0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan11 halaman

Panduan Lengkap Pengalamatan IP dan Subnetting

Dokumen ini membahas pengalamatan jaringan TCP/IP, termasuk definisi dan struktur IP Address yang terdiri dari Network Identifier dan Host Identifier. Selain itu, dijelaskan tentang subnetmask, tipe IP Address (Public dan Private), serta kategori komunikasi IP seperti unicast, multicast, dan broadcast. Konsep broadcast address juga diuraikan sebagai cara efisien untuk mengirim informasi ke semua host dalam jaringan.

Diunggah oleh

Nanda Amalia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan11 halaman

Panduan Lengkap Pengalamatan IP dan Subnetting

Dokumen ini membahas pengalamatan jaringan TCP/IP, termasuk definisi dan struktur IP Address yang terdiri dari Network Identifier dan Host Identifier. Selain itu, dijelaskan tentang subnetmask, tipe IP Address (Public dan Private), serta kategori komunikasi IP seperti unicast, multicast, dan broadcast. Konsep broadcast address juga diuraikan sebagai cara efisien untuk mengirim informasi ke semua host dalam jaringan.

Diunggah oleh

Nanda Amalia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Merancang Pengalamatan Jaringan

IP Address dan Subnetting


IP Address
• Salah satu aturan yang ada pada
jaringan TCP/IP adalah
pengalamatan, setiap komputer
yang terkoneksi di jaringan harus
mempunyai alamat yang unik.
• Pengalamatan yang ada di
jaringan biasa disebut dengan IP
Address.
• Alamat ini digunakan untuk
mengirim atau menerima
informasi, bisa diibaratkan
sebagai alamat surat yang
dipakai sebagai acuan
pengiriman paket oleh tukang pos
Part of IP Address
• Terdiri dari dua bagian yang secara
keseluruhan adalah 32 bit.
– Bagian pertama sebagai
Network Identifier (Network
Number)
– Bagian kedua sebagai Host
Identifier (Host Number).
– Keduanya membentuk IP
address.

• Contoh, IP address [Link]


– Tiga oktet pertama,
(192.168.18), adalah porsi dari?
– Octet terakhir, (57) adalah?
• Dikenal sebagai hierarchical
Netmask
 Bisa disebut sebagai netmask atau subnetmask
 Pada pengalamatan jaringan, Selain IP Address yang
perlu dikonfigurasi adalah subnetmask
 Subnet Mask mempunyai panjang 32 bit, sama seperti
IP Address
 Terdapat tiga pengelompokan besar subnet mask yang
dikenal, biasa disebut sebagai default subnetmask
yaitu :
 [Link]
 [Link]
 [Link].

 Penulisan nomor IP : [Link]/[Link]


 [Link] adalah no IP Address
 [Link] adalah no subnetmask
Netmask (Cont…)
IP Address Class
Public – Private IP Address
 Terdapat dua tipe IP Address
– Public IP Address, biasa digunakan pengalamatan di
internet, semua host yang terkoneksi secara langsung di
internet membutuhkan public IP address yang unik.
– Private addresses, biasa digunakan untuk internal LAN
sepanjang tidak terkoneksi ke internet. Tabel dibawah ini
adalah Private Address
Public – Private IP Address
Unicast – MultiCast - Broadcast
 Dalam penggunaan dalam hal kelompok komunikasi IP bisa
juga dikategorikan sebagai unicast, broadcast, or multicast.
 Kategori IP berdasarkan kelompok komunikasi :
 one-to-one (unicast)
 one-to-many (multicast)
Range multicast addresses adalah [Link] sampai
[Link]
 one-to-all (broadcast)
 Class C dengan ID network [Link] subnet mask
[Link] mempunyai broadcast address
[Link].
 Class B dengan ID network of [Link], subnet mask
[Link], mempunyai broadcast [Link].
 A Class A dengan ID network [Link], subnet mask
[Link], mempunyai broadcast [Link].
Broadcast
• Alamat IP digunakan untuk mengirim atau menerima informasi ke
dan dari host yang ada pada suatu jaringan.
• Bagaimana jika suatu host ingin mengirim paket kepada seluruh
host yang ada pada jaringannya? Tidak efisien jika ia harus
membuat replikasi paket sebanyak jumlah host tujuan, padahal isi
paket-paket tersebut sama.
• Oleh karena itu, dibuat konsep broadcast address.
• Host cukup mengirim ke alamat broadcast, maka seluruh host
yang ada pada network akan menerima paket tersebut .
• Konsekuensinya, seluruh host pada jaringan yang sama harus
memiliki broadcast address yang sama dan alamat tersebut tidak
boleh digunakan sebagai nomor IP untuk host tertentu
• Defaultnya no IP Broadcast adalah nomor IP terakhir pada jaringan
yaitu :
– [Link]  untuk seluruh network
– xxx.255.255.255  untuk jaringan kelas A
– [Link].255.255  untuk jaringan kelas B
– [Link].255  untuk jaringan kelas C

Anda mungkin juga menyukai