0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan35 halaman

Definisi Operasional Variabel Penelitian

Dokumen ini membahas tentang variabel penelitian, termasuk definisi, jenis-jenis, dan kegunaannya dalam penelitian. Variabel dibedakan menjadi variabel bebas, terikat, moderator, dan kontrol, serta menjelaskan hubungan antar variabel dan desain pengukuran yang digunakan. Selain itu, terdapat penjelasan mengenai definisi operasional yang penting untuk mengukur variabel secara tepat dalam penelitian.

Diunggah oleh

eka nhayati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan35 halaman

Definisi Operasional Variabel Penelitian

Dokumen ini membahas tentang variabel penelitian, termasuk definisi, jenis-jenis, dan kegunaannya dalam penelitian. Variabel dibedakan menjadi variabel bebas, terikat, moderator, dan kontrol, serta menjelaskan hubungan antar variabel dan desain pengukuran yang digunakan. Selain itu, terdapat penjelasan mengenai definisi operasional yang penting untuk mengukur variabel secara tepat dalam penelitian.

Diunggah oleh

eka nhayati
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGUKURAN VARIABEL DEFINISI

OPERASIONAL DAN SKALA


VARIABEL PENELITIAN
 Segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang
ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga
diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian
ditarik kesimpulannya (Sugiyoo, 2007)
 sesuatu yang digunakan sebagai ciri, sifat atau ukuran
yang dimiliki atau didapatkan oleh suatu penelitian
tentang sesuatu konsep pengertian tertentu. Misalnya :
umur, jenis kelamin, pendidikan, status perkawinan,
pekerjaan, pengetahuan, pendapatan, penyakit, dan
sebagainya (Dr. Soekidjo Notoatmodjo, 2002)
VARIABEL PENELITIAN
 Variableadalah suatu kualitas (qualities)
dimana peneliti mempelajari dan menarik
kesimpulan darinya (Kidder, 1981).

 Variable didefinisikan sebagai fenomena


yang mempunyai variasi nilai. Variasi nilai itu
bisa diukur secara kualitatif atau kuantitatif
(Bhisma Mutri, 1996).
KEGUNAAN VARIABEL
1. Untuk mempersiapkan alat dan metode
pengumpulan data
2. Untuk mempersiapkan metode
analisis/pengolahan data
3. Untuk pengujian hipotesis
JENIS JENIS VARIABEL
Variabel bebas (independent variabel)

Variabel terikat (variabel dependent)

Variabel moderator

Variabel kontrol
Variabel bebas (independent)
 Variable ini sering disebut sebagai Variabel Stimulus,
Predictor, Variabel Pengaruh, Variabel
Perlakuan,Treatment, Risiko, atau Variable Bebas.
 Variabel Bebas adalah variabel yang mempengaruhi
atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya
variabel Dependen (terikat). Dinamakan sebagai
Variabel Bebas karena bebas dalam mempengaruhi
variabel lain.
 Contoh suatu penelitian dengan judul “Pengaruh Therapi
Musik terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan...”,
maka dari judul tersebut yang merupakan Variabel
Bebas adalah Therapi Musik.
Variabel terikat (Dependent
variable)
 Sering disebut sebagai Variabel Out Put, Kriteria,
Konsekuen, Variabel Efek, Variabel Terpengaruh,
Variabel Terikat atau Variabel Tergantung.
 merupakan Variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi
akibat karena adanya variabel bebas. Disebut Variabel
Terikat karena variabel ini dipengaruhi oleh variabel
bebas/variabel independent.
 Contoh suatu penelitian dengan judul “Pengaruh Therapi
Musik terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan...”,
maka dari judul tersebut yang merupakan Variabel
Terikat adalah Penurunan Tingkat Kecemasan.
Variabel moderator
 Variabel Moderator adalah variabel yang mempengaruhi
(Memperkuat dan Memperlemah) hubungan antara
Variabel Bebas dan Variabel Terikat. Variabel Moderator
disebut juga Variabel Independen Kedua.
 Contoh hubungan Variabel Independen – Moderator –
Dependen : Misalkan ada suatu penelitian dengan judul
Hubungan Motivasi belajar dengan prestasi belajar”
(Gambar). Hubungan motivasi dan prestasi belajar akan
semakin kuat bila peranan dosen dalam menciptakan
iklim atau lingkungan belajar sangat baik, dan hubungan
semakin rendah bila peranan dosen kurang baik dalam
menciptakan iklim belajar.
Variabel kontrol
 Variabel Kontrol adalah Variabel yang dikendalikan atau
dibuat konstan sehingga hubungan variabel bebas
terhadap variabel terikat tidak dipengaruhi oleh factor
luar yang tidak diteliti.
 Variabel Kontrol sering dipakai oleh peneliti dalam
penelitian yang bersifat membandingkan, melalui
penelitian Eksperimental.
Variabel kontrol
 Contoh suatu penelitian dengan judul “Pengaruh Metode
Pembelajaran terhadap Penguasaan Keterampilan
Praktik Klinik”. Variabel Bebasnya adalah Metode
Pembelajaran, misalnya Metode Ceramah & Metode
Bedside Teaching. Sedangkan Variabel Kontrol yang
ditetapkan adalah sama, misalnya Standard
Keterampilan sama, dari kelompok mahasiswa dengan
latar belakang sama (tingkat/semesternya sama), dari
institusi yang sama
HUBUNGAN ANTAR VARIABEL

Hubungan Simetris

Hubungan Asimetris

Hubungan Resiprokal
Hubungan simetris
 Hubungan Simetris merupakan suatu hubungan antara
dua variabel atau lebih yang terjadi secara bersamaan
dan sama- sama disebabkan oleh pengaruh variabel lain
Hubungan Asimetris
 Hubungan Asimetris disebut juga sebagai Hubungan
Kausal yaitu hubungan antara dua variabel atau lebih
yang bersifat sebab-akibat. Jadi disini ada variabel
bebas yang mempengaruhi dan variabel terikat yang
dipengaruhi.
 Sedangkan hubungan antara kedua variabel bersifat
kausal apabila perubahan yang terjadi pada satu
variabel akan mempengaruhi perubahan pada variabel
yang lain
Lanjutan (Hubungan Asimetris)
Hubungan Bivariat
 antara
satu variabel bebas (Independen)
dengan satu varaiabel terikat (Dependen)
Lanjutan (Hubungan Asimetris)
Hubungan Multivariat
 varaiabel, yaitu hubungan antara beberapa
variabel bebas (Independen) dengan satu
variabel terikat (Dependen)
3. Hubungan Timbal balik
 Hubungan antar varaiebl yang bersifat timbal balik sering
juga disebut sebagai hubungan Interaktif.
 Merupakan hubungan antara dua variabel atau lebih
yang saling memengaruhi (timbal- balik).
 Variabel yang satu dapat menjadi variabel bebas dari
variabel yang lain, tetapi juga dapat menjadi variabel
terikat dari varaibel lain.
Desain Pengukuran

1. Skala Likert
2. Skala Guttman
3. Skala Semantic Deferensial
4. Skala Rating
Skala Likert
 Skala Likert’s digunakan untuk mengukur sikap,
pendapat dan persepsi seseorang tentang
fenomena sosial.
 Contoh:
Pelayanan rumah sakit ini sudah sesuai dengan apa
yang saudara harapkan.
a. Sangat setuju skor 5
b. Setuju skor 4
c. Tidak ada pendapat skor 3
d. Tidak setuju skor 2
e. Sangat tidak setuju skor 1
Skala Gudman
 Skala Guttman akan memberikan respon
yang tegas, yang terdiri dari dua alternatif.
 Misalnya :

Ya Tidak
Baik Buruk
Pernah Belum Pernah
Punya Tidak Punya
Skala Semantik Deferensial
 Skala ini digunakan untuk mengukur sikap tidak dalam bentuk pilihan
ganda atau checklist, tetapi tersusun dari sebuah garis kontinuem dimana
nilai yang sangat negatif terletak disebelah kiri sedangkan nilai yang sangat
positif terletak disebelah kanan .
 Contoh:
Bagimana tanggapan saudara terhadap pelayanan
dirumah sakit ini ?

1. 5.
Sangat Buruk Sangat Baik
Skala Rating
 Dalam skala rating data yang diperoleh adalah data kuantitatif
kemudian peneliti baru mentranformasikan data kuantitatif tersebut
menjadi data kualitatif.
 Contoh:
Kenyaman ruang loby Bank CBA:
5 4 3 2 1

Kebersihan ruang parkir Bank CBA:


5 4 3 2 1
DESAIN SKALA
Skala dalam penelitian ada lima tingkatan:
1. Skala Nominal
2. Skala Ordinal
3. Skala Interval
4. Skala Rasio
Skala Nominal
 Skala nominal adalah skala yang hanya
digunakan untuk memberikan kategori saja
 Contoh:

Wanita 1
Laki-laki 2
Skala Ordinal
 Adalah skala pengukuran yang sudah dapat digunakan untuk
menyatakan peringkat antar tingkatan, akan tetapi jarak atau
interval antar tingkatan belum jelas.
 Contoh:
Berilah peringkat supermarket berdasarkan kualitas
pelayanannya !
Sri Ratu……………………… 1
Moro ………………………… 3
Matahari ………………….. 5
Rita I ………………………. 2
Rita II ……………………… 4
Super Ekonomi …………. 6
Skala Interval
 Adalah skala pengukuran yang sudah dapat digunakan untuk
menyatakan peringkat antar tingkatan, dan jarak atau interval
antar tingkatan sudah jelas, namun belum memiliki nilai 0 (nol)
yang mutlak.
 Contoh:
1. Skala Pada Termometer
2. Skala Pada Jam
3. Skala Pada Tanggal
Skala Rasio
 Adalah skala pengukuran yang sudah dapat digunakan untuk
menyatakan peringkat antar tingkatan, dan jarak atau interval
antar tingkatan sudah jelas, dan memiliki nilai 0 (nol) yang
mutlak .
 Contoh:
1. Berat Badan
2. Pendapatan
3. Hasil Penjualan
Definisi Operasional
 Definisi operasional adalah aspek penelitian yang
memberikan informasi atau petunjuk kepada kita tentang
bagaimana caranya mengukur suatu variabel.
 Informasi ilmiah yang dijelaskan dalam definisi
operasional sangat membantu peneliti lain yang ingin
melakukan penelitian dengan menggunakan variabel yang
sama, karena berdasarkan informasi itu, ia akan
mengetahui bagaimana caranya melakukan pengukuran
terhadap variabel yang dibangun berdasarkan konsep
yang sama.
 Dengan demikian, ia dapat menentukan apakah tetap
menggunakan prosedur pengukuran yang sama atau
diperlukan pengukuran yang baru.
DEFINISI OPERASIONAL
Definisi operasional adalah penjelasan definisi dari
variabel yang telah dipilih oleh peneliti. Logikanya,
boleh jadi, antara peneliti yang satu dengan yang lain
bisa beda definisi operasional dalam 1 judul skripsi
yang sama. DO (Definisi Operasional) boleh merujuk
pada kepustakaan. Misalnya :
Variabel Definisi operasional
Umur Umur responden yang dihitung sejak tanggal lahir
sampai dengan waktu penelitian yang
dinyatakan dalam tahun
Stres Respon dari kondisi yang terjadi ketika individu
merasa tertekan karena ketidakmampuannya
menyesuaikan diri dengan tuntutan yang
diberikan kepadanya (Mahbubah, 2008)
Apa itu variable operasional ???

Variable operasional adalah pengertian


variabel (yang diungkap dalam definisi
konsep) tersebut, secara operasional,
secara praktik, secara riil, secara nyata
dalam lingkup obyek penelitian/obyek
yang diteliti.
Definisi Operasional Variabel
Definisi Konseptual
Variabel Definisi Operasional Variabel

adalah penarikan adalah penarikan batasan yang lebih


batasan yang menjelaskan ciri-ciri spesifik yang lebih
menjelaskan suatu substantive dari suatu konsep.
konsep secara Tujuannya: agar peneliti dapat
singkat, jelas, dan mencapai suatu alat ukur yang yang
tegas. sesuai dengan hakikat variabel yang
sudah di definisikan konsepnya, maka
peneliti harus memasukkan proses
atau operasionalnya alat ukur yang
akan digunakan untuk kuantifikasi
gejala atau variabel yang ditelitinya.
Variabel Operasional
Kalau variabel penelitiannya adalah tinggi badan
atau berat badan maka sifat kedua variabel
tersebut relatif konkret. Namun jika variabel
penelitiannya bersifat abstrak, misalnya motivasi
atau kepuasan kerja , maka peneliti perlu
menetapkan cara pengukuran variabel tersebut
agar dapat memperoleh nilai yang tepat bagi
kedua variabel tersebut. Proses penentuan
ukuran suatu variabel tersebut dikenal dengan
nama operasionalisasi variabel.
Proses Operasionalisasi Variabel
 Langkah pertama yang harus dilakukan adalah
mengembalikan variabel penelitian ke bentuk awal, yaitu
konsep penelitian. Peneliti harus mendefinisikan konsep
penelitian sesuai dengan definisi-definisi yang telah diberikan
oleh para akhli yang relevan dengan konsep penelitiannya.
Beberapa penulis menamakan langkah pertama ini dengan
nama definisi konseptual
 Langkah berikutnya adalah menemukan cara mengetahui
besaran (ukuran) dari variabel penelitian berdasarkan definisi
konseptual, atau dengan kata lain mulai mengoperasionali -
sasikan variabel penelitian
Contoh berikutnya: Variabel penelitiannya adalah “kepuasan kerja”.
Contoh berikutnya: Variabel penelitiannya adalah “kepuasan kerja”.
Definisi konseptual kepuasan kerja adalah berdasarkan konsep JDI (Job
Descriptive Index) adalah“sikap pekerja terhadap dimensi-demensi
pekerjaan (gaji, pekerjaan itu sendiri, rekan kerja, atasan dan
promosi}.”
Definisi Operasional
Variabel Definisi
Konseptual Dimensi Skor Sikap Skala
Pengukuran

Kepuasan Sikap pekerja 1. Upah/gaji Sangat Tidak Suka: 1 Interval


Kerja terhadap Tidak Suka: 2
2. Pekerjaan itu sendiri
dimensi- Cukup: 3
dimensi 3. Rekan kerja Suka: 4
pekerjaan Sangat Suka: 5
4. Atasan
5. Promosi

Catatan: Peneliti boleh membagi sikap dalam beberapa jenjang. Umumnya


variabel sikap dibagi menjadi tiga atau lima jenjang.
Contoh lain: Variabel penelitian adalah “Kepuasan Konsumen terhadap
kualitas pelayanan”. Definisi kepuasan menurut Kottler , 1997 :
“Kepuasan adalah perasaan suka atau kecewa yang dihasilkan dari
proses perbandingan kinerja sesuatu hal dengan harapan
seseorang”.
Definisi Operasional
Variabel Definisi Konseptual Dimensi Skor Kepuasan Skala
Pengukura
n
Perasaan suka atau
Kepuasan Konsumen kecewa konsumen 1. Reliability Kinerja lebih buruk Interval
Terhadap Mutu terhadap dimensi- daripada harapan skor 1
2. Responsivene
Pelayanan dimensi pelayanan (tidak Puas)
ss
(Reliability, Kinerja sama dengan
Responsiveness, 3. Assurance harapan skor 2 (puas)
Assurance , Empathy, Kinerja lebih baik
4. Empathy
dan Tangible) yang daripada harapan skor 3
dihasilkan dari proses 5. Tangible (sangat puas)
perbandingan kinerja
mutu pelayanan dengan
harapan”
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai