0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan50 halaman

Sejarah dan Perkembangan TIKI

TIKI, didirikan pada tahun 1970, adalah perusahaan jasa pengiriman yang berkomitmen untuk memberikan layanan berkualitas dengan jaringan luas di Indonesia dan internasional. Visi TIKI adalah menjadi yang terbaik dalam jasa pengiriman, dengan misi untuk bekerja secara profesional dan inovatif demi kepuasan pelanggan. TIKI menawarkan berbagai layanan pengiriman dengan jaminan kepuasan, termasuk layanan same day, overnight, dan berbagai opsi packing serta asuransi untuk barang berharga.

Diunggah oleh

tikicarubanmadiun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan50 halaman

Sejarah dan Perkembangan TIKI

TIKI, didirikan pada tahun 1970, adalah perusahaan jasa pengiriman yang berkomitmen untuk memberikan layanan berkualitas dengan jaringan luas di Indonesia dan internasional. Visi TIKI adalah menjadi yang terbaik dalam jasa pengiriman, dengan misi untuk bekerja secara profesional dan inovatif demi kepuasan pelanggan. TIKI menawarkan berbagai layanan pengiriman dengan jaminan kepuasan, termasuk layanan same day, overnight, dan berbagai opsi packing serta asuransi untuk barang berharga.

Diunggah oleh

tikicarubanmadiun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRODUCT &

KNOWLEDE
TIKI YOGYAKARTA
Jl. Veteran no.216 Yogyakarta
Telp. 0274-414499 – 413434
A. SEJARAH DAN PERKEMBANGAN TIKI

PT. Citra Van Titipan kilat (TIKI) mengawali bisnisnya tahun


1970 di Jakarta. Berbekal pengalaman itu kami mendapatkan guru
terbaik untuk terus berkomitmen dan meningkatkan kualitas
layanan bagi konsumen. Di tunjang dengan jaringan yang tersebar
luas di Indonesia dengan lebih dari 500 kantor perwakilan TIKI di
seluruh pelosok nusantara sebagai bukti nyata bahwa TIKI terus
berupaya memberikan yang terbaik kepada konsumen.
Kami juga menjelajahi ke penjuru dunia, semuanya dengan
kualitas prima dan harga bersaing. Sektor penjualan juga
mendorong dan
memberikan kemudahan kepada konsumen secara penuh 24 jam
untuk melakukan melakukan pengiriman di 9 titik sales counter,
salah satunya mempunyai layanan drive thru. Sistem kerja yang
modern dengan teknologi komputer memudahkan untuk
memonitor mulai dari awal pengiriman, tracking hingga status
penerima, semuanya berlangsung sangat mudah, aman dan
nyaman.
Tim yang ramah, terampil dan professional siap melayani
apapun kebutuhan konsumen dengan baik dan sempurna. Kami
tidak akan berhenti berinovasi sebelum anda puas, karena
kesuksesan diukur dari kesempurnaan kami dalam melayani
B. VISI DAN MISI
Visi :

Menjadi yang terbaik dalam Jasa Pengiriman yang


melayani masyarakat dan mengutamakan
kepentingan pelanggan dan masyarakat umum

Misi :

Bekerja giat secara profesional dengan penuh


keyakinan dan dedikasi tinggi untuk selalu menjadi
yang terbaik
C. FILOSOFI
 Kualitas dan loyalitas sumber daya manusia kunci
sukses dalam menjalankan usaha
 Menciptakan bentuk layanan yang inovatif dan
berorientasi kepada kebutuhan pelanggan
 Penggunaan teknologi modern dan komputerisasi
merupakan syarat mutlak dalam menjalankan
usaha
 Kepuasan para pelanggan, mitra usaha,
pemerintah dan masyarakat umum sangat di
utamakan
D. PRESTASI DAN
PENCAPAIAN
E. JARINGAN TIKI
TIKI adalah perusahaan yang menggunakan sistem keagenan sehingga
struktur kerja dan jaringan perusahaan memiliki bentuk yang disesuaikan
dengan kebutuhan agar menghasilkan keadaan yang saling
menguntungkan antara TIKI Pusat Jakarta dan Agen Utama.

Istilah dalam struktur bisnis TIKI :

PUSAT PT. Citra Van Titipan Kilat sebagai pemilik merk usaha dan
mempunyai sistem operasional yang telah teruji dan mempunyai hak utuk
memberikan izin bagi agen yang telah ditunjuk untuk menggunakan merk
yang sama

AGEN UTAMA Adalah badan usaha yang mempunyai kekuatan secara


hukum yang memiliki hak untuk mengembangkan jaringan usaha dalam
satuan wilayah berdasarkan kesepakatan dengan TIKI PUSAT

SUB AGEN Adalah bada usaha atau perorangan yang diberikan hak oleh
Agen Utama untuk melakukan penjalan dan/atau pelayanan di wilayah
yang telah disepakati

GERAI Adalah badan usaha atau perorangan yang diberikan hak untuk
ALUR DISTRIBUSI KIRIMAN BARANG
F. PRODUCT & SERVICE

PRODUCT
Barang atau jasa yang dibuat dan ditambah gunakan atau nilainya dalam
proses produksi dan menjadi hasil akhir dari proses produksi itu

Berdasarkan Wilayah Antar :

 Domestik (Kiriman ke seluruh Indonesia)


• Berat minimal 1kg
• Dapat mengirim DG pada wilayah tertentu
• Waktu pengantaran hari kerja ( dan hari libur untuk product HDS )

 International (Kiriman ke luar negeri)


• Berat min 500 gram
• Waktu pengantaran hari kerja
• Menggunakan vendor luar
Berdasarkan Waktu
Penyampaian :

 Same Day Service ( SS )


 Over Night Service ( ONS )
 Two Days Service ( TDS )
 Reguler ( REG )
 Holiday Service ( HDS )
 Economy Service ( ECO )
 Trucking ( TRC )
 Same Day Service

 Delivery kiriman dilakukan pada hari yang sama dengan


tanggal kirimnya dibawah pukul 24:00 WIB

 Batas waktu penerimaan (transaksi) maksimal pukul


08:00 pagi

 MBG ( Money Back Guarantee ) diterapkan apabila terjadi


keterlambatan penyampaian
 Over Night Service

 Kiriman akan didelivery esok harinya sejak tanggal


kirim
➢ Daerah Perumahan 19:00
➢ Daerah Perkantoran 17:00

 Batas akhir waktu penerimaan (transaksi) dibawah


pukul 15:00 WIB

 MBG ( Money Back Guarantee ) diterapkan apabila


terjadi keterlambatan penyampaian .
 Two Day Service
 Kiriman yang akan didelivery 2 hari kerja terhitung
sejak tanggal kirimnya. Dengan batas waktu maksimal
delivery sebagai berikut :
➢ Daerah Perumahan 19:00
➢ Daerah Perkantoran 17:00

 Batas akhir waku penerimaan (transaksi) dibawah


pukul 15:00 WIB

 MBG ( Money Back Guarantee) diterapkan apabila


terjadi keterlambatan penyampaian
 Reguler Service
 Kiriman yang akan didelivery dalam kurun 7 hari
kerja setelah tanggal kirimnya sesuai dengan wilayah
tujuan. Dengan batas waktu delivery sebagai berikut :
➢ Daerah Perumahan 19:00
➢ Daerah Perkantoran 17:00

 Batas akhir waku penerimaan (transaksi) dibawah


pukul 15:00 WIB

 MBG ( Money Back Guarantee ) Tidak diterapkan


apabila terjadi keterlambatan penyampaian
 Holiday Delivery Service
 Kiriman yang waktu penerimaannya sehari sebelum hari
libur dibawah pukul 15:00

 Kiriman HDS berlaku untuk pegantaran hari libur


nasional selain hari Minggu

 Jika ada 2 atau lebih hari libur yang berurutan, layanan


HDS diberlakukan pada hari libur yang pertama

 MBG ( Money Back Guarantee ) diterapkan apabila


terjadi keterlambatan penyampaian
Economy Service

 Kiriman yang akan didelivery dalam kurun waktu


Reguler +2 setelah tanggal kirimnya sesuai dengan
wilayah tujuan. Dengan batas waktu delivery sebagai
berikut :
 Daerah Perumahan 19:00
 Daerah Perkantoran 17:00

 Batas akhir waktu penerimaan (transaksi) dibawah


pukul 15:00 WIB

 MBG ( Money Back Guarantee ) TIDAK diterapkan


apabila terjadi keterlambatan penyampaian
TRUCKING
 Kiriman yang akan didelivery dalam kurun waktu Economy
+1 setelah tanggal kirimnya sesuai dengan wilayah tujuan.
Dengan batas waktu delivery sebagai berikut :
 Daerah Perumahan 19:00
 Daerah Perkantoran 17:00

 Batas akhir waktu penerimaan (transaksi) dibawah pukul


15:00 WIB

 Tarif dihitung 10 Kg Pertama dan selanjutnya dihitung


perkilogram

 MBG ( Money Back Guarantee ) TIDAK diterapkan apabila


terjadi keterlambatan penyampaian
 SERVICE
Layanan pendukung yang dapat digunakan atau
ditambahkan atas produk yang dijual, yang terdiri dari
:

 Packing
 Asuransi
 Repackaging
 Pick-Up ( Penjemputan )
 PACKING
Penambahan outer packaging menggunakan kayu.
Penggunaannya dianjurkan untuk isi paket seperti :

1. Paket yang mempunyai nilai tinggi


2. Barang elektronik
3. Barang pecah belah
4. Paket yang berisi cairan
5. Lukisan
 ASURANSI

Merupakan tambahan iuran ( premi ) berdasarkan


nilai isi kiriman untuk memberikan jaminan
sepenuhnya kepada pembayar iuran apabila
terjadi sesuatu hal terhadap kirimannya sesuai
dengan perjanjian yang telah disepakati.
 REPACKAGING

Layanan pengemasan ulang terhadap kiriman yang


akan diserahkan kepada TIKI/ Penerima yang belum
memenuhi standar pengiriman atau dikarenakan
berat.

Contoh Repackaging :
• Menggunakan Plastik
• Menggunakan Amplop
• Menggunakan Kardus
• Menggunakan Karung
 PICKUP
Jasa penjemputan paket yang akan dikirim oleh
Customer/ Pengirim dengan menghubungi TIKI

 Tipe Penjemputan :
➢ Rutin
➢ Sewaktu - waktu (On Call)
G. STANDART SERVICE

Merupakan aturan khusus TIKI sesuai dengan


kebijakan yang berlaku untuk setiap pengiriman.

a. Pedoman dan syarat


b. Kategori isi paket
c. Packaging
H. PEDOMAN DAN SYARAT PENGIRIMAN
Definisi – Definisi :
1. TIKI berarti seluruh agen TIKI yang telah ditentukan berdasarkan perjanjian
keagenan antara PT Citra Van Titipan Kilat dengan pihak lain yang kemudian
memakai merek dagang TIKI
2. Kiriman adalah semua bentuk barang/paket, dokumen atau surat yang dikirim
melalui TIKI
3. Pengirim adalah orang perorangan atau badan hukum yang tertulis/tercetak dalam
Bukti Tanda Terima Kiriman Barang, selanjutnya disebut (BTTKB) kolom Pengirim
pada saat melakukan pengiriman dengan memanfaatkan jasa pengiriman yang
disediakan oleh TIKI dengan membayar biaya yang telah ditetapkan oleh TIKI
4. Penerima adalah siapapun yang menerima Kiriman pada alamat dimaksud yang
dituju oleh Pengirim
5. Titipan Berharga ( Special Items ) adalah jenis kiriman yang memiliki kriteria
sebagai berikut :
a. Menurut pengakuan Pengirim memiliki harga/nilai yang tinggi
b. Memiliki bentuk dan penanganan yang khusus
c. Merupakan barang yang memiliki arti khusus bagi Pengirim dan/atau Penerima
Pengirim menjamin bahwa yang bersangkutan adalah pemilik yang sah
dan/atau berhak atas Kiriman yang diserahkan kepada TIKI untuk dikirim ke alamat
Pedoman dan Syarat Pengiriman yang tercantum dalam BTTKB ini merupakan
Perjanjian yang mengikat antara Pengirim dan TIKI ketika Pengirim menyerahkan
barang/paket, dokumen atau surat kepada TIKI untuk dikirim ke suatu tujuan yang
ditentukan oleh Pengirim, dengan membayar biaya tertentu kepada TIKI baik secara
tunai maupun berdasarkan kesepakatan sebelumnya antara Pengirim dengan TIKI.

Dengan ketentuan & syarat-syarat sebagai berikut :

1. PENGIRIM dilarang memasukkan barang-barang yang mengandung hal-hal sebagai


berikut :
a. Barang berbahaya yang mudah meledak atau terbakar, obat-obatan terlarang,
barang-barang yang menurut pihak berwajib dilarang diproduksi dan
diedarkan.
b. Barang-barang berharga dan surat berharga berupa diantaranya : Emas, perak,
perhiasan, uang tunai, abu, cyanide,platinum, dan batu atau metal berharga,
cek tunai, Bilyet Giro, money order atau traveller’s cheque, barang antik,
lukisan antik.
c. Binatang atau tanaman hidup.
d. Barang-barang lain yang melebihi declare value dan/atau barang-barang lain
yang ditetapkan berdasarkan kebijaksanaan TIKI.
2. PENGIRIM wajib memberikan informasi yang lengkap dan benar kepada TIKI tentang
isi TITIPAN yang dinyatakan pada saat pengiriman dan petugas TIKI akan men gisi
sesuai dengan pernyataan PENGIRIM.
3. Pernyataan PENGIRIM merupakan pengakuan yang dipercayai oleh TIKI dan mengikat
PENGIRIM. Apabila pada hari itu juga dan/atau di kemudian hari terjadi permasalahan
yang menyebabkan rusaknya TITIPAN dan ternyata jenis TITIPAN tidak sesuai dengan
pengakuan PENGIRIM, maka PENGIRIM melepaskan TIKI dari seluruh bentuk
tanggung jawab dan dengan tidak mengurangi hak TIKI untuk menempuh upaya
hukum baik perdata maupun pidana, atas keterangan tidak benar yang telah
diberikan oleh PENGIRIM (bila dianggap perlu).
4. TIKI berhak menolak untuk mengangkut TITIPAN, apabila TITIPAN tersebut diduga
akan membahayakan keselamatan umum yang berakibat pada adanya akibat
hukum bagi TIKI baik secara perdata maupun pidana.
5. Bahwa dalam hal terdapat permasalahan di kemudian hari yang timbul dari
pernyataan tidak benar PENGIRIM atas isi TITIPAN yang kemudian mengakibatkan
TIKI diputus bersalah oleh Pengadilan, maka PENGIRIM berkewajiban untuk
menanggung putusan tersebut beserta biaya-biaya yang dikeluarkan TIKI.
6. TIKI berhak untuk melakukan pembulatan keatas terhadap berat dalam satuan
Kilogram dan biaya kirim dalam nilai ratusan Rupiah.

7. TIKI tidak bertanggung jawab terhadap kondisi-kondisi sebagai berikut :

a. KERUSAKAN, terhadap semua kerusakan TITIPAN yang karena sifatnya


ataupun karena barang tersebut merupakan barang-barang pecah belah
dan resiko teknis pada mesin maupun barang-barang elektronik yang
terjadi selama pengangkutan, yang menyebabkan tidak berfungsi atau
berubahnya fungsi dari barang elektronik dimaksud.
b. Kebocoran pada barang cair dan/atau karena sifat barang tersebut yang
mudah bocor.
c. Penahanan dan/atau penyitaan serta pemusnahan TITIPAN oleh pejabat
berwenang.
d. Kerusakan, keterlambatan ataupun kehilangan karena keadaan memaksa
(force majeure) yang diakibatkan baik karena bencana alam, keadaan
darurat, atau hal lain yang tidak terukur dan/atau diluar kemampuan
manusia.
8. TIKI tanpa pemberitahuan dan persetujuan terlebih dahulu dari PENGIRIM
berhak untuk menggunakan sarana transportasi lainnya dalam melaksanakan
pengiriman dan PENGIRIM terikat pada aturan dan ketentuan yang mengikat TIKI
dengan pemilik sarana transportasi.
[Link] dibebaskan dari segala tanggung jawab sejak diterimanya TITIPAN dan tidak
adanya keluhan/klaim atas kiriman tersebut pada hari itu serta telah ditanda-
tanganinya BTTKB oleh siapapun di alamat PENERIMA, kecuali sebelumnya ada
kesepakatan lain antara PENGIRIM dengan TIKI.

10. Dalam hal PENERIMA tidak menerima TITIPAN sesuai dengan layanan kiriman yang
dipilih oleh PENGIRIM, maka TIKI memberi kesempatan 5 (lima) hari kerja sejak
estimasi waktu penyampaian bagi PENGIRIM untuk mengajukan klaim kepada TIKI
dalam hal TITIPAN tidak diterima, hilang, rusak maupun kurang.

11. TIKI tidak berkewajiban untuk memberitahukan kepada PENGIRIM tentang telah
diterimanya TITIPAN oleh si PENERIMA.
12. TIKI bertanggung jawab terhadap TITIPAN dan TITIPAN BERHARGA (special item)
sepanjang pengakuan PENGIRIM pada saat ditandatanganinya BTTKB sama dengan isi
TITIPAN, dengan ketentuan sebagai berikut :
a) Bilamana terjadi kehilangan, kerusakan atau kekurangan atas TITIPAN yang tidak
diasuransikan, penggantian maksimum sebesar 10 (sepuluh) kali biaya pengiriman
untuk TITIPAN dan/atau tidak melebihi dari nilai Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah).
b) Untuk TITIPAN yang memiliki nilai subyektif, contohnya KTP, STNK, Dokumen Tender dan
lain-lain(sebagaimana ketentuan yang diatur oleh pihak asuransi) begitu juga dengan
TITIPAN yang nilai barangnya melebihi 10 (sepuluh) kali biaya pengiriman, wajib
diasuransikan yang pembayaran preminya dibayar oleh PENGIRIM kepada Asuransi Jasa
Titipan sesuai dengan tarif yang ditentukan oleh perusahaan Asuransi Jasa Titipan.
Penggantian kerugian diselesaikan sesuai dengan polis Kontrak Asuransi Jasa Titipan.
Bilamana PENGIRIM tidak mengasuransikannya dan ternyata terjadi kehilangan,
kerusakan, dan/atau kekurangan jumlah, maka TIKI tidak bertanggung jawab untuk
melakukan penggantian apapun.

13. TIKI tidak memiliki tanggung jawab apapun selain apa yang dikemukakan dalam 12
butir diatas, termasuk segala bentuk kerugian apapun baik berupa kerugian materiil,
immateriil dan/atau kehilangan kesempatan memperoleh keuntungan yang diderita oleh
PENGIRIM maupun PENERIMA sebagai akibat keterlambatan, kekurangan, kerusakan atau
kehilangan TITIPAN.
I. KATEGORI ISI PAKET
Dokumen.
Merupakan kiriman dalam bentuk lembaran kertas dan jumlah
maksimal daam 1 paket adalah 20 halaman, dan dapat masuk ke
dalam amplop standart yang telah disediakan.

Paket
Merupakan isi kiriman yang selain kategori dokumen. Mengenai isi
paket harus dicantumkan secara detail dan terperinci. Bukan secara
global, misalnya asesoris ( asesoris itu berupa apa ), makanan
( berupa makanan basah, makanan berkuah, makanan kering ),
mainan ( mainan berupa apa ), dll.
Special Items
Merupakan kategori jenis kiriman dokumen berharga, misalnya akte
kelahiran, surat kendaraan, sertifikat, dll. Dan termasuk juga jenis
kiriman ( paket ) lain yang mempunyai arti khusus dan bernilai
tinggi serta memerlukan penanganan khusus.

Dangerous Goods ( Dangerous Goods Awareness )


Merupakan bahan atau barang yang penggunaannya dibatasi baik
oleh pemerintahan maupun oleh perusahaan tertentu, terutama
perusahaan yang bergerak di bidang transportasi
J. PENGENALAN DANGEROUS GOODS
Class 1-Bahan Peledak:


Contoh : Kembang Api, Granade, Amunisi, Bubuk Mesiu, ranjau

Class 2-Compressed Gas:


Menjadi 3 divisi

1. Mudah terbakar

2. Tidak terbakar dan tidak beracun

3. Beracun

Contoh: LPG, Lighter, CO2, Kaporit
Class 3-Mudah Terbakar (Cairan)


Contoh:Aceton, Alkohol, Bensin, Minyak tanah , Parfum

Class 4-Mudah Terbakar (Padat)


Menjadi 3 divisi:

1. Mudah terbakar

2. Spontan terbakar

3. Pada saat basah



Contoh:Korek api, Belerang, Fosfor, Bubuk aluminium, Magnesium, Sodium
Class 5-Oxidizers & Organic Peroxides


Menjadi 2 divisi :

1. Oxidizers

2. Organic Peroxides

Contoh: pupuk, bahan pemutih

Class 6-Beracun


Menjadi 2 divisi :
1. Bahan Beracun

2. Bahan Menular

Contoh: Gas Air Mata, ObatBius, darah, Vaccines, serum, virus

Class 7- Radioaktif


Contoh: Obat-obatan, peralatan kesehatan

Class 8- Corrosive


Contoh: soda lime, merkuri (air raksa)
 
Class 9- Miscellaneous Hazardous Materials


Contoh: Dry ice, asbes, cosmetics

DETEKSI KIRIMAN BERBAHAYA


DETEKSI
 KIRIMAN
 BERBAHAYA
 Tercium bau (busuk, cat, minyak wangi)
 
 Terdengar suara (berdetik, berderik logam/kaca)


 Tercium bau (busuk, cat, minyak wangi)

Rasa panas atau dingin (pengunaan dry ice atau indikasi reaksi kimia)

 Terdengar suara (berdetik, berderik logam/kaca)



Terlihat noda (basah, membeku, bekas bocoran)

 Rasa panas atau dingin (pengunaan dry ice atau


indikasi reaksi kimia)
 Terlihat noda (basah, membeku, bekas bocoran)
PROHIBITED ITEMS ( Kiriman
Berbahaya )
1. Makanan/minuman beralkohol
2. Barang yang memiliki nilai sangat tinggi, seperti barang seni tak
ternilai harganya, perhiasan dan barang antik
3. Mata uang kertas, koin, perangko, negotiable saham, obligasi, bank
draft dan surat uang tunai serta lainnya yang dapat dikategorikan
sebagai kas.
4. Kembang api
5. Barang yang dapat menyebabkan karat
6. Bahan peledak dan beracun
7. Senjata api, amunisi dan bagian dari pistol
8. Barang-barang mudah terbakar
9. Binatang hidup
10. Brang yang mudah rusak, termasuk makanan /obat
11. Barang yang mengandung pornografi
BARANG DILARANG DIKIRIMKAN
1. Makanan/minuman beralkohol
2. Barang yang memiliki nilai sangat tinggi, seperti barang seni tak
ternilai harganya, perhiasan dan barang antik
3. Mata uang kertas, koin, perangko, negotiable saham, obligasi, bank
draft dan surat uang tunai serta lainnya yang dapat dikategorikan
sebagai kas.
4. Kembang api
5. Barang yang dapat menyebabkan karat
6. Bahan peledak dan beracun
7. Senjata api, amunisi dan bagian dari pistol
8. Barang-barang mudah terbakar
9. Binatang hidup ( Kecuali dalam pulau Jawa dan yang dilengkapi surat
karantina)
10. Brang yang mudah rusak, termasuk makanan atau obat obatan
11. Barang yang mengandung pornografi
12. Handphone
13. Semua Jenis Laptop (Kecuali Laptop Masih dalam Kondisi Tersegel/
New)
K. PEMASANGAN LABEL
Label dapat dijadikan sebagai identitas dari tiap kiriman. Tujuan pemasangan
label di setiap kiriman adalah untuk mempermudah proses penanganan
kiriman selama dalam perjalanan. Jenis label yang dipasang pada setiap
kiriman :

a) Label BTTKB
b) Label Special Handling ( Stiker ONS, Special Item, Eco, Label Makanan,
Pecah Belah, dll )

Hal – hal yang perlu diperhatikan :

1. BTTKB dipasang pada tempat yang aman, dan pastikan barcode Connote
tidak dalam kondisi terlipat
2. Pemasangan label tidak menutupi data identitas yang tertulis pada paket
kiriman
3. Pemasangan label / stiket tidak saling bertumpukan
L. TARIF
Tarif adalah Nilai / Harga jual yang ditetapkan oleh TIKI
yang sepenuhnya menjadi beban kewajiban pelanggan.
Tarif TIKI dibagi dua :

1. Tarif Domestik
2. Tarif International
[Link] Domestik
Tarif yang berlaku untuk kiriman ke seluruh
indonesia
Menggunakan mata uang rupiah ( IDR )
Minimum berat adalah 1 kilogram
Menghitung tarif domestic
Misal :
Untuk kiriman tujuan Jakarta dengan berat 1kg,
maka akan dikenakan biaya = 30,000 ( = Kg
Pertama )
Untuk kiriman tujuan Jakarta dengan berat 5kg
maka akan dikenakan biaya =
( 5 x 30,000 ) = 150,000
2. Tariff Internasional
Tarif yang berlaku untuk pengiriman ke manca
negara (luar negeri).
Menggunakan mata uang Dollar Amerika (US$)
Pelanggan dapat menggunakan US$ atau IDR
dalam pembayaran
Minimum Berat 500 Gram
Menghitung Dimensi ( Volume )

 Kiriman Domestik Panjang x Lebar x Tinggi (cm) dibagi


6000

 Kiriman Internasional Panjang x Lebar x Tinggi (cm)


dibagi 5.000
M. KOMUNIKASI STANDART
Komunikasi adalah “Bentuk interaksi antar manusia
sehingga bisa menjembatani hubungan antar manusia”
Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam komunikasi :

 Memperhatikan penampilan sebelum bertemu dengan


pelanggan

 Menyapa dan memberikan senyum saat bertemu


dengan pelanggan Mendengarkan dengan seksama,
catatkan hal-hal penting yang disampaikan pelanggan
Lakukan konfirmasi kepada pelanggan akan hal yang
telah diterima dan dipahami dan berikan jawaban
dengan kalimat yang singkat dan jelas serta mudah
dipahami oleh pelanggan
Standart kalimat saat memulai percakapan dengan
pelanggan melalui telepon :

 “ TIKI, selamat ( pagi/siang/sore/malam ) dengan ..


( sebutkan nama anda ).. ada yang bisa kami bantu ?

 Standart kalimat saat memulai percakapan dengan


pelanggan secara langsung : “ Selamat (
pagi/siang/sore/malam ) ada yang bisa kami bantu
( Bapak/Ibu ) ?

 Standart kalimat penutup percakapan : “ Terima kasih


atas kerjasamanya “ “ Terima kasih telah menggunakan
jasa layanan TIKI “ “ Terima kasih atas kepercayaan anda
kepada TIKI “
N. Komplain & Klaim
Prosedur komplain

Pengirim harus membuat Surat Pengajuan Komplain,


untuk kemudian TIKI akan melakukan koordinasi dengan
TIKI terkait untuk menindaklanjuti complain tersebut
Prosedur Klaim

Pengajuan dan penyelesaian klaim dilakukan oleh


Pengirim secara tertulis ditempat transaksi pengiriman
dilakukan, dengan syarat
menyerahkan dokumen-dokumen asli berupa :

a. Identitas PENGIRIM yang masih berlaku.


b. Formulir pengajuan klaim yang dibuat oleh Pengirim
c. BTTKB asli
d. Nota asli ( apabila diperlukan )
e. Apabila diasuransikan harus disertakan dengan Surat
Penutupan Asuransi Pengiriman Barang.

Dokumen-dokumen tersebut akan dicocokkan dengan


dokumen yang berada di TIKI. Apabila ada perbedaan,
maka TIKI akan memutuskan berdasarkan dokumen yang
Prosedur Penanganan Kiriman Bermasalah

1. Lakukan pelacakan / kronologi kiriman mulai dari


proses penerimaan counter, repacking, packing list,
sampai dengan proses delivery
2. Lakukan analisa berdasarkan hasil yang di dapat dari
point 1 di atas untuk menghasilkan kesimpulan
3. Setelah di dapat kesimpulan, lakukan tindakan
penyelesaian untuk kiriman bermasalah tersebut.
O. Asuransi
1. Asuransi Non Adira

Semua transaksi telah tercover biaya asuransi


kehilangan secara otomatis. Besarnya nilai
penggantian atas kehilangan adalah sejumlah 10 x
ongkos kirim dengan maksimal penggantian sebesar
Rp 2,000,000 ( dua juta rupiah ) untuk setiap
kejadian / setiap connote.
2. Asuransi Adira

Jenis barang yang dapat di asuransikan

a. Barang-barang baru
b. Barang bukan baru
c. Barang- barang perhiasan dan logam mulia
(Khusus Korporasi)
d. Barang Seni dan Budaya dimana nilai maximum
per paket adalah Rp 5.000.000,- dan Rp
50.000.000 per resi, Contoh : Lukisan, Patung
Artifak, Kerajinan tangan, cincin batu akik, Foto
Seni, Guci Keramik, Kristal, Barang antik yang
memiliki nilai sejarah
e. Segala jenis barang yang dikirim melalui jasa
kiriman, kecuali barang yang tidak diperbolehkan
Penyebab Tidak Terbayarnya Klaim Adalah :

a. Bila tuntutan klaim perusahaan asuransi tidak dilengkapi


dengan persyaratan pendukung klaim yang lengkap,
jelas, dan benar
b. Pengajuan Klaim yang melebihi 30 Hari sejak terjadinya
kerugian yang dialami oleh pihak TIKI
c. Pemenuhan dokumen klaim (sesuai persyaratan klaim)
yang melebihi 30 hati dari tanggal pengajuan klaim
secara tertulis, maka klaim tersebut tidak dapat di proses
d. Dokumen tidak lengkap atau tidak diteruskan ke pihak
asuransu atau melebihi batas waktu yang di atas, maka
klaim tidak dapat ditindaklanjuti/ klaim dibatalkan

Penetapan Harga Pertanggungan

Anda mungkin juga menyukai