
B. Menjaga kerukunan antarumat beragama dan penganut kepercayaan.
C. Memaksakan keyakinan agama tertentu kepada orang lain yang
berbeda.
D. Menganggap agama dan kepercayaan sebagai urusan privat tanpa
kaitan dengan negara.
2. Implementasi sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dalam
konteks kehidupan berbangsa dan bernegara dapat diwujudkan melalui
kebijakan publik yang...
A. Mengutamakan kepentingan kelompok mayoritas saja.
B. Menjamin penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) tanpa diskriminasi.
C. Memberikan hak istimewa kepada golongan tertentu dalam hukum.
D. Memisahkan hak asasi dengan kewajiban dasar warga negara.
3. Penerapan nilai Persatuan Indonesia dalam konteks globalisasi yang
ditandai dengan arus budaya asing yang masif di kalangan generasi
muda diwujudkan dengan sikap...
A. Menutup diri sepenuhnya dari segala pengaruh kebudayaan luar.
B. Menerima budaya asing secara selektif dan menjaga kearifan lokal.
C. Menganggap semua budaya asing lebih unggul daripada budaya lokal.
D. Membiarkan budaya lokal mati karena dianggap kuno dan
ketinggalan zaman.
4. Konsekuensi logis dari sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat
Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan adalah...
A. Kekuasaan penuh berada di tangan pemimpin tertinggi tanpa ada
kontrol.
B. Pengambilan keputusan harus selalu melalui voting (pemungutan
suara).
C. Setiap keputusan yang menyangkut kepentingan umum didasarkan
pada musyawarah mufakat yang diliputi semangat kekeluargaan.
D. Demokrasi hanya berlaku pada saat pemilihan umum, setelah itu
rakyat tidak memiliki peran.
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menuntut adanya
pemerataan pembangunan ekonomi dan kesempatan berusaha. Upaya
nyata yang paling sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam bidang
ekonomi adalah...
A. Menerapkan sistem free-fight liberalism (persaingan bebas tanpa
batas).
B. Memberikan subsidi dan bantuan sosial hanya kepada kelompok elit.
C. Mengembangkan koperasi sebagai salah satu pilar ekonomi
kerakyatan.
D. Melakukan privatisasi seluruh aset negara kepada pihak asing.
6. Kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang masih marak terjadi
di Indonesia merupakan tantangan nyata terhadap praktik Pancasila,
khususnya melanggar secara fundamental nilai sila ke...
A. Pertama dan Kedua
B. Kedua dan Kelima
C. Ketiga dan Keempat
D. Keempat dan Pertama
7. Seorang siswa menunjukkan sikap proaktif dengan mengajak teman
temannya membersihkan selokan di sekitar sekolah tanpa menunggu
instruksi dari guru. Tindakan siswa ini paling mencerminkan nilai luhur
Pancasila berupa...
A. Kekeluargaan
B. Tenggang rasa
C. Gotong royong
D. Patriotisme
8. Prinsip integralistik dalam Pancasila menegaskan bahwa negara...
A. Mengutamakan kepentingan individu di atas kepentingan semua
golongan
B. Merupakan kesatuan dari seluruh golongan dan individu, serta tidak
memihak pada satu golongan manapun
C. Harus menganut sistem teokrasi di mana negara diatur oleh hukum
agama tertentu
D. Memisahkan secara tegas antara urusan negara dan urusan
masyarakat.
9. Dalam konteks pencegahan paham radikalisme dan intoleransi,
pengamalan Pancasila harus diintensifkan, khususnya melalui penekanan
pada sila...
A. Kesatu dan Kedua
B. Kesatu dan Ketiga
C. Kedua dan Keempat
D. Ketiga dan Kelima
10. Salah satu tantangan globalisasi yang dapat mengikis nilai-nilai
Pancasila, khususnya pada sila kelima (Keadilan Sosial), adalah
munculnya gaya hidup konsumerisme dan hedonisme. Dampak negatif
dari gaya hidup ini adalah...
A. Meningkatnya solidaritas sosial antar warga negara
B. Keseimbangan antara hak dan kewajiban menjadi terjaga
C. Mendorong sikap individualistik dan pemborosan yang bertentangan
dengan semangat kekeluargaan dan kesederhanaan
D. Menghargai hasil karya orang lain sehingga memicu kemajuan yang
merata.