UNSUR, LINGKUP & PROSES
COMMUNITY DEVELOPMENT
Ida soewarni
PWK ITN MALANG
Community Development “… process whereby the efforts
of Government are united with those of the people to
improve the social, cultural, and economic conditions in
communities”. PBB
”Pengembangan masyarakat didefinisikan
sebagai suatu proses yang dirancang untuk
menciptakan kemajuan kondisi ekonomi dan
sosial bagi seluruh warga masyarakat
dengan partisipasi aktif dan sejauh mungkin
menumbuhkan prakarsa masyarakat itu
sendiri”.
PROSES PEMBANGUNAN
MASYARAKAT
Sosio-
Pemerintahan Swasta (Private
(State) ekonomis
Sector).
Sosio- Sosio-
ekonomis Aktor ekonomis
Masyarakat
( Society)
Memberdayakan
Diri
Kekuatan Bersama Melalui Keterlibatan Mereka Dalam Suatu Organisasi
Lokal. Komunitas
Kendali Pada Tingkat
Lokal
PEMBANGUNAN BERBASIS KOMUNITAS (COMMUNITY-BASED
DEVELOPMENT).
SEJARAH AWAL MUNCULNYA GAGASAN COMDEV.
Abad 18-an (sosialis) Robert Owen (1771-
1851) berfikir tentang perencanaan satu
komunitas, dan membentuknya menjadi
komunitas yang sempurna
Diadopsi tokoh seperti Lanark, Oneida,
Mohandas K. Gandhi, Swaraj, Vinoba Bhave,
Jawaharlal Nehru, dan tokoh-tokoh lainnya.
Tahun 90-an, Community Development
International lebih memfokuskan pada masalah
dan formasi kapitalis sosial, hingga sekarang.
Merupakan
metode yang
Kondisi nyata dan mampu
kebutuhan menjawab issue-
masyarakat issue dan
masalah-masalah
sosial
Proses yang dirancang untuk menciptakan kemajuan
kondisi ekonomi dan sosial bagi seluruh warga
masyarakat dengan partisipasi aktif dan sejauh mungkin
menumbuhkan prakarsa masyarakat itu sendiri
Asumsi Fundamental Community
Development
(Murray [Link],1967).
[Link] komunitas dapat mengembangkan kapasitasnya untuk menghadapi
masalah- masalah mereka.
[Link]-orang ingin berubah dan memiliki kemampuan untuk melakukannya.
[Link]-orang perlu berpartisipasi dalam pembuatan, penyesuaian, dan
pengendalian perubahan penting yang terjadi dan komunitasnya.
[Link] dalam kehidupan masyarakat yang berdasarkan kepada self imposed
dan self developed memiliki pengertian dan ketetapan bahwa perubahan yang
dipaksakan tidak dapat dilakukan.
[Link] pendekatan yang holistik dapat lebih berhasil dalam mengatasi
permasalahan yang tidak dapat diatasi oleh pendekatan yang terfragmantasi.
[Link] membutuhkan partisipasi dan tindakan yang kooperatif dalam
persoalan masyarakat, dan orang-orang harus mempelajari berbagai keterampilan
yang membuatnya menjadi memungkinkan.
[Link] umumnya orang-orang membutuhkan bantuan dalam pengorganisasian
untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Sebagai individu membutuhkan
bantuan dalam mengatasi kebutuhan individualnya.
UNSUR-UNSUR
COMMUNITY DEVELOPMENT
Dunham dalam Suharto, 1997: 99)
1. A plan program with a focus on the total
needs of the village community (suatu
program rencana dengan suatu fokus
pada total kebutuhan masyarakat
desa/ kampung).
2. Technical assistance (bantuan teknis)
3. integrating various specialities for the help
of the community (pengintegrasian
berbagai kekhususan untuk bantuan
masyarakat)
4. A major emphasis upon selp-help and
participation by the residents of the
community (suatu penekanan utama atas
bantuan diri dan partisipasi
masyarakat).
RUANG LINGKUP COMMUNITY
DEVELOPMENT
Budimanta (2003: 43)
Community Services,
merupakan pelayanan korporat untuk
memenuhi kepentingan masyarakat atau
pun kepentingan umum. Misalnya, seperti
membangun fasilitas umum,
mengembangkan kualitas pendidikan,
keagamaan, dan lain-lain.
Community Empowering,
adalah program-program yang berkaitan
dengan memberikan akses yang lebih luas
kepada masyarakat untuk menunjang
kemandiriannya.
Community Relations,
yaitu kegiatan yang terkait dengan
pengembangan kesepahaman melalui
komunikasi dan informasi kepada pihak
Ruang Lingkup Comdev Kesehatan
Susi Oktavia,2024 Mencakup upaya untuk meningkatkan
akses terhadap layanan kesehatan primer,
Pendidikan promosi kesehatan masyarakat,
Mencakup upaya untuk meningkatkan akses pencegahan penyakit, akses terhadap air
dan kualitas pendidikan dalam komunitas. bersih, sanitasi, dan pembangunan
Meliputi pembangunan infrastruktur infrastruktur kesehatan.
pendidikan, pelatihan guru, program
pembelajaran tambahan, dan promosi Sosial dan Budaya
literasi. Termasuk memperkuat jaringan sosial,
mempromosikan inklusi sosial, mengatasi
Ekonomi diskriminasi dan ketidaksetaraan,
Mencakup berbagai kegiatan seperti memperkuat identitas budaya, serta
pengembangan usaha mikro dan kecil, membangun toleransi dan kerjasama antar
pelatihan keterampilan, penciptaan lapangan kelompok.
kerja lokal, promosi kewirausahaan, dan
pengembangan infrastruktur ekonomi. Partisipasi dan Pemberdayaan
Upaya meningkatkan partisipasi aktif dan
Lingkungan
pemberdayaan anggota komunitas. Ini
Upaya untuk melestarikan sumber daya
melibatkan pembangunan kapasitas,
alam, mengelola limbah, mempromosikan
pelatihan kepemimpinan, promosi
energi terbarukan, dan mengurangi
partisipasi dalam pengambilan keputusan,
kerentanan terhadap perubahan iklim
dan memperkuat peran masyarakat sipil.
LINGKUP
Diterapkan pada sebuah
Membangun kerjasama
lingkungan masyarakat
dengan orang-orang inti yang
setempat (locality/
berpengaruh dan organisasi-
community), yang biasanya
organisasi, serta
masih memiliki norma-norma
mengidentifikasi
sosial tentang konsensus,
kepentingan-kepentingan
homogenitas, dan harmoni
bersama di dalam suatu
(identik dengan masyarakat
komunitas
perdesaan).
Tujuan Com Dev’t
Membangkitkan partisipasi penuh warga
masyarakat.
Perwujudan kemampuan dan integrasi
masyarakat untuk dapat membangun dirinya
sendiri.
Mengembangkan kapasitas warga masyarakat (client-
centered) daripada pemecahan masalah demi masalah
(problem-centered).
PERBEDAAN COMMUNITY DEVELOPMENT & COMMUNITY EMPOWERMENT
COMMUNITY DEVELOPMENT COMMUNITY
EMPOWERMENT
PENGERTIAN Community Development adalah sebuah Community Empowerment ini adalah
kegiatan masyarakat yang bertujuan untuk suatu proses pembangunan yang
memperluas akses masyarakat agar memenuhi berdasarkan dari inisiatif dari
kondisi sosial, ekonomi, budaya yang jauh lebih masyarakat untuk melakukan kegitan
baik dibandingkan dengan sebelum adanya sosial.
kegiatan pembangunan.
TUJUAN Community development bertujuan untuk community empowerment bertujuan
meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan untuk memberdayakan masyarakat agar
masyarakat melalui pengembangan sumber memiliki kontrol atas masalah yang
daya manusia dan infrastruktur. dihadapi dan mampu mengambil
keputusan secara mandiri.
FOKUS Community development berfokus pada community empowerment berfokus
pengembangan sumber daya manusia dan pada memberdayakan masyarakat
infrastruktur untuk memperbaiki kondisi sosial melalui peningkatan keterampilan,
dan ekonomi masyarakat. pengetahuan, dan akses terhadap
sumber daya.
PENDEKATA Community development menggunakan community empowerment
pendekatan top-down, di mana para ahli dan menggunakan pendekatan bottom-up, di
N pemerintah menjadi pemimpin dalam mana masyarakat menjadi agen
pengembangan masyarakat. perubahan dan partisipasi aktif dalam
proses pengembangan komunitas.
HASIL YANG Community development berharap dapat community empowerment berharap
menciptakan perubahan yang lebih terlihat dan dapat menciptakan perubahan yang
DIHARAPKAN berdampak langsung pada kondisi sosial dan lebih bertahan lama dengan
ekonomi masyarakat. memberdayakan masyarakat.
METODE Community development menggunakan metode community empowerment
yang lebih terstruktur dan formal, seperti menggunakan metode yang lebih tidak
program-program pemerintah dan lembaga terstruktur dan informal, seperti
Beberapa pendekatan pengembangan komunitas antara lain:
[Link] ekonomi masyarakat (CED: community economic development)
[Link] kemampuan komunitas (community capacity building)
[Link] modal sosial (social capital formation)
[Link] partisipasi kebijakan umum (political participation development)
[Link] langsung tanpa kekerasan (nonviolent direct action)
[Link] ekologi berkelanjutan (ecological sustainable development)
[Link] komunitas berbasis aset (asset-based community development)
[Link] partisipasif berbasis komunitas (CBPR: community-based participatory
research)
[Link] komunitas (community mobilization)
[Link] komunitas (community empowerment)
[Link] komunitas (community participation)
[Link] partisipasif (participation planning) meliputi perencanaan berbasis
komunitas (CBP: community-based planning), pengembangan dengan arahan
komunitas (CDD: community-driven community), dan pendekatan-pendekatan
untuk membiayai pengembangan komunitas secara langsung.
PROSES COMMUNITY DEVELOPMENT
[Link]
Assessment : needs assessment, identifikasi
masalah, analisis masalah, dan resources
assessment.
Asesmen mencakup masalah klien, sumber-
sumber, kekuatan-kekuatan, motivasi,
komponen-komponen fungsional, dan faktor-
faktor yang positif untuk mengatasi
kesulitan-kesulitan klien.
Para stakeholder yang akan terlibat dalam
proses treatment harus dapat diidentifikasi
agar dapat dioptimalkan kontribusinya untuk
pengembangan masyarakat.
2. Plan of Treatment
Plan of Treatment merupakan proses mengidentifikasi, memilah,
menghubungkan masalah atau kebutuhan dengan sumber-sumber
didayagunakan untuk memecahkan masalah dan atau memenuhi
kebutuhan melalui serangkaian kegiatan
Dalam tahap ini para stakeholder yang sudah diidentifikasi ditempatkan
pada peran dan fungsi sesuai struktur pelaksana pengembangan
masyarakat.
Terdapat empat pihak yang terlibat dalam pengembangan masyarakat,
yaitu:
1) Perusahaan;
2) Pemerintah, baik lokal maupun nasional dan regional;
3) Lembaga mitra, yang ikut dilibatkan karena memiliki sumber yang dapat
bersinergi dalam kegiatan;
4) Masyarakat, yang terdiri dari local leader dan warga masyarakat.
3.
Treatment
Tahap ini merupakan implementasi dari strategi
community/locality development, monitoring, dan evaluasi.
Dalam tahap implementasi, perlu diperhitungkan situasi
actual yang menentukan tindakan yang perlu dilakukan.
Monitoring memberikan dua manfaat utama, yaitu :
[Link] informasi untuk pegangan sementara
program masih sedang berlangsung.
[Link] informasi bagi evaluasi berkala. Evaluasi
ditujukan kepada pelaksanaan program (proses dan hasil),
dan kerjasama di antara semua pelaku.
4. Terminasi
Terminasi merupakan langkah penghentian sementara (sekuensi)
kegiatan locality development; yang mungkin kelak ditindaklanjuti
dengan rangkaian kegiatan berikutnya.
Satu tahap antara, yaitu melakukan terminasi adalah tahap stabilisasi.
Tahapan antara ini penting dilakukan karena pada saat melakukan
intervensi dalam masyarakat terjadi berbagai perubahan dalam
struktur masyarakat yang dapat mempengaruhi sistem nilai dalam
masyarakat.
Pada tahap stabilisasi ini harus dipastikan bahwa perubahan yang
terjadi dalam masyarakat dapat diterima oleh seluruh lapisan
masyarakat sehingga menjadi tatanan yang dapat mendukung
perkembangan masyarakat selanjutnya.
5. Tindak Lanjut
Tahap tindak lanjut berisi penyelenggaraan
kegiatan dalam masyarakat dengan
berdasarkan kepada kondisi masyarakat yang
baru dengan segala kesiapan untuk
berkembang lebih lanjut. Pada tahap ini yang
lebih banyak dilakukan adalah dengan
memberikan stimulan-stimulan yang akan
segera ditindaklanjuti oleh masyarakat secara
independen.
TAHAPAN PROGRAM DAN KEGIATAN
COMMUNITY RELATIONS Iriantara (2010: 80-84),
1. Pengumpulan fakta
2. Perumusan masalah
3. Perencanaan program
4. Aksi dan komunikasi
5. Evaluasi
Menata Kembali Pembangunan
Dalam Perspektif Jangka Panjang
Agar Tetap terjaga
Berkelangsungan (Sustained),
Maka Pembangunan Harus
Didasarkan Pada Kemampuan
Masyarakat Itu Sendiri.