0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan38 halaman

Penyakit Retina: Gejala dan Penanganan

1. Dokumen membahas berbagai penyakit retina dan korpus vitreus seperti oklusi vena sentralis retina, oklusi arteri sentralis retina, central serous retinopathy, peradangan retina, ablasio retina, tumor retina, dan penyakit degenerasi seperti retinitis pigmentosa. 2. Setiap penyakit dibahas gejalanya, hasil pemeriksaan fundus, dan penatalaksanaannya. Kebanyakan penyakit menyebabkan penurunan fungsi penglihatan
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
29 tayangan38 halaman

Penyakit Retina: Gejala dan Penanganan

1. Dokumen membahas berbagai penyakit retina dan korpus vitreus seperti oklusi vena sentralis retina, oklusi arteri sentralis retina, central serous retinopathy, peradangan retina, ablasio retina, tumor retina, dan penyakit degenerasi seperti retinitis pigmentosa. 2. Setiap penyakit dibahas gejalanya, hasil pemeriksaan fundus, dan penatalaksanaannya. Kebanyakan penyakit menyebabkan penurunan fungsi penglihatan
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RETINA DAN KORPUS VITREUS

dr. Edia Asmara Soelendro,SpM(K) Dr. Elsa Gustianty, SpM

Penyakit Retina

Gangguan peredaran darah Oklusi Vena Sentralis Retina Oklusi Arteri Sentralis Retina Central Serous Retinopathy (CSR) Peradangan Ablasio Retina Tumor Retina Trauma Komosio retina Cahaya berlebih Keracunan obat Penyakit degenerasi

Oklusi Vena Sentralis Retina


Penyebab 1. Penekanan vena dari luar arteriosklerosis 2. Stasis vena spasme arteri/ arteriole tekanan vena rendah 3. Degenerasi jaringan endotel vena proses degenerasi endotel endotel lepas proliferasi gumpalan sumbatan

Oklusi dapat terjadi pada

Pembuluh utama

Cabang-cabang

Gejala lebih hebat, penurunan Visus lebih parah

Gejala
Serangan

pendahuluan, sifatnya sementara, visus sedikit menurun

Saat

terjadi oklusi, visus memburuk mendadak/ buta total, pem eksternal tenang

Funduskopi

Vena melebar, berkelok-kelok, warna lebih gelap Perdarahan di seluruh kuadran retina Arteri menyempit Batas cawan optik kabur

Penatalaksanaan
Kurang

memuaskan, visus tetap menurun, Penderita harus dirujuk ke I.P. Dalam karena bahaya Glaukoma neovaskular mencari dan mengobati penyebab

Oklusi Arteri Sentralis Retina


Penyebab 1. Emboli bercak aterosklerosis dalam a. karotis atau penyakit katup jantung 2. Trombosis dari arteriosklerosis pembuluh yang menyumbat Dapat tjd pada arteri retina utama atau cabang

Gejala
Visus

mendadak buram, dalam beberapa detik persepsi cahaya bisa hilang buta total Tanpa nyeri Pemeriksaan eksternal: tenang

Funduskopi

Retina pucat, edema, warna keabuan Cherry Red Spot: foveola tetap merah Arteri sangat kecil Segmentasi vena

BRAO

Penatalaksanaan
Tujuan : mendorong sumbatan ke perifer Massage bola mata Parasintesa COA

Prognosis
Bila teratasi < 1jam : visus dpt normal kembali Bila > 4 jam : penurunan visus menetap

Central Serous Retinopathy


Penyebab kebocoran pembuluh koriokapilaris ke rongga subretina melalui lapisan epitel pigmen yang membuka di daerah makula merupakan cairan transudat yang bening

Umumnya

unilateral Pada pria dewasa muda

Gejala
Visus

sedikit menurun, terutama pada cahaya terang Metamorfopsia Sering sembuh spontan dlm 3 bln, visus kembali normal

Funduskopi

Makula terangkat, kulpulan cairan bening di blkgnya Bentuk lesi bulat Refleks fovea (-)

Peradangan Retina (Retinitis)


berasal dari radang koroid korioretinitis Penyebab yang sering ditemukan Toxoplama gondii (protozoa pada binatang)
Sering

Gejala
Bersifat

kronis Penurunan visus tergantung letak lesi Sering pada makula visus sangat menurun Pemeriksaan eksternal: tenang

Funduskopi

Cawan optik agak kabur Bercak eksudat batas tdk tegas, tdk teratur, warna putih kekuningan mengikuti p.d retina Vena melebar, berkelok-kelok Kdg perdarahan Std penyembuhan: bercak putih batas tegas dikelilingi pigmen (hitam)

Terapi
Pyrimethamine Trisulfa Clindamycin,

Spiramycine, Minocycline

Ablasio Retina
=Retinal Detachment, Separatio Retinae Retina lepas dr lapisan pigmen epitel Penyebab 1. Tarikan pd retina oleh jaringan ikat di vitreous. 2. Dorongan dari blkg o/ cairan, tumor 3. Masuknya cairan dr vitreous ke blkg retina melalui suatu lubang di retina

Sering

pada penderita miop sedang Karena trauma terutama pd miop

Gejala
Nyeri

(-) Seolah ada layar menutupi pandangan Misal: melihat orang bagian kaki tak tampak atau sebaliknya hanya wajah Sebelumnya terdapat fotopsia, metamorfopsia, mikropsia, makropsia.

Funduskopi

Retina yg lepas menonjol, warna abu-abu,permukaan melipat. P.d retina terangkat Sering tdpt robekan umumnya di temporal perifer

Penatalaksanaan
Operasi

reposisi retina

Komosio Retina
Penyebab: trauma tumpul Gejala : penglihatan buram
Funduskopi Retina edema tu di polus posterior/ makula Kdg terdapat perdarahan

Photoretinitis
Penyebab: cahaya >> gerhana matahari, sinar laser, sinar las tanpa pelindung Gejala:bayangan hitam di tengah
Funduskopi Edema di sekitar makula Kemudian menjadi jaringan parut dgn pigmen

Keracunan Obat
Penyebab: tembakau, alkohol, kina Gejala: visus menurun perlahan Funduskopi: sering tdk ada kelainan Std lanjut cawan optik pucat Penatalaksanaan: Stop zat penyebab Vasodilator Roboransia

Retinopati Hipertensi
Klasifikasi modifikasi dari Scheie Grade 0: tdk ada perubahan Grade 1: penyempitan arteri Grade 2: penyempitan arteri dengan spasme fokal Grade 3: grade 2 + perdarahan retina dan atau eksudat Grade 4: grade 3 + papil edema

Penatalaksanaan
Terapi

terhadap hipertensi

PROGNOSIS Pada umumnya tidak sampai timbul penurunan visus kecuali bila ada oklusi

Retinopati Diabetika
Penyebab

kebutaan terbayak di AS Dipengaruhi oleh faktor lamanya DM bukan beratnya DM Durasi > 15 thn 2/3 retinopati Kontrol GD baik onset lebih lambat Bila sudah ada retinopati pengaruh kontrol GD sedikit sekali

Klasifikasi
1. Background DR 2. Preproliferative DR 3. Proliferative DR

Background

Kelainan DR mikrovaskular terbatas pada retina. Mikroaneurisma Perdarahan intra retina: dot, blot Edema retina Eksudat keras Dilatasi vena Eksudat lunak Intraretinal microvascular abnormalities (IRMA)

Proliferative DR
Kelainan

juga pada vitreous Neovaskularisasi pada perm vitreous kontraksi perdarahan vitreous fibrosis vitreous ablasio retina traksi

PPDR

PPDR

Penatalaksanaan
Terhadap

DM Neovaskularisasi: fotokoagulasi laser Perdarahan vitreous : vitrektomi Ablasio retina : buckling + circlase

Penyakit Degenerasi
Retinitis Pigmentosa
=

Distrofi retina berpigmen

Gejala
progresif

lambat, khas buta senja Lapang pandang menyempit progresif Stad awal: visus masih baik Stad lanjut: lapang pandang sangat sempit tunnel vision

Funduskopi

St awal: bagian perifer bercak hitam : bone corpuscle St lanjut: menyebar mendekati makula, cawan optik pucat Makulopati

Penatalaksanaan
Tidak

memuaskan

Anda mungkin juga menyukai