DEEP
LEARNING
Satria Irwandi, [Link], [Link].,
Gr
APAKAH
SAMA
DEEP DENGAN
KURIKULUM
LEARNING ? MERDEKA?
Latar Belakang
Tantangan Masa Depan (abad 21) yang sulit
diprediksi
Permasalahan Mutu Pendidikan (Literasi,
numerasi, kemampuan berpikir tingkat tinggi)
Visi Indonesia Emas 2045
Hasil PISA
tergolong
rendah
Mengapa perlu pembelajaran
mendalam?
Melengkapi pendekatan pembelajaran dengan
menambah karakteristik praktik paedagogi
Keterlibatan Memanfaatkan
teknologi digital Pendekatan PM mampu
menghasilkan kualitas
capaian pembelajaran
Mengembangkan
budaya belajar Memuliakan yang
tinggi, sedangkan
metode pembelajaran
Berkesadaran Multi disiplin yang kurang mendalam
cenderung
menghasilkan
capaian pembelajaran
yang rendah (Smith &
Pembelajaran Mendalam Sebagai
Solusi
Berkesadara Olah Pikir
n
Olah Hati Profil
Pembelajaran
Mendalam
Bermakn Lulusan
(8
a Olah Rasa Dimensi)
Menggembirak
Olah Raga
an
Prinsip Pembelajaran Mendalam
Peserta didik memahami tujuan
pembelajaran, termotivasi secara
Berkesadara intrinsik untuk belajar dan aktif
mengembangkan strategi belajar
n untuk mencapai tujuan
Peserta didik berorientasi pada
Pembelajaran kemampuan mengaplikasikan
Mendalam
Bermakn pembelajaran, bukan hanya
penguasaan konten
a
Suasana pembelajaran yang positif,
Menggembirak menantang, menyenangkan dan
memotivasi
an
Dalam Pandangan Ki Hajar Dewantara
Prinsip Pembelajaran Mendalam
dilaksanakan dengan
Olah pikir adalah proses pendidikan yang berfokus pada
Olah Pikir pengasahan akal budi dan kemampuan kognitif, seperti
kemampuan untukmemahami, menganalisa, dan memecahkan
masalah.
Olah Hati Olah hati adalah proses pendidikan untuk mengasah kepekaan
batin, membentuk budi pekerti, serta menanamkan nilai-nilai moral
dan spiritual
Olah rasa adalah proses pendidikan yang bertujuan untuk
Olah Rasa mengembangkan kepekaan estetika, empati, dan kemampuan
menghargai keindahan serta hubungan antarmanusia.
Olah raga adalah bagian dari pendidikan yang bertujuan untuk menjaga
Olah Raga dan meningkatkan kesehatan fisik, kekuatan tubuh, serta membentuk
karakter melalui kegiatan jasmani.
Delapan Dimensi Lulusan
Keimanan dan
Ketaqwaan terhadap
Tuhan YME
Kolaborasi Penalaran
Kritis
Kreatifitas Dimensi
Kesehatan
Lulusan
Kemandirian
Kewargaan
Komunikasi
Pembelajaran Mendalam
Pendekatan yang memuliakan
dengan menekankan pada
penciptaan suasana belajar dan
proses pembelajaran berkesadaran,
bermakna dan menggembirakan
melalui olah pikir, olah hati, olah
rasa dan olah raga secara holistik
dan terpadu
Untuk konteks
Indonesia, PM
adalah pendekatan
bukan kurikulum
Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran mendalam meliputi
pemahaman dan keterkaitan
hubungan antara pengetahuan
konseptual dan prosedural serta
kemampuan untuk mengaplikasikan
pengetahuan konseptual pada
konteks yang baru (Hattie &
Donoghue, 2016;Parker et al., 2011;
Winch,2017)
Tujuan Pembelajaran
Mendalam
• Mengembangkan kemampuan peserta didik secara
lebih luas (transferable skills)
• Menciptakan pembelajaran yang berkesadaran,
bermakna dan menggembirakan
• Mendorong kemampuan berpikir kritis, kreativitas dan
penyelesaian masalah
Kerangka Pembelajaran
Mendalam Panduan sistematis dalam menyusun desain
pembelajaran,yaitu praktik pedagogis, kemitraan
pembelajaran, lingkungan pembelajaran dan
pemanfaatan digital
Proses yang dialami peserta didik dalam
pembelajaran yaitu memahami,
mengaplikasi, merefleksi
Dasar karakteristik pembelajaran
mendalam yaitu berkesadaran, bermakna
menggembirakan
Fokus profil lulusan yang akan dicapai yaitu
keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME,
kewargaan, kreativitas, penalaran kritis, kolaboras
kemandirian, kesehatan dan komunikasi
Kerangka
Pembelajaran
Penerapan PM tidak hanya bergantung pada pendekatan
kognitif, tetapi juga melibatkan empat komponen penting yang
saling mendukung dan membentuk pengalaman belajar yang
holistik bagi peserta didik.
[Link] Pedagogis
[Link]
Pembelajaran
[Link] Teknologi
[Link] Digital
Praktik
Paedagogis
Praktik pedagogis merujuk pada strategi mengajar yang dipilih guru
untuk mencapai tujuan belajar dalam mencapai dimensi profil lulusan.
Pembelajaran Berbasis Inkuiri, Pembelajaran Berbasis Proyek, Pembelajaran
Berbasis
Masalah, Pembelajaran Kolaboratif, Pembelajaran berbasis Pemikiran Desain
(Design
Thinking), STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematic), SETS
(Science,
Environment, Technology, and Society), dan sebagainya.
Lingkungan
Pembelajaran
Menekankan integrasi antara ruang fisik, virtual, dan budaya belajar
untuk mendukung pembelajaran mendalam
Ruang fisik dan virtual dirancang fleksibel sebagai tempat yang
mendorong kolaborasi, reffleksi, eksplorasi dan berbagai ide
sehingga dapat mengakomodasi berbagai gaya belajar peserta
didik dengan optimal
Pemanfaatan
Teknologi
Digital teknologi digital diharapkan dapat menjadi katalisator
Pemanfaatan
untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif
dan kontekstual
Pemanfaatan teknologi digital diharapkan tidak terbatas pada alat
presentasi dan penyedia informasi, melainkan alat kolaborasi
(misalnya melalui platform workspace atau platform e-learning) serta
merupakan media yang mendukung eksplorasi dan inovasi peserta
didik sehingga mereka mampu menyaring informasi secara kritis
Kemitraan
Pembelajaran
Membentuk hubungan yang dinamis antara guru, peserta didik,
orang tua, komunitas dan mitra profesional
Pendekatan ini memindahkan kontrol pembelajaran dari guru saja
menjadi kolaborasi bersama. Guru dapat membangun peran
peserta didik sebagai rekan belajar yang aktif mendesain dan
mengarahkan strategi belajar mereka. Guru dapat melibatkan
keluarga, masyarakat atau komunitas sebagai mitra yang
memberikan dukungan serta konteks otentik dalam pembelajaran
Pengalaman belajar merupakan aktivitas yang diberikan guru dalam
MengenalPM yang berkaitan dengan taksonomi SOLO (Structure of Observed
Learning Outcomes) (Biggs & Collis,1982) dan taksonomi Bloom
(Anderson & Krathwohl, 2001)
Taksonomi
SOLO
Pengalaman Belajar dalam PM
Strategi Penerapan Pembelajaran
Karakteristik kurikulumMendalam
yang digunakan dalam implementasi PM
adalah sebagai berikut:
Dinamis, Fleksibel, dan
Responsif
Berpusat pada Peserta
Didik
Pembelajaran
Terpadu
Relevan dan Peduli dengan Kehidupan
Masyarakat
Pengembangan Keterampilan Tingkat
Tinggi
Pemanfaatan Teknologi
Digital
Ekosistem dalam Pembelajaran
Mendalam
Perencanaan Pembelajaran
Mendalam
Identifika Desain
• Menentukan capaian
• Kesiapan
si Peserta didik Pembelajaran
• Memahami pembelajaran
• Menentukan topik pembelajaran
karakteristik peserta
didik kontekstual
• Menentukan • Mengintegrasikan lintas disiplin
ilmu yang relevan
Dimensi Profil
• Menentukan tujuan
Lulusan
pembelajaran
• Menentukan kerangka tujuan
pembelajaran (praktik
pedagogis, kemitraan
pembelajaran, lingkungan
pembelajaran, dan pemanfaatan
Perencanaan Pembelajaran
Mendalam
Asesmen Pengalaman Belajar
• Asesmen pada awal • Merancang pembelajaran
pembelajaran dengan prinsip berkesadaran,
• Asesmen pada proses
bermakna dan
pembelajaran
• Asesmen pada akhir menggembirakan
pembelajaran • Merancang tahapan
pembelajaran dengan langkah
(kegiatan awal, inti, dan
penutup)
• Mendeskripsikan pengalaman
belajar, memahami,
mengaplikasi, dan merefleksi
Perencanaan Pembelajaran
Mendalam
Identifika
si
Peserta Didik
Profiling(Optional)
Peserta Didik
(pengetahuan awal, minat, latar
belakang, kebutuhan belajar
Materi Pelajaran
Analisis materi, jenis pengetahuan yang akan dicapai,
kesulitan, struktur materi, integrasi nilai dan dan relevansi
dengan kehidupan nyata
Dimensi Profil Lulusan
Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai
Desain
Pembelajaran
[Link] Pembelajaran (sesuai fase)
[Link] Disiplin Ilmu (mata pelajaran yang relevan)
[Link] Pembelajaran (gunakan kata operasional yang relevan)
[Link] Pembelajaran (relevan dengan capaian dan tujuan)
[Link] Pedagogis (pilih strategi yang dapat mencapai tujuan
pembelajaran)
[Link] Pembelajaran (kolaborasi dengan dalam dan/atau
luar lingkup sekolah)
[Link] Pembelajaran (tuliskan lingkungan pembelajaran
yang ingin dikembangkan dalam budaya belajar)
[Link] Digital (Tuliskan pemanfaatan teknologi digital)
Pengalaman
Belajar
[Link] (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan)
[Link] (memahami, mengaplikasi, merefleksi)
[Link]
Asesmen
Pembelajaran
Tuliskan teknik dan instrumen penilaian yang digunakan pada
awal, proses dan akhir pembelajaran
TERIMA
KASIH