Bantuan Hidup Dasar
(BHD)
dr. Edwin Sukmadja
Primaya Hospital Tangerang
Mengapa Penting?
• Otak mulai rusak permanen setelah 4–6 menit tanpa aliran darah
• Semakin cepat mulai kompresi, semakin besar peluang pasien bertahan hidup
SETIAP MENIT
KITA
MENUNDA RJP,
ANGKA
KESELAMATAN
AKAN
BERKURANG
10%
Penyebab Henti Jantung
1. Serangan Jantung Koroner
2. Gangguan Irama Jantung Berat
3. Cedera Berat/Perdarahan
4. Tenggelam/Sumbatan Jalan Napas
5. dll
Apa itu Bantuan Hidup Dasar
• Tindakan gawat darurat untuk menjaga jalan napas, pernapasan, dan peredaran
darah
• Dilakukan sebelum tenaga medis datang untuk mempertahankan kelangsungan
hidup seseorang dengan segera
• Fokus utama: Kompresi dada & buka jalan napas
Kenali Henti Napas atau Henti
Jantung
• Korban tidak sadar meski dipanggil/ditepuk
• Tidak bernapas normal (gasping atau tidak ada napas)
• Tidak ada tanda kehidupan
Langkah-Langkah BHD
Pastikan keamanan
Periksa kesadaran
Panggil bantuan/ telepon ambulans
Periksa denyut nadi, kompresi jantung 30x
Buka jalan napas dan beri napas buatan 2x
5 Siklus kompresi + napas buatan (30:2)
Evaluasi setiap 2 menit (5 siklus)
Jangan hentikan RJP sampai ada indikasi stop
BHD
Langkah-Langkah BHD
Pastikan keamanan
Periksa kesadaran Amankan:
Panggil bantuan/ telepon ambulans •Penolong
Periksa denyut nadi, kompresi jantung 30x
•Lokasi
Buka jalan napas dan beri napas buatan 2x
5 Siklus kompresi + napas buatan (30:2)
•Korban
Evaluasi setiap 2 menit (5 siklus)
Jangan hentikan RJP sampai ada indikasi stop
BHD
Langkah-Langkah BHD
Pastikan keamanan Tepuk pundak, panggil korban
Periksa kesadaran
Panggil bantuan/ telepon ambulans
Periksa denyut nadi, kompresi jantung 30x
Buka jalan napas dan beri napas buatan 2x
5 Siklus kompresi + napas buatan (30:2)
Evaluasi setiap 2 menit (5 siklus)
Jangan hentikan RJP sampai ada indikasi stop
BHD
Langkah-Langkah BHD
Pastikan keamanan
Telepon/Minta Bantuan
• 118 / 119
Periksa kesadaran
• RS Terdekat
Panggil bantuan/ telepon ambulans
Periksa denyut nadi, kompresi jantung 30x
Buka jalan napas dan beri napas buatan 2x
5 Siklus kompresi + napas buatan (30:2)
Evaluasi setiap 2 menit (5 siklus)
Jangan hentikan RJP sampai ada indikasi stop
BHD
Langkah-Langkah BHD
Pastikan keamanan
Periksa kesadaran
Panggil bantuan/ telepon ambulans
Periksa denyut nadi, kompresi jantung 30x
Buka jalan napas dan beri napas buatan 2x
5 Siklus kompresi + napas buatan (30:2)
Evaluasi setiap 2 menit (5 siklus)
Jangan hentikan RJP sampai ada indikasi stop
BHD
Periksa Denyut Nadi
• Periksa di nadi carotis (leher) selama maksimal 10 detik
• Tidak wajib, bila tidak yakin/tidak bisa, boleh langsung dilakukan
kompresi jantung, bila:
1. korban tidak sadar atau tidak ada respons
2. Tidak ada napas dalam ≤10 detik
Langkah-Langkah
BHD
• Letakkan pangkal telapak tangan di
pertengahan bawah tulang dada
• Lakukan kompresi/penekanan dada:
• Laju kompresi 100-120x/menit
• Kedalaman 5-6 cm
• Setelah menekan dada, tunggu
sampai dada mengembang
sempurna
• Minimal interupsi
• Posisi lengan lurus, tidak boleh menekuk
• Bahu tegak lurus dengan korban (diatas korban)
• Gunakan berat tubuh sebagai sumber kekuatan saat kompresi
• Lakukan RJP sebanyak 5 siklus (1 siklus = 30 kompresi + 2 napas) dalam 2
menit
• Jika mungkin, lakukan bergantian setiap 2 menit/5 siklus
Langkah-Langkah BHD
Pastikan keamanan
Periksa kesadaran
Panggil bantuan/ telepon ambulans
Periksa denyut nadi, kompresi jantung 30x
Buka jalan napas dan beri napas buatan 2x
5 Siklus kompresi + napas buatan (30:2)
Evaluasi setiap 2 menit (5 siklus)
Jangan hentikan RJP sampai ada indikasi stop
BHD
Napas Buatan
Langkah:
• Tekan/tutup lubang hidung korban
• Penolong tarik napas normal
• Bibir penolong menutupi mulut korban
dengan erat
• Tiupkan udara sampai dada korban
bergerak terangkat
• Saat meniup, lihat ke arah dada korban
• 1 tiupan = 1 detik
• Biarkan dada korban mengempis
spontan
• Ulangi 1 kali lagi
Napas Buatan
- Orang awam boleh lakukan napas buatan jika terlatih & mau
- Jika tidak terlatih/enggan → lakukan Hands-Only CPR (kompresi dada saja)
- Kompresi jangan berhenti >10 detik saat beri napas buatan
- Napas buatan sangat dianjurkan pada anak, tenggelam, dan henti napas akibat
asfiksia
- Lebih baik menolong dengan kompresi saja daripada tidak sama sekali
Langkah-Langkah BHD
Pastikan keamanan
Periksa kesadaran
30
Panggil bantuan/ telepon ambulans
Periksa denyut nadi, kompresi jantung 30x
Buka jalan napas dan beri napas buatan 2x
5 Siklus kompresi + napas buatan (30:2)
2
Evaluasi setiap 2 menit (5 siklus)
Jangan hentikan RJP sampai ada indikasi stop
BHD
Langkah-Langkah BHD
Pastikan keamanan
Periksa kesadaran
Panggil bantuan/ telepon ambulans
Periksa denyut nadi, kompresi jantung 30x
• Periksa nadi, napas <10s
Buka jalan napas dan beri napas buatan 2x
• Lihat ada tanda-tanda
5 Siklus kompresi + napas buatan (30:2)
Evaluasi setiap 2 menit (5 siklus)
sirkulasi:
• Bergerak
Jangan hentikan RJP sampai ada indikasi stop
BHD • Bernapas
• Batuk
Langkah-Langkah BHD
Pastikan keamanan
Indikasi STOP BHD:
•Jantung Kembali berdetak/pasien sadar
Periksa kesadaran
•Datang penolong yang lebih ahli
Panggil bantuan/ telepon ambulans •Ada tanda-tanda kematian : Lebam mayat,
Periksa denyut nadi, kompresi jantung 30x kaku mayat, pembusukan
•Penolong lelah atau keselamatannya
Buka jalan napas dan beri napas buatan 2x
terancam
5 Siklus kompresi + napas buatan (30:2) •Adanya perintah DNR (Do Not Resuscitate)
Evaluasi setiap 2 menit (5 siklus) dari keluarga
Jangan hentikan RJP sampai ada indikasi stop
BHD
Automated External
Defibrillator (AED)
Automated External
Defibrillator (AED)
Pasang pad sesuai petunjuk
Analisa irama jantung
Automated External
Defibrillator (AED)
Irama Setelah kejut listrik ikuti perintah AED
shockable
Posisi Recovery
TAKE HOME MESSAGES:
[Link] takut untuk melakukan BHD
[Link] lupa panggil bantuan
[Link] yang dilakukan dengan benar dan cepat dapat menyelamatkan
nyawa orang yang kita cintai
TERIMA KASIH