0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan34 halaman

Konsep Listrik dan Magnet untuk SMP

Dokumen ini membahas tentang konsep dasar listrik dan magnet untuk siswa SMP/MTs kelas IX, termasuk listrik statis, dinamis, hukum Coulomb, medan listrik, arus listrik, dan rangkaian listrik. Selain itu, dijelaskan juga tentang sifat dan jenis magnet, serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pembelajaran mencakup pemahaman fenomena listrik dan magnet serta penerapannya dalam teknologi.

Diunggah oleh

smptamsis mjg
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan34 halaman

Konsep Listrik dan Magnet untuk SMP

Dokumen ini membahas tentang konsep dasar listrik dan magnet untuk siswa SMP/MTs kelas IX, termasuk listrik statis, dinamis, hukum Coulomb, medan listrik, arus listrik, dan rangkaian listrik. Selain itu, dijelaskan juga tentang sifat dan jenis magnet, serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pembelajaran mencakup pemahaman fenomena listrik dan magnet serta penerapannya dalam teknologi.

Diunggah oleh

smptamsis mjg
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MEDIA MENGAJAR

IPA Fisika

Untuk SMP/MTs Kelas


IX
BAB 2
LISTRIK &
MAGNET
Tujuan Pembelajaran
[Link] muatan listrik untuk memahami fenomena listrik statis dalam
kehidupan sehari-hari.
[Link] prinsip kerja elemen listrik, arus listrik yang dihasilkan, serta
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
[Link] hubungan antara energi dan daya listrik serta
pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
[Link] percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta
penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
[Link] gejala kemagnetan dan cara pembuatan magnet.
[Link] pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi.
[Link] konsep induksi elektromagnetik pada alat yang
memanfaatkannya.
Listrik Statis

• Listrik statis adalah jenis listrik yang muncul ketika


muatan listrik tidak bergerak dan tetap berada di suatu
tempat.
• Penyebabnya adalah ketidakseimbangan muatan akibat
gesekan antara dua benda, yang menyebabkan perpindahan
elektron.
• Listrik statis dapat menciptakan gaya tarik-menarik
antar objek dan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
• Muatan listrik terdiri dari dua jenis, yaitu muatan positif
(kehilangan elektron) dan muatan negatif (menerima
elektron),

Muatan Positif Muatan Negatif


Gaya Listrik

• Gaya listrik adalah gaya tarik-menarik atau


tolak-menolak antarobjek yang bermuatan listrik.
• Gaya ini muncul akibat interaksi antara INTERAKSI GAYA
muatan pada objek tersebut. COULOMB
• Gaya listrik dijelaskan melalui hukum Coulomb.

HUKUM COULOMB
“Gaya elektrostatik antara dua benda
bermuatan sebanding dengan hasil
perkalian muatan keduanya dan
berbanding terbalik dengan kuadrat jarak
antara kedua muatan tersebut.” GAYA TOLAK-MENOLAK

GAYA TARIK-MENARIK
Hukum Coulomb

Besaran Gaya Coulomb menggunakan neraca


puntir untuk melakukan
Gaya elektrostatik () antara dua benda
eksperimen untuk menyelidiki
bermuatan sebanding dengan hasil
gaya elektrostatik antarbenda
perkalian kedua muatan ( dan ).
bermuatan.

Polaritas Muatan
Pengaruh Jarak
Jika kedua bermuatan sejenis, gaya
elektrostatik bersifat tolak-menolak, Gaya elektrostatik berbanding
sedangkan jika kedua benda terbalik dengan kuadrat jarak, semakin
bermuatan berlawanan, gaya dekat jarak antarmuatan, gaya
elektrostatik akan bersifat tarik- elektrostatik akan semakin besar, dan
menarik. sebaliknya.
Medan Listrik

• Medan listrik adalah pengaruh muatan listrik yang


menyebabkan benda di sekitarnya mengalami gaya
listrik.
• Medan listrik merupakan besaran vektor dan
berkaitan erat dengan Hukum Coulomb.
• Muatan positif memiliki arah medan listrik
menjauhi muatan tersebut. Medan listrik Medan listrik
• Muatan negatif memiliki arah medan listrik muatan positif muatan negatif

menuju muatan tersebut.

Keterangan:
= Medan listrik (N/C)
Medan listrik Medan listrik
= Gaya elektrostatik (N)
tarik-menarik tolak-menolak
= Besar muatan listrik (C)
Potensial Listrik

• Beda potensial listrik (tegangan listrik) adalah


perbedaan energi listrik antara dua titik yang mendorong
aliran arus listrik.
• Tegangan listrik diukur dalam satuan Volt (V).
• Tegangan listrik berfungsi sebagai “tekanan” yang
menggerakkan elektron, di mana semakin besar
tegangan, semakin besar arus yang dapat mengalir.
• Tegangan listrik dihasilkan oleh sumber tegangan seperti
generator, baterai, atau sumber daya lainnya.

Keterangan:
= beda potensial listrik (volt)
= energi listrik (Joule)
= muatan listrik (C)
Listrik Dinamis

Elektron

e e e
e e e

Kabel
Arus listrik
• Listrik dinamis adalah listrik yang melibatkan aliran arus atau
pergerakan muatan listrik dalam suatu sirkuit untuk menghasilkan
energi atau daya bagi perangkat elektronik.
• Listrik dinamis melibatkan aliran muatan listrik, sedangkan
listrik statis adalah muatan listrik yang diam, misalnya akibat
gesekan.
• Listrik dinamis berkaitan dengan sifat konduktor,
semikonduktor, dan isolator, yang memiliki tingkat
konduktivitas berbeda dalam menghantarkan arus listrik.
Listrik Dinamis
HAMBATAN JENIS DAN HAMBATAN
KONDUKTOR

Konduktor adalah bahan yang


mudah dialiri listrik karena elektron LISTRIK
• Hambatan jenis adalah sifat bahan yang
bergerak bebas. Contohnya adalah menunjukkan seberapa besar bahan tersebut dapat
tembaga dan aluminium yang menghambat aliran arus listrik.
digunakan pada kabel listrik. • Hambatan listrik () adalah hambatan total yang
dialami arus listrik saat mengalir melalui suatu
pengantar.
KONDUKTOR

Semikonduktor memiliki
konduktivitas di antara konduktor • Hambatan jenis hanya dipengaruhi oleh
SEMI

dan isolator. Elektronnya dapat jenis bahan, sedangkan hambatan listrik


bergerak dengan bantuan energi dipengaruhi oleh panjang penghantar (),
tambahan. Salah satu contohnya luas penampang (), dan jenis bahan ().
adalah silikon. • Secara matematis, rumus hambatan listrik
adalah sebagai berikut.
Isolator adalah bahan yang
ISOLATOR

menghambat aliran listrik karena


elektron tidak mudah bergerak.
Contoh isolator adalah kayu,
plastik, dan kaca.
Arus Listrik

• Arus listrik adalah aliran muatan listrik melalui


suatu penghantar atau penampang (misalnya HUKUM KIRCHOFF
kawat atau logam) akibat adanya beda Hukum Kirchoff menyatakan bahwa
potensial dalam waktu tertentu. jumlah arus yang masuk ke suatu
• Untuk menghitung besar arus listrik dalam suatu simpul dalam rangkaian listrik tertutup
rangkaian, dapat digunakan rumus berikut. sama dengan jumlah arus yang keluar
dari simpul tersebut.
atau
Arah Arus Listrik
Keterangan: -
-
- -
-
- - -
= besar arus listrik (A)
= besar muatan yang mengalir (C) Arah arus listrik berlawanan dengan arah muatan negatif
= waktu (s) +
+ +
= jumlah elektron + + +
+
+

= muatan elektron = 1,602 x 10-19 C


Arah arus listrik searah dengan arah muatan positif
Rangkaian Listrik

• Rangkaian Listrik merupakan susunan


elemen listrik yang saling terhubung untuk
HAMBATAN memungkinkan aliran arus listrik.
• Konsep dasar pada rangkaian listrik adalah
SUMBER TEGANGAN aliran muatan listrik, beda potensial
listrik antara dua titik, dan hukum Ohm.
• Berdasarkan konfigurasi komponennya,
rangkaian listrik terdiri atas rangkaian
KABEL
seri, rangkaian paralel, dan rangkaian
campuran.
HUKUM OHM
Keterangan:
= arus listrik (A)
= tegangan listrik (V)
SAKLAR = hambatan listrik ()
Rangkaian Seri
𝑅1 𝑅2 𝑅3
• Rangkaian Seri adalah jenis rangkaian di mana
𝐼 𝐼 𝐼 komponen-komponennya dihubungkan secara
1 2 3
berututan, membentuk satu jalur tunggal untuk
aliran arus listrik.
• Jika salah satu komponen rusak, maka arus tidak
dapat mengalir ke seluruh rangkaian.
• Contoh aplikasi rangkaian seri meliputi lampu
𝐼
pijar satu jalur, resistor berurutan, dan sambungan
𝑉 beruntun dalam rangkaian sederhana.
• Rumus-rumus yang digunakan pada rangkaian seri
adalah sebagai berikut.
Arus total Teganga Hambatan
Oven listrik n Seri
menggunakan
rangkaian seri
Rangkaian Paralel

𝑅2
𝐼 2 • Rangkaian paralel adalah jenis rangkaian di mana dua
atau lebih komponen dihubungkan secara sejajar satu
sama lain.
• Keuntungan utama penggunaan rangkaian paralel
𝑅1 adalah setipa komponen terhubung langsung ke sumber
𝐼 1 tegangan dan memiliki jalur arusnya sendiri.
• Jika salah satu komponen terputus, arus listrik
masih dapat mengalir melalui jalur lainnya sehingga
rangkaian masih tetap berfungsi dan tidak sepenuhnya
terputus.
• Contoh penggunaan rangkaian paralel adalah peralatan
𝐼
elektronik, lampu rumah, steker dan stop kontak, serta
Arus totalponsel.
charger Teganga Hambatan
𝑉 n Paralel
Rangkaian
Campuran
𝑅3 𝑅4
𝐼 2
• Rangkaian campuran menggabungkan rangkaian seri
dan paralel untuk menciptakan sistem yang kompleks
dan fleksibel.
• Rangkaian campuran memudahkan pengaturan
𝑅1 𝑅2 tegangan dan arus sesuai kebutuhan.
𝐼 1 • Kombinasi rangkaian seri dan paralel memungkinkan
pembagian arus, menjaga operasi saat sebagian
rangkaian gagal, dan meningkatkan ketersediaan
sistem.
• Desain dapat dioptimalkan untuk efisiensi energi dan
𝐼 dilengkapi sistem kontrol serta pemantauan yang
Rangkaian Seri Rangkaian
lebih akurat,
Paralel
𝑉
Sumber Arus Listrik
• Sumber arus listrik adalah sumber energi yang
menghasilkan aliran listrik.
• Arus listrik merupakan pergerakan muatan listrik melalui
suatu penghantar, seperti kawat atau kabel listrik.
• Secara umum, terdapat dua jenis sumber arus listrik, yaitu
arus bolak-balik (AC) dan arus searah (DC).

ARUS BOLAK- ARUS SEARAH


BALIK (AC) (DC)
Arus bolak balik (AC) adalah Arus searah (DC) adalah arus
arus listrik yang arah alirannya listrik yang mengalir konstan
berubah secara periodik, dalam satu arah dengan
bergerak maju-mundur dengan polaritas tetap. Tidak seperti
frekuensi tertentu. Arus AC arus bolak-balik (AC), DC tidak
memiliki polaritas yang mengalami perubahan. Arus DC
berganti-ganti dan berbentuk digunakan dalam berbagai
gelombang sinusoidal. aplikasi khusus.
Daya Listrik

• Daya listrik adalah laju transfer energi listrik dalam suatu rangkaian.
• Daya listrik diukur dalam satuan watt (W) dan dihitung sebagai
perkalian dari tegangan dan arus suatu titik pada rangkaian listrik.
• Daya listrik dapat bervariasi sepanjang waktu, tergantung pada jenis
beban dan sifat dinamis listrik.
• Dalam sistem distribusi listrik, daya diukur dalam satuan kilowatt (kW)
atau megawatt (MW) untuk menggambarkan jumlah daya yang lebih
besar digunakan dalam jaringan listrik.
• Secara matematis, daya listrik dirumuskan sebagai berikut.

Keterangan:
= daya listrik (Watt)
= tegangan listrik (V)
= besar arus listrik (A)
= hambatan listrik ()
Sejarah Magnet

• Magnet adalah jenis benda yang memiliki Perkembangan Penemuan Magnet


kemampuan untuk menarik benda-benda
tertentu, terutama logam, seperti besi. MAGNET ALAM
• Menurut KBBI, magnet adalah setiap bahan PERTAMA
Pada Yunani Kuno, Thales dari Miletus dan
Anaximenes telah meneliti batu magnetik
yang dapat menarik logam besi. yang dikenal dapat menarik besi.
• Kata magnet berasal dari bahasa Yunani
Magnitis Lithos, yang berarti “Batuan
BUMI SEBAGAI MAGNET
Magnesia.”
BESAR
Pada abad ke-12–16, Petrus Peregrinus
dan William Gilbert meneliti magnetisme
dan Gilbert menyatakan Bumi adalah
magnet besar.

PENGEMBANGAN
KOMPAS
Kompas ditemukan di Tiongkok sekitar abad
ke-2 SM dan pada abad ke-12 jarum magnet
mulai digunakan untuk navigasi.
Sifat Utama Magnet

Menarik Benda Memiliki Sifat


Feromagnetik Permanen
Magnet dapat menarik material seperti besi, nikel, Magnet permanen dapat mempertahankan sifat
dan kobalt karena momen magnetik atom- magnetiknya meskipun tidak lagi berada dalam
atomnya dipengaruhi oleh medan magnet. medan magnet eksternal.

Memiliki Dua Kutub Hilang Karena


Magnetik Panas
Setiap magnet memiliki kutub selatan dan kutub Suhu tinggi dapat menghilangkan sifat magnetik
utara, di mana kutub berbeda saling tarik-menarik suatu bahan pada suhu tertentu yang disebut
dan kutub sejenis akan saling tolak-menolak. dengan titik Curie.

Menghasilkan Medan Pengaruh pada


Magnetik Materi
Magnet menciptakan medan magnet dan dapat Magnet dapat digunakan untuk membuat
menginduksi sifat magnetik pada benda non- elektromagnet dan memengaruhi perilaku materi,
magnetik saat didekatkan. seperti partikel bermuatan dalam medan magnet.
Jenis Magnet
Berdasarkan Bahannya

Feromagnetik Paramagnetik Diamagnetik

Bahan feromagnetik Bahan paramagnetik Bahan diamagnetik


memiliki sifat magnet yang memiliki atom atau molekul cenderung melemahkan
sangat kuat. Atom-atomnya dengan momen magnetik medan magnet eksternal.
memiliki momen intrinsik intrinsik, tetapi tidak Mereka tidak memiliki momen
yang cenderung sejajar dalam membentuk domain magnetik magnetik intrinsik, atau
domain magnetik. Contoh seperti feromagnetik. momen magnetiknya saling
bahan feromagnetik adalah Akibatnya sifat membatalkan. Beberapa
besi (Fe), kobalt (Co), dan magnetismenya lebih lemah. bahan diamagnetik dapat
nikel (Ni), yang dapat Contoh bahan paramagnetik mengalami diamagnetisasi
menjadi magnet permanen adalah aluminium (Al), lemah saat terpapar medan
dan tertarik kuat oleh medan platinum (Pt), dan magneti. Contoh bahan
magneti eksternal. magnesium (Mg). diamagnetik adalah emas
(Au), tembaga (Cu), dan
grafit.
Jenis Magnet
Berdasarkan Bentuknya
MAGNET BATANG MAGNET SILINDER
Magnet batang adalah magnet permanen berbentuk Magnet silinder berbentuk tabung dengan dua kutub
batang dengan dua kutub (utara dan selatan), dapat di ujungnya, biasanya terbuat dari besi atau
menarik benda feromagnetik, dan tetap memiliki dua neodimium. Digunakan dalam elektronik, alat medis,
kutub jika dipotong. dan industri karena medan magnetnya sesuai dengan
bentuknya.

MAGNET JARUM MAGNET TAPAL KUDA


Magnet jarum pada kompas terbuat dari besi atau Magnet tapal kuda berbentuk huruf “U” dengan dua
baja yang dimagnetisasi dan dapat berputar bebas kutub berdekatan, menghasilkan medan magnet
untuk menunjukkan arah utara dan selatan magnetik kuat. Umumnya digunakan dalam demonstarasi
Bumi. pendidikan dan perangkat elektronik yang
memerlukan medan intens.

MAGNET U Kompas menggunakan magnet


Magnet U berbentuk seperti huruf “U” dengan dua berbentuk jarum untuk
kutub di ujungnya, menghasilkan medan magnet kuat. menunjukkan arah utara dan
Umumnya digunakan dalam pendidikan dan
selatan magnet bumi.
eksperimen untuk menunjukkan prinsip magnetisme.
Jenis Magnet
Berdasarkan Sumbernya

MAGNET ALAMI MAGNET BUATAN

• Magnet alami berasal dari mineral seperti • Magnet buatan adalah magnet yang dibuat
magnetit yang terbentuk secara alami dan oleh manusia melalui berbagai metode, seperti
memiliki sifat elektromagnetik sehingga memanaskan dan memagnetkan material
mampu menarik logam-logam tertentu seperti tertentu atau dengan mengalirkan arus listrik
besi. melalui kumparan kawat untuk menghasilkan
• Contoh magnet alami adalah batuan elektromagnet.
magnetit yang memiliki orientasi magnetisasi • Contoh magnet buatan adalah
stabil dan ditemukan di alam sebagai batuan magnet permanen yang dibuat
atau mineral tertentu.
Lodestone adalah magnetit alami yang dengan mengatur struktur atom
bermagnet permanen. Sejak dulu dalam bahan feromagnetik,
digunakan sebagai kompas awal dan
dasar pemahaman tentang magnetisme,
seperti besi, nikel, atau kobalt.
serta dipercaya memiliki kekuatan
spiritual.
Magnet Buatan

MAGNET BUATAN PERMANEN MAGNET BUATAN SEMENTARA


• Karakteristik: Magnet buatan permanen dapat • Karakteristik: Magnet sementara hanya bersifat
mempertahankan sifat magnetiknya tanpa magnetik saat mendapat pengaruh eksternal,
pengaruh eksternal seperti medan magnet atau seperti arus listrik, dan akan hilang saat arus
arus listrik. dimatikan.
• Bahan: Umumnya dibuat dari material • Bahan: Dibuat dengan melilitkan kawat konduktif
feromagnetik seperti besi, nikel, kobalt, atau pada inti logam, baik feromagnetik maupun non-
paduannya. Proses pembuatannya melibatkan feromagnetik.
pemanasan di atas titik Curie, misalnya besi pada • Penggunaan: Digunakan pada peralatan
sekitar 770 derajat Celsius. elektronik, mesin industri, dan alat dengan
• Penggunaan: Digunakan dalam peralatan kontrol magnetik yang dapat diatur.
elektronik, alat listrik, dan perlengkapan rumah
tangga.
Demagnetisasi
PEMANASAN

Pemanasan magnet di atas suhu


tertentu dapat menyebabkan CARA MENYIMPAN MAGNET
molekulnya bergetar dan
Hindari pemanasan berlebih
kehilangan sifat magnetiknya.

Hindari guncangan dan benturan


TERLALU LAMA
MAGNETISASI

Paparan medan magnet searah


terlalu lama dapat menyebabkan Jauhkan dari medan magnet yang kuat
material magentik kehilangan
sifat kemagnetannya. Simpan dalam posisi tertentu

Hindari menggosok magnet dengan


Pukulan yang kuat pada magnet benda magnetis
MEMUKUL
MAGNET

dapat merusak struktur Gunakan pelindung atau


molekulnya dan mengurangi tempat penyimpanan yang
sifat kemagnetannya, meskipun tepat
tidak selalu permanen.
Perkembangan
Elektromagnet
A. Penemuan Arus Listrik (1790-
an)
• Akhir abad ke-18, Luigi Galvani (dokter dan fisikawan italia) melakukan eksperimen
pada katak mati.
• Saat saraf katak terkena arus listrik, ternyata ototnya berkontraksi.
• Kemudian, fenomena ini dianggap akibat “forza vital” atau kekuatan dalam jaringan hidup.

B. Penemuan Sel Volta


• Alesandro Volta menolak teori “forza vital” Galvani dan
menyatakan bahwa kontraksi otot disebabkan oleh reaksi kimia
antara dua logam.
• Volta membuktikannya dengan menciptakan sel Volta
menggunakan dua logam dan larutan elektrolit, sebagai prototipe
baterai pertama.
• Pandangan Volta lebih diterima dan memicu lahirnya konsep listrik
kimia modern.
Perkembangan
Elektromagnet
C. Penemuan Efek Oersted (1820)
• Hans Christian Oersted (1820) menemukan bahwa arus
listrik menghasilkan medan magnet, ditunjukkan oleh
gerakan jarum kompas dekat kawat berarus.
• Temuannya menjadi dasar elektromagnetisme dan
pengembangan motor, serta generator listrik.

D. Elektromagnetik Pertama
(1821)
• Michael Faraday menemukan induksi elektromagnetik, yaitu
perubahan medan magnet pada kumparan yang dapat
menghasilkan arus listrik (EMF). Faraday merumuskan bahwa EMF
sebanding dengan laju perubahan fluks magnetik (Hukum
Faraday).
• Penemuannya menjadi dasar teknologi transformator, motor,
generator listrik, serta mendukung teori gelombang
elektromagnetik Maxwell.
Perkembangan
Elektromagnet
E. Elektromagnetik Matematis
(1834)
• Andre-Marie Ampere menyatukan teori listrik dan magnetisme serta memperkenalkan
konsep medan elektromagnetik.
• Ampere merumuskan Hukum Ampere, yang menyatakan bahwa gaya antara dua elemen
arus sebanding dengan besar arus, panjang elemen, dan sudut antar arus.
• Secara matematis, Hukum Ampere dapat dinyatakan sebagai berikut.

• Ampere memperkenalkan konsep medan


elektromagnetik sebagai dasar teori elektromagnetisme
bersama Faraday dan Maxwell.
• Konsep ini kemudian mendukung pengembangan teknologi
Gaya antararus
seperti transformator, motor listrik, dan perangkat
pada Hukum
elektronik. Ampere
Perkembangan
Elektromagnet
F. Telepon Alexander Graham Bell
(1873)
• Alexander Graham Bell menciptakan telepon pada tahun
1876 dengan prinsip elektromagnetisme untuk mengubah
suara menjadi sinyal listrik dan sebaliknya.
• Penemuannya memungkinkan komunikasi jarak jauh yang
lebih cepat dan efisien, berdampak besar pada bidang bisnis
dan sosial. Telepon pertama yang dikembang
oleh Alexander Graham Bell
• Telepon kemudian berkembang menjadi ponsel, telepon
nirkabel, dan sistem otomatis, membuka jalan bagi
teknologi komunikasi modern.
G. Dinamo dan Motor Listrik (Akhir
Abad ke-19)
• Dinamo mengubah energi mekanik menjadi listrik berdasarkan prinsip
elektromagnetisme dan menjadi cikal bakal generator modern.
• Nikol Tesla dan Thomas Edison berperan besar dalam pengembangan sistem listrik,
meskipun berbeda pendapat mengenai arus DC dan AC.
Perkembangan
Elektromagnet

• Tesla berperan penting dalam


pengembangan dinamo dan motor listrik
AC (arus bolak-balik).
• Tesla mengembangkan sistem listrik tiga
Nikola Tesla
fasa, yang masih digunakan luas dalam
pembangkit dan distribusi listrik hingga
saat ini.
• Thomas Edison mengembangkan sistem tenaga listrik DC
(arus searah) dan menggunakan mesin dinamo dalam sistem
tersebut.
• Edison membangun sistem listrik pertama di New York City
untuk melayano pelanggan lokal.
Thomas Alva Edison
• Meskipun kalah dengan sistem AC Tesla dalam distribusi jarak
jauh, kontribusi Edison tetap signifikan.
Perkembangan
Elektromagnet

Keunggulan Elektromagnet Magnet Permanen

Kontrol Medan Medan magnetnya dapat dikontrol dengan Magnet permanen memiliki medan tetap
Magnet mengatur besar arus listrik pada kumparan yang sulit dikendalikan atau disesuaikan

Pemutusan Medan Dapat dimatikan dengan memutus arus sehingga Medan magnetnya tidak dapat dimatikan
Magnet memberi fleksibilitas dan kontrol lebih baik atau diubah secara langsung

Kekuatan magnet permanen ditetapkan saat


Kekuatan Magnet Dapat diatur dengan mengubah arus listrik atau
pembuatan dan sulit diubah tanpa membuat
yang Variabel jumlah lilitan kawat sesuai kebutuhan
magnet baru

Aplikasi yang Banyak digunakan pada beberapa motor


Contohnya adalah relay, solenoida, dan
Memerlukan Kontrol listrik atau komponen elektronik yang
perangkat elektromagnetik.
Magnet memerlukan kestabilan magnet permanen
Gaya Lorentz

• Gaya Lorentz adalah gaya yang bekerja • Gaya Magnetik muncul dari interaksi antara
pada benda bermuatan listrik yang muatan bergerak (arus listrik) dan
bergerak dalam medan magnet. medan magnet, dengan arah gaya selalu
• Secara matematis, Hukum Lorentz dapat tegak lurus terhadap kecepatan dan
dirumuskan sebagai berikut. medan magnet, sesuai dengan aturan
tangan kanan.
Keterangan: • Secara matematis, gaya magnetik
= gaya lorentz (N) dirumuskan sebagai berikut.
= muatan benda (C)
= vektor kecepatan benda Keterangan:
(m/s) = gaya magnetik (N)
= vektor medan magnet (T) = arus pada kawat (A)
• Gaya Lorentz selalu tegak lurus terhadap = panjang kawat (m)
vektor kecepatan () dan medan magnet () = besar medan magnet (T)
sehingga partikel bermuatan mengelami Arah gaya lorentz dapat
lenturan arah gerak dalam medan magnet. ditentukan dengan
menggunakan kaidah tangan
kanan.
Induksi
Elektromagnetik
Induksi elektromagnetik adalah proses pembangkitan arus listrik dalam suatu rangkaian listrik
atau konduktor akibat perubahan medan magnet yang melalui konduktor tersebut.

H U KU M FA RA D AY HUKUM LENZ

• Hukum Faraday menyatakan bahwa perubahan • Hukum Lenz menyatakan bahwa arus induksi
jumlah fluks magnetik yang melalui penampang yang muncul akan menghasilkan medan magnet
kumparan akan menghasilkan gaya gerak listrik yang berlawanan arah dengan perubahan fluks
(EMF) dalam kumparan tersebut. magnetik yang menyebabkannya.
• Besarnya EMF sebanding dengan laju • Hukum Lenz menjadi dasar kerja berbagai
perubahan fluks magnetik, semakin cepat perangkat seperti pembangkit listrik, motor,
perubahan fluks, semakin besar EMF yang diinduksi. transformator, dan alat elektronik, yang
mengubah energi mekanik menjadi listrik dan
Keterangan:
sebaliknya.
= gaya gerak listrik (V)
= perubahan fluks magnetik (Wb)
= perubahan waktu (s)
Generator
• Generator adalah perangkat yang mengubah energi mekanis menjadi
energi listrik melalui proses yang dikenal sebagai induksi
elektromagnetik.
• Generator menggunakan prinsip Hukum Faraday dan Hukum Lenz, di mana
gerakan relatif medan magnet dan kumparan menyebabkan perubahan
fluks magnetik. Perubahan fluks akan menginduksi arus listrik pada
kumparan.
Generator DC Generator AC
• Generator DC adalah generator • Generator AC adalah generator
yang menghasilkan arus listrik yang menghasilkan arus bolak-
dengan arah tetap (tidak balik (arah arus berubah secara
berubah-ubah). periodik.)
• Bekerja berdasarkan prinsip induksi • Bekerja berdasarkan prinsip
elektromagnetik.
• Energi mekanis diubah menjadi energi listrik induksi elektromagnetik (Hukum
• Rotor berputar dalam medan magnet, menyebabkan
melalui perubahan fluks magnetik pada konduktor. Faraday).
perubahan fluks magnetik pada kumparan stator
• Hasilnya adalah arus listrik searah yang stabil dan sehingga menginduksi gaya gerak listrik (EMF) yang
banyak digunakan untuk perangkat elektronik tertentu. menghasilkan arus bolak-balik.
TERIMA
KASIH

Anda mungkin juga menyukai