0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan4 halaman

Dampak Ketidakseimbangan Ekosistem Hutan

Dokumen ini berisi latihan tentang dampak penebangan hutan liar, pentingnya reboisasi, keseimbangan ekosistem, dan pengaruh aktivitas manusia terhadap rantai makanan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut menguji pemahaman tentang peran dekomposer, konservasi, dan dampak bencana alam pada ekosistem. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati.

Diunggah oleh

Rina Safitri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan4 halaman

Dampak Ketidakseimbangan Ekosistem Hutan

Dokumen ini berisi latihan tentang dampak penebangan hutan liar, pentingnya reboisasi, keseimbangan ekosistem, dan pengaruh aktivitas manusia terhadap rantai makanan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut menguji pemahaman tentang peran dekomposer, konservasi, dan dampak bencana alam pada ekosistem. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga ekosistem dan keanekaragaman hayati.

Diunggah oleh

Rina Safitri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Latihan IPAS

1. Apa dampak dari penebangan hutan secara liar terhadap ekosistem?


A. Membuat tanah menjadi lebih subur
B. Meningkatkan keanekaragaman hayati
C. Mengurangi kemampuan hutan menyerap karbon
D. Meningkatkan jumlah spesies endemik
2. Mengapa reboisasi penting dalam pemulihan ekosistem yang rusak?
A. Karena menambah keragaman spesies hewan
B. Karena meningkatkan produksi buah-buahan
C. Karena mengembalikan produsen ke dalam ekosistem
D. Karena mengurangi suhu lingkungan
3. Apa yang dimaksud dengan keseimbangan ekosistem?
A. Kondisi di mana jumlah semua spesies dalam ekosistem sama
B. Kondisi di mana ekosistem dapat mempertahankan stabilitas dalam jangka panjang
C. Kondisi di mana hanya satu spesies yang mendominasi ekosistem
D. Kondisi di mana tidak ada perubahan dalam ekosistem
4. Bagaimana ulah manusia dapat mempengaruhi rantai makanan dalam ekosistem?
A. Dengan meningkatkan populasi produsen
B. Dengan mengurangi jumlah predator
C. Dengan menciptakan habitat baru
D. Dengan merusak habitat dan mengurangi jumlah spesies
5. Apa yang terjadi jika suatu spesies dalam ekosistem punah?
A. Ekosistem akan menjadi lebih stabil
B. Rantai makanan akan terganggu
C. Populasi spesies lain akan meningkat tanpa batas
D. Tidak ada dampak pada ekosistem
6. Mengapa menjaga keberadaan dekomposer penting bagi ekosistem?
B. Karena mereka membantu dalam proses fotosintesis
C. Karena mereka menghasilkan oksigen
C. Karena mereka menguraikan sisa-sisa makhluk hidup dan menyuburkan tanah
D. Karena mereka menjadi sumber makanan utama bagi produsen
7. Apa yang bisa dilakukan untuk meminimalkan kerusakan ekosistem akibat aktivitas manusia?
A. Mengurangi penggunaan energi terbarukan
B. Meningkatkan penggunaan bahan bakar fosil
C. Melakukan konservasi dan reboisasi
D. Memperluas lahan pertanian tanpa batas
8. Mengapa tidak dianjurkan untuk membunuh hewan secara sembarangan?
A. Karena dapat menyebabkan ledakan populasi hewan lain
B. Karena dapat mengurangi keanekaragaman hayati
C. Karena dapat meningkatkan kualitas air
D. Karena dapat membuat tanah lebih subur
9. Manakah dari berikut ini yang bukan penyebab ketidakseimbangan ekosistem?
A. Reboisasi B. Penebangan hutan liar C. Pencemaran lingkungan D. Perburuan liar
10. Bagaimana bencana alam seperti kebakaran hutan dapat menguntungkan ekosistem dalam jangka
panjang?
A. Dengan membunuh semua makhluk hidup
B. Dengan merusak semua tumbuhan
C. Dengan menyuburkan tanah melalui proses alami
D. Dengan meningkatkan jumlah predator

Anda mungkin juga menyukai