LAPORAN KASUS
TB PARU
Identitas Pasien
Nama : Tn. AS
Jenis kelamin : Laki-laki
Tanggal lahir : 13-12-1923 (100 thn)
Agama : Islam
Alamat : Jln. WR Supratman RT 027, Tj. Laut
Pekerjaan : VETERAN
No. Rekam Medik : 146939
Tanggal masuk : 20-7-2024
Anamnesis
Keluhan utama : Batuk berdahak dan nyeri dada
ANAMNESIS TERPIMPIN: pasien rujukan dari poli paru dengan keluhan batuk berdahak
dan sesak(+) sejak lama +- 4 bulan, memberat 2 minggu terakhir. sesak hilang timbul dan
semakin memberat. pasien tidak kuat berjalan jauh dan saat tidur bantal harus ditinggikan
hingga 2 bantal. lemas (+), batuk berdarah(-), nyeri dada bila batuk(+), demam(-), keringat
malam(-). Penurunan berat badan(-), mual(-), muntah(-), riw merokok(+) saat muda +- 1
kotak/ hari, berkurang saat menikah, nafsu makan berkurang, BAB kurang dan BAK lancar.
RPD : TB on treatment bulan ke-5
RPO : 4FDC 3x1
Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum Tanda vital Kepala & leher
TD : 120/70 mmHg Kepala : Normocephal
Sakit sedang/Compos Nadi : 80x/menit Mata : Anemis (-), ikterik (-)
Mentis Respirasi : 20x/menit
GCS 15 Hidung : Rinore (-), pernapasan cuping hidung (-)
Suhu : 37 C
(E4M6V5) SpO2 : 99% Via NC Dyspneu(+)
BB: 40 kg Telinga : Otore (-), otalgia (-)
Leher : Tidak ada pembesaran KGB
Thoraks Abdomen Ekstremitas
S1S2 Tunggal regular
SOEFL Akral hangat
Murmur (-)
CRT <2 detik
Vesikuler (+/+) kesan Bising usus (+) kesan normal
Edema -/-
menurun
Hepar dan Lien tidak teraba
Rhonki (+/+)
Wheezing (-/-) pembesaran
nyeri tekan (-)
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan Darah Lengkap
PEMERIKSAAN HASIL NILAI NORMAL
WBC 4.460 5000– 10000 /uL
RBC 5.04 4.5-5.5/uL
HGB 14.6 P(13-16), W(12-14)g/dL
HCT 42 P(40-48), W(37-43)
MCV 84 82-92
MCH 29 27– 31
MCHC 35 32 – 36 g/dL
PLT 231.000 /uL 200000 - 500000/uL
NEUT 66 50– 70 %
LYMPH 24 20 – 40
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan Imunoserologi Anti HIV
DETAIL NILAI NILAI RUJUKAN
Anti HIV Rapid NON-Reaktif NON-Reaktif
Pemeriksaan Glukosa sewaktu & Elektrolit
DETAIL NILAI NILAI RUJUKAN
Gula Darah Sewaktu 98 70-100
Natrium 139 135-147
Kalium 4.6 3.5-5.5
Clorida 108 94-111
Pemeriksaan Mikrobiologi Pewarnaan BTA TCM
DETAIL NILAI NILAI RUJUKAN
BTA PAGi DIRUJUK MTB NOT DETECTED
BTA SEWAKTU - MTB NOT DETECTED
Pemeriksaan Penunjang
Hasil Bacaan
Foto Thorax PA:
-Bercak infiltrat pada parahillar kiri
-Bercak infiltrat dan konsolidasi inhomogen pada lapangan paru kanan
-Perselubungan homogen serta periapical capping pada hemithorax kanan
setinggi ICS IV anterior yang menutupi batas kanan jantung, sinus dan
diafragma kanan
-Cor: cor sulit dievaluasi, aorta dilatasi dan kalsifikasi
- Sinus dan diafragma kiri baik
-Tulang-tulang intak
-Jaringan lunak sekitar kesan baik
Kesan:
-TB paru aktif lesi luas disertai efusi pleura dextra
- Dilatatio et atherosclerosis aortae
DIAGNOSIS
- Tuberkulosis paru On Treatment fase lanjutan
- Efusi pleura dextra
- ADHF Type Wet and Warm ec CAD
Tatalaksana
Dokter umum di IGD Advis dr. Fahmi, sp. Jp:
Infus NaCl 0,9% 20 tpm Inj furosemid 2 amp (ekstra)
O2 Via Nasal Canul 3 LPM Po aspilet 1x80
Po simvastatin 1x 20mg
Advis dr. Dian, sp. P:
- 2FDC 3x1 lanjut
- po acetylsistein 2x200mg
- inj. rantidin 2x1
- inj. aminophilin 1 amp dlm nacl 500 cc/24
jam
- konsul jantung
TINJAUAN PUSTAKA
DEFENISI
Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi
Mycobacterium tuberculosis complex
(Penanggulangan tuberculosis, PERMENKES 2016)
KLASIFIKASI TB
Lokasi Riwayat Uji Re- Status HIV
Paru Pengobatan sistensi HIV (+)
BTA (+) Kasus baru obat
BTA (-) Pernah diobati HIV (-)
TB
Ekstra TB Mono Status
paru Relaps Resisten HIV
Putus TB Poli tidak
berobat Resisten diketahu
Gagal TB MDR i
berobat TB XDR
Riwayat
pengobatan
tidak diketahui
(Penanggulangan tuberculosis, PERMENKES 2016)
DIAGNOSIS TUBERKULOSIS
Anamnesis Pemeriksaan fisis Penunjang
Gejala respiratorik Paru • Sputum BTA SPS : min, 2
• Batuk 2 minggu
• Batuk darah • Suara napas bronkial hasil positif (+++ atau +
• Sesak napas •
• Nyeri dada
Amforik +-)
• Suara napas melemah • foto Thorax
Gejala Sistemik
• Demam • Ronki basah • CT- Scan
• malaise, keringat • Tanda penarikan paru,
malam, anoreksia dan
berat badan menurun
diafragma, mediastinum
ALUR DIAGNOSIS
TUBERKULOSIS
TATALAKSANA
Dosis OAT KDT pada TB Dewasa
Obat kombinasi dosis tetap/KDT (Fixed Dose Combination/FDC) Kombinasi dosis
tetap ini terdiri dari 2 sampai 4 obat dalam satu tablet
TATALAKSANA
Obat tunggal, obat disajikan secara terpisah,
masing-masing rifampisin(R), isoniazid(H),
pirazinamid(Z) dan etambutol(E),Streptomicin (S)
TERIMA KASIH