0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan58 halaman

Pemahaman CPMK dalam Kurikulum Pendidikan

Dokumen ini membahas pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang berfokus pada capaian pembelajaran lulusan dan penerapan kerangka OBE (Outcome-Based Education). Terdapat penjelasan mengenai standar nasional pendidikan, transformasi pendidikan tinggi, serta pentingnya profil lulusan dalam dunia kerja. Selain itu, dijelaskan pula tentang rumusan capaian pembelajaran yang baik dan taksonomi Bloom dalam menyusun indikator pembelajaran.

Diunggah oleh

Firdaus Taufik
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan58 halaman

Pemahaman CPMK dalam Kurikulum Pendidikan

Dokumen ini membahas pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang berfokus pada capaian pembelajaran lulusan dan penerapan kerangka OBE (Outcome-Based Education). Terdapat penjelasan mengenai standar nasional pendidikan, transformasi pendidikan tinggi, serta pentingnya profil lulusan dalam dunia kerja. Selain itu, dijelaskan pula tentang rumusan capaian pembelajaran yang baik dan taksonomi Bloom dalam menyusun indikator pembelajaran.

Diunggah oleh

Firdaus Taufik
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengembanga

n Kurikulum
Profil-RPS-
OBE

Prof. Dr. Abna Hidayati, [Link]


Educational Technology, UNP
abnahidayati@[Link]
Wa. 085374716105
Kurikulum

 Kurikulum pendidikan tinggi merupakan


seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai tujuan, isi, dan bahan ajar
serta cara yang digunakan sebagai
pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan
Pendidikan Tinggi. dikembangkan oleh setiap
Perguruan Tinggi dengan mengacu pada
Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk
setiap Program Studi yang mencakup
pengembangan kecerdasan intelektual,
akhlak mulia, dan keterampilan.
Konsep
KERANGKA UMUM OBE

OBE
(Education)

What the
student
OBC OBQI
should (Quality
(Curriculum)
achieved ? Improvement)
How to
make the Why the
student
OBLT student
achieve (Learning cannot
the & achieve
Teaching) the
outcomes outcome
? How to
s?
measure OBEA
what the (Evaluation &
student has Assessment)
achieved ?
OBE FRAMEWORK

Standardization ACTIO ELO/CPL PLA


& Improvement N N
Stakeholder
need
analysis

Evaluation Sumber D&D of


(Formative & Sumative) Dosen
Belajar Curriculum

Assessment D&D of
(Process & Result)
Mahasiswa Instructional

Monitoring Implemen-
T&L tation
CHEC Approach D
K O
Permen 53- 2023
Transformasi Pendidikan Tinggi

 Permendikbudristek ini mengusung semangat


penyederhanaan administratif dan keringanan
pembiayaan sehingga transformasi mencapai mutu
dikti yang lebih tinggi bisa berlangsung lebih cepat dan
lebih esensial.
 Afirmasi Penetapan standar kompetensi lulusan sebagai
acuan standar proses Pendidikan.
 Alternatif tugas akhir mahasiswa dalam rangka
menyelesaikan studinya. Pasal 18 (9) menyatakan,
”Program studi pada program sarjana atau sarjana
terapan memastikan ketercapaian kompetensi lulusan
melalui pemberian tugas akhir yang dapat berbentuk
skripsi, prototipe, proyek, atau bentuk tugas akhir
lainnya yang sejenis, baik secara individu maupun
berkelompok
 Penyederhanaan status akreditasi yang untuk
perguruan tinggi hanya ada ”terakreditasi” atau
”tidak terakreditasi” (Pasal 74); sementara untuk
prodi, status akreditasi terdiri dari ”tidak
terakreditasi”, ”terakreditasi”, ”terakreditasi
unggul”, dan ”terakreditasi internasional” (Pasal
75, 86, dan 87)

 Transformasi Pendidikan
Tinggi
Profil

Profil lulusan merupakan peran


dimasyarakat/industry/dunia kerja yang dapat dijalani
oleh lulusan dalam bidang keahlian setelah lulus kuliah.
Profil lulusan adalah peran/pekerjaan lulusan yang
sesuai dengan kompetensi bidang keilmuan yang
dipersiapkan secara sunguh-sungguh dan sistematis
oleh program studi.
Contoh

Profil Pekerjaan
lulusan
Praktisi Manager Quality Control, Manager
industri Produksi, Marketing Analyst, dll
Pendidik Dosen, Guru, Instruktur pelatihan,
Widyaswara dll
Peneliti Reseach assistant, Peneliti di Lembaga
R&D, dll
STANDAR NASIONAL
PENDIDIKAN
Standar Isi

2
Standar Standar
Biaya Proses

8 3

1
SKL
Standar 7 / 4 Standar
Pengelolaan CP Penilaian

L
6 5
Standar
Standar
Dosen &
Sarpras
Tendik
Keselarasan Hirarki Capaian
Pembelajaran
Masih bersifat Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi
umum (Program Educational Objectives/Expected Learning Outcomes): SKL/CPL PRODI

Bersifat Capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah


spesifik thd MK (Courses Learning Outcomes): CPMK MK
Pencapaian

dapat diukur / Kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran Tahapan
diamati (Lesson learning outcomes): Sub-CPMK

belajar

Proses
Proses

Indikator-1 Indikator-2 Indikator-N

Instrumen Penilaian & Evaluasi


(Sesuai dengan indikator)

Bentuk / Metoda / Penugasan Pembelajaran

Materi Pembelajaran (keluasan dan kedalaman)


Pengertian CPL, CPMK, dan
Sub-CPMK
1. Capaian Pembelajaran Lulusan PRODI (CPL-PRODI) adalah kemampuan yang
dimiliki oleh setiap lulusan PRODI yang merupakan internalisasi dari sikap,
penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang
diperoleh melalui proses pembelajaran.
2. CPL yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran
lulusan program studi (CPL-PRODI) yang digunakan untuk
pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap,
ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
3. CP Mata kuliah (CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari
CPL
yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau
materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
4. Sub-CP Mata kuliah (Sub-CPMK) adalah kemampuan yang dijabarkan secara
spesifik
dari CPMK yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang
direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi
pembelajaran mata kuliah tersebut.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
LULUSAN (CPL)
- CPL adalah luaran pembelajaran yang diharapkan dimiliki oleh lulusan
- CPL mencakup: Sikap, kecakapan umum, penguasaan IPTEK dan
keterampilan spesifik satu bidang keilmuan; pengetahuan dan keterampilan,
kemampuan intelektual untuk berpikir kritis dan mandiri.
- CPL disusun memperhatikan: Visi Misi Prodi, KKNI, perkembangan IPTEK,
kebutuhan kompetensi kerja, ranah keilmuan, kompetensi utama lulusan
dan kurikulum prodi sejenis
- Prodi menetapkan CPL dengan jumlah antara Minimal 5 dan Maksimal 12
CPL
- Pencapaian CPL harus dilakukan melalui matakuliah. Setiap matakuliah
harus menopang pencapaian CPL. Tidak boleh ada CPL yang tidak
berhubungan dengan matakuliah dan sebaliknya tidak boleh ada juga
matakuliah yang tidak terkait dengan CPL
Rumusan Sub-CPMK yang baik
memiliki sifat:

 Specific – rumusan harus jelas, menggunakan istilah yang


spesifik menggambarkan kemampuan: sikap, pengetahuan,
dan keterampilan yang diinginkan, menggunakan kata
kerja tindakan nyata (concrete verbs);
 Measurable – rumusan harus mempunyai target hasil
belajar mahasiswa yang dapat diukur, sehingga dapat
ditentukan kapan hal tersebut dapat dicapai oleh
mahasiswa;
 Achievable – rumusan menyatakan kemampuan yang dapat
dicapai oleh mahasiswa;• Realistic – rumusan menyatakan
kemampuan yang realistis untuk dapat dicapai oleh
mahasiswa;
 Time-bound – rumusan menyatakan kemampuan yang
dapat dicapai oleh mahasiswa dalam waktu cukup dan
wajar sesuai bobot sks nya.
Anatomy
LO Verb
s
Nou
n
Adver
b

Subje
Behavi
ct
Conte L
or xt
matte O
rs
Kemampuan yang Bahan kajian yg Dalam kontek dan
dapat berisi pengetahuan ruang lingkup apa
didemontrasikan disiplin ilmu atau kemampuan
oleh mhs, pengetahuan yg tersebut mampu
dinyatakan dalam dipelajari oleh mhs didemontrasikan
bentuk kata berja yg dan dpt oleh mahasiswa
mendiskripsikan didemontrasikan pada akhir
proses kognitif. oleh mhs. pembelajaran

Contoh:
Mampu menyusun rancangan proyek kewirausahaan kecil dan menengah.
Kemampuan Bahan kajian
Kontek
KURIKULUM – RPS – PROSES PEMBELAJARAN

• Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian


pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses dan penilaian yang dijadikan
pedoman penyelenggaraan program studi.

• Rencana Pembelajaran Semester (RPS) adalah seperangkat rencana dan


pengaturan tentang cara pemenuhan capaian pembelajaran mata kuliah
menggunakan ragam bahan kajian yang relevan, dengan strategi/metode
RP pembelajaran yang tepat dan melalui assessment yang benar sebagai
S pedoman penyelenggaraan pembelajaran mata kuliah.

• Proses Pembelajaran adalah ragam aktivitas yang dikembangkan sebagai


pengalaman belajar didukung oleh perangkat pembelajaran dan akademik
AKTIVITAS
atmosfer memadai untuk mewujudkan dan menginternalisasi capaian
PEMBELAJARAN pembelajaran pada diri mahasiswa secara terukur melalui assessment yang
benar.
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER
(RPS)

Rencana Pembelajaran Semester (RPS)


adalah dokumen perencanaan pembelajaran yang
disusun sebagai panduan bagi mahasiswa
dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan
selama satu semester untuk mencapai capaian
pembelajaran yang telah ditetapkan.
RPS ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen
secara mandiri atau bersama dalam
kelompok keahlian suatu bidang ilmu pengetahuan
dan/atau teknologi dalam program studi
Merumuskan CPL-CPMK-SUB CPMK

 Menggunakan level
taksonomi
pembelajaran

 Menggunakan kata
kerja operasional
03
 Mengidentifikasi level
kognitif yang diharapkan
(kognitif, afektif dan
psikomotor)
02
01
Benyamin S. Bloom dalam Taxonomy of

Educational Objectives  Domain kognitif
Domain
psikomotor
berkenaan berkenaan
 membagi tujuan dengan dengan
ini menjadi tiga penguasaan penguasaan dan
ranah/domain, kemampuan- pengembangan
yaitu kognitif, kemampuan keterampilan-
afektif, dan intelektual atau keterampilan
psikomotor. berpikir, motorik.

 Ketiga domain
ini masing-  Domain afektif
masing terdiri berkenaan
atas beberapa dengan
penguasaan dan
aspek yang
pengembangan
disusun perasaan, sikap,
secara minat, dan nilai-
hierarkis. nilai,
Taksonomi Bloom

 Tentunya saat kita mampu


 Taksonomi ini dapat membagi kemampuan
mengidentifikasi kemampuan berpikir, maka kita juga dapat
berpikir mulai dari tingkat membuat indikator, soal, dan
yang paling rendah hingga evaluasi sesuai dengan
yang paling tinggi. kompetensi yang diharapkan
dari tujuan pendidikan.
Kognitif  Taksonomi Bloom membagi kemampuan
tingkat berpikir atau kognitif (cognitive)
menjadi 6 tingkat, menjadi:
 C1 – Pengetahuan
 C2 – Pemahaman
 C3 – Penerapan
 C4 – Analisis
 C5 – Sintesis
 C6 – Evaluasi
Revisi  Revisi Taksonomi Bloom,
Tingkatan berpikir tersebut
dikelompokkan lagi menjadi
dua, yakni C1 hingga C3
sebagai Low Order Thinking
Skill atau kemampuan
berpikir tingkat rendah,
 C4 hingga C6 sebagai
Higher Order Thinking Skill
yang berarti kemampuan
berpikir tingkat tinggi. Setiap
poin tingkat kognitifnya juga
mengalami sedikit
penyesuaian.
Taksonomi Bloom yang direvisi oleh Krathwohl dan
 mengingat (remember
Anderson, dirumuskan 6 level proses berpikir, yaitu:: ing),
 mengkreasi (creati yakni mengingat
ng), kembali suatu fakta
atau
yaitu dapat
ICON

agasan;memahami (un
menghasilkan derstanding),
karangan, teori, yaitu mampu
klasifikasi, proposal, ICON ICON
menerjemahkan suatu
tulisan ilmiah, konsep, kaidah, atau
karya. prinsip;

  memahami (understa
mengevaluasi (evaluatin 
g), 6 level nding),
mampu menilai hasil proses yaitu mampu
menerjemahkan suatu
karya, mutu suatu
berdasarkan norma berpikir  konsep, kaidah, (apply
menerapkan atau
 internal, dan eksternal prinsip;
menganalisis (analyzi ICON ICON
ing),
ng), mampu
dapat mengenali, memecahkan suatu
menguraikan, serta masalah
mengkritisi suatu menggunakan
struktur, bagian atau ICON metode, konsep,
hubungan; atau prosedur;
 Perbedaannya
lower • Hanya menggunakan proses
order terbatas pada hal-hal rutin dan
bersifat mekanis
thinking
higher • membuat peserta didik untuk
menginterpretasikan,
order menganalisa atau bahkan
mampu memanipulasi informasi
thinking sebelumnya sehingga tidak
monoton
Kata Kerja Operasional (KKO)
 Kata kerja konkret yang  Misalnya, jika indikator
merepresentasikan bahwa
suatu indikator atau indikasi yang ingin diketahui adalah
telah dilaksanakan, sehingga kemampuan “Menganalisis”
dapat diukur atau dinilai maka beberapa kata kerja
seberapa kuat indikator operasional yang dapat
tersebut muncul dalam diri mewakili indikator tersebut
peserta didik. adalah peserta didik dapat
“menguraikan”,
“mengenali”,
“membandingkan”,
“mendeteksi”,
“memeriksa”, “mengkritisi”,
atau “menguji” suatu
materi tertentu.
Mengingat( Memahami(C2 Menerapkan(C Menganalisi Mengevalua Menciptakan
C1) ) 3) s(C4) si(C5) (C6)

Menemukenali Menjelaskan Melaksanakan Mendiferensias Mengecek Membangun


Mengingat Mengartikan Mengimplementa ikan Mengkritik Merencanakan
kembali Menginterpretasi sikan Mengorganisas Membuktikan Memproduksi
Membaca kan Menggunakan ikan Kognitif
Mempertahan Mengkombinasi
Menyebutkan Menceritakan Mengonsepkan Mengatribusika kan kan
Melafalkan/me Menampilkan Menentukan n Memvalidasi Merangcang
lafazkan Memberi contoh Memproseskan Mendiagnosis Mendukung Merekonstruksi
Menuliskan Merangkum Mendemonstrasik Memerinci Memproyeksik Membuat
Menghafal Menyimpulkan an Menghitung Menelaah an Menciptakan
Menyusun Membandingkan Menghubungkan Mendeteksi Memperbandi Mengabstraksi
daftar Mengklasifikasik Melakukan Mengaitkan ngkan Mengkategorik
Menggarisbaw an Membuktikan Memecahkan Menyimpulkan an
ahi Menunjukkan Menghasilkan Menguraikan Mengkritik Mengkombinasi
Menjodohkan Menguraikan Memperagakan Memisahkan Menilai kan Mengarang
Memilih Membedakan Melengkapi Menyeleksi Mengevaluasi Merancang
Memberi Menyadur Menyesuaikan Memilih Memberi Menciptakan
definisi Meramalkan Menemukan Membandingka saran Mendesain
Menyatakan Memperkirakan n Memberi Menyusun
Menerangkan Mempertentan argumentasi kembali
Menggantikan gkan Menafsirkan Merangkaikan
Menarik Menguraikan Merekomenda Menyimpulkan
kesimpulan Membagi si Membuat pola
Meringkas Membuat Memutuskan
Mengembangka diagram
n Mendistribusik
Membuktikan an
Menganalisis
Memilah-milah
Menerima The Power of PowerPoint | [Link] 3
pendapat 3
Afektif
Psikomotor
Fungsi
 KKO berfungsi agar rumusan
kriteria unjuk kerja (KUK) dapat
dibuat dengan jelas dengan
harapan agar evaluasi juga
dapat dilakukan sesuai dengan
indicator tersebut
Contoh: Analisis Pembelajaran Mata Kuliah

CPMK: METODOLOGI PENELITIAN


mampu merancang penelitian dan menyusun proposal penelitian dengan kinerja
mandiri,bermutu,terukur, dan menghindariplagiasi, serta mempresentasikannya dengan
sikapbertanggungjawab.

UJIAN AKHIR SEMESTER,,Minggu ke: 15

Sub-CPMK7: mampu merancang penelitian dalam bentuk proposal penelitian tugas akhir
dan mempresentasikannya dengan tanggungjawab dan etika (C6, A3, P3, minggu ke 13-
14

Sub-CPMK6: mampu mengklasifikan data dan


Sub-CPMK5: mampu memilih dan
menentukan alat statistic yang tepat sesuai
menetapkan sampel penelitian dengan
dengan karakteristik data dan tujuan penelitian
sistematis. bermutu, dan terukur (C5, A3,
(C4, C5, A3, minggu ke 11-12
minggu ke 9-10

UJIAN TENGAH SEMESTER,,Minggu ke: 8

Sub-CPMK3: mampu merumuskan


Sub-CPMK4: mampu menjelaskan validitas
permasalahan penelitian dan Menyusun
dan
hipotesis penelitian dengan sumber rujukan
reliabilitas pengukuran dalam penelitian
bermutu, terukur dan sahih (C3, A3, minggu ke 5-
(C2, A3, minggu ke 7
6

Sub-CPMK1: mampu menjelaskan tentang Sub-CPMK2: mampu menjelaskan berbagai


pengetahuan, ilmu, filsafat & etika, dan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif (C2,
plagiasi dalampenelitian (C2, A3, minggu ke 1- A3, minggu ke 3-4
2

Entry behavior: Kemampuan yang diperlukan sebelum menempuh Mata


TM=50” PT=60” TM=60”
RPS
Analisis Tahapan
Pembelajaran
Analisis Tahapan
Pembelajaran

Analisis pembelajaran merupakan


susunan Sub-CPMK yang
sistematis dan logis. Analisis
pembelajaran menggambarkan
tahapan-tahapan pencapaian
kemampuan akhir mahasiswa
yang berkontribusi terhadap
pencapaian CPL yang dibebankan
pada mata kuliah
Struktur perumusan Sub
CPMK
1. Struktur hirarki, untuk belajar kemampuan A, harus terlebih dahulu
belajar kemampuan B, digambarkan dengan dua kotak masing-
masing berisi kemampuan A dan kemampuan B, dan kedua kotak
tersebut dihubungkan dengan anak panah vertikal menuju ke atas.
2. Struktur prosedural, untuk belajar kemampuan A, sebaiknya
terlebih dahulu belajar kemampuan B, digambarkan dengan dua
kotak masing masing berisi kemampuan A dan kemampuan B, dan
kedua kotak tersebut dihubungkan dengan anak panah horizontal.
Prinsipnya bahwa belajar dimulai dari materi pembelajaran yang
mudah kemudian meningkat ke materi pembelajaran yang lebih
sulit.
3. Struktur pengelompokan, struktur ini menggambarkan beberapa
kemampuan yang dipelajari dengan tidak saling tergantung dalam
satu rumpun kemampuan. Dua atau lebih kotak yang berisi
kemampuan dihubungkan dengan garis tanpa anak panah.
4. Struktur kombinasi, adalah struktur kombinasi dari dua atau tiga
struktur hirarki, prosedur dan pengelompokan.
Manfaat

 Mengidentifikasi semua kemampuan yang harus


dikuasai mahasiswa pada setiap tahapan belajar
sesuai dengan CPMK yang telah ditentukan;
 Menentukan kemampuan awal dan kemampuan akhir
mahasiswa dalam proses pembelajaran mata kuliah; •
Menentukan tahapan pelaksanaan pembelajaran
mahasiswa baik secara hirarki, prosedural, maupun
pengelompokan;
 Mempermudah melakukan rekonstruksi mata kuliah
untuk perbaikan yang berkelanjutan;
 Memperoleh susunan RPS yang sistematis, terukur,
dan dapat dijalankan secara bertahap, efisien, dan
efektif, serta menghindari penyusunan RPS dari
sekedar memindahkan daftar isi buku
RENCANA PEMBELAJARAN Disiapkan oleh Diperiksa oleh Disetujui oleh Nomor
SEMESTER Register
Dokumen
RPS PJMK KPS/KaDep Wakil Dekan I
Universitas
Revisi ke-
Tgl. (nama) (nama) (nama)

Fakultas ……… Mulai Berlaku


A. IDENTITAS MATA
Semester
[Link] (gasal/genap)
Nama Mata Kuliah (tandatangan) (tandatangan) (tandatangan)
/tahun
2. Kode Mata Kuliah
3. Beban Studi (sks)
4. Semester
5. Jurusan/Prodi
6. Capaian Pembelajaran
Lulusan
(CPL)
7. Capaian Pembelajaran
Mata Kuliah (CPMK)
8. Deskripsi Mata Kuliah
9. Prasyarat (bila ada)
10. Penanggung Jawab
11. Dosen Pengampu

B. PROGRAM
PEMBELAJARAN
Kemampuan Akhir
Kriteria
yang diharapkan di Pengala
Baha Bentuk dan Penilaian
Minggu setiap tahapan Wak m an Bobot Ref.
n Metode Media dan
ke- pembelajaran tu belajar Nilai (nomor)
Kajia Pembelajara Indikator
(Sub-Capaian Mata mahasis
n n (hard dan
Kuliah) wa
soft skills)
(C, A,
P)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1.
2.
3.
C. DAFTAR
REFERENSI
1. …….
2. …….
Bahan Kajian

 Materi pembelajaran merupakan rincian dari


sebuah bahan kajian atau beberapa bahan kajian
yang dimiliki oleh mata kuliah terkait. Bahan
kajian dapat berasal dari berbagai cabang/
ranting/bagian dari bidang keilmuan atau bidang
keahlian yang dikembangkan oleh program studi.
 Materi pembelajaran dapat disajikan dalam
bentuk buku ajar, modul ajar, diktat, petunjuk
praktikum, modul tutorial, buku referensi,
monograf, podcast, video, dan bentuk-bentuk
sumber belajar lain yang setara
Bentuk Pembelajaran dan
Metode Pembelajaran

 Bentuk dan metode pembelajaran dipilih dan


dikembangkan berdasarkan Sub CPMK yang ingin
dicapai
 Bentuk pembelajaran berupa: kuliah, responsi,
tutorial, seminar atau yang setara, praktikum,
praktik studio, praktik bengkel, praktik lapangan.
 Model pemelajaran case method dan project
based learning
Proses Pembelajaran

Pembelajaran adalah proses interaksi mahasiswa


dengan dosen dan sumber belajar pada suatu
lingkungan belajar. Karakteristik proses
pembelajaran bersifat interaktif, holistik, integratif,
saintifik, kontekstual, tematik, efektif, kolaboratif,
dan berpusat pada mahasiswa (SN-Dikti Pasal 11).
Teknik dan Instrument
Penilaian
A. IDENTITAS MATA
KULIAH

B. PROGRAM
PEMBELAJARAN
Sub-CPMK
(Kemampua Kriteria
Pengal Referen
n akhir yang Bentuk dan Penilaian
Mg a man Bobo si
diaharapka Bahan Kajian Metode Media Waktu dan
g Belajar t (Tuliska
n pada Pembelajara Indikator
Ke n Mhs Nilai n No
setiap akhir (hard skill
urut di
tahapan dan soft
daftar)
Pembelajara skill)
n
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

1,2 Sub-CPMK1: Pengertian Kuliah, LMS TM: 50’ Panduan Kriteria: 10% (1) bab…
mampu pengetahuan, ilmu Diskusi PPt 3x(2x50’) tugas: Portofolio, (2) Hal…
menjelaskan dan filsafat Kelompok PT: 60’ Tugas 1: Showcase
tentang Pendekatan ilmiah 3x(2x60’) membuat Indikator
:
pengetahuan, dan non ilmiah TM:60’ RMB 1. Ketepatan
ilmu, filsafat & Tugas ilmu dan 3x(2x60’) Tugas 2: dalam
etika, dan pengetahuan Studi
plagiasi dalam kasus menjelaskan
penelitian (C2, dalam Pengetahuan,
A3,) penelitian Ilmu dan
terkait Filsafat
etika dan 2. Ketepatan

plagiasi menjelaskan
etika
3. Ketepan

menjelaskan
B. PROGRAM
PEMBELAJARAN
Sub-CPMK
Kriteria
(Kemampua
Pengal Penilaian Referen
n akhir yang Bentuk dan
Mg a man dan Bobo si
diaharapka Bahan Kajian Metode Media Waktu
g Belajar Indikator t (Tuliska
n pada Pembelajara
Ke Mhs (hard skill Nilai n No
setiap akhir n
dan soft urut di
tahapan
skill) daftar)
Pembelajara
n
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
5,6 Sub-CPMK3: Kajian Pustaka, Kuliah, PPt TM: 50’ Panduan Kriteria: 15% (1) Bab…
mampu fenomena bisnis, Discovery Kasus 3x(2x50’) tugas Portofolio (2) Bab…
merumuskan senjangan hasil learning, Diskusi PT: 60’ Tugas 5: Showcase (3) Hal…
permasalahan riset, senjangan kelompok 3x(2x60’) Mengkaji Bentuk: (4) Hal…
penelitian dan teori untuk TM:60’ dan Anotasi &
Menyusun mengidentifi- 3x(2x60’) mensarika Mapping,
hipotesis kasi permasa- n artikel rumusan
penelitian lahan, hipotesis dan masalah dan
dengan sumber deskriptif, merumusk hipotesis
rujukan bermutu, komparatif, an
terukur dan sahih asosiatif permasal
(C3, A3) ahan
penelitian
Tugas 6:
Mengkaji
teori-teori
dan riset
terdahulu
dan
merumusk
an
hipotesis
B. PROGRAM PEMBELAJARAN

Sub-CPMK
Kriteria
(Kemampua Bentuk
Pengal Penilaian Referen
n akhir yang dan
Mg Baha a man dan Bobo si
diaharapka Metode Medi Wakt
g n Belajar Indikator t (Tuliska
n pada Pembel a u
Ke Kajia Mhs (hard skill Nilai n No
setiap akhir aj aran
n dan soft urut di
tahapan
skill) daftar)
Pembelajar
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
an
13,14 Sub-CPMK7: Rancangan Tutorial PPt TM: 50’ Tugas 13: Kriteria: 30 (3) bab…
mampu penelitian; Diskusi 3x(2x50’) Menyusun RubrikDeskriptif Buku
merancang anatomi Kelompok PT: 60’ Proposal Indikator: Panduan
penelitian dalam proposal 3x(2x60’) dan [Link]
bentuk proposal TM:60’ mempre-
penelitian; sistematika pro-
penelitian tugas 3x(2x60’) sentasikan
sistematika posal;
akhir dan
mempresentasika dan tata [Link] tata
nnya dengan tulis tulis proposal;
tanggungjawab proposal [Link]
dan etika (C6, penelitian penulisan
A3, P3) sesuai proposal;
dengan [Link]
standar sajian proposal;
internasiona [Link]
l. materi proposal;
[Link]
berfikir;
[Link]
presentasi;
[Link] waktu &
kesesuaian dg
rencana tugas
[Link]
melakukan:
Fabrikasi data,
Falsifikasi data,
RANCANGAN TUGAS

MATA : ……………………………………………………………………
KULIAH : ……………………………………………… sks :…………….
SEMESTER : .............................………… Tugas
MINGGU KE ke : .............

1. TUJUAN TUGAS :
................................................................................................................
...........
2. URAIAN TUGAS :
a. Obyek garapan :
…………………………………………………………………..
b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan :
………………………………..
c. Metode/cara pengerjaan, acuan yang
digunakan : ......................................
d. Deskripsi luaran tugas yang dihasilkan/ dikerjakan :
…………………………
3. KRITERIA PENILAIAN :
a. ……………………………………………… %
b. ……………………………………………… %
NOMOR JUDUL
KOLOM KOLOM PENJELASAN ISIAN

1 MINGGU KE Menunjukan kapan suatu kegiatan dilaksanakan, yakni mulai minggu ke 1 sampai ke 16 (satu
semester) (bisa 1/2/3/4 mingguan).
2 KEMAMPUAN Rumusan kemampuan dibidang kognitif, psikomotorik, dan afektif diusahakan lengkap dan utuh (hard
AKHIR YANG skills & soft skills). Tingkat kemampuan harus menggambarkan level CP lulusan prodi, dan dapat
mengacu pada konsep dari Anderson (*). Kemampuan yang dirumuskan di setiap tahap harus
DIHARAPKAN mengacu dan sejalan dengan CP, serta secara komulatif diharapkan dapat memenuhi CP yang
dibebankan pada mata kuliah ini diakhir semester.

3 BAHAN KAJIAN Bisa diisi pokok bahasan /sub pokok bahasan, atau topik bahasan. (dengan asumsi tersedia
(materi ajar) diktat/ modul ajar untuk setiap pokok bahasan) atau intergrasi bahan kajian, atau isi dari modul.

4 METODE Dapat berupa : diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran
PEMBELAJARAN kooperatif, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, atau metode pembelajaran
lain,atau gabungan berbagai bentuk. Pemilihan metode pembelajaran didasarkan pada keniscayaan
bahwa dengan metode pembelajaran yang dipilih mahasiswa mencapai kemampuan yang diharapkan.

5 WAKTU Waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap pembelajaran

6 PENGALAMAN Kegiatan yang harus dilakukan oleh mahasiswa yang dirancang oleh dosen agar yang bersangkutan
BELAJAR memiliki kemampuan yang telah ditetapkan (tugas, suvai, menyusun paper, melakukan praktek, studi
banding, dsb)
7 KRITERIA Kriteria Penilaian berdasarkan Penilaian Acuan Patokan mengandung prinsip edukatif, otentik, objektif,
PENILAIAN dan akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi.
indikator Indikator dapat menunjukan pencapaian kemampuan yang dicanangkan, atau unsur kemampuan yang
dinilai (bisa kualitatif misal ketepatan analisis, kerapian sajian, Kreatifitas ide, kemampuan komunikasi,
juga bisa juga yang kuantitatif : banyaknya kutipan acuan/unsur yang dibahas, kebenaran hitungan).

8 BOBOT NILAI Disesuaikan dengan waktu yang digunakan untuk membahas atau mengerjakan tugas, atau besarnya
sumbangan suatu kemampuan terhadap pencapaian pembelajaran yang dibebankan pada mata
kuliah ini.
REFERENSI Daftar referensi yang digunakan dapat dituliskan pada lembar lain
REFERENSI

Anda mungkin juga menyukai