Pro g ra m
e ntasi
prLinier
es
kel. 1
Angg o
ta
Mardiana
Nabila Septiyan
Zani
Pr ogram
ngertian
Pe
Linie r
Program linier adalah suatu metode matematika
yang digunakan untuk memecahkan masalah
optimasi yang dibatasi oleh kendala-kendala
tertentu, di mana baik fungsi tujuan maupun semua
kendala bersifat linier. Tujuannya adalah untuk
mencari nilai optimum (maksimum seperti
keuntungan atau minimum seperti biaya) dari suatu
fungsi tujuan linear dengan mematuhi berbagai
batasan yang dinyatakan dalam bentuk persamaan
atau pertidaksamaan linear.
Prog ra m L in ie r
M en urut P a ra
Ahli
• Jhannes Suprapto (1987):
"Program linier merupakan memilih
keputusan berarti memilih alternatif, tetapi
yang terpenting adalah mengambil
alternatif terbaik (the best alternative)."
• Hari Purnomo:
"Pokok pikiran utama dalam menggunakan
program linear adalah merumuskan masalah
dengan menggunakan sejumlah informasi yang
tersedia, kemudian menerjemahkan masalah
tersebut dalam bentuk model matematika. Sifat
linier mempunyai arti bahwa seluruh fungsi
dalam model ini merupakan fungsi yang linier.
• Wikipedia:
"Linear programming merupakan suatu model
umum yang dapat digunakan dalam
mengalokasikan sumber-sumber yang terbatas
secara optimal."
• Siringoringo:
"Linear programming merupakan metode
matematika dalam mengalokasikan sumber
daya yang terbatas untuk mencapai suatu
tujuan, seperti memaksimumkan keuntungan
dan meminimumkan biaya."
da n Perk e mba ng an
Se jara h
ier d alam Op erasi
Progr am L in
Riset
A. Latar Belakang Sejarah
• Program linier berkembang pesat selama Perang Dunia
II.
• Militer Inggris dan sekutu menghadapi masalah
strategis kompleks seperti optimasi penggunaan radar,
formasi konvoi kapal, dan alokasi sumber daya.
• Pemerintah Inggris membentuk tim riset operasi
(operational research teams) yang terdiri dari ilmuwan,
matematikawan, dan insinyur untuk menyelesaikan
masalah tersebut.
B. Perkembangan Pascaperang
• Teknik optimasi yang digunakan di medan perang mulai
diterapkan di dunia industri dan bisnis.
• Tahun 1947: George B. Dantzig mengembangkan
Algoritma Simpleks, yang menjadi terobosan monumental
dalam menyelesaikan masalah program linier secara
sistematis dan efisien.
• Algoritma simpleks menjadikan program linier sebagai
alat praktis yang powerful dalam pengambilan
keputusan.
Tok oh-T ok oh
Pen tin g
1. Leonid Vitaliyevich Kantorovich (Rusia, 1912–
1986):
⚬ Pada tahun 1939, ia mengembangkan konsep
program linier untuk menyelesaikan masalah
alokasi sumber daya di industri.
⚬ Menulis buku “The Mathematical Method of
Production Planning and Organization”.
⚬ Menerima Hadiah Nobel dalam Ekonomi tahun
1975.
2. George Bernard Dantzig (AS, 1914–2005):
⚬ Mengembangkan Algoritma Simpleks
tahun 1947.
⚬ Berkontribusi besar dalam penerapan
program linier untuk masalah militer
dan industri.
3. Tjalling Charles Koopmans (Belanda):
⚬ Mengembangkan teknik activity analysis
yang menjadi dasar program linier.
⚬ Mengusulkan istilah "linear
programming" pada tahun 1948.
C. Perkembangan Metode
• Program linier awalnya digunakan untuk masalah
sederhana, kemudian berkembang dengan metode
seperti:
⚬ Metode Grafik
⚬ Algoritma Simpleks
⚬ Metode lain yang dikembangkan oleh John Von
Neumann, Leonid Khachiyan, dan Narendra
Karmarkar.
Peran Program Lin ie r da lam
Dunia Industri dan B er ba g ai Sektor
1. Manufaktur dan Produksi
• Optimasi Produk: Menentukan kombinasi produk ideal
(optimal product mix) untuk memaksimalkan
keuntungan dengan mematuhi batasan kapasitas
mesin, bahan baku, dan waktu kerja.
• Perencanaan Produksi: Menjadwalkan proses produksi
dan mengatur persediaan barang untuk mengurangi
waktu menganggur mesin dan tenaga kerja.
• Efisiensi Operasional: Merancang alur perakitan yang
lancar dan efisien.
2. Transportasi dan Logistik
• Masalah Transportasi: Mencari rute distribusi paling
hemat dari pabrik ke gudang atau pusat distribusi.
• Penugasan Optimal: Mengalokasikan sumber daya
(tenaga kerja, mesin, proyek) dengan cara yang
meminimalkan biaya atau waktu.
• Pengurangan Biaya Operasional: Meningkatkan
efisiensi dan produktivitas dalam rantai pasok.
3. Keuangan dan Investasi
• Optimasi Portofolio: Menentukan pembagian aset
optimal untuk memaksimalkan imbal hasil atau
meminimalkan risiko.
• Manajemen Dana: Mengatur arus dana dan strategi
pemberian pinjaman.
• Analisis Kredit: Menilai kelayakan kredit dengan
pendekatan kuantitatif.
4. Energi
• Optimasi Bahan Bakar: Menentukan
komposisi bahan bakar terbaik di pembangkit
listrik.
• Distribusi Daya: Merencanakan distribusi
energi yang efisien untuk memenuhi
permintaan.
5. Agrikultur
• Perencanaan Tanam: Menentukan
kombinasi komoditas tanaman yang paling
menguntungkan berdasarkan luas lahan,
ketersediaan air, dan pupuk.
• Alokasi Sumber Daya: Mengoptimalkan
penggunaan lahan dan input pertanian.
6. Sektor Jasa (Kesehatan, Hospitality,
Telekomunikasi)
• Kesehatan: Penempatan staf dan pengelolaan
tempat tidur pasien.
• Hospitality: Penjadwalan karyawan dan
optimasi layanan.
• Telekomunikasi: Perencanaan infrastruktur
jaringan dan optimasi bandwidth.
sim pul
Ke
an
Program linier adalah metode optimasi matematis yang
digunakan untuk memaksimalkan atau meminimalkan fungsi
tujuan linier dengan mempertimbangkan kendala-kendala linier.
Perkembangannya dimulai sejak era Perang Dunia II dan
mengalami revolusi berkat algoritma simpleks yang
dikembangkan George B. Dantzig pada tahun 1947. Program
linier telah membuktikan peran krusialnya dalam berbagai
sektor seperti manufaktur, transportasi, keuangan, energi, dan
jasa, dengan kemampuan memberikan solusi optimal dalam
alokasi sumber daya terbatas, meningkatkan efisiensi, dan
mendukung pengambilan keputusan yang efektif.
TE RIM A
K AS IH:)