SORTING
1
Sorting
Pengurutan data dalam struktur data sangat
penting untuk data yang beripe data numerik
ataupun karakter.
Pengurutan dapat dilakukan secara ascending
(urut naik) dan descending (urut turun)
Pengurutan (Sorting) adalah proses menyusun
kembali data yang sebelumnya telah disusun
dengan suatu pola tertentu, sehingga tersusun
secara teratur menurut aturan tertentu.
Contoh:
Data Acak: 5 6 8 1 3 25 10
Ascending : 1 3 5 6 8 10 25
Descending : 25 10 8 6 5 3 1
2
Metode Pengurutan Data
Pengurutan berdasarkan perbandingan (comparison-
based sorting)
Bubble sort, exchange sort
Pengurutan berdasarkan prioritas (priority queue sorting
method)
Selection sort, heap sort
Pengurutan berdasarkan penyisipan dan
penjagaan terurut (insert and keep sorted method)
Insertion sort, tree sort
Pengurutan berdasarkan pembagian dan
penguasaan (devide and conquer method)
Quick sort, merge sort
Pengurutan berkurang menurun (diminishing increment
sort method)
Shell sort
3
Deklarasi Array
Deklarasikan:
int data[100];
int n; //untuk jumlah data
Fungsi untuk Tukar 2 Buah Data (by
reference):
void tukar(int *a,int *b){
int t=*a;
*a=*b;
*b=t;
}
4
Bubble Sort
Metode sorting termudah
Diberi nama “Bubble” karena proses
pengurutan secara berangsur-angsur
bergerak/berpindah ke posisinya yang
tepat, seperti gelembung yang keluar dari
sebuah gelas bersoda.
Bubble Sort mengurutkan data dengan
cara membandingkan elemen sekarang
dengan elemen berikutnya.
5
Bubble Sort (cont..)
Pengurutan Ascending :Jika elemen sekarang
lebih besar dari elemen berikutnya maka kedua
elemen tersebut ditukar.
Pengurutan Descending: Jika elemen sekarang
lebih kecil dari elemen berikutnya, maka kedua
elemen tersebut ditukar.
Algoritma ini seolah-olah menggeser satu per satu
elemen dari kanan ke kiri atau kiri ke kanan,
tergantung jenis pengurutannya.
Ketika satu proses telah selesai, maka bubble sort
akan mengulangi proses, demikian seterusnya
dari 0 sampai dengan iterasi sebanyak n-1.
Kapan berhentinya? Bubble sort berhenti jika
seluruh array telah diperiksa dan tidak ada
pertukaran lagi yang bisa dilakukan, serta
tercapai perurutan yang telah diinginkan.
6
7
Contoh bubble sort ascending
8
Bubble Sort (cont..)
9
Bubble Sort (cont..)
Dengan prosedur diatas, data terurut naik
(ascending), untuk urut turun (descending)
silahkan ubah bagian:
if (data[j]<data[j-1])
tukar(&data[j],&data[j-1]);
Menjadi:
if (data[j]>data[j-1])
tukar(&data[j],&data[j-1]);
Buble sort paling mudah algoritmanya tetapi
paling lambat dibandingkan algoritma lain
10
Exchange Sort
Sangat mirip dengan Bubble Sort
Banyak yang mengatakan Bubble Sort sama
dengan Exchange Sort
Pebedaan : dalam hal bagaimana
membandingkan antar elemen-elemennya.
Exchange sort membandingkan suatu elemen dengan
elemen-elemen lainnya dalam array tersebut, dan
melakukan pertukaran elemen jika perlu. Jadi ada elemen
yang selalu menjadi elemen pusat (pivot).
Sedangkan Bubble sort akan membandingkan elemen
pertama/terakhir dengan elemen
sebelumnya/sesudahnya, kemudian elemen tersebut
itu akan menjadi pusat (pivot) untuk dibandingkan
dengan elemen sebelumnya/sesudahnya lagi, begitu
seterusnya.
11
Exchange Sort (cont..)
12
Exchange Sort (cont..)
13
Exchange Sort (cont..)
14
Exchange Sort (5)
Prosedur Exchange Sort
void exchange_sort()
{
for (int i=0; i<n-1; i++){
for(int j = i+1; j<n; j++){
if (data [i] < data[j])
tukar(&data[i],&data[j]);
}
}
}
15
Selection Sort
Merupakan kombinasi antara sorting dan
searching
Untuk setiap proses, akan dicari elemen-elemen
yang belum diurutkan yang memiliki nilai terkecil
atau terbesar akan dipertukarkan ke posisi yang
tepat di dalam array.
Misalnya untuk putaran pertama, akan dicari data
dengan nilai terkecil dan data ini akan
ditempatkan di indeks terkecil (data[0]), pada
putaran kedua akan dicari data kedua terkecil,
dan akan ditempatkan di indeks kedua (data[1]).
Selama proses, pembandingan dan pengubahan
hanya dilakukan pada indeks pembanding saja,
pertukaran data secara fisik terjadi pada akhir
proses.
16
Selection sort
17
Contoh selection sort
18
Selection Sort (cont..)
19
Selection Sort (cont..)
Prosedur Selection Sort
void selection_sort(){
for(int i=0;i<n-1;i++){
pos = i;
for(int j=i+1;j<n;j++){
if(data[j] < data[pos]) pos = j; //ascending
}
if(pos != i) tukar(&data[pos],&data[i]);
}
}
20
Insertion Sort
Mirip dengan cara orang mengurutkan
kartu, selembar demi selembar kartu
diambil dan disisipkan (insert) ke tempat
yang seharusnya.
Pengurutan dimulai dari data ke-2 sampai
dengan data terakhir, jika ditemukan data
yang lebih kecil, maka akan ditempatkan
(diinsert) diposisi yang seharusnya.
Pada penyisipan elemen, maka elemen-
elemen lain akan bergeser ke belakang
21
Insertion Sort (cont..)
22
Insertion Sort (cont..)
void insertion_sort(){
int temp;
for(int i=1;i<n;i++){
temp = data[i];
j = i -1;
while(data[j]>temp &&
j>=0){
data[j+1] = data[j];
j--;
}
data[j+1] = temp;
}
}
23
24
Contoh Insertion Sort
25
Perbandingan
Tabel Perbandingan Kecepatan Metode
Pengurutan Data
26