PENGENALAN KODING
DAN KECERDASAN
BUATAN (AI) UNTUK
ANAK SD
BY : SAIBANI AMIN, [Link]
Koding adalah proses menulis instruksi (kode) agar komputer dapat
menjalankan tugas tertentu, sementara Kecerdasan Artifisial
(Artificial Intelligence/AI) adalah kemampuan sistem komputer
untuk meniru kecerdasan manusia, seperti belajar, memecahkan
masalah, dan membuat keputusan
ADA 4 ELEMEN DALAM PEMBELAJAN KODING
DAN KA
STUDIO SHODWE MENGAPA BELAJAR KODING & AI
DIFASE C ?
Karakteristik
Fase Usia Keterangan
Perkembangan
Konkret, fokus Belum siap berpikir
A Kelas 1–2 • Dunia Makin Canggih! Kita hidup di era digital,
ke aktivitas fisik abstrak, logika terbatas
b a n y a k h a l p a ka i t e k n o l o g i .
• Siap Masa Depan: Anak-anak perlu siap dengan
p eMulai
ke r j a a nbisad a n ke h i d u p a n y a n g m a k i n b a n y a k
Masih dalam tahap
m e lberpikir
i b a t ka n t e k n o l o g i .
B Kelas 3–4 eksplorasi, belum siap
• B usistematis
ka n C u m a M a i n G a m e : Ko d i n g d a n A I i t u l e b i h
algoritma rumit
d asederhana
r i s e ka d a r g a m e . I n i c a r a k i t a " b i c a r a " s a m a
ko m p u t e r d a n m e m b u a t n y a p i n t a r.
• Melatih Otak: Belajar ini bikin anak jadi lebih
Mulai bisa
k re a t i f , b i s a m e m e c a h ka n m a s a l a h , d a n b e r p i k i r
berpikir logis- Sudah mampu memahami
logis.
✅C Kelas 5–6 abstrak, konsep algoritma dan
memahami sistem
sebab-akibat
Koding dan AI dalam Kurikulum Kita
(Modul 1)
Mata Pelajaran Baru: Koding dan AI akan jadi bagian penting di
pelajaran sekolah dasar. Pembelajaran koding dapat dilakukan
melalui berbagai metode, antara lain: plugged coding yang
1 memanfaatkan perangkat komputer dan perangkat lunak; unplugged
coding yang mengajarkan konsep pemrograman tanpa menggunakan
komputer, melalui aktivitas fisik, simulasi atau permainan; serta
internet-based coding yang memungkinkan pembelajaran melalui
platform daring interaktif dengan koneksi internet
Pelajaran Pilihan: Ini terintegrasi, tapi
2 bagian dari pembelajaran. Didalam
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
(Kemendikdasmen) secara resmi menetapkan
Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) sebagai
mata pelajaran pilihan dalam kurikulum
tahun ajaran 2025/2026. Kebijakan ini tertuang
dalam Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2025
CARA KERJA KODING
Masukan (Input), Proses, Luaran (Output)
Konsep Masukan (Input) - Proses - Luaran (Output) (IPO) adalah dasar dari cara komputer bekerja dan juga
digunakan dalam pemecahan masalah secara sistematis. Konsep ini juga bisa diaplikasikan dalam kehidupan
sehari-hari dan pemrograman sederhana. Berikut adalah tabel penjelasan konsep IPO yang dapat membantu kita
semakin mengerti prosesnya.
Tabel 1.3. Penjelasan konsep IPO.
Komponen Penjelasan Contoh dalam Contoh dalam Koding
Kehidupan Sehari-hari
Input (Masukan) Data atau informasi yang Pada mesin cuci, input Menekan tombol "Start"
dimasukkan ke dalam berupa: pada gim.
sistem. Baju kotor
Deterjen
Air
Proses (Proses) Sistem memproses input Mesin mencuci Aplikasi program
berdasarkan aturan yang (mengaduk dan menjalankan perintah
sudah ditentukan. membersihkan baju), (misalnya, karakter
membilas (menghilangkan berjalan ke kanan).
sisa deterjen) dan
mengeringkan.
Output (Luaran) Hasil akhir setelah proses Hasilnya baju bersih dan Karakter di aplikasi
dijalankan. cukup kering bergerak sesuai perintah
(misalkan bergerak ke
kanan).
STUDIO SHODWE
TUJUAN UTAMA
1 Mengenalkan dasar-dasar
berpikir komputer.
Membuat anak paham
2 bagaimana teknologi bekerja
di sekitar mereka.
Menumbuhkan minat pada
3 teknologi sejak dini.
BERPIKIR KOMPUTASIONAL
Berpikir komputasional adalah suatu pendekatan pemecahan masalah yang terstruktur dan
sistematis, terinspirasi dari cara berpikir ilmu komputer.
ADA 4 CARA BERFIKIR KOMPUTASIONAL
Dekomposisi: Memecah masalah besar jadi bagian-bagian kecil.
CONTOH Mencuci Pakaian :
1 Mengumpulkan pakaian kotor
Memisahkan pakaian putih dan berwarna
Mengisi air ke dalam ember/mesin cuci
Menambahkan deterjen
Merendam pakaian
Mengucek atau menyalakan mesin cuci
Membilas pakaian
Memeras dan menjemur
Pengenalan Pola: Mencari kesamaan atau pola yang berulang. (Contoh:
2 Menemukan urutan angka atau gambar)
-plugged coding [Link] https://
[Link]/courses/course1/units/1/lessons/4/levels/1
[Link]
-unplugged coding
- internet-based coding
BERPIKIR KOMPUTASIONAL (CARA BERPIKIR STUDIO SHODWE
LOGIS & SISTEMATIS)
3 Abstraksi: Fokus pada hal penting dan buang yang tidak perlu. ( Contoh
yang mungkin paling umum adalah dalam dunia matematika. Ketika
kita berbicara tentang "angka," kita tidak memperhitungkan
bagaimana angka itu ditulis (misalnya: 5, V, atau lima).)
Algoritma: Membuat langkah-langkah jelas untuk menyelesaikan masalah.
4 (Contoh: Membuat Teh:
Rebus air hingga mendidih.
Siapkan gelas.
Masukkan kantong teh ke dalam gelas.
Tuangkan air panas ke dalam gelas.
Tunggu beberapa menit hingga teh larut.
Tambahkan gula atau susu sesuai selera.
Aduk hingga rata.
Teh siap dinikmati.)
STUDIO SHODWE
APA ITU
KECERDASAN
BUATAN (AI)?
(MODUL 4)
Komputer Jadi Pintar: AI itu membuat komputer bisa belajar dan berpikir seperti .
Contoh AI Sehari-hari:
Asisten Suara: Siri, Google Assistant
1 yang bisa jawab pertanyaan kita.
note:
2 Rekomendasi di YouTube/Netfl ix: AI
tahu fi lm apa yang mungkin kita
Pentingnya suka.
Memahami AI: Agar
kita bisa pakai AI
dengan bijak dan 3 Filter Foto: Bisa bikin wajah kita jadi
kucing atau pakai kacamata.
tahu mana yang
benar atau salah
(misalnya berita
palsu). 4 Mobil Tanpa Sopir: (Mungkin belum
banyak di Indonesia, tapi ini contoh
keren!)
Cara Mengajar Koding & AI yang Asyik (Modul 5)
Pedagogi Koding & AI: Ini
1 tentang cara mengajar koding
dan AI supaya anak-anak
suka dan mudah paham
Beberapa Kunci Penting:
• Belajar Sambil Bermain: Pakai permainan,
2 proyek kecil, atau aktivitas seru.
• Ajak Anak Berpikir Tinggi (HOTS): Bukan
cuma menghafal, tapi ajak mereka
menganalisis, menciptakan, dan
memecahkan masalah.
• Manfaatkan Teknologi (TPACK): Gabungkan
ilmu mengajar, pengetahuan materi, dan
teknologi yang ada.
• Pembelajaran Mendalam: Biarkan anak-anak
benar-benar mengerti konsepnya, bukan
cuma tahu permukaannya.
• Desain Pembelajaran: Buat rencana
pelajaran yang jelas, menarik, dan sesuai
STUDIO SHODWE
PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN
KODING & AI
• Fasilitator: Guru sebagai pembimbing, bukan satu-
satunya sumber ilmu.
• Pemberi Inspirasi: Ajak anak-anak untuk berani
mencoba dan berkreasi.
• Pencipta Lingkungan Belajar yang Menyenangkan: Buat
suasana kelas yang bikin anak nyaman bereksperimen.
• Contoh Nyata: Hubungkan pelajaran koding/AI dengan
hal-hal yang dekat dengan kehidupan anak sehari-hari.
TANTANGAN
&
HARAPAN
• Tantangan: Tidak semua guru terbiasa dengan
Koding dan AI. Perlu terus belajar dan berlaiih.
• Harapan: Dengan Koding dan AI, kita bisa
melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan siap
menghadapi tantangan masa depan. Anak-anak
Indonesia bisa jadi pencipta teknologi, bukan cuma
pengguna!
THANK YOU!