Tahapan Penyusunan
Dokumen
Perencanaan
Pembangunan Daerah
Oleh
Sajidin, [Link]., M.T.
Kepala Bappppeda Kabupaten Sumedang
Pengayaan Pengetahuan PPPK Kabupaten Sumedang 01 September 2025
Manajemen dalam Organisasi
(menurut Koontz & O’Donnell)
Menentukan
tujuan
organisasi
1 Planing Menentukan
Organizing 2 struktur dan
pembagian tugas
organiisasi
Menggerakkan
organisasi 3 Actuating Mengendalikan
Controlling 4 organisasi agar
sesuai
perencanaan
Planing (Perencanaan) menjadi Fungsi
Utama Manajemen Organisasi
1. Menentukan tujuan organisasi
2. Menjadi titik awal semua fungsi manajemen
3. Menjadi pedoman dan acuan kerja
4. Mengoptimalkan sumber daya
5. Mengurangi ketidakpastian.
Perencanaan Pembangunan
Pada Pemerintahan
Perencanaan Pembangunan di Indonesia diatur oleh
UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
?
• Perencanaan
• Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional
Pengertian
Perencanaan adalah suatu proses untuk Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
menentukan tindakan masa depan yang adalah satu kesatuan tata cara perencanaan
tepat, melalui urutan pilihan, dengan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana
memperhitungkan sumber daya yang pembangunan dalam jangka panjang, jangka
menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh
tersedia. unsur penyelenggara negara dan masyarakat di
tingkat Pusat dan Daerah.
• Proses : rangkaian tahapan yang sistematis.
• Menentukan tindakan masa depan : apa yang
harus dilakukan oleh bangsa/negara. • Satu kesatuan tata cara : sistem ini berlaku
• Melalui urutan pilihan : ada berbagai alternatif menyeluruh, tidak parsial.
yang dipertimbangkan • Menghasilkan rencana pembangunan : RPJP
• Memperhitungkan sumber daya yang
(20 thn), RPJM (5 thn), dan RKP (1 thn).
tersedia → SDM, SDA, keuangan, waktu,
teknologi, dsb. • Dilaksanakan oleh unsur penyelenggara
negara & masyarakat : ABCGM
• Berlaku di tingkat pusat dan daerah → sistem
ini mengintegrasikan perencanaan pembangunan
nasional dengan perencanaan pembangunan
daerah.
Dokumen Perencanaan Pembangunan
yang Dihasilkan
Nama Dokumen Menurut Tingkat
Jangka Pemerintahan
No Waktu Nama Dokumen
(Tahun)
Nasional Provinsi Kab./Kota
1 20 Rencana Pembangunan Jangka RPJPN RPJPD RPJPD
Panjang (RPJP)
2 5 Rencana Pembangunan Jangka RPJMN RPJMN RPJMN
Menengah (RPJMN)
3 1 Rencana Kerja Pemerintah RKP RKPD RKPD
(RKP)
Tahapan Penyusunan Rencana Pembangunan
1. Rancangan awal
• Disusun oleh pemerintah (pusat/daerah) berdasarkan:
• RPJP/RPJM yang berlaku,
• Hasil evaluasi rencana sebelumnya,
• Kondisi & isu strategis,
• Serta masukan kementerian/lembaga atau OPD.
• Rancangan awal ini masih bersifat teknokratis (oleh birokrat/perencana).
2. Musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan)
• Forum resmi antara pemerintah dan pemangku kepentingan (masyarakat, akademisi, dunia usaha,
DPR/DPRD).
• Tujuannya untuk menyinkronkan, menyelaraskan, dan mendapatkan masukan terhadap rancangan awal.
• Dilaksanakan berjenjang: mulai dari desa/kelurahan - kecamatan - kabupaten/kota - provinsi - nasional.
3. Rancangan akhir
• Hasil dari rancangan awal ditambah masukan musrenbang.
• Disepakati bersama antara pemerintah dan dpr/dprd (untuk rpjm/rkpd) atau presiden/kepala daerah.
• Setelah itu ditetapkan menjadi dokumen resmi:
• RPJP nasional → UU
• RPJM nasional & RKP → perpres
• RPJP daerah & RPJM daerah → perda
• RKPD → perkada
Operasionalisasi RPJMD dan
RKPD
RPJMD dan RKPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah
Daerah Kabupaten/Kota yang dioperasionalkan oleh Perangkat Daerah melalui Rencana Strategi (Renstra)
dan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah.
1. Renstra (jangka waktu 5 tahun) selaras dengan RPJMD
2. Renja (jangka waktu 1 tahun) selaras dengan RKPD
Penyusunan Rensta dan Renja mengacu pada Permendagri No. 86 Tahun 2017 tentang
Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan
Peraturan Daerah tentang Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja
Pemerintah Daerah
Hubungan RPJMD-RKPD-Renstra-Renja
Tata Cara Penyusunan Renstra (Permendagri
86 Tahun 2017 & Inmendagri 2 Tahun 2025)
Tata Cara Penyusunan Renja (Permendagri 86
Tahun 2017)
TIMELINE PENYUSUNAN RPJMD
1. Konsultasi Publik, tgl 15 1. Perumusan
2. Penyempurnaan Ranwal, Rancangan Akhir, tgl,
tgl 16 2-4
1. Pelantikan Bupati & 3. Pengajuan Ranwal kpd DPRD, 2. Reviu Ranhir RPJMD
Wakil Bupati, tgl 20 tgl, 17
oleh APIP, tgl 5-9
2. Persiapan 4. Pembahasan & Kesepakatan
3. Penyampaian Ranhir
dgn DPRD, tgl 21
3. Penyempurnaan Rantek 5. Konsultasi Ranwal ke RPJMD Kpd Bagian
RPJMD (pembahasan visi Gubernur, tgl 28 Hukum, tgl, 10
& misi), 6. Penyempurnaan Ranwal , tgl 4. Harmonisasi Raperda 1. Penyempurnaan2
tgl 24-28 29-30 RPJMD, tgl 11-12 Raperda RPJMD,
7. Srt Edaran Bupati ttg Peny. 5. Penyampaian tgl 1-15
Renstra PD, tgl 30 Raperda RPJMD kpd 2. Penetapan Perda
DPRD tgl 13
6. Pembahasan Raperda,
RPJMD, Tgl 19
tgl 14-30
FEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI JULI AGUSTUS
1. Forum Renstra PD/Lintas 1. Lanjutan
1. Pembentukan PD, Kecamatan; tgl 7 -9 Pembahasan
Tim Penyusun PD Kab; tgl 14-16 & 19
2. Verifikasi Renstra PD, tgl
dengan DPRD,
RPJMD, tgl 3 tgl 1- 4
21-22
2. Penyusunan 3. Penyusunan 2. Persetujuan
Rancangan &pembahasan Rancangan Bersama dengan
Awal, RPJMD, tgl, 23-26 DPRD, tgl 10
tgl 21 - 28 4. MUSRENBANG RPJMD, 3. Evaluasi Raperda
tgl 27
5. Penyempurnaan
oleh Gubernur,
Rancangan, tgl 29-30 tgl 14 - 25
TIMELINE PENYUSUNAN RKPD
1. Konsultasi Publik, tgl 4
2. Input Pokir DPRD, tgl 5-9
3. Penyampain Surat Edaran 1. Penyampaian Ranhir
Bupati Sumedang, tgl 5 RKPD ke Bagian
4. Musrenbang 1. Penyusunan Rancangan Hukum, tgl 9
Kecamatan,tgl 11 -14 &17 RKPD, tgl 8-11 2. Harmonisasi Perbup
5. Input Usulan (PIK&PI-PD 2. Musrenbang Kabupaten, RKPD, tgl 10-13
dalam SIPD, tgl 12 - 18 Feb tgl 15 3. Penetapan RKPD,
6. Rekapitulasi Hasil Input,tgl 3. Perumusan &
1. Persiapan 12-19
(1 minggu setelah
Penyusunan Ranhir
2. Perumusan Rancangan 7. Penyusunan Juknis Forum RKPD, tgl 21-25
RKPD Provinsi
Awal PD, tgl 18 4. Penyampaian Ranhir kpd
ditetapkan)
3. Kick Off Meeting , tgl 8. Forum PD, tgl 20,21, 24-26 Sekda, tgl 28 4. Penyampaian Dokumen
& 28 5. Pembahasan Ranhir RKPD ke Provinsi (1
30 9. Input hasil Forum dalam minggu setelah
RKPD dengan PD, tgl 30
SIPD, tgl 21-28 penetapan)
DESEMBER JANUARI FEBRUARI MARET APRIL MEI JUNI
1. Pembentukan Tim Penyusun
RKPD, tgl 3 1. Input Usulan 1. Penyempurnaan
2. Penyusunan Ranwal, tgl 17 BKdes, tgl 6-12 Ranhir RKPD,
3. Penyampaian Pokir DPRD, tgl 10 2. Rakortek Bidang, tgl 5-9
4. Kajian Pagu Indikatif 2025, tgl 20 tgl 11-17 2. Reviu Ranhir RKPD
5. Input usulan dari PD, tgl 22-24 3. Input Usulan oleh APIP,
6. Kajian Pagu Indikatif 2025, tgl 20
Hibah/Bansos, tgl tgl 14-16
7. Pembahasan Ranwal dgn Tim, tgl
30 17-26 3. Fasilitasi Ranhir
8. Penyusunan Juknis Musrenbang RKPD oleh
Kecamatan dan Menu Usulan (PIK, Provinsi, tgl 20-28
PI PD, BKDes, Hibah/Bansos, tgl
30-31
Visi Sumedang 2025-2045
SUMEDANG YANG MaJU, AGAMIS, MANDIRI, ADIL DAN
BERKELANJUTAN
(SUMEDANG MANDALA)
Maju bermakna tahun Agamis bermakna Mandiri merupakan Adil bermakna memastikan Berkelanjutan memiliki arti
2045 memiliki sumber tahun 2045 ditandai wujud Kabupaten bahwa Pembangunan harus menjamin kelestarian
daya manusia yang dengan kondisi Sumedang pada tahun merata, seimbang dan sumber daya alam dan
berdaya, tangguh, lingkungan kehidupan 2045 yang mampu berkeadilan antara kualitas lingkungan hidup
inovatif, memiliki sosial yang makin dijiwai memanfaatkan potensi penguatan dan pembanguan dengan tata kelola yang baik
kompetensi dan daya oleh keimanan dan Sumber Daya Manusia, sumber daya manusia dalam jangka panjang.
saing pada skala ketakwaan terhadap Sumber Daya Alam, dan dengan pembangunan Keberlanjutan sumber daya
regional, nasional dan Tuhan yang Maha Kuasa Sumber Daya Lainnya ekonomi dan pemerataan alam dan lingkungan hidup
global, didukung sesuai keyakinan secara optimal infrastruktur dan fasilitas bertujuan untuk melindungi
kapasitas penguasaan masyarakat layanan publik disetiap dan menjaga keberlanjutan
ilmu pengatahuan dan wilayah.
ekosistem dalam konteks
teknologi.
lokal dan global serta
kesejahteraan makhluk
hidup yang ada di dalamnya.
Tahapan Pembangunan Berdasarkan RPJPD
Kabupaten Sumedang Tahun 2025-2045
2040-2045
2035-2039
Perwujudan capaian
Pembangunan daerah
Optimalisasi
Pembangunan Daerah
2030-2034
Alselerasi
Pembangunan Daerah
2025-2029
Penguatan Pondasi
Pembangunan Daerah
VISI RPJMD 2025-2029
“SUMEDANG SIMPATI SEMAKIN MAJU MENUJU INDONESIA EMAS 2045”
SEJAHTERA AGAMIS : MAJU : PROFESIONA
Kondisi masyarakat
KREATIF :
Kabupaten Sumedang yang Sikap dan prilaku Kemampuan L:
secara lahir batin hidup masyarakat masyarakat Good governance Masyarakat yang
mendapatkan rasa aman,
Kabupaten Kabupaten dapat didefinisikan memiliki dorongan
nyaman dan tentram dalam
menjalani kehidupan, yang Sumedang yang Sumedang dalam sebagai bekerja untuk
ditandai dengan
mencerminkan mendayagunakan penyelenggaraan menghasilkan sesuatu
meningkatnya pelayanan
dasar mencakup sarana dan dan pikiran dan sumber pemerintahan yang lebih baik
prasarana pendidikan, merefleksikan daya yang ada secara partisipatif, secara
kesehatan, infrastruktur disekelilingnya
dasar, dan sarana ekonomi nilai-nilai agama efektif, jujur, adil, berkesinambungan,
yang inklusif bagi yang diyakininya. transparan dan mampu bersaing
masyarakat, dan bertanggungjawab serta mampu
meningkatnya perlindungan,
produktifitas dan pemenuhan di semua level bertahan dalam
hak dasar bagi masyarakat pemerintahan. segala kondisi
secara adil dan merata
SEMAKIN MAJU:
Sebuah kondisi Pembangunan daerah yang telah menjadikan dasar capaian dalam 5 tahun kepemimpinan sebelumnya sebagai komitmen kuat
untuk “memelihara hasil Pembangunan, menyempurnakan kesejahteran dan melanjutkan kemjauan yang telah dicapai dengan tetap
memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup
VISI, MISI & PROGRAM UNGGULAN
MISI 1 :
MISI 5 :
Mewujudkan Sumber Daya
Memperkuat Kesejahteraan
Manusia Agamis dan
dan Ketahanan Sosial
Berkarakter
1. Program Sekolah/Pesantren
Produktif dan Ramah
Lingkungan 1. Program Kadeudeuh
2. Program Magrib Mengaji SIMPATI
3. Program Ta’lim Aparatur dan 2. Program Optimalisasi
Pesantren Aparatur
4. Program Implementasi
Pelayanan Rumah SIMPATI
Sumedang Puseur Budaya VISI:
Sunda (SPBS) pada lingkungan SUMEDANG SIMPATI SEMAKIN
Pemerintahan dan Masyarakat MAJU
MENUJU INDONESIA EMAS 2045
MISI 3 : MISI 4 :
MISI 2 :
Meningkatkan Infrastruktur Mempercepat Pertumbuhan
Menguatkan Birokrasi Dasar yang Merata dan Ekonomi Inklusif dan
Profesional dan Responsif Berkeadilan Berkelanjutan
1. Progrram Gerakan Wirausaha
Pemuda / kaum milenial
1. Program Jawara Anti Korupsi Program Jalan Leucir Nepi 2. Program Revolusi Pertanian
[Link] memperkuat ASN ka Desa (Revolper) atau Program 4A (Ada
sebagai upaya memajukan & Air, Ada Pupuk, Ada Benih ada Alat
menguatkan birokrasi (Program
(Peningkatan jalan Mesin Pertanian)
Meritokrasi dan Profesionalisme Kabupaten dan Desa serta 3. Program Usaha Mikro Kecil Unggul
ASN ) Pembangunan Jalan Baru) 4. Program Pengembangan Industri
Manufaktur, Jasa Perhotelan dan
Pariwisata
LOGICAL FRAMEWORK VISI MISI
PASANGAN KEPALA DAERAH TERPILIH
ISU STRATEGIS
1. SDM DAN
KABUPATEN
VISI
PENINGKATAN
KUALITAS HIDUP
MASYARAKAT
5 MISI SUMEDANG YANG
2. TATA KELOLA SEMAKIN MAJU
PEMERINTAHAN Mewujudkan Sumber DAN SEJAHTERA
DAN Daya Manusia Agamis
PROFESIONALITAS SEJAHTERA TAHUN 2029
APARATUR dan Berkarakter
3. INFRASTRUKTUR
DAN PRASARANA
Menguatkan Birokrasi 1. IPM 77,65
PENGEMBANGAN Profesional dan Poin
SEMAKIN MAJU AGAMIS
WILAYAH Responsif
4. PEMBANGUNAN PROGRAM 2. KEMISKINAN
EKONOMI YANG Meningkatkan 3,59-4,92%
BERKELANJUTAN Infrastruktur Dasar UNGGULAN
DAN INKLUSIF 3. TPT 5,02-
5. KESEJAHTERAAN KREATIF MAJU yang Merata dan
DAN KETAHANAN Berkeadilan 5,37%
SOSIAL 4. GINI RATIO
Mempercepat 0,331-0,414 Poin
KONDISI 2024 PROFESIONAL Pertumbuhan Ekonomi 5. LPE 5,08-
Inklusif dan 5,61%
1. IPM 74,57 Berkelanjutan
2. KEMISKINAN SUMEDANG SIMPATI SEMAKIN 6. PDRB PER
9,10%
MAJU MENUJU INDONESIA EMAS Memperkuat KAPITA
3. TPT 6,16%
4. GINI RATIO 0,337 2045
Kesejahteraan dan Rp.59,5-
5. LPE 4,05% Ketahanan Sosial 65,71 Juta
6. PDRB PER
KAPITA Rp.39,7
JUTA CATATAN:
*Angka Target dari
Provinsi Jabar utk
MOBILISASI & Sumedang
TEKNOLO
AGAMA BUDAYA ORKESTRASI
GI (PENTAHELIX)
Terima Kasih