1.
Perubahan Kebijakan Sistem Pelayanan dan Pengawasan
terhadap perusahaan penerima Fasilitas Kepabeanan,,
2. Peningkatan pemahaman dan persamaan persepsi IT inventory
dan peningkatan sinergi dalam pelaksanaan Kebijakan.
I. Review, Perubahan Kebijakan
Sistem Pelayanan dan Pengawasan
TPB
Shifting Pola pelayanan pengawasan TPB
Konvensiona Modern
l Mekanisme fisik,
Mekanisme
MANAJEMEN RISIKO administratif, dan
fisik, dan post post audit
audit
KURVA “MR”
PELAYANAN PENGAWASAN
e
nag
Ma
S e l f BZ
Profil TPB H.
K. Pe
n
ga
Ph was
isi an
M. k
Q
0 Pelayanan /
Pengawasan
INS- 1/BC/2013;
1. Nilai Registrasi Kepabeanan, PER-20/BC/2013
2. Data Pelanggaran, SE-7/BC/2013
3. Data Pemenuhan Kewajiban Lainnya,
4. Pendayagunaan IT Inv. (30% )
5. Jenis Hasl Produksi atau brg. Yang ditimbun,
6. Lokasi Perusahaan
One size
Kategori Layanan dalam Penerapan Manajemen
does not fit
Risiko /pembedaan perlakuan dalam sistem all
pelayanan dan pengawasan TPB
KEBIJAKAN LOW/HIJAU MEDIUM/KUNING HIGH/MERAH
Pelayanan & • Masuk, bongkar, timbun, • Masuk, bongkar, timbun, • Masuk, bongkar,
pengawasan keluar barang tidak keluar barang prinsipnya timbun, keluar barang
diperiksa petugas tidak diperiksa petugas, diperiksa petugas
• Self managed bonded kecuali random • Pencatatan dilakukan
zone • Self managed bonded oleh petugas BC
zone
Perizinan • Penyampaian email • Penyampaian MPDE • Penyampaian MPDE
atau MPDE • Penelitian SKP + + Hardcopy
• Penelitian SKP Manual • Penelitian Manual
• Persetujuan via email • Persetujuan via • Persetujuan via
Fax/Manual Manual
Penempatan Tanpa Petugas Jika Diperlukan Ditempatkan Petugas
Petugas
Tahapan Pelaksanaan Program Kebijakan
Sistem Pelayanan dan pengawasan Tempat
Penimbunan Berikat
1.
1. Dasar
Dasar Hukum
Hukum
2.
2. Gambaran
Gambaran UmumUmum SistemSistem Informasi
Informasi Persediaan
Persediaan (IT (IT Inventory
Inventory ),),
3.
3. IT
IT Inventory
Inventory ygyg dipersyaratkan,
dipersyaratkan,
4.
4. Mekanisme
Mekanisme IT IT Inventory
Inventory secara
secara umum,
umum,
5.
5. Manfaat
Manfaat Sistem
Sistem Informasi
Informasi Persediaan
Persediaan
6.
6. Pengendalian
Pengendalian Internal
Internal dalam
dalam rangka
rangka Implementasi
Implementasi IT IT Inventory
Inventory
7.
7. Sistem
Sistem Informasi
Informasi Persediaan
Persediaan yg yg diwajibkan
diwajibkan DJBC,
DJBC, (Kriteria);
(Kriteria);
1.
1. TPB,
TPB, kewajiban
kewajiban [Link]. Dan
Dan DJBC
DJBC (Lamp.
(Lamp. II)
II)
2.
2. Fas.
Fas. Pembebeasan,
Pembebeasan, dan/ataudan/atau Fas.
Fas. Pengembalian
Pengembalian serta serta kewajiban
kewajiban
Persh.
Persh. Dan
Dan DJBC
DJBC (Lamp.
(Lamp. III)
III)
8.
8. Penyediaan
Penyediaan IT IT Inventory,
Inventory, lemen
lemen Data
Data dan
dan Format
Format Laporan
Laporan (Lamp.
(Lamp. IV)
IV)
9.
9. Mekanisme
Mekanisme Pencatatan
Pencatatan Pemasukan
Pemasukan dan dan pengeluaran
pengeluaran barang barang serta
serta
sistem
sistem pelaporan
pelaporan IT IT Inventory
Inventory (Lampiran
(Lampiran V) V)
Secara umum mengatur bahwa
kriteria utama IT Inventory sbb:
harus mampu mencatat, antara lain
pemasukan dan pengeluaran barang
secara kontinu dan realtime, dan
pencatatan tersebut dapat
menggambarkan keterkaitan
dengan dokumen kepabeanan
harus memiliki sistem reporting
yang mampu membuat laporan
sesuai peraturan
harus dapat diakses oleh
KPPBC/KWBC
harus dapat diakses secara online
dari Kantor Pabean ( untuk KB)
Kerahasiaan Informasi
LAMPIRAN I PER-09/BC/2014
“GAMBARAN UMUM IT INVENTORY”
I. Latar belakang ....1)
Sistem
informasi
Informasi yang relevan
Information dan reliable
Need
I. Latar belakang ....2)
Informasi
Stakeholder (pemilik,
Decision making
pemerintah, bank, dll)
II. SISTEM PENCATATAN PERSEDIAN SECARA UMUM ....1)
PROSES PRODUKSI
Penerimaan Bahan
Baku (IN RM)
Pengeluaran Brg
Jadi (OUT FG)
OUT IN
RM FG
GUDANG PRODUKSI GUDANG
BAHAN BAKU (WIP) BARANG JADI
14
II. SISTEM PENCATATAN PERSEDIAN SECARA UMUM ....2)
Penerimaan Bahan Pengeluaran Brg
Baku (IN RM) Jadi (OUT FG)
Pencatatan
OUT IN
RM FG
GUDANG PRODUKSI GUDANG
BAHAN BAKU (WIP) BARANG JADI
15
II. SISTEM PENCATATAN PERSEDIAN SECARA UMUM ....3)
Sistem Pencatatan / Sitem
Informasi Persediaan
BERBANTUAN BERBASIS
MANUAL KOMPUTER
KOMPUTER
16
II.1. Sistem Informasi Persediaan Secara
Manual
GUDANG BAHAN BAKU PROSES PRODUKSI GUDANG BARANG JADI
DOK DOK DOK DOK OUT
IN PENERIMA PEMAKAI PRODUKS PENGELU
AN BRG AN BRG I RAN BRG
Menggunakan cara tradisional
(manual) dalam mengumpulkan SCRAP
dan mengolah data serta
menghasilkan informasi yang
diperlukan oleh stakeholder-nya
Kelemahan :
Pengendalian kurang
Akurasi kurang
Redundancy
Memungkinkan pemodifikasian
data 1. Bagian akuntansi untuk laporan
keuangan
2. Pimpinan untuk pengambilan
Informasi keputusan
3. Pemerintah untuk pajak dan bea cukai
17
II.2. Sistem Informasi Persediaan Berbantuan komputer
GUDANG BAHAN BAKU PROSES PRODUKSI GUDANG BARANG JADI
DOK DOK DOK
DOK
IN PEMAKAI PRODUKS PENGELU OUT
PENERIM
AN BRG I RAN BRG
AAN BRG
hampir sama dengan
manual, hanya saja sedikit
lebih maju dengan
menggunakan bantuan
komputer dalam proses
pengolahan data menjadi
informasi
kelemahan :
Bantuan komputer hanya
untuk entry & olah data
Belum terintegrasi antar Dibantu dengan komputer dan tidak berbasis
database (misalnya MS. Excel)
bagian 1. Bagian akuntansi untuk laporan
Rekam jejak tidak ada keuangan
Kurang akuntabel 2. Pimpinan untuk pengambilan
Informasi keputusan
Memungkinkan 3. Pemerintah untuk pajak dan bea cukai
pemodifikasian data 18
II.2. Sistem Informasi Persediaan Berbantuan komputer
Pencatatan pemasukan & pengeluaran menggunakan komputer
(misal Ms Excel) 19
II.3. Sistem Informasi Persediaan Berbasis komputer
GUDANG BAHAN BAKU PROSES PRODUKSI GUDANG BARANG JADI
DOK DOK DOK
IN DOK
PEMAKAI PRODUKS PENGELU OUT
PENERIM
AN BRG I RAN BRG
AAN BRG
sistem informasi yang di-design
& dibangun terkait persediaan
barang dengan cara
mengintegrasikan sistem input,
proses & output menggunakan
teknologi komputer dalam
menghasilkan informasi terkait
persediaan yang dibutuhkan
oleh stakeholder
Kelebihan :
Informasi yang diterbitkan
lebih cepat
database
Akurat
Ada rekam jejak
Menggunakan aplikasi 1. Bagian akuntansi untuk laporan
Lebih akuntabel keuangan
komputer atau software
2. Pimpinan untuk pengambilan
yang berbasis database, keputusan
Informasi
seperti: VISUAL BASIC, 3. Pemerintah untuk pajak dan bea cukai
ORACLE, SAAP, BAAN,
PHP, dll. 20
II.3. Sistem Informasi Persediaan Berbasis Komputer
Penerimaan Bahan Baku / Brg Jadi
Pengeluaran Bahan Baku / Brg Jadi
Laporan sesuai
21 kebutuhan
III. 1. Sistem Informasi Persediaan Berbasis
Komputer yg
dipersyratkan sesuai ketentuan DJBC ......1)
BAGAIMANAKAH
SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BERBASIS
KOMPUTER
YANG DIINGINKAN OLEH DJBC Pada Perusahaan
Penerima Fasilitas TPB dan KITE......?
22
III.1. SISTEM INFORMASI PERSEDIAN SESUAI KETENTUAN DJBC ....2)
Sistem Pencatatan / Sitem
Informasi Persediaan
BERBANTUAN BERBASIS
MANUAL KOMPUTER
KOMPUTER
23
III. SISTEM INFORMASI PERSEDIAN SESUAI KETENTUAN DJBC ....2)
1. Sistem Informasi Persediaan Berbasis Komputer ,
yg meliputi persediaan dan Barang Modal serta
Peralatan Perkantoran (Khusus KB),
2. Tidak diwajibkan untuk lainnya (pencatatan gaji
karyawan dan rencana bisnis),
3. Penyediaan dapat dilakukan dengan membangun
baru atau penyesuaian sistem informasi
persediaan yang telah ada dengan penyesuaian
seperlunya,
4. DJBC tidak merekomendasikan software tertentu
dari perusahaan manapun,
5. Jenis software dapat disesuaikan dengan
kebutuhan perusahaan (Visual Basic, JAVA, Oracle,
SAAP, BAAN, PHP, Software dengan platform Data
Base lainnya)
24
IV. Mekanisme IT Inventory secara Umum ....1)
Bahan Baku WIP FG/Reject/Scrapp
LPB Slip Issue Laporan Surat Jalan
Produksi
• MENCANTUMKAN
JENIS DOK, NO DOK • MENCANTUMKAN JENIS
DAN TGL DOK PABEAN
DOK, NO DOK DAN TGL
PD DOK LPB
DOK PABEAN PD DOK
• MEMBEDAKAN
SURAT JALAN
ANTARA KODE • MEMBEDAKAN ANTARA
FASILITAS DENGAN NON
KODE FASILITAS DENGAN
FASILITAS (KHUSUS
NON FASILITAS (KHUSUS
KITE)
Database KITE)
Menghasilkan Laporan yang
dibutuhkan yang salah
satunya oleh DJBC
Akses atas Laporan
KWBC/KPUBC/KPPBC
IV. Mekanisme IT Inventory secara
Umum ....2)
1. Masing-masing bagian pengelola persediaan termasuk
Barang Modal dan peralatan perkantoran terintegrasi
dalam satu sistem IT Inventory, dan melakukan
pengelolaan sesuai kewenangan masing-masing bagian,
2. Setiap bagian melakukan kegiatan operasional dan
melakukan perekaman atas kegiatan pemasukan dan /
atau pengeluaran sesuai sistem dan prosedur serta
kewengan masing-masing. Contoh setiap pengeluaran
barang jadi harus dilakukan input pengeluaran barang
dalam IT oleh bagian barang jadi.
3. Hasil perekaman tersimpan dalam data base dan diolah
untuk kebutuhan laporan bagi stake Holder termasuk
DJBC
Sistem pemasukan dan Sistem pemakaian bahan baku
pengeluaran barang: serta penerimaan barang jadi:
1)Nomor dan tanggal dokumen 1)Nomor dan tanggal dokumen
yang digunakan untuk merekam pemakaian barang
pergerakan persediaan barang 2)Nama gudang asal
2)Jenis dokumen pabean 3)Nama gudang tujuan
3)Nomor dokumen pabean 4)Tujuan pemakaian (untuk
4)Tanggal dokumen pabean diproses
5)Nama gudang sendiri/disubkontrakkan)
6)Nama Pengirim 5)Kode barang
7)Kode barang 6)Nama barang
8)Nama barang 7)Satuan barang
9)Satuan barang 8)Jumlah barang
10)Jumlah barang
LAMPIRAN II
PER-09/BC/2014
“IT Inventory TPB (KB, GB,
dan TBB)”
30
I. KRITERIA .......1)
GB TBB
1. Laporan 1. Laporan
Pemasukan Barang Pemasukan Barang
per dokumen per dokumen pabean;
pabean;
2. Laporan
2. Laporan Pengeluaran Barang
Pengeluaran per dokumen pabean;
Barang per
3. Laporan Penjualan
dokumen pabean;
Barang;
3. Laporan
4. Laporan Persediaan
Pertanggungjawab
Barang.
an Mutasi Barang.
I. KRITERIA ....... 2)
I. KRITERIA ....... 3)
4)
Untuk
remote desktop dan perusahaan
web-services
program sejenisnya yang
•web-services berlokasi di
•perusahaan daerah
adalah suatu
menyediakan PC tanpa
sistem
khusus untuk koneksi
web-based perangkat
dihubungkan dengan internet
lunak yang
PC di KPPBC;
•dilakukan dirancang
•PC harus dipastikan akses dapat
dengan untuk
selalu dalam keadaan dilakukan
mengakses mendukung
aktif dan aman dengan
alamat interaksi antar
(diperlakukan seperti pengiriman
website IT sistem pada
server) sehingga softcopy
Inventory suatu jaringan;
dapat diakses setiap dokumen
perusahaa saat;
n melalui •dapat laporan
•program yang berkala ke
internet; diterapkan
menjalankan remote KPPBC,
setelah
desktop setelah
website
terpasang/ter-install mendapatka
penyedia
pada PC di KPPBC; n
layanan web-
•Terdapat persetujuan
service telah
perlindungan (misal: dari Kepala
siap dijalankan
dipasang sistem KPPBC.
oleh DJBC.
firewall)
I. KRITERIA ....... 4)
34
I. KRITERIA ....... 5)
Field
tambahan :
[Link]
Dokumen
[Link]
Dokumen
[Link]
Dokumen
35
I. KRITERIA ....... 6)
5) 6) 7)
I. KRITERIA ....... 7)
8)
DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI - 2024