0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan25 halaman

Algoritma K-Medoids dalam Clustering

Dokumen ini membahas algoritma K-Medoids, sebuah metode partitional clustering yang menemukan medoids sebagai pusat cluster. Prosesnya meliputi inisialisasi pusat cluster, alokasi data ke cluster terdekat, pemilihan medoid baru, dan perhitungan jarak untuk menentukan perubahan medoid hingga konvergensi. Contoh kasus dan latihan disertakan untuk mengilustrasikan penerapan algoritma ini.

Diunggah oleh

WE Selow
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan25 halaman

Algoritma K-Medoids dalam Clustering

Dokumen ini membahas algoritma K-Medoids, sebuah metode partitional clustering yang menemukan medoids sebagai pusat cluster. Prosesnya meliputi inisialisasi pusat cluster, alokasi data ke cluster terdekat, pemilihan medoid baru, dan perhitungan jarak untuk menentukan perubahan medoid hingga konvergensi. Contoh kasus dan latihan disertakan untuk mengilustrasikan penerapan algoritma ini.

Diunggah oleh

WE Selow
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Clustering : Algoritma K-Medoids

Penambangan Data
Chapter 12

1
K-Medoids
Metode partitional clustering* yang bertujuan untuk
menemukan satu set k-cluster diantara data yang paling
mencirikan objek dalam kumpulan suatu data.

*Data dikelompokkan ke dalam sejumlah cluster tanpa adanya suatu hirarki antara satu dengan yang lainnya.
2
K-Medoids
 Metode ini merupakan algoritma yang digunakan untuk menemukan
medoids di dalam sebuah cluster yang merupakan titik pusat dari
suatu kelompok (cluster).
 Berbeda dengan algoritma K-Means, K-Medoids memilih data points
sebagai pusat (medoids)
 Perbedaan lainnya yaitu, K-Medoids menggunakan objek sebagai
perwakilan (medoids) pusat cluster untuk setiap cluster, sedangkan K-
Means menggunakan nilai rata-rata (mean) sebagai pusat cluster.
3
Langkah-Langkah Algoritma K-Medoids
1. Inisialisasi pusat cluster sebanyak k (jumlah cluster)
2. Alokasikan setiap data (objek) ke cluster terdekat menggunakan
ukuran jarak Euclidean Distance.
3. Pilih secara acak objek pada masing-masing cluster sebagai
kandidat medoid baru.
4. Hitung jarak setiap objek yang berada pada setiap masing-
masing cluster dengan menempuh medoids baru.
4
Langkah-Langkah Algoritma K-Medoids
5. Hitung total simpangan (S) dengan menghitung nilai total distance

baru-total distance lama. Jika S<0, maka ganti objek dengan data
cluster untuk memperoleh sekelompok k objek yang baru sebagai
medoid.
6. Ulangi tahap ke 3 sampai ke 5 hingga tidak terjadi perubahan medoid,
sehingga didapatkan cluster beserta anggota cluster masing-masing.

5
Rumus Euclidean Distance

Keterangan
d (x, y) : Jarak antara data x ke data y
: Data testing ke-i
: Data training ke-i

6
Contoh Kasus
Kelompokkan data berikut ke dalam 2 cluster dengan centroid:
A : (3, 5)
B : (1, 2)
No Pixel 1 Pixel 2
1 0 5
2 3 5
3 1 2
4 7 9
5 7 2

7
Langkah 1 :
Inisialisasi pusat cluster (centroid) sebanyak k (jumlah cluster)
Ditentukan k=2 dan centroid A = (3, 5) dan B (1, 2)

No Pixel 1 Pixel 2
1 0 5
2 3 5
3 1 2
4 7 9
5 7 2

9
Langkah 2 :
Alokasikan setiap data (objek) ke cluster terdekat
menggunakan ukuran jarak Euclidean Distance.
 Hitung jarak semua data ke titik pusat A (3, 5)

No Jarak ke A
1 =3
2 =0
3 = 3.6
4 = 5.7
5 =5

11
 Hitung jarak semua data ke titik pusat B (1, 2)

No Jarak ke A
1 = 3.2
2 = 3.6
3 =0
4 = 9.2
5 =6

12
No A B Distance Cluster
1 3 3.2 3 A
2 0 3.6 0 A
3 3.6 0 0 B
4 5.7 9.2 5.7 A
5 5 6 5 A
Total Distance 13.7

 Anggota A (0,5), (3,5), (7,9), (7,2)


Anggota B (1,2)
13
Langkah 3 :
Pilih secara acak objek pada masing-masing cluster
sebagai kandidat medoid baru.
Ditentukan k=2 dan centroid A = (7, 2) dan B (1, 2)

No Pixel 1 Pixel 2
1 0 5
2 3 5
3 1 2
4 7 9
5 7 2

15
Langkah 4 :
Hitung jarak setiap objek yang berada pada setiap
masing-masing cluster dengan menempuh medoids baru.
 Hitung jarak semua data ke titik pusat A (7, 2)

No Jarak ke A
1 = 7.6
2 =5
3 =6
4 =7
5 =0

17
 Hitung jarak semua data ke titik pusat B (1, 2)

No Jarak ke A
1 = 3.2
2 = 3.6
3 =0
4 = 9.2
5 =6

18
No A B Distance Cluster
1 7.6 3.2 3.2 B
2 5 3.6 3.6 B
3 6 0 0 B
4 7 9.2 7 A
5 0 6 0 A
Total Distance Baru 13.8

 Anggota A (7,9), (7,2)


Anggota B (0,5), (3,5), (1,2)
19
Langkah 5 :
Hitung total simpangan (S) dengan menghitung
Nilai Total Distance Baru-total Distance Lama.
 Total Simpangan:

S = Total Distance Baru – Total Distance Lama


S = 13.8-13.7
S = 0.1

 Kesimpulan
Karena S lebih besar dari 0, maka iterasi berhenti

21
Kesimpulan dan Hasil Interpretasi Cluster
No Pixel 1 Pixel 2 Cluster
1 0 5 B
2 3 5 B
3 1 2 B
4 7 9 A
5 7 2 A

 Interpretasi :
Cluster A

22
Latihan
 Kelompokkan data berikut No Nama Tinggi (cm) Berat (kg)
menjadi 2 cluster menggunakan 1 Adin 179 79
K-Medoids , bila diketahui titik 2 Bima 170 70
pusat : 3 Dodi 175 79
 A (175, 75) dan B (180, 80) 4 David 178 78
5 Lena 175 77
6 Ziko 175 75
7 Zidane 180 80

23
Latihan
 Kelompokkan data berikut No Nama Tinggi (cm) Berat (kg)
menjadi 2 cluster menggunakan 1 Adin 179 79
KMedoids , bila diketahui titik 2 Bima 170 70
pusat : 3 Dodi 175 79
 A (175, 75) dan B (178, 78) 4 David 178 78
5 Lena 175 77
6 Ziko 175 75
7 Zidane 180 80

24
Latihan
 Kelompokkan data berikut No Nama Tinggi (cm) Berat (kg)
menjadi 2 cluster menggunakan 1 Adin 179 79
KMedoids , bila diketahui titik 2 Bima 170 70
pusat : 3 Dodi 175 79
 A (175, 75) dan B (175, 77) 4 David 178 78
5 Lena 175 77
6 Ziko 175 75
7 Zidane 180 80

25

Anda mungkin juga menyukai