0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan31 halaman

Sistem Kelistrikan Mesin Mobil

Dokumen ini membahas sistem kelistrikan mesin, termasuk komponen seperti koil pengapian, baterai, alternator, dan sistem starter. Terdapat penjelasan tentang perubahan dalam sistem pengapian, jenis busi, serta prinsip pengisian dan pengosongan baterai. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan tentang regulator tegangan dan berbagai jenis motor starter.

Diunggah oleh

Riston Carlos
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan31 halaman

Sistem Kelistrikan Mesin Mobil

Dokumen ini membahas sistem kelistrikan mesin, termasuk komponen seperti koil pengapian, baterai, alternator, dan sistem starter. Terdapat penjelasan tentang perubahan dalam sistem pengapian, jenis busi, serta prinsip pengisian dan pengosongan baterai. Selain itu, dokumen ini juga menjelaskan tentang regulator tegangan dan berbagai jenis motor starter.

Diunggah oleh

Riston Carlos
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ENGINE ELECTRICAL

Ignition Coil
Combination Meter

Ignition Switch
Battery

Sensor

Alternator
Starter
DISTRIBUTOR
( KONVENSIONAL )
ADVANCER

GOVERNOR ADVANCER
ADVANCER

VACUUM ADVANCER
IGNITION SYSTEM CONSTRUCTION

HIGHTENSION
FUSE
CORD
SWITCH

DISTRIBUTOR
CAP

ROTOR
BUSI
BATERAI
BREAKER
POINTS

RESISTOR VACUM
ADVANCE
IGNITION COIL GOVERNOR
ADVANCE
CHANGES IN IGNITION SYSTEMS

SISTEM PENGAPIAN PLATINA


CHANGES IN IGNITION SYSTEMS

SISTEM PENGAPIAN ELEKTRONIK


CHANGES IN IGNITION SYSTEMS

SISTEM PENGAPIAN ELEKTRONIK DENGAN E S A


CHANGES IN IGNITION SYSTEMS

SISTEM PENGAPIAN ELEKTRONIK DENGAN D L I / D I S


IGNITION SYSTEM
IIA. ( INTEGRATED IGNITION SYSTEM )
1. Distributor

2. Distributor Cup

3. Rotor

4. Ignition Coil

5. Igniter

6. Engine ECU

7. Signal Rotor

8. Pick-up Coil
IGNITION COIL

Convensional

DIS
( Direct Ignition Syatem )

IIA
DWELL ANGLE

Dwell angle :
Adalah sudut lamanya platina menutup, yaitu lamanya primary coil dialiri arus listrik
untuk pambentukan medan magnet
SPARK PLUG
A. Busi dengan Resistor
Loncatan bunga api listrik busi,
Menghasilkan electromagnetis. Dan Center
Electrode
dapat menyebabkan gangguan pada Resistor
peralatan electronic. Sehingga
peralatan electronic tersebut menjadi
tidak dapat berfungsi.
Busi jenis ini mempunyai tahanan dari
ceramic yang dapat mencegah
terjadinya penyebab gangguan. Center
Electrode
B. Busi platinum
Busi jenis ini menggunakan platinum Ground
pada elektrode tengah dan massa Electrode
Menjadikan usia pemakaian busi lebih
lama & pengapiannya lebih baik
C. Busi Iridium
Busi jenis ini menggunakan Iridium pada elektrode tengah dan Platinum massa
Menjadikan usia pemakaian busi lebih lama & Performancenya lebih baik
BATTERY

1. Negative Terminal

2. Vent Plug

3. Indicator

4. Positive Terminal

5. Electrolite

6. Cell

7. Pole Plate
BERAT JENIS AIR BATERRY

Berat jenis air baterai , jika kondisi


charger penuh adalah 1,26 pada
temperature 20o C

Pembacaan angka pada alat ukur


( hidrometer ) yang benar adalah
pada minikus atas

Asam untuk air accu adalah


campuran dari air distilasi dan
asam sulfat dengan campuran
60,8% air distilasi dan 39,2% asam
sulfat
GRAFIK BERAT JENIS AIR ACCU & TEGANGAN BATERI
Tegangan Baterai

Berat Jenis
Kapasitas isi 3/4

Kapasitas isi 1/2

Kapasitas isi 1/4


Penuh

Kosong

Catatan
Pengisian baterai, adalah 10% dari kapasitas kekosongan
CHARGING AND DISCHARGING PRINCIPLE

CHARGING
DISCHARGING
Karena electrolit dicharger dari terminal
Tenaga listrik dibangkitkan ketika
baterai. Mengakibatkan elektrolit kembali
asam sulfat pada electrolit
menjadi asam sulfat, berat jenis naik, dan plat
bereaksi dengan lead ( timah )
positive berubah menjadi lead dioxide dan plat
kemudian asam akan berubah
negative kembali menjadi sponge lead
menjadi air
CHARGING SYSTEM
Sistim pengisian membantu memberikan tenaga listrik pada
waktu mesin mobil bekerja

1. Alternator

2. Battery

3. Discharge Warning Light

4. Ignition Switch
ALTERNATOR
Ketika mesin hidup, van belt memutar pulley alternator.
Akibatnya rotor alternator berputar, dan arus bolak balik dihasilkan oleh Alternator

1. Pulley

2. Rotor ( Coil )

3. Stator ( Coil )

4. Rectifier ( Diodes )

5. IC Regulator

6. Terminal “ B “
PRINCIPLE OF THE ALTERNATOR

Prinsip dari alternator :


Sebuah magnet yang berputar didalam sebuah gulungan
VOLTAGE REGULATOR

IG
E

P F
IC
PLATINA B

Fungsi :
Untuk mengatur tegangan yang dihasilkan oleh alternator
Catatan ada 2 macam voltage regulator
- Menggunakan kontak point
- Menggunakan IC
TWO POINT TYPE - REGULATOR
OPERATING OF PRINCIPLE IC REGULATOR
PENYEARAHAN ARUS

Arus yang dihasilkan :


Arus yang dihasilkan Alternator
adalah arus bolak balik kemudian
arus disearahkan dengan Rectifier

Arus yang dihasilkan


Oleh neutral point Kapasitas arus :
Besarnya arus yang dihasilkan
oleh alternator, sesuai dengan
kebutuhan pemakaian ( beban )
kelistrikan
Besarnya arus maksimum yang
dikelurkan sesuai dengan
kapasitas Alternator
STARTING SYTEM
Berfungsi untuk memutarkan mesin pada saat pertama kali menghidupkan mesin
Dengan bantuan motor starter

1. Battery

2. Ignition Switch

3. Starter motor

Ada 3 type motor starter


1. Type Konvensional

2. Type Reduksi

3. Type Planetary
PRINCIPLE OF STARTING SYSTEM

Arah gaya
medan magnet Arah Medan
Magnet

Arah arus
listrik

Jika arus listrik mengalir pada sebuah konduktor maka akan terbentuk medan magnet
seperti ditunjukkan pada gambar diatas
PRINCIPLE OF STARTING SYTEM

Arah gaya
Arah arus medan magnet
listrik

Arah Medan
Magnet
ALIRAN ARUS LISTRIK PADA PULL- IN & HOLD- IN COIL
TYPE – TYPE MOTOR STARTER
KONVENSIONAL
TYPE – TYPE MOTOR STARTER
REDUKSI
TYPE – TYPE MOTOR STARTER
PLANETARY

Internal Gear Armature Shaft

Pinion Gear

Planetary Gear
Planetary Gear Shaft

Anda mungkin juga menyukai