0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan19 halaman

Panduan Dasar Pemrograman Arduino

Diunggah oleh

tobedot480
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan19 halaman

Panduan Dasar Pemrograman Arduino

Diunggah oleh

tobedot480
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Dasar

Pemrograman
Arduino
PEMROGRAMAN & APLIKASI MIKROKONTROLER
XI TEKNIK AUDIO VIDEO
Struktur program

Program Arduino (sketch) memiliki 2


fungsi yaitu rutin setup dan rutin loop
Rutin Setup dijalankan satu kali pada
saat program dijalankan
Rutin Loop dijalankan terus menerus
(berulang) sampai daya dimatikan
Program dalam Bahasa C
Rutin Setup

void setup()
{
// put your setup code here, to run once:

}
Rutin Loop

void loop()
{
/* put your main code here, to run
repeatedly*/

}
Bagian – bagian Program Arduino

Header
Variabel
Rutin Setup
Rutin Loop
Komentar
Header

 File Header merupakan file tambahan untuk


memanggil fungsi tambahan dari sebuah
library.
 Penulisan diawal program
 File .h (baca : dot H)
 Contoh penulisannya :
#include <xxxx.h>
#include “xxxx.h”
Variabel

 Digunakan untuk menyimpan atau memindahkan angka


maupun karakter dalam program
 Cara menamai atau menyimpan sebuah nilai yg
digunakan dalam program
 Nama variabel bebas, tidak diawali angka
 Tidak menggunakan keyword (kata) yg digunakan
Arduino
 2 jenis variable yaitu variabel global dan local
 Variabel global digunakan di seluruh bagian program
 Variabel local digunakan dibagian tertentu saja
Tipe Data

 Integer
(int) : rentang nilai -32.786 s/d
+32.768 (16bit) / bil. bulat
 Long: rentang nilai -[Link] s/d
[Link] (32bit) bil. bulat
 Boolean : true false
 Float : untuk bilangan pecahan
 Char : untuk karakter ASCII (tulisan)
Operator Matematik

Operator Keterangan
= Operator sama dengan
% Modulo, memberikan nilai sisa hasil
pembagian
+ Penjumlahan
- Pengurangan
* Perkalian
/ Pembagian, memberikan nilai hasil
bagi
Operator Pembanding

Operator Keterangan
== Sama dengan (equal to)
!= Tidak sama dengan
< Lebih kecil
> Lebih besar
Bitwise operator
(logika) Operat Keteranga
or n
& Bitwise AND
| Bitwise OR
^ Bitwise XOR
~ Bitwise not
<< Bitshift left
>> Bitshift
right
Bitwise Boolean
Operat Keteranga
or n
&& AND
|| OR
! Not
Struktur Kondisi

Kondisi IF
Kondisi IF –ELSE
Kondisi [Link] [Link]
Kondisi Switch Case
Kondisi IF

If(kondisi)
{
//pernyataan
}
 Program yang terletak pada pernyataan akan
dieksekusi jika kondisi terpenuhi
Kondisi
IF-ELSE
If(kondisi)
{
//pernyataan 1
}
else
{
//pernyataan 2
}
 Program yang terletak pada pernyataan 1 akan dieksekusi jika
kondisi terpenuhi (true), jika kondisi tidak terpenuhi (false) maka
program yang terdapat pada pernyataan 2 akan dieksekusi
Kondisi
[Link] [Link]
If(kondisi-1)
{
//pernyataan 1
}
else if(kondisi-2)
{
//pernyataan 2
}
else
{
//pernyataan 3
}
 Program yang terletak pada pernyataan 1 akan dieksekusi jika kondis-1 terpenuhi (true), jika
kondisi tidak terpenuhi (false) maka program yang memeriksa kondisi-2, jika terpenuhi
pernyataan 2 akan dieksekusi, jika kondisi-1 dan 2 tidak terpenuhi maka program pada
pernyataan 3 akan dieksekusi
Kondisi
Switch Case
switch(variabel yg diperiksa)
{
case kondisi1 : pernyataan 1; break;
case kondisi2 : pernyataan 2; break;
.
.
case kondisi-n : pernyataan n; break;
}
 Variabel akan diperiksa terlebih dahulu, kemudian membandingkan
dengan kondisi yang dibuat, jika kondisi 1 terpenuhi maka akan
mengeksekusi program pernyataan 1 dan seterusnya
Perulangan

 For
Digunakan untuk mengulang suatu pernyataan yang ada dalam blok
perulangan, biasanya digunakan untuk menaikan (increment) atau
lainnya. Struktur penulisannya :
for(inisialisasi; kondisi; increment)
{
// pernyataan yang diulang
}
 Contoh
for(int x=0; x<100;x++)
{ println(x); } //mencetak angka 0 s/d 99
Perulangan

 While
Digunakan untuk perulangan yang terus menerus tanpa henti sampai dengan
ekspresi berada dalam kondisi menjadi false. Struktur penulisannya :
while(ekspresi)
{
// pernyataan yang diulang
}
 Contoh
Var=200;
while(Var>0)
{ Var--;
println(Var); } //mencetak Var dari 199 s/d 1

Anda mungkin juga menyukai