Tentang Keunggul Potensi Menu
DALAM PEMBELAJARAN an
SEKOLAH
IMPLEMENTASI
KODING DAN
KECERDASAN
ARTIFISIAL (KA)
Fase A Fase B Fase C
Fase D
IRFAN FAUZI
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
TUJUAN
[Link] urgensi Koding & KA
dalam pendidikan
[Link] manfaat
implementasi di sekolah
[Link] kelebihan dan
kekurangannya
[Link] pembelajaran koding
dan KA sesuai fase A–D
[Link] implementasi konkret
dan Mengaitkan dengan mata
pelajaran lain
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Apa itu
Koding
dan Kecerdasan
Artifisial?
• Koding: Bahasa untuk memberi
instruksi
• KA (AI): Sistem yang mampu
meniru kecerdasan manusia
untuk menyelesaikan suatu tugas
• Pemrograman (Programming)
• KA Generatif
• Plugged
• Unplugged
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Urgensi
Koding dan
Kecerdasan
[Link] Artifisial
& KA penting untuk
membekali peserta didik
menghadapi masa depan berbasis
teknologi.
[Link] berpikir logis, kreatif,
dan problem solving.
Analogi: Mengajarkan koding itu
seperti mengajari anak membaca peta
agar bisa menjelajah dunia digital
dengan aman dan percaya diri.
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Berpikir
Komputasiona
• Melibatkan
l dekomposisi,
abstraksi, pengenalan pola, dan
algoritma.
• Merupakan fondasi dari koding
dan kecerdasan artifisial.
• Menggunakan logika untuk
memahami dan menyusun data.
• Latihan menyusun instruksi
(algoritma)
Analogi: berdasarkan
Seperti menyusun data.
jadwal
pelajaran dari daftar kegiatan harian
—logis, rapi, dan efisien.
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Manfaat
Koding dan
KA dalam
Pendidikan
[Link] Berpikir Kritis &
Komputasional
[Link] Inovasi & Kreativitas
[Link] Teknologi Terkini
[Link] dan Pemecahan
Masalah Nyata
[Link] Generasi Digital
Cerdas & Etis
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Kelebihan
Penerapan
Koding & KA
[Link]: Meningkatkan
logika dan analisis
[Link]: Tanggung jawab
etis penggunaan
teknologi
[Link]: Praktik
langsung dalam
eksperimen digital
[Link]: Relevansi
dengan kehidupan nyata
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Kekurangan &
Tantangan
[Link] belum merata di
semua sekolah
[Link] guru belum merata
[Link] hoaks, plagiarisme, dan bias
AI
[Link] kurikulum lintas mapel
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Solusi &
Rekomendasi
[Link] guru
berkelanjutan (TPACK,
HOTS)
[Link] metode
plugged dan unplugged
[Link] antar mapel
(Matematika, IPA,
Bahasa)
[Link] sekolah
dengan komunitas
teknologi lokal
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Progress
Koding
per Fase
Fase A (SD Kelas 1–
2)
Belajar melalui aktivitas unplugged
(tanpa komputer). Fokus pada pola,
urutan, dan instruksi dasar dengan
permainan dan aktivitas fisik.
Analogi: Seperti bermain "Simon Says"
atau menyusun langkah kaki ke arah
tujuan—belajar algoritma tanpa sadar.
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Progress
Koding
per Fase
Fase B (SD Kelas 3–
4)
Pengenalan instruksi terstruktur
(algoritma sederhana), mulai
mengenal alur logika seperti “jika–
maka”, urutan tindakan, dan
pengulangan.
Analogi: Seperti memberi perintah ke
robot mainan: “maju–belok kiri–ambil
bola”—anak belajar bahwa urutan itu
penting.
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Progress
Koding
per Fase
Fase C (SD Kelas 5–
6)
Mulai diperkenalkan block-based
programming secara sederhana
(contoh: Blockly Games), sekaligus
menguatkan kemampuan berpikir
komputasional.
Analogi: Mulai dari bermain perintah
di dunia nyata, sekarang anak-anak
mulai “menggambar kode” di layar
komputer.
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Progress
Koding
per Fase
Fase D (SMP Kelas
7–9)
Pendalaman coding dengan block
programming (Scratch, Blockly) →
mengenal konsep seperti variabel,
percabangan, perulangan, fungsi.
Analogi: Seperti naik level dari main
lego biasa ke membangun robot lego
yang bisa bergerak sesuai kode.
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Fase Jenjang Fokus Pembelajaran
Overview
A SD 1–2
Pola, urutan, logika
dasar (unplugged)
Tiap Fase
Instruksi, algoritma
B SD 3–4
sederhana
Block programming
C SD 5–6
awal (Scratch/Blockly)
Coding + AI dasar,
D SMP 7–9 etika, dan proyek
digital
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Implementasi
dan Mapel
Kaitan
Lain
Fase A (SD Kelas 1–
2)
Fokus: Pola dan urutan
Pendekatan: Unplugged coding (tanpa
komputer)
Aktivitas:
• Simon Says (instruksi berurutan)
• Menyusun arah jalan
• Puzzle warna & pola
Integrasi Mapel:
• Bahasa Indonesia: kalimat perintah
• Matematika: urutan angka
• PJOK: gerak berulang
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Implementasi
dan Mapel
Kaitan
Lain
Fase B (SD Kelas 3–
4)
Fokus: Algoritma dasar dan instruksi
terstruktur
Pendekatan: Kombinasi unplugged + visual
logic
Aktivitas:
• Bermain "jadi robot"
• Gambar alur langkah
• Diagram logika (if-then)
Integrasi Mapel:
• IPS: simulasi perjalanan peta
• Matematika: operasi berulang
• Seni Rupa: membuat pola batik
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Implementasi
dan Mapel
Kaitan
Lain
Fase C (SD Kelas 5–
6)
Fokus: Block programming awal
Platform: Scratch, Blockly
Aktivitas:
• Animasi legenda lokal
• Game edukatif sederhana
• Diagram alur logika if-loop
Integrasi Mapel:
• IPA: simulasi rantai makanan
• Bahasa Indonesia: komik digital
• PPKn: animasi nilai-nilai Pancasila
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
Implementasi
dan Mapel
Kaitan
Lain
Fase D (SMP Kelas
7–9)
Fokus: Block programming lanjutan +
pengenalan AI
Tools: Scratch, Teachable Machine, Chatbot
Aktivitas:
• Game edukatif di Scratch
• AI klasifikasi objek (sayur, wajah)
• Simulasi chatbot sederhana
Integrasi Mapel:
• IPA: klasifikasi makhluk hidup
• Bahasa Inggris: chatbot percakapan
• PPKn: simulasi etika digital
Tentang Keunggul Potensi Menu
an
KESIMPULA
N
Koding & KA bukan hanya untuk guru
TIK
Koding & KA dapat diintegrasikan lintas
mapel
Mari eksplorasi potensi siswa melalui teknologi
Tentang Keunggul Potensi Menu
IMPLEMENTASI KODING an
DAN KA
TERIMA
KASIH
“Mengajarkan teknologi hari
ini adalah membentuk
peradaban masa depan.”
#sditbantenislamicsch
ool
#smpitbantenislamics
chool