0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan21 halaman

Perbandingan Mikrokontroler dan Mikroprosesor

Mikrokontroler adalah komputer kecil dalam satu chip yang mengintegrasikan CPU, memori, dan I/O untuk mengontrol perangkat otomatis, sedangkan mikroprosesor adalah CPU tunggal yang memerlukan komponen eksternal untuk berfungsi. Mikrokontroler lebih efisien dan hemat daya, cocok untuk aplikasi spesifik, sementara mikroprosesor dirancang untuk tugas berat dengan kemampuan komputasi tinggi. Perbedaan utama terletak pada integrasi komponen, efisiensi, dan aplikasi penggunaannya.

Diunggah oleh

dafaballpool876
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan21 halaman

Perbandingan Mikrokontroler dan Mikroprosesor

Mikrokontroler adalah komputer kecil dalam satu chip yang mengintegrasikan CPU, memori, dan I/O untuk mengontrol perangkat otomatis, sedangkan mikroprosesor adalah CPU tunggal yang memerlukan komponen eksternal untuk berfungsi. Mikrokontroler lebih efisien dan hemat daya, cocok untuk aplikasi spesifik, sementara mikroprosesor dirancang untuk tugas berat dengan kemampuan komputasi tinggi. Perbedaan utama terletak pada integrasi komponen, efisiensi, dan aplikasi penggunaannya.

Diunggah oleh

dafaballpool876
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Microcontroller

&
Microprocessor

Hakkun Elmunsyah
Nurul Laili Sa'adah
• Mikrokontroler adalah sebuah komputer
kecil (”special purpose computers”) di
Pengertian dalam satu IC yang berisi CPU, memori,
Mikrokontrolle timer, saluran komunikasi serial dan paralel,

r Port input/output, ADC. Mikrokontroller


digunakan untuk suatu tugas dan
menjalankan suatu program.
Cara Kerja
• Menerima Input: Mikrokontroler menerima sinyal dari sensor atau tombol (misalnya
sensor suhu, cahaya, atau tekanan).
• Memproses Data CPU di dalam mikrokontroler membaca data dari input, lalu
menjalankan program dari ROM (biasanya berupa perintah logika sederhana).
• Menghasilkan Output: Hasil pengolahan dikirim ke perangkat output, seperti motor,
LED, atau buzzer.
• Mengulangi Siklus Mikrokontroler terus mengulang proses ini secara otomatis (real-
time), selama diberi daya listrik.
Fungsi
• Mengontrol Perangkat Otomatis: Mengatur kerja alat seperti mesin cuci, remote,
atau robot berdasarkan program yang ditanam.
• Menerima dan Mengolah Input: Membaca sinyal dari sensor (misalnya suhu, cahaya,
atau tekanan).
• Menghasilkan Output:Mengirim sinyal ke aktuator (seperti motor, LED, buzzer)
sesuai hasil pengolahan.
• Menjalankan Program Tertanam (Embedded Program):Melakukan operasi tertentu
yang sudah ditetapkan dalam ROM.
• Komunikasi Antar-Perangkat: Menghubungkan sistem dengan perangkat eksternal
seperti komputer, sensor, atau modul komunikasi (Bluetooth, Wi-Fi, dll.).
Karakteristik
Karakteristik Penjelasan
CPU, memori, dan I/O sudah menyatu sehingga sistem
Terintegrasi dalam satu chip
lebih ringkas.
Hemat daya Cocok untuk perangkat yang menggunakan baterai.

Biaya produksi rendah Karena tidak memerlukan banyak komponen eksternal.


Misalnya hanya untuk mengatur sensor suhu atau
Cocok untuk tugas spesifik
motor DC.
Tidak secepat mikroprosesor, tapi cukup untuk tugas
Kecepatan cukup (MHz)
otomatis.
Memisahkan memori program dan memori data agar
Arsitektur
lebih efisien.
Misalnya mode sleep dan idle untuk mengurangi
Memiliki mode hemat energi
konsumsi daya.
Mesin cuci, sistem alarm, alat ukur digital, robot kecil,
Digunakan pada sistem embedded
dsb.
Jenis Mikrokontroller

• AVR (Alf and Vegard’s Risc Processor): Contohnya adalah mikrokontroler ATMega328 yang
digunakan pada Arduino Uno
Jenis Mikrokontroller

• PIC (Programmable Interface Controller): Contohnya


digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari alat
rumah tangga seperti rice cooker hingga sistem
kontrol industri seperti pengaturan palang pintu kereta
api
Jenis Mikrokontroller

• ARM (Advanced RISC Machine): Contohnya digunakan


Internet of Things (IoT) seperti smart home dan
smartwatch, serta cloud computing.
• Mikropropesor adalah Central Processing
Unit (CPU) didalam single chip.

Pengertian • Komponen CPU : Arithmatic and Logic Unit

Microprocesso (ALU), instruction decoder, register, bus


control circuit, dll.
r • Mikroprosesor adalah otak utama komputer
yang bertugas memproses data dan
menjalankan instruksi program.
Cara Kerja
• Pengambilan Instruksi (Fetch): Mikroprosesor mengambil instruksi dari memori
utama (biasanya ROM atau RAM).
• Dekode Instruksi (Decode): Instruksi yang diambil diterjemahkan menjadi sinyal-
sinyal yang bisa dimengerti oleh CPU.
• Eksekusi (Execute): Unit ALU (Arithmetic Logic Unit) melaksanakan perintah, seperti
menghitung, membandingkan, atau memindahkan data.
• Penyimpanan Hasil (Store): Hasil proses dikirim kembali ke memori atau ke
perangkat output seperti monitor, printer, dll.
Fungsi
• Pemrosesan Data (Data Processing): Melakukan operasi aritmatika (penjumlahan,
pengurangan, perkalian, pembagian) dan logika (AND, OR, NOT).
• Pengendalian Sistem (System Control): Mengatur komunikasi antara berbagai
komponen komputer seperti RAM, ROM, dan perangkat input/output.
• Eksekusi Instruksi (Instruction Execution): Menjalankan perintah dari program yang
tersimpan dalam memori utama.
• Pengambilan Keputusan (Decision Making): Menganalisis kondisi tertentu dan
memilih langkah selanjutnya sesuai logika program.
• Manajemen Memori (Memory Management): Mengatur penyimpanan sementara
(RAM) dan pengambilan data dari memori permanen (ROM).
Karakteristik
Karakteristik Penjelasan
Berfokus pada kemampuan komputasi Didesain untuk tugas berat seperti
tinggi pengolahan data besar dan multitasking.
Memerlukan RAM, ROM, dan modul I/O
Tidak memiliki memori internal
eksternal untuk berfungsi.
Karena banyak komponen eksternal harus
Ukuran rangkaian besar dan kompleks
dihubungkan melalui motherboard.
Kurang efisien untuk perangkat yang
Konsumsi daya tinggi
menggunakan baterai.
Mampu mengeksekusi jutaan instruksi per
Kecepatan tinggi (GHz)
detik.
Program dan data disimpan dalam memori
Arsitektur Von Neumann
yang sama.
Digunakan pada perangkat besar Komputer, laptop, server, workstation.
Jenis Microprocessor

• Mikroprosesor 4 bit  Intel 4004


• Mikroprosesor 8 bit  Intel 8008, 8080, 8085
• Mikroprosesor 16 bit  Intel 8086, 8088, 80286
• Mikroprosesor 32 bit  Intel 80486
• Mikroprosesor 64 bit  Pentium
Perusahaan Microprocessor
• AMD,
• Intel,
• Nvidia,
• grup teknologi Marvell,
• Enocean Gmbh,
• Ensilica,
• ARM,
• Adapteva
Perbedaan microprocessor dan
microcontroller
Perbedaan microprocessor,
microcontroller, CPU
Perbedaan microprocessor dan CPU

• Microprocessor: satu chip tunggal yang mencakup ALU, register, kontrol, dan kendali
timing.
• CPU: konsep unit pemrosesan utama komputer; bisa terdiri dari beberapa komponen di
beberapa papan sirkuit.
• Perbedaan utama: microprocessor menggabungkan banyak fungsi pada satu chip; CPU
bisa lebih besar dan terdistribusi.
Perbedaan microprocessor dan
microcontroller
Aspek Mikroprosesor Mikrokontroler
Otak komputer, fokus pada pengolahan data Otak sistem otomatis kecil, fokus pada
Fungsi utama
berat dan kompleks. kontrol tugas tertentu.

Hanya CPU, tanpa memori dan I/O internal. Sudah memiliki CPU, RAM, ROM, dan port
Komponen internal
Semua harus dipasang eksternal. I/O dalam satu chip.
Lebih besar karena butuh komponen Lebih kecil dan sederhana karena semua
Ukuran rangkaian
tambahan. sudah terintegrasi.
Kurang efisien dan boros daya karena banyak Lebih efisien dan hemat daya, cocok untuk
Efisiensi sistem
komponen eksternal. sistem bertenaga baterai.
Relatif lebih lambat karena sering mengakses Lebih cepat karena semua proses terjadi di
Kecepatan eksekusi
memori eksternal. dalam chip.
Lebih mahal karena membutuhkan banyak Lebih murah karena seluruh sistem dalam
Biaya sistem
komponen tambahan. satu chip.
Berdasarkan von Neumann architecture
Berdasarkan Harvard architecture (program
Model arsitektur (program dan data disimpan di memori yang
dan data disimpan di memori terpisah).
sama).
Mesin cuci, microwave, remote TV, robot,
Aplikasi umum Komputer, laptop, server, workstation.
sistem alarm, dan alat otomatis lainnya.
Analogi
• Mikroprosesor itu seperti rumah besar tanpa perabot. Rumahnya luas, tapi kamu
harus beli dan pasang sendiri semua: tempat tidur, lemari, dapur, listrik, dan air.
• Artinya: mikroprosesor butuh komponen tambahan (RAM, ROM, I/O) agar bisa
berfungsi.
• Mikrokontroler itu seperti unit apartemen siap huni. Di dalamnya sudah ada semua
fasilitas dasar: listrik, dapur kecil, kamar mandi, dan perabot minimalis.
• Artinya: mikrokontroler sudah punya CPU, memori, dan port I/O di dalam satu chip,
tinggal dipakai.
20

Thank You !
21

Tugas Mandiri
Deadline 28 Oktober 2025 Pukul 23.59
1. Buka menu “System Information” atau “About This PC” di laptop Anda.
Catat data berikut:
o Jenis dan merek prosesor (misalnya: Intel Core i5-1135G7, AMD Ryzen 5 5600U)
o Jumlah core dan thread
o Kecepatan clock (base dan boost frequency)
o Besaran RAM
2. Analisis dan jawab pertanyaan berikut:
o Mengapa laptop Anda menggunakan mikroprosesor, bukan mikrokontroler?
o Bagaimana jumlah core dan kecepatan clock memengaruhi performa laptop Anda dalam kegiatan sehari-
hari?
o Jika laptop Anda hanya memiliki satu core dengan clock speed rendah, bagaimana dampaknya terhadap
kinerja sistem?
o Bandingkan performa laptop Anda dengan teman yang menggunakan tipe prosesor berbeda. Apa yang
bisa disimpulkan?

Anda mungkin juga menyukai