RISK MANAGEMENT
(Manajemen Risiko)
• Mata kuliah ini merupakan matakuliah yang
membahas resiko yang perlu diketahui pada saat
pengerjaan suatu proyek TI.
• Pembahasan diawali dari jenis-jenis resiko, matriks
kejadian resiko dan dampak, appetite risk dari suatu
Deskripsi perusahaan dan usulan pencegahan dan
penyelesaian resiko.
Mata Kuliah • Analisa resiko merupakan materi yang dijelaskan di
dalam matakuliah ini dan menjadi bagian dalam
matakuliah lain seperti Proyek Management,
Controling and Audit IS, IS Strategy, IT Goverment.
• Beberapa kerangka kerja Manajemen Resiko yang
dibahas diantaranya COSO, ERM, OGC M_o_R
Risiko memiliki konotasi negatif, merupakan sesuatu yang tidak disukai dan sesuatu yang
ingin dihindari.
Definisi Risiko : Pendahuluan
Risiko adalah kejadian yang merugikan.
Risiko dilihat dari segi investasi adalah kemungkinan adanya penyimpangan hasil/
keuntungan dari yang diharapkan.
Risiko perusahaan adalah suatu peristiwa yang mungkin terjadi dalam operasional
perusahaan sehingga dapat mengakibatkan kerugia bagi perusahaan.
• Suatu kejadian/peristiwa yang jika terjadi
dapat menimbulkan hambatan terhadap
pencapaian tujuan atau sasaran enterprise
• Kejadian/peristiwa dapat disebabkan karena
faktor internal maupun eksternal enterprise
Definisi • Risiko dapat menimpa siapa dan apa saja;
Risiko – direksi ~ office boy,
– logistik ~ pemasaran,
– aset berwujud ~ aset tak berwujud
• Aset informasi, reputasi, dan nama baik
juga tidak terlepas dari risiko
• The potential of gaining or losing something of value.
(wikipedia)
• A probability or threat of damage, injury, liability, loss, or
any other negative occurrence that is caused by
external or internal vulnerabilities, and that may be
avoided through preemptive action. (business
dictionary)
RISK? • a process, effected by an entity's board of directors,
management and other personnel, applied in strategy
setting and across the enterprise, designed to identify
potential events that may affect the entity, and manage
risks to be within its risk appetite, to provide reasonable
assurance regarding the achievement of entity
objectives (COSO Enterprise Risk Management –
Integrated Framework. 2004. COSO)
Risk
• Risk is often expressed in term of a combination of the
consequences of an event (including changes of
circumstances) and the associated likehood of
occurrence.
UNDESIRABLE
EVENT
Business
Process
(kejadian yang
tidak
OBJECTIVE
diinginkan)
Risk Consequence
Source
• Risiko muncul karena adanya ketidakpastian.
Didunia ini kita dihadapkan pada banyak
ketidakpastian. Contoh hari ini bisa hujan bisa
Risiko dan tidak, investasi bisa untung (harga SB naik) atau
bisa rugi (harga SB turun).
Kondisi
• Ketidakpastian dalam berbagai aspek kehidupan
Ketidakpastian akan menimbulkan risiko yang harus dihadapi
oleh manusia.
• Ketidakpastian ada tingkatan dan karakteristiknya.
TINGKAT KARAKTERISTIK CONTOH
KETIDAKPASTIAN
Tidak ada (pasti) Hasil bisa diprediksi dengan Hukum Alam
pasti
Tingkatan Ketidakpastian Obyektif Hasil bisa diidentifikasi dan
probabilitas diketahui
Permainan dadu,
kartu
Ketidakpastian Ketidakpastian Subyektif Hasil bisa diidentifikasi tapi Kebakaran,
probababilitas tidak diketahui kecelakaan mobil,
investasi
Sangat Tidak Pasti Hasil tidak bisa diidentifikasi Eksplorasi angkasa
dan probabilitas tidak luar
diketahui
Fluktuasi Ketidakpastian
Ketidakpastian dapat tercermin dari fluktuasi pergerakan yang tinggi.
Makin tinggi fluktuasi maka ketidakpastian semakin tinggi.
Saham (FX), harga minyak, sampai dengan harga listrik mengalami
fluktuasi meskipun dengan tingkat fluktuasi yang berbeda-beda. Risiko
ada dimana-mana mencakup berbagai instrume dalam kehidupan.
1. Globalisasi Dunia
Akibat globalisasi dunia maka kejadian disuatu negara
akan cepat mempengaruhi negara lain.
Faktor –Faktor 2. Liberalisasi Dunia
Yang Dengan membuka pasar domestik terhadap investor
asing mengakibatkan aliran modal lebih mudah untuk
menyebabkan masuk dan keluar sehingga mengakibatkan fluktuasi
dunia.
Peningkatan 3. Kecepatan Proses Informasi
Fluktuasi Teknologi yang semakin maju, mendorong investor atau
pelaku pasar untuk lebih cepat memperoleh informasi
dan bereaksi cepat terhadap informasi tersebut
sehingga mendorong fluktuasi harga semakin tinggi
Internal Eksternal
Sumber
Risiko
• Komp
etisi
• Rusa global
knya ,
mesin kemaj
produ uan
Contoh Risiko
ksi, teknol
terlam ogi,
batny regula
a si
prose peme
s rintah,
pengir perub
iman, ahan
pemb perila
orosa ku
n konsu
sumb men,
er kenai
daya, kan
dll upah
buruh
, dll
Fakt Fakt
or or
Inter Ekst
nal ernal
Upah buruh naik profit jadi berkurang
Kesadaran orang tentang rokok mengurangi keuntungan
perusahaan rokok
Contoh
Larangan mengekspor raw material ke LN akibat regulasi
Akibat
pemerintah akan berdampak pada industri tambang
menurun
Risiko
Memasyarakatnya internet industri pos kurang diperlukan
Terjadi
Daya saing industri tekstil menjadi lemah karena adanya
impor dari LN dengan harga lebih murah
(Likehood) Kemungkinan
terjadinya risiko
Komponen
Risiko
(Impact) Dampak
terjadinya risiko
Hubungan Antar Komponen
Likehood
Impact
The function that coordinates the
efforts of people to accomplish
goals and objectives by using
available resources efficiently and
effectively. (wikipedia)
The organization
Management and coordination
?
of the activities of a business in
order to achieve defined
objectives. (business dictionary)
The identification, assessment, and prioritization of risks followed by
coordinated and economical application of resources to minimize,
monitor, and control the probability and/or impact of unfortunate
events or to maximize the realization of opportunities (Business
book).
Risk management’s objective is to assure uncertainty does not
deflect the endeavor from the business goals. (wikipedia)
Risk
Proses menganalisa serta memperkirakan timbulnya suatu resiko
dalam suatu kegiatan
Management
proses yang bertujuan untuk membantu organisasi memahami,
menilai dan mengambil tindakan pada semua risiko dengan maksud
untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan dan mengurangi
kemungkinan kegagalan (Danastri, 2018)
• Prinsip yang mendasari:
1. Setiap entitas, apakah mencari untung atau tidak, ada
untuk mewujudkan nilai bagi para pemangku
kepentingannya.
2. Nilai diciptakan, dilestarikan, atau dikikis oleh keputusan
Kenapa RM manajemen dalam semua kegiatan, mulai dari menetapkan
strategi hingga mengoperasikan perusahaan sehari-hari.
penting? • RM mendukung penciptaan nilai dengan memungkinkan
manajemen untuk:
1. Menangani secara efektif potensi peristiwa di masa depan
yang menciptakan ketidakpastian.
2. Tanggapi dengan cara yang mengurangi kemungkinan hasil
turun dan meningkatkan sisi baiknya.
01Bagaimana02 03 dan IS/IT?
Kaitan antar RM
Adakah risiko Perlukah Bagaimana jika
terkait penerapan manajemen diabaikan?
IS/IT di untuk hal
enterprise? tersebut di dalam
proyek IS/IT?
• IT/IS Risk Management (Manajemen Resiko
Manajemen Teknologi Informasi/Sistem Informasi)
Resiko adalah suatu proses identifikasi kerentanan
dan ancaman terhadap sumber daya
Teknologi informasi yang digunakan oleh sebuah
organisasi dan dilakukan oleh manajer IT
Informasi/ untuk mencapai tujuan bisnis,mengurangi
Sistem resiko, dan menyeimbangkan pengeluaran
dalam mencapai keuntungan dan
Informasi melindungi IT.
1. Proses manajemen resiko yang merupakan
proses berulang yang berlangsung. Ini adalah
Berdasarkan proses yang yang harus diulang tanpa batas,
Definisi disebabkan lingkungan bisnis yang fleksibel
atau terus berubah yang menyebabkan
IT/ISRM munculnya ancaman baru.
2. Pilihan penanggulangan (kontrol) yang
terdapat 2 digunakan untuk mengelola resiko harus
menjaga keseimbangan antara produktivitas,
hal: biaya, efektivitas penanggulangan, dan nilai
aset informasi yang harus dilindungi.
Manajemen • Jika manajemen resiko diatur dengan baik,
proses akan terus menerus identifikasi masalah
Resiko dan resolusi, maka sistem akan mudah
adalah melengkapi sistem lain.
• Ini termasuk; organisasi, perencanaan dan
Proses penganggaran, dan kontrol biaya.
• Hal – hal yang tidak terduga akan berkurang
yang karena penekanan akan menjadi manajemen
yang proaktif dan bukan reaktif.
berlanjut
• Manajemen Resiko dirancang untuk
melakukan lebih dari sekedar
mengidentifikasi resiko.
• Sistem juga harus mampu mengukur resiko
Sistem dan memprediksi dampak dari resiko pada
Manajemen proyek.
Resiko IT • Hasilnya adalah resiko yang dapat diterima
atau tidak dapat diterima. Persetujuan atau
tidak dari suatu resiko biasanya tergantung
pada tingkat toleransi manajer proyek untuk
resiko.
Manajemen • Beberapa organisasi memiliki sebuah
Manajemen Resiko Perusahaan (Enterprise
Resiko IT Risk Management/ERM). Ada empat
kategori, menurut Committee of Sponsoring
sebagai Organization of Treadway
Commission(COSO), yaitu:
bagian dari 1. Strategi
Manajemen 2. Operasi/pengerjaan
3. Laporan Pengeluaran
Resiko 4. Pemenuhan/Penyesuian
Perusahaan
1. Mengidentifikasi Resiko
• Perusahaan mengungkap, mengenali dan
menggambarkan resiko yang mungkin mempengaruhi
proyek.
2. Menganalisis Resiko
• Ketika resiko sudah di – identifikasi, perusahaan
menentukan kemungkinan dan konsekuensi dari setiap
Proses resiko yang ada. Perusahaan kemudian
mengembangkan sebuah pemahaman tentang sifat
resiko dan potensi untuk mempengaruhi tujuan dan
Managemen sasaran proyek .
3. Mengevaluasi Resiko
Resiko IT • Perusahaan mengevalusi resiko dengan menentukan
besarnya resiko, yang merupakan kombinasi dari
kemungkinan dan konsekuensi. Lalu Perusahaan
membuat keputusan apakah resiko itu diterima atau
tidak.
4. Memantau dan Mempertimbangkan Resiko
• Ini adalah tahap dimana perusahaan memantau setiap
resiko yang ada untuk menghindari resiko yang lebih
besar.
1. Memberikan panduan untuk membantu para eksekutif
dan manajemen mengajukan pertanyaan kunci,
membuat lebih baik, keputusan risiko-disesuaikan lebih
banyak informasi dan membimbing perusahaan mereka
sehingga risiko dikelola secara efektif
Fungsi 2. Membantu menghemat waktu, biaya dan tenaga dengan
alat untuk mengatasi risiko bisnis
Manajemen 3. Mengintegrasikan manajemen TI terkait risiko bisnis
menjadi manajemen risiko perusahaan secara
Resiko IT keseluruhan
4. Membantu kepemimpinan memahami risiko perusahaan
dan toleransi risiko
5. Memberikan panduan praktis didorong oleh kebutuhan
kepemimpinan perusahaan di seluruh dunia
1. Tatakelola TI/SI yang baik adalah suatu hal yang kritis bagi perusahaan
• Peran TI/SI cukup penting didalam perusahaan jika dapat di kelola dengan baik
untuk mendapatkan manfaatnya. Manajemen TI/SI yang baik akan membawa
dampak baik pada perusahaan berupa performa dan citra baik dari publik.
2. Nilai TI/SI lebih dari sekedar teknologi/sistem yang baik
• Keberhasilan bisnis tidak semata-mata hanya dibantu dengan adanya TI/SI dalam
Perlunya perusahaan, tata kelola TIK yang baik menjadi kunci mencapai tujuan agar tercipta
suatu kondisi yang diharapkan. Salah satu langkah keberhasilan adalah adanya
penempatan sumber daya baik manusia maupun infrastruktur yang tepat ketika
Manajemen menangani suatu proses tertentu.
3. Manajemen Senior memiliki keterbatasan
•
Risiko di
Tidak semua hal harus menunggu aksi dari level eksekutif perusahaan, hal ini
dikarenakan adanya keterbatasan pada kemampuan dan waktu pada suatu kondisi
tertentu. Maka dari itu perlu adanya tata kelola TIK yang baik agar proses
pengambilan keputusan yang berkaitan dengan investasi TI/SI bisa dilakukan
IT/IS secara cepat dan akuntabel namun tetap in line sesuai sasaran dan arahan yang
diinginkan oleh level eksekutif perusahaan.
4. Perusahaan yang maju mengelola TI dengan cara yang berbeda
• Tujuan yang ingin dicapai tentu membuat perusahaan harus memikirkan langkah
yang mereka ambil. Maka dari itu masing-masing perusahaan memiliki
kecenderungan untuk mengelola TI/SI dengan cara mereka masing-masing. Hal ini
disesuaikan dengan tujuan utama perusahaan dan strategi untuk mencapai tujuan
tersebut.
Terjadi Fraud
• Fraud merupakan istilah yang memiliki arti
perbuatan kecurangan yang melanggar
SI/IT RM hukum (illegal-acts) yang dilakukan secara
sengaja dan sifatnya dapat merugikan pihak
diabaikan lain dalam bidang TI/SI.
• Bentuk dari kecurangan ini seperti tindakan
pencurian, penyerobotan, pemerasan,
penjiplakan, pengelapan dan lain-lain.
TUGAS
Buatlah analisis manajemen risiko pada sebuah bisnis
rintisan (startup) atau usaha kecil berbasis digital yang
Anda pilih (misalnya: toko online, aplikasi layanan
makanan, platform edukasi daring, atau bisnis berbasis IoT)
Lakukan analisis risiko bisnis dengan mengacu pada
tahapan manajemen risiko:
• Identifikasi risiko
• Analisis risiko
• Evaluasi tingkat risiko
• Strategi mitigasi dan pengendalian risiko
See you next week
Thank You