SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
PERKANTORAN
Dita Marisa Putri,SE. MM
DATA DAN INFORMASI
Data adalah keterangan yang masih mentah atau belum
diolah. Misalnya seperti fakta,angka,dan statistik.
Contoh:
“ Laba bersih perusahaan X pada tahun 2010 adalah Rp 850 juta”.
Informasi adalah data yang diolah dalam bentuk tertentu
sehingga bermakna dan bermanfaat karena dapat
dikomunikasikan kepada seseorang yang akan menggunakannya
untuk membuat keputusan.
Contoh :
“ laba bersih perusahaan X tahun 2010 meningkat 20% jika
dibandingkan dengan tahun 2009, yaitu dari Rp850 juta menjadi
Rp1,2 miliar.
Kesimpulan : data diolah dan menempatkannya dalam konteks
untuk menghasilkan informasi yang digunakan oleh pihak
manajemen untuk membuat keputusan agar dapat mendukung
kegiatan operasional perusahaan sehari-hari.
Berdasarkan tempat asalnya,
Informasi/data dapat dibedakan menjadi dua
kategori, yaitu :
Informasi Intern
Data/informasi yang berasal dari dalam
organisasi. Misalnya data keuangan, data
karyawan. Informasi internal berguna untuk
meningkatkan produktifitas yang
memanfaatkan strengths dan mengatasi
weaknesses.
Informasi Ekstern
Data/informasi yang berasal dari luar
organisasi. Misalnya keadaan ekonomi secara
micro saat ini, perilaku konsumen. Informasi
ekstern berguna untuk masukan bagi decision
maker dengan memanfaatkan opportunities
dan menanggulangithreath
Berdasarkan sumbernya, menurut
Komaruddin (2001:62) :
Informasi Primer
Informasi yang diperoleh dari tangan pertama yang
berasal dari hasil pengamatan , percobaan, survei,
atau dugaan objektif
Informasi
sekunder
Informasi yang telah dihimpun dan disimpan
ditempat penerimaan dan pengolahan
JENIS-JENIS SISTEM INFORMASI
Berikut ini contoh sistem informasi organisasi yang berbentuk perseroan
terbatas :
Arus Informasi, Pemegang saham (Stockholder)
perintah Dewan Komisaris Menetapkan sasaran
Eksekutif tertinggi Mengoperasikan
(Direktur bisnis untuk
Top
pengelola) mencapai tujuan
management
Eksekutif Senior Mengoordinasikan
(Kepala aktivitas untuk mencapai
fungsional) tujuan
Middle Asisten eksekutif Membantu eksekutif senior
Managemen senior dan seksi dan tindakan sebagai wakil
t spesialisasi mereka
Lower Penyedia Menerapkan rencana manajemen
Managemen (misalnya ke dalam tindakan yang efektif,
t mandor) mengalokasikan kerja individual
(supervisor dan melihat bahwa pekerjaan
) dikerjakan
Umpan balik Pekerja
untuk tindakan
Jenis-jenis informasi dapat berupa :
Laporan lisan atau tulisan.
contoh pegawai. Seringkali pegawai lebih senang
mencari informasi atau bantuan dari rekan
sekerja dan berinteraksi langsung antar pegawai
agar dapat memecahkan masalah dalam
pekerjaan.
Manual atau digital.
contoh komputer. Dengan komputer para pekerja
dapat informasi kegiatan bisnis. Sistem seperti ini
mendapatkan keuntungan kecepatan yang tinggi,
keakuratan, serta biaya yang rendah dalam
pengoperasian banyak prosedur administasi
PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Kumpulan komponen yang masing-masing
sistem memiliki fungsi yang saling berinteraksi dan
saling tergantung, yang memiliki satu kesatuan
yang utuh dan bekerja untuk mencapai tujuan
tertentu.
Beberapa kutipan definisi sistem informasi manajemen :
Seperangkat prosedur yang terorganisasi dengan
Komaruddin sistematik jika dilaksanakan akan menyediakan
(2001:30) informasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses
pembuatan keputusan.
Pos and anderson Management information system consist of five
(2003:4) related components : hardware, software, people,
procedur and collections of data.
Jadi dapat disimpulkan sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang
saling bekerja sama yang terdiri atas kumpulan orang, alat, dan prosedur
yang merupakan satu kesatuan yang saling berinteraksi yang dirancang
untuk mengumpulkan, memilih, menganalisis, mengevaluasi dan
mendistribusikan informasi yang baik dan siap pakai guna menghasilkan
perencanaan, implementasi dan pengendalian manajemen yang baik
MANFAAT INFORMASI
Efektivitas perusahaan tidak akan tercapai tanpa
planning yang baik, yang merupakan syarat untuk melakukan
organizing, actualing, dan controling dengan baik. Berikut
manfaat informasi untuk hal-hal sebagai berikut :
1. Perencanaan. Misalnya untuk menentukan profit yang ingin
dicapai pada tahun ini beserta anggaran produksinya, kita
membutuhkan informasi rencana dan realisasi profit beserta
anggaran dan realisasi biaya pada tahun sebelumnya.
Sehingga bisa dinilai apakah efektifitas tercapai atau tidak.
2. Pengorganisasian. Misalnya dalam menjalankan proyek. Job
description tiap posisi harus sesuai job specification. Oleh
karena itu kita harus mengetahui informasi mengenai orang-
orang yang terlibat dalam pengerjaan proyek tersebut.
(knowledge, skill, ability and other) supaya mereka dapat
mengerjakan proyek tersebut dengan baik.
MANFAAT INFORMASI
3. Pelaksanaan. Misalnya kita akan melakukan
ekspansi pasar dengan mengirimkan produk
kita ke daerah tertentu. Ditengah perjalanan
kita mendapatkan informasi dari radio bahwa
terjadi longsor. Maka kita harus memilih
alternatif jalan lain yang aman untuk dilalui.
4. Pengendalian. Misalnya kita ingin melihat
apakah pelaksanaan pameran berjalan
dengan baik sesuai dengan rencana baik
waktu maupun kualitas. Untuk itu, kita harus
mengawasi realisasinya, apakah ada
kemajuan yang telah dicapai.
KARAKTERISTIK INFORMASI YANG
BAIK
1. Relevan
Informasi yang kita terima haruslah relevan dengan
permasalahan yang dihadapi.
2. Akurat
Informasi yang kita dapatkan haruslah benar, merefleksikan
realita/objektif, tepat dan jika diperlukan sebaiknya ada derajat
kebenarannya sebagai hasil analisis statistik.
3. Tepat waktu
Informasi harus tersedia pada saat dibutuhkan untuk
pengambilan keputusan dan pelaksanaan kantor.
4. Lengkap/memadai
Informasi yang diterima harus lengkap dalam kuantitas dan
kualitas sesuai dengan kebutuhan kita.
5. Up to date
Informasi yang didapat haruslah yang terbaru yang mencakup
dan mengakomodasi perubahan-perubahan yang terjadi
sehingga dapat memudahkan manajemen dalam mengambil
keputusan yang tepat.
KARAKTERISTIK INFORMASI YANG
BAIK
6. Dapat diandalkan
Informasi yang diperoleh dengan cara dan dari
sumber yang tepat, kemudian diproses dengan
cara yang benar dan didistribusikan oleh dan
dengan cara yang juga dapat di percaya.
7. Dapat dimengerti
Informasi haruslah dapat dibaca dan dipahami
dengan baik agar berguna bagi para pembuat
keputusan.
8. Dapat dibandingkan
Informasi harus dapat dibandingkan dengan
keadaan perusahaan pada saat ini, keadaan
masalalu, keadaan masa yang akan datang,
kemampuan potensial, termasuk juga dengan para
pesaing.
HAMBATAN INFORMASI BAGI
PEMBUAT KEPUTUSAN
1. Informasi salah
2. Informasi tidak diteruskan/ditutup
3. Informasi sulit dikumpulkan
4. Informasi sulit dicari
5. Informasi yang tidak jelas kebenarannya
6. Sistem penyimpangan tidak jelas
7. Tidak tahu jenis informasi yang dibutuhkan
8. Kurang bertanggungjawab dalam
mengumpulkan data dan informasi
9. Bocornya informasi penting/rahasia
10. Dana terbatas