0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan30 halaman

Metode Hungarian untuk Penugasan Pekerjaan

Dokumen ini membahas tentang masalah penugasan dalam konteks pemrograman linier, dengan fokus pada Metode Hungarian sebagai teknik penyelesaian. Metode ini mengharuskan jumlah karyawan sama dengan jumlah pekerjaan, dan jika tidak, diperlukan penambahan dummy job atau worker. Langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah penugasan menggunakan Metode Hungarian dijelaskan secara rinci, termasuk contoh kasus dan alternatif alokasi kerja.

Diunggah oleh

sarinisiti5
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan30 halaman

Metode Hungarian untuk Penugasan Pekerjaan

Dokumen ini membahas tentang masalah penugasan dalam konteks pemrograman linier, dengan fokus pada Metode Hungarian sebagai teknik penyelesaian. Metode ini mengharuskan jumlah karyawan sama dengan jumlah pekerjaan, dan jika tidak, diperlukan penambahan dummy job atau worker. Langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah penugasan menggunakan Metode Hungarian dijelaskan secara rinci, termasuk contoh kasus dan alternatif alokasi kerja.

Diunggah oleh

sarinisiti5
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENUGASAN

PEKERJAAN
(JOB ASSIGNMENT)
Dr. Wasito, SE., MSIE
Dr. Erik Syawal Alghifari, SE., MM
Job Assignment
Seperti masalah transportasi,
masalah penugasan (Assignment
Problem) merupakan suatu kasus
khusus dari masalah Linear
Programming pada umumnya. Dalam
dunia usaha (bisnis) dan industri,
manajemen sering menghadapi
masalah-masalah yang berhubungan
dengan penugasan optimal dari
bermacam-macam sumber yang
produktif atau personalia yang
mempunyai tingkat efisiensi yang
berbeda-beda untuk tugas-tugas
Hungarian Method
Metode Hungarian (Hungarian Method) adalah salah
satu dari beberapa teknik-teknik pemecahan
masalah penugasan yang tersedia. Dalam
penerapan metode ini jumlah sumber yang
ditugaskan harus sama persis dengan jumlah
tugas yang akan diselesaikan. Selain itu setiap
sumber harus ditugaskan hanya untuk satu tugas.

Syarat hungarian method : jumlah karyawan = jumlah


pekerjaan
Bila jml karyawan > jml pekerjaan, maka + dummy job
Bila jml karyawan < jml pekerjaan, maka + dummy worker
Contoh kasus jika  Karyawan   Pekerjaan
Tabel Matriks Biaya (dalam $)

Pekerjaan
I II III
Karyawan

A 8 5 9
B 7 6 11
C 7 6 8
D 4 6 7
Tabel tersebut belum memenuhi syarat hungarian method maka ditambahkan
dummy job dengan ilustrasi biaya dianggap nol (bisa dilihat pada halaman
berikutnya)
Contoh kasus jika  Karyawan   Pekerjaan
Tabel Matriks Biaya (dalam $)

Pekerjaan
I II III Dummy
Karyawan

A 8 5 9 0

B 7 6 11 0

C 7 6 8 0

D 4 6 7 0
Tabel tersebut sudah memenuhi syarat hungarian method karena
jumlah baris sama dengan jumlah kolom atau jumlah karyawan sama
dengan jumlah pekerjaan
Contoh kasus jika  Karyawan   Pekerjaan
Tabel Matriks Biaya (dalam $)

Pekerjaan I II III IV

Karyawan

A 8 5 9 3

B 7 6 11 4

C 7 6 8 3
Tabel tersebut belum memenuhi syarat hungarian method maka
ditambahkan dummy worker dengan ilustrasi biaya dianggap nol bisa
(dilihat pada halaman berikutnya)
Contoh kasus jika  Karyawan   Pekerjaan
Tabel Matriks Biaya (dalam $)

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 8 5 9 3

B 7 6 11 4

C 7 6 8 3

Dummy 0 0 0 0
Tabel tersebut sudah memenuhi syarat hungarian method karena
jumlah baris sama dengan jumlah kolom atau jumlah karyawan sama
dengan jumlah pekerjaan
Langkah-langkah Menyelesaikan Kasus Menggunakan Hungarian Method
1. Merubah matriks biaya menjadi matriks opportunity cost dengan cara pilih elemen
terkecil dari setiap baris matriks biaya untuk mengurangi seluruh elemen pada baris
yang bersangkutan, sehingga akan terdapat paling sedikit satu nilai nol. Pada baris
dan kolom.
2. Dari langkah 1 bila terdapat kolom yang belum mempunyai nilai nol minimal satu
maka lakukan langkah 2 dengan cara memilih elemen terkecil dari kolom tersebut,
kemudian gunakan nilai terkecil ini untuk mengurangi seluruh nilai pada kolom yang
bersangkutan. Sehingga setiap kolom mempunyai nilai nol minimal satu.
3. Test optimalisasi dengan cara tarik garis secara vertikal dan/atau horizontal yang
menyentuh nilai nol sebanyak mungkin dengan jumlah garis seminimal mungkin.
4. Bila jumlah garis sama dengan jumlah baris atau kolom maka penugasan optimal
sudah fisibel, bila tidak sama maka lakukan Revisi.
Revisi
Untuk melakukan revisi dengan cara pilih nilai elemen terkecil yang belum tersentuh
garis, kemudian gunakan nilai tersebut untuk mengurangi elemen yang belum
tersentuh garis dan gunakan pula untuk menambahkan nilai yang terletak pada dua
garis berpotongan, kemudian ulangi kembali ke langkah 3.
5. Buatlah skedul/jadwal penugasan. (alokasikan pada baris yang mempunyai nilai nol,
perhatikan satu karyawan hanya satu pekerjaan)
Contoh Kasus
Suatu perusahaan mempunyai 4 pekerjaan yang berbeda untuk diselesaikan oleh 4 karyawan.
Biaya penugasan seorang karyawan untuk pekerjaan yang berbeda adalah berbeda karena sifat
pekerjaan yang berbeda-beda. Setiap karyawan mempunyai tingkat keterampilan, pengalaman
kerja dan latar belakang pendidikan serta latihan yang berbeda pula. Sehingga biaya penyelesaian
pekerjaan yang sama oleh karyawan yang berlainan juga berbeda, sehingga diperoleh biaya
sebagai berikut : Tabel Matriks Biaya (dalam $)

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 8 5 9 3

B 7 6 11 4

C 7 6 8 3

D 4 6 7 3
Tentukanlah alokasi kerja agar biaya minimal dengan menggunakan hungarian
Soal Jawab
Langkah 1
Merubah matriks biaya menjadi matriks opportunity cost dengan cara pilih elemen terkecil
dari setiap baris matriks biaya untuk mengurangi seluruh elemen pada baris yang
bersangkutan, sehingga akan terdapat paling sedikit satu nilai nol. Pada baris dan kolom.

Pekerjaan Cek Syarat


I II III IV Tabel tersebut
Karyawan sudah
memenuhi
3 syarat
A 8 5 9 3 hungarian
4 method karena
B 7 6 11 4 jumlah baris
sama dengan
3 jumlah kolom
C 7 6 8 3 atau jumlah
karyawan
3 sama dengan
D 4 6 7 4 jumlah
pekerjaan
Soal Jawab
Langkah 1
Merubah matriks biaya menjadi matriks opportunity cost dengan cara pilih elemen terkecil dari
setiap baris matriks biaya untuk mengurangi seluruh elemen pada baris yang
bersangkutan, sehingga akan terdapat paling sedikit satu nilai nol. Pada baris dan kolom.

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 5 2 6 0

B 3 2 7 0

C 4 3 5 0

D 1 3 4 0
Soal Jawab
Langkah 2
Dari langkah 1 bila terdapat kolom yang belum mempunyai nilai nol minimal satu maka lakukan
langkah 2 dengan cara memilih elemen terkecil dari kolom tersebut, kemudian gunakan
nilai terkecil ini untuk mengurangi seluruh nilai pada kolom yang bersangkutan. Sehingga setiap
kolom mempunyai nilai nol minimal satu.
.
Pekerjaan
I II III IV
Karyawan
2
A 5 2 6 0

B 3 2 7 0

C 4 3 5 0
1 4
D 1 3 4 0
Soal Jawab
Langkah 2
Dari langkah 1 bila terdapat kolom yang belum mempunyai nilai nol minimal satu maka lakukan
langkah 2 dengan cara memilih elemen terkecil dari kolom tersebut, kemudian gunakan nilai
terkecil ini untuk mengurangi seluruh nilai pada kolom yang bersangkutan. Sehingga setiap
kolom mempunyai nilai nol minimal satu.
.
Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 4 0 2 0

B 2 0 3 0

C 3 1 1 0

D 0 1 0 0
Soal Jawab
Langkah 3
Test optimalisasi dengan cara tarik garis secara vertikal dan/atau horizontal yang
menyentuh nilai nol sebanyak mungkin dengan jumlah garis seminimal mungkin.

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 4 0 2 0

B 2 0 3 0

C 3 1 1 0

D 0 1 0 0
Soal Jawab
Langkah 4
Bila jumlah garis sama dengan jumlah baris atau kolom maka penugasan optimal
sudah fisibel, bila tidak sama maka lakukan Revisi.
(dalam kasus ini jumlah baris/kolom tidak sama  3 : 4 maka harus di revisi)

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 4 0 2 0

B 2 0 3 0

C 3 1 1 0
1
D 0 1 0 0
3 2
Soal Jawab
Langkah 4 (Revisi)
Untuk melakukan revisi dengan cara pilih nilai elemen terkecil yang belum
tersentuh garis, kemudian gunakan nilai tersebut untuk mengurangi elemen yang
belum tersentuh garis dan gunakan pula untuk menambahkan nilai yang terletak
pada dua garis berpotongan, kemudian ulangi kembali ke langkah 3.

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 4 0 2 0

B 2 0 3 0
1
C 3 1 1 0

D 0 1 0 0
Soal Jawab
Langkah 4 (Revisi)
Untuk melakukan revisi dengan cara pilih nilai elemen terkecil yang belum
tersentuh garis, kemudian gunakan nilai tersebut untuk mengurangi elemen yang
belum tersentuh garis dan gunakan pula untuk menambahkan nilai yang terletak
pada dua garis berpotongan, kemudian ulangi kembali ke langkah 3.

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 3 0 1 0

B 1 0 2 0

C 2 1 0 0

D 0 2 0 1
Soal Jawab
Langkah 3
Test optimalisasi dengan cara tarik garis secara vertikal dan/atau horizontal yang menyentuh
nilai nol sebanyak mungkin dengan jumlah garis seminimal mungkin. (jumlah garis sama
dengan jumlah baris/kolom maka penugasan optimal 4 : 4)
Penarikan garis Alternatif 1

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 3 0 1 0

B 1 0 2 0

C 2 1 0 0

D 0 2 0 1
Soal Jawab
Langkah 3
Test optimalisasi dengan cara tarik garis secara vertikal dan/atau horizontal yang menyentuh
nilai nol sebanyak mungkin dengan jumlah garis seminimal mungkin. (jumlah garis sama
dengan jumlah baris/kolom maka penugasan optimal 4 : 4)
Penarikan garis Alternatif 2

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 3 0 1 0

B 1 0 2 0

C 2 1 0 0

D 0 2 0 1
Soal Jawab
Langkah 5
Buatlah skedul/jadwal penugasan. (alokasikan pada baris yang mempunyai nilai nol,
perhatikan satu karyawan hanya satu pekerjaan)
Jadwal Penugasan Alternatif 1
Alokasi Satu Karyawan
satu pekerjaan


✓ A  II , IV A  II ,✕
IV

✓ ✓ B  II, IV B ✕
II, IV

✓ ✓ C  III, IV C  III, ✕
IV

✓ ✓ D  I, III D  I, ✕
III
Alternatif 1
Karyawan Pekerjaan Biaya

A II dan IV 5

B II dan IV 4

C III dan IV 8

D I dan III 4

Total Cost 21
Alternatif 2
Karyawan Pekerjaan Biaya

A II dan IV 3

B II dan IV 6

C III dan IV 8

D I dan III 4

Total Cost 21
Soal Jawab
Langkah 5
Buatlah skedul/jadwal penugasan. (alokasikan pada baris yang mempunyai nilai nol,
perhatikan satu karyawan hanya satu pekerjaan)
Jadwal Penugasan Alternatif 1
Alokasi Satu Karyawan
satu pekerjaan


✓ A  II , IV A✕
II , IV

✓ ✓ B  II, IV B  II, ✕
IV

✓ ✓ C  III, IV C  III, ✕
IV

✓ ✓ D  I, III D  I, ✕
III
Skedul Penugasan Alternatif 1

Karyawan Pekerjaan Biaya

A II dan IV 5

B II dan IV 4

C III dan IV 8

D I dan III 4

Total Biaya 21
Skedul Penugasan Alternatif 2

Karyawan Pekerjaan Biaya

A II dan IV 3

B II dan IV 6

C III dan IV 8

D I dan III 4

Total Biaya 21
Soal Jawab
Langkah 5
Buatlah skedul/jadwal penugasan (hitung total cost)

Tabel Matriks Biaya (dalamJadwal


$) Jadwal
Penugasan Alternatif 1 Penugasan Alternatif 1

Alokasi Cost Alokasi Cost


($) ($)
A  II 5 A  IV 3
B  IV 4 B  II 6
C  III 8 C  III 8
DI 4 DI 4
Total 21 Total 21
Cost Cost
Bisa menggunakan alokasi alternatif 1 atau alternatif dua karena
total cost sama sebesar $21
Thank You
Kasus 1
Tabel Matriks Biaya (dalam $)

Pekerjaan
I II III IV
Karyawan

A 15 20 18 22

B 14 16 21 17

C 25 20 23 20

D 17 18 18 16
Tentukanlah alokasi kerja agar biaya minimal dengan menggunakan
hungarian method
Kasus 2
Tabel Matriks Biaya (dalam $)

Pekerjaan
I II III
Karyawan

A 8 5 9
B 7 6 11
C 7 6 8
D 4 6 7
Tentukanlah alokasi kerja agar biaya minimal dengan menggunakan
hungarian method
Kasus 3
Tabel Matriks Biaya (dalam $)

Pekerjaan
I II III IV

Karyawan

A 8 5 9 3

B 7 6 11 4

C 7 6 8 3

Tentukanlah alokasi kerja agar biaya minimal dengan menggunakan


hungarian method

Anda mungkin juga menyukai