SECTIO SECAREA ATAS INDIKASI LETAK
SUNGSANG PRESENTASI KAKI
DAN KETUBAN PECAH DINI
By : Marlina L.
Simbolon,[Link].,Bd.,MKM
PENDAHULUAN
• 3-4% bayi berada dalam posisi sungsang ketika lahir
• Frank breech (50-70%) Complete breech (5-10%) Footling
(10-30%)
• Pada presentasi kaki bagian paling rendah ialah satu atau
dua kaki
• Kelainan kongenital terdapat 6-18% pada presentasi kaki,
dibandingkan 2-3% pada presentasi kepala
• KPD adalah robeknya selaput khorioamnion dalam
kehamilan tanpa diikuti tanda-tanda persalinan
• Risikonya dapat terjadi infeksi yang dapat meningkatkan
angka kematian ibu dan anak
LETAK SUNGSANG
• DEFINISI
keadaan Janin terletak
memanjang (membujur)
dengan kepala di fundus
uteri dan bokong berada
di bagian bawah kavum
uteri. Pada presentasi
kaki bagian paling
rendah ialah satu atau
dua kaki.
ETIOLOGI
Maternal :
Panggul sempit
Fetal :
Multiparitas
1. Hidramnion/
Riwayat melahirkan oligohidramnion
letak sungsang 2. Gemeli
Tumor dalam panggul 3. Hidrosefalus
Anomali uterus 4. anensefalus
Intervensi bedah
4
KLASIFIKASI
Dikenal beberapa jenis letak sungsang yaitu:2
• Letak bokong (Frank Breech)
Letak bokong dengan kedua tungkai terangkat ke atas.
• Letak Sungsang sempurna (Complete Breech)
Letak bokong di mana kedua kaki ada di samping bokong (letak
bokong kaki sempurna /lipat kejang)
• Letak sungsang tidak sempurna (Incomplete Breech)
Adalah letak sungsang di mana selain bokong bagian yang terendah
juga kaki atau lutut, terdiri dari :
– Kedua kaki = Letak kaki sempurna (24%)
Satu kaki = Letak kaki tidak sempurna
– Kedua lutut = Letak lutut sempurna (l %)
Satu lutut = Letak lutut tidak sempurna.
Page 5
PATOFISIOLOGI
• Letak janin dalam uterus bergantung pada
proses adaptasi janin terhadap ruangan di
dalam uterus.
• Pada kehamilan sampai kurang lebih 32
minggu,jumlah air ketuban relatif lebih banyak,
sehingga memungkinkan
• janin bergerak dengan leluasa.
• Dengan demikian janin dapat menempatkan
diri salah satunya dalampresentasi bokong
PENANGANAN
• Dalam Kehamilan
[Link] : external version
[Link] HAMIL : knee chest potititon
Dalam Persalinan
Prinsip Dasar Persalinan Sungsang
• Persalinan pervaginam
• Persalinan spontan; janin dilahirkan dengan kekuatan
dan tenaga ibu sendiri. Cara ini disebut Bracht.
Manual aid (partial breech extraction); janin dilahirkan
sebagian dengan tenaga dan kekuatan ibu dan sebagian
lagi dengan tenaga penolong.
Ektraksi sungsang (total breech extraction); janin dilahirkan
seluruhnya dengan memakai tenaga penolong.
• Persalinan perabdominan (sectio caesaria).
KETUBAN PECAH DINI
• ketuban pecah dini
/Spontaneus/early/premature rupture of the
membrane (PROM) adalah pecahnya ketuban
pada usia kehamilan > 37 minggu dan belum
inpartu
• ketuban pecah dini preterm atau premature
preterm rupture of the membrane (pPROM)
yaitu pecahnya ketuban saat usia kehamilan <
37 minggu
• EPIDEMIOLOGI
– KPD terjadi pada sekitar 10% dari seluruh kehamilan
• ETIOLOGI
– Faktor infeksi, dapat melalui rute ascenden dari vagina atau
infeksi cairan intraamniotik
– Faktor selaput ketuban yang terlalu tipis
– Faktor perubah tekanan intrauteri yang mendadak
– Faktor yang berhubungan dengan kebidanan dan kandungan,
seperti multigravid, pernah mengalami KPD pada persalinan yang
lalu (risiko 2-4x), hamil ganda (kembar dua 50%, kembar tiga
90%), hidramnion, perdarahan ante partum, malposisi janin, CPD,
umur >35 tahun, trauma vagina dan lain-lain.
LAPORAN KASUS
Identitas
• Nama : Ny. S
• Umur : 34 tahun
• Agama : Islam
• Pekerjaan : Ibu rumah tangga
• Pendidikan: SD
• Alamat : Jl. Sidomulyo Rt 13
• MRS tanggal : 10 januari 2011
• Pukul : 03.45 WITA
• Keluhan utama : Keluar air-air
• Riwayat Perjalanan Penyakit :
Os merupakan rujukan dari RS Kapuas dengan G3P2A0 hamil
aterm+presentasi kaki posisi oblique +KPD+fetal distress.
Sekitar 20 jam yang lalu (pagi tadi) os mengaku ada keluar
air-air, cukup banyak berupa rembesan. Os mengaku tidak
ada mules-mules ataupun keluar lendir darah ketika keluhan
terjadi. Sekitar 13 jam yang lalu os baru mengaku ada keluar
lendir darah disertai mules-mules namun masih jarang. Os
rajin memeriksakan kehamilannya ke bidan dan dikatakan
kehamilannya baik-baik saja. Os juga pernah di usg pada
tanggal 21 desember 2010 dan dikatakan bayinya dalam
keadaan oblique. Os tidak ada riwayat minum jamu-jamuan,
terjatuh ataupun berhubungan akhir-akhir ini.
• Riwayat Penyakit Dahulu : Hipertensi (-), Asma (-), Diabetes Mellitus (-)
• Riwayat Penyakit Keluarga: Hipertensi (-), Asma (-), Diabetes Mellitus (-)
• Riwayat Perkawinan : Kawin 1 kali; lama 16 tahun
• Riwayat Obstetrik
Anak
Tempat bersalin/ Jenis Penyuli
No Tahun Kehamilan
penolong persalinan t
Sex Berat Keadaan
2.800 gr
1 RS/Dokter 1994 Aterm VE - ♂ Hidup
2.800 gr
2 Rumah/Bidan 2000 Aterm Spontan-BK - ♂ Hidup
3 Ini 2010
• Riwayat Haid :
Menarche : 12 tahun
Siklus teratur; setiap 28 hari;
lama haid 7 hari;
HPHT: 8 -4-2010 TP: 15 -01-2011;
UK : 39-40 minggu .
• Riwayat Kontrasepsi : Pil KB stop 1 tahun
yang lalu
STATUS PRESENT :
• Kesadaran : Kompos mentis
• Tanda Vital : TD = 130/90 mmHg
– N = 88 x/mnt
RR = 20 x/mnt
T = 36,5C
BB = 49 kg, TB = 153 cm
• Kepala/leher : Dalam batas normal
• Thorax : Dalam batas normal
• Abdomen : Lihat status obstetrik
• Ekstremitas : Akral hangat, Edem (-), parese(-)
16
STATUS OBSTETRI
– Inspeksi : Perut tampak membesar asimetris
– Palpasi :
Leopold I : Fundus uteri teraba 4 jari dibawah proc. Xyphoideus (TFU: 30
cm)
Leopold II : letak oblique
Leopold III : bokong teraba kiri bawah
Leopold IV : Belum masuk PAP
TBJ (Jhonson): 2790 gram
His : 1x/10 menit (10-15”)
– Auskultasi : Denyut Jantung Janin 144 kali per menit (12-12-12)
– Pemeriksaan Dalam:
• Portio : lunak
• Arah : medial
• Pembukaan : (3)
• Kulit ketuban : (-)
• Bagian terbawah : kaki
• Penurunan : Hodge I
• Penunjuk : kaki
Pemeriksaan Panggul:
• Promontorium : tidak teraba
• Spina Ischiadica : tidak menonjol
• Linea innominata : teraba < ½ lingkaran
• Dinding samping : sejajar
• Sacrum : cekung normal
• Os koksigeus : tidak menonjol
• Kesan luas.
Pemeriksaan Tambahan (CTG & Laboratorium)
• CTG tanggal 10 Januari 2011
DBJ : 150
Variabel : >5
Akselarasi : -
Deselarasi : Variabel
• Laboratorium tanggal 11 Januari 2011
Hemoglobin : 12 g/dl
WBC : 13,3 ribu/ul
Ertrosit : 4,16 juta/ul
Hematokrit : 34 vol%
Trombosit : 242.000/ul
DISKUSI KASUS
20
21
SOAP
S : SUBJECTIF
1. Keluar air-air sejak 20 jam yang lalu
2. Ketuban pecah dini
3. Gerakan janin nya di rasakan berkurang
O : OBJECTIF
4. Kesadaran : komposmentis
Td: 130/90 mmhg,
Nadi: 88x/I,
• Rr : 20x/I
• Suhu : 36,5 c
BB : 39 KG
TB : 153 CM
Djj : 144x/I
Leopold 1 : fut 4 jari dibawah proc,syphoigeus (tfu 30
cm )
Leopold II : Letak oblique
Leopold III : bokong teraba kiri bawah
Leopold IV: Belum masuk pap
Pembukaan 3 cm
Penurunan hod 1
A :ASSESMENT :
Diagnosa
G3p2a0 hamil aterm ,hidup Tunggal ,presentase kaki(letak sungsang ),ketuban
pecah dini (kpd)di sertai fetal distress
• Masalah
[Link] cemas dan kelelahan
[Link] asfiksia janin
3. Risiko infeksi intrapartum
Kebutuhan
1. Infus
2. Pantau ttv,djj
3. Dukungan emosional
• P ( planning /rencana
• 1. memberitahukan hasil pemeriksaan kepada
pasien
• 2. informedconsend
• Kolaborasi dengan dokter spog