Pakan Ruminansia: Nutrisi dan Manajemen
Pakan Ruminansia: Nutrisi dan Manajemen
Jantan
a. Kebutuhan Bahan Kering pada
Sapi Laktasi (%)
Umur Kebutuhan, kg
No (bulan) BK Protein [Link]
BB, kg N
1 0 –3 30 –57 0,5–1,4 0,120 – 0,194 0,76 –
1,24
2 3-6 57 – 83 1,4–2,3 0,194 –0,313 1,24 –
1,64
3 6–8 83 – 110 2,3–3,1 0,313 – 0,387 1,64 –
2,03
4 8 – 10 110 – 3,1–3,7 0,387 – 0,453 2,03 –
136 2,38
5 10 - 12 136 – 3,7–4,9 0,453 – 0,559 2,38 –
180 2,94
6 12 – 18 180 – 4,9–7,2 0,559 – 0,699 2,94 –
275 3,98
7 18 – 24 275 – 7,2–8,3 0,699 – 0,859 3,98 –
362 4,89
8 24 – 30 362 – 8,3–8,6 0,859 – 0,946 4,89 –
412 5,39
c. Kebutuhan Kalsium dan Phosphor
untuk Pertumbuhan Sapi
No Umur Bobot hidup Kebutuhan mineral (g)
(bulan) (kg) Kalsium Phosphor
(Ca) (P)
A. Periode menyusui
1 0 –1 30 –40 6,14 – 7,61 4,09 – 5,08
2 1-2 40 – 50 7,61 – 9,00 5,08 – 6,00
3 2-3 50 – 57 9,00 – 9,93 6,00 –6,62
4 3-4 57 – 64 9,93 –10,8 6,62 –7,22
B. Disapih – 1 tahun
5 4–6 64 – 83 10,8 – 13,9 7,22 – 7,87
6 6–8 83 – 110 13,9 – 17,2 7,87 – 8,59
7 8 – 10 110 – 136 17,2 – 20,1 8,59 – 10,1
8 10 - 12 136 – 180 20,1 – 24,9 10,1 – 12,4
C. 1 – 3 tahun
9 12 – 18 180 – 275 24,9 – 27,8 12,4 – 15,9
10 18 – 24 275 – 362 27,8 – 34,2 15,9 – 19,6
11 24 – 30 362 – 412 34,2 – 37,7 19,6 – 21,6
12 30 – 36 412 - 435 37,7 – 39,3 21,6 – 22,5
d. Kebutuhan Protein Kasar, TDN,
Ca dan P untuk Sapi Betina Dewasa
1. Kebutuhan Hidup Pokok
Bobot Badan (kg) 300 350 400 450 500
Kebut. Protein (kg) 0,294 0,330 0,365 0,399 0,432
Kebut. TDN (kg) 2,54 2,85 3,15 3,44 3,72
Kebut. Ca (g) 12,3 13,8 15,2 16,6 18,0
Kebut. P (g) 10,2 11,5 12,7 13,8 15,0
2. Kebutuhan Produksi
Produksi (kg 4% 5 10 15 20 25
FCM)*)
[Link] (kg) 0,455 0,870 1,300 1,740 2,180
Kebut. TDN (kg) 1,63 3,26 4,89 6,52 8,15
Kebut. Ca (g) 13,5 27,0 40,5 54,0 67,5
Kebut. P (g) 9,0 18,0 27,0 36,0 45,0
3. Kebutuhan Sapi Bunting dua bulan menjelang melahirkan
Bobot Hidup (kg) 300 350 400 450 500
Kebut. Protein (kg) 0,559 0,627 0,694 0,758 0,821
Kebut. TDN (kg) 3,30 3,70 4,10 4,47 4,84
Kebut. Ca (g) 21,2 23,8 26,2 28,6 31,0
Kebut. P (g) 15,0 16,9 18,6 20,2 22,0
PAKAN DAN
RANSUM
RUMINANSIA
RANSUM SAPI
1. Pakan Hijauan :50-70%
1. Rumput-rumputan
2. Kacang-kacangan
3. Limbah Pertanian
Faktor
penggertak rumen (perut) berfungsi
normal. Jika hijauan kurang asidosis
(pH rumen rendah)
No Nutrien Konsentrat
Pemula.1 Pemula.2 Laktasi
Kering
<3 < 6 bulan Dara Laktasi >15 kg
bunting
minggu
…………………………………….. % ……………………………
1. Kadar Air, maks 14 14 14 14 14 14
2. Kadar Abu, maks 8 10 10 10 10 10
3. Protein Kasar, min 21 16 15 16 18 14
4. UDP, min 8,0 6,4 5,6 6,4 7,2 5,6
5. NDF, maks 0 10 30 35 35 30
6. Lemak Kasar, maks 12 7 7 7 7 7
7. TDN, min 94 78 75 70 75 65
8. Kalsium 0,7-0,9 0,4-0,6 0,6-0,8 0,8-1,0 1,0-1,2 0,6-0,8
9. Phosphor 0,4-0,6 0,6-0,8 0,5-0,7 0,6-0,8 0,6-0,8 0,6-0,8
10 Aflatoksin, maks, ppb 100 100 200 200 200 200
Keterangan : UDP (undegraded Dietary Protein), yaitu protein tak tercerna dalam pakan), NDF (Neutral Detergent Fiber), yaitu bagian serat dari tanaman yang
terdiri atas selulosa, hemiselulosa, dan lignin. TDN (Total Digestible Nutrient) yaitu total nutrien yang dapat dicerna, nilai ini mencerminkan energi yang terkandung
Pakan sumber Energi
No Pakan Kelebihan Kekurangan
1 Jagung kuning - Energi tinggi (TDN 80,8%) -Metionin, Lisin dan
- Provitamin A tinggi Triptopan, Ca dan P rendah
- Asam lemak Linoleat - rentan tumbuh jamur
tinggi
2 Dedak Padi - Protein lebih tinggi dari -Kualitas bervariasi
Jagung -Mudah tengik
- Thiamin dan Niasin, Asam -Asam amino Isoleusin dan
lemak dan Phospor tinggi treonin rendah
3 Polar - Protein > protein dedak - Riboflavin rendah
padi - Vitamin A dan D tdk ada
- Thiamin dan niasin
4 Sorghum -Nutrien hampir sama - Mengandung Tannin 0,2-2
dengan Jagung %, menurunkan kecernaan
ransum
5 Onggok Energi siap pakai tinggi - Basah, amba
- Mudah berjamur
6 Gaplek Energi siap pakai tinggi - Mengandung HCN, jumlah
banyak keracunan
7 Tetes Energi siap pakai tinggi - Kadar K tinggi, jumlah
banyak menyebabkan
mencret
Nutrien Pakan Sumber Energi
Mikroba rumen :
o Bakteri (selulolitik, proteolitik, amilolitik, lipolitik dll)
o Protozoa (amilolitik)
o Fungi (amilolitik)
Bakteri yang mati merupakan sumber protein bagi
ternak, dapat memenuhi 40-80% dari kebutuhan
protein
Faktor yang menurunkan
pertumbuhan mikroba rumen
Kebutuhan Protein
= 0,365kg + {1,3 + (18,5-15)/(20-15) x (1,74 – 1,3)}kg
= 0,365kg + 1,608kg = 1,973 kg 14,40%
Kebutuhan TDN
= 3,14kg + {4,89 + (18,5-15)/(20-15) x (6,52 – 4,89)}kg
= 3,14kg + 6,031kg = 9,171kg 66,95%
Kebutuhan Kalsium
= 15,2g + {40,5 + (18,5-15)/(20-15) x (54 – 40,5)}g
= 15,2g + 49,95g = 65,15g 0,48%
Kebutuhan Posfor
= 12,7g + {40,5 + (18,5-15)/(20-15) x (36 – 27)}g
= 12,7g + 46,8g = 59,5g 0,43%
Ransum Pedet Jantan atau
Betina
Umur Pemberian Pakan
(bulan) konsentrat hijauan
(kg/hari) (kg/hari)
Jantan Betina
H 31 33 37 40 41
8
K 6,2 6,5 6,7 7,0 7,3
H 32 34 38 41 43
10
K 6,8 7,1 7,3 7,6 7,9
H 33 35 39 42 44
12
K 7,4 7,7 7,9 8,2 8,5
H 34 36 41 42 45
14
K 8,0 8,3 8,5 8,8 9,1
H 35 37 41 43 47
16
K 8,6 9,0 9,2 9,5 9,8
H 36 39 42 45 48
18 K 9,2 9,7 9,9 10,2 10,
5
H 38 40 43 46 49
20
H= K
hijauan;( rumput + 10,
daun legume) 10,4 10,6BK 86%;
K = konsentrat 10,9 11,
PK = min 17%;
TDN 75% 0 2
TERIMAKASIH